
"Sebenarnya aku pengguna pedang, tapi aku juga memiliki ini" ucap Xhin sambil membuat sebuah gelas dari elemen ice lalu menuangkan arak didalamnya.
"Kamu juga bisa menggunakan elemen ice?" Zhu Lien bertanya.
"Elemen ice yang aku miliki adalah ice abadi, tidak bisa meleleh dengan api biasa, aku juga memiliki elemen petir dan api yang berada di tingkat ilahi" ucap Xhin.
"Aku tidak begitu banyak menguasai jurus-jurus karena aku baru memulai Pelatihan beberapa bulan yang lalu" ucap Xhin.
"Apa!! Kamu baru memulai Pelatihan beberapa bulan yang lalu, tapi kamu berada di tingkat Dao" ucap putri Zhu Lian yang terkagetkkan dengan ucapan Xhin.
"Bagi seorang Dewa itu adalah masalah kecil" ucap Ratu Nuwa.
"Ibu, Xhin itu manusia bukan Dewa, mana ada dewa yang tingkatannya hanya berada di Dao, betulkan Mao Le" ucap Zhu Lien.
"Iya betul, Xhin itu bukan manusia tapi monster, hehehe" ucap Mao Le.
"Terserah kalian saja" ucap Ratu Nuwa.
Xhin telah mentelepati Ratu Nuwa untuk tidak membicarakan hal tersebut, jadi ratu Nuwa tidak lanjut untuk membicarakannya.
Setelah selesai makan, Xhin dan Mao Le di bawa ke sebuah tempat seperti taman, tempat tempat tersebut sangatlah bersih dan ada banyak orang bangsa Elf Hijau yang sedang bermeditasi untuk menyerap energi kehidupan.
"Ini adalah pohon kehidupan yang ibunda Ratu maksud" ucap Zhu Lian.
Setelah melihat pohon kehidupan, kini Xhin dan Mao Le dibawah ke tempat pelatihan kerajaan Elf Hijau, sesampainya di sana banyak sekali orang-orang yang melihat mereka berdua.
Bangsa Elf yang sedang berlatih seketika menghentikan kegiatan mereka dan hendak menyerang Xhin dan Mao Le, akan tetapi kedua Putri Zhu Lian dan Zhu Lien mengehentikan mereka dan menjelaskan tentang apa yang terjadi.
Ada juga beberapa orang dari bangsa Elf yang percaya dan tidak percaya tentang apa yang di jelaskan Zhu Lian.
Xhin dan Mao kemudian duduk memperhatikan bangsa Elf yang kembali melakukan pertarungan, salah satu prajurit elite yang sedang bertarung menunjukkan kehebatannya di hadapan Xhin dan Mao Le, tetapi Xhin tidak begitu menganggapnya.
Karena melihat Xhin dengan pandangan meremehkan, Prajurit elite terhebat lansung mengalahkan lawan latihannya dan lansung mengajak Xhin untuk berlatih.
Maksud dia mengajak Xhin yaitu untuk menghajar Xhin karena sudah merencanakannya dan juga untuk membalaskan dendam bangsa Elf kepada manusia.
"Manusia, jikalau kamu hebat seperti yang di ucapkan Putri Lian, aku mengajakmu untuk kamu menunjukkan beberapa gerakan kepada kami, mungkin kami bisa mempelajari gerakan-gerakan yang kamu tunjukkan" ucap prajurit tersebut.
"Hio Yang, apa maksudmu berkata begitu, Xhin ini tamuku dan kamu tidak menghargainya berarti kamu juga tidak menghargaiku" bentak Zhu Lian.
"Maaf Putri Lian, bukannya aku tidak menghormatinya tetapi aku hanya memintanya untuk mengajari kami beberapa gerakan untuk menambah pengetahuan bertarung" ucap Hio Yang.
"Jikal-"
"Putri Lian tidak masalah, aku akan menunjukan beberapa gerakan" ucap Xhin.
"Xhin, Hio Yang sudah berada di tingkat Tyran, kamu tidak akan bisa menghadapinya" ucap Zhu Lian.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, ini hanya berlatihkan, bukan untuk bertarung hidup dan mati" ucap Xhin.
Hio Yang tersenyum licik saat mendengar ucapan Xhin.
"Aku akan membuatmu lumpuh manusia sombong" batin Hio Yang.
"Putri Lien, kamu sebenarnya tidak melihat Xhin bertarung dan ini saatnya kamu melihatnya" ucap Mao Le.
Xhin kemudian berjalan memasuki arena, bangsa Elf yang lainnya tertawa saat melihat Xhin hanya berjalan untuk memasuki arena latihan.
"Mohon bimbingannya manusia" ucap Hio Yang.
"Tuan Yang, aku juga mohon untuk bimbinganmu" ucap Xhin.
"Ok.. mulai" ucap Zhu Lian.
Hio Yang kemudian mengeluarkan pedang miliknya, pedang tersebut memiliki bilang kecil tetapi ukurannya sama panjang dengan pedang lainnya.
"Ayo keluarkan pedangmu" ucap Hio Yang.
Sreegg!
Xhin lansung membentuk sebuah pedang menggunakan elemen ice, bangsa Elf yang sedang menyaksikan pertandingan mereka menjadi kagum saat melihat apa yang Xhin lakukan.
"Apakah kamu mau melawanku dengan pedang itu, kamu tidak akan mampu menangkis satu seranganku dengan pedang itu" ucap Hio Yang.
"Hahaha... Aku tidak akan menahan diri"
Hio Yang tertawa saat mendengar ucapan Xhin, Hio Yang kemudian melesat untuk menebas Xhin, Xhin juga tidak bergerak sedikitpun.
"Tebasan Daun"
Hio Yang menebas Xhin, saat Hio Yang mengayunkan pedangnya, Muncul banyak daun yang keluar seiring dengan ayunan pedang.
Xhin hanya berdiri saat pedang Hio Yang ingin mengenai tubuh Xhin.
Orang-orang yang melihatnya kini tersenyum, karena mereka sudah menduga bahwa Xhin akan dikalahkan dengan satu jurus.
"Mao Le, kenapa Xhin tidak bergerak" ucap Zhu Lien.
"Kamu lihat baik-baik kecepatan pergerakan Xhin" ucap Mao Le.
Slash!
Daun yang keluar saat tebasan Hio Yang, kini berterbangan saat menebas Xhin, akan tetapi Xhin sudah menghilang dari tempatnya dan muncul di tempat Hio Yang semula.
"Kamu begitu lambat tuan Yang" ucap Xhin.
__ADS_1
"Bagimana bisa dia menghilang dalam sekejap mata" ucap Zhu Lien.
"Entahlah" ucap Mao Le.
Hio Yang kembali melesat menyerang Xhin, Xhin terus menghindar dari tebasan pedang Hio Yang, tidak satupun serangan Hio Yang yang mengenai tubuh Xhin.
Slash!
Slash!
Slash!
Ribuan daun berterbangan dan kembali menghilang seiring dengan ayunan pedang Hio Yang saat menebas Xhin, tidak ada satupun serangan Hio Yang yang mengenai Xhin.
"Apakah kamu hanya bisa menghindari" ucap Hio Yang dengan kesal karena tidak satupun serangan yang mengenai Xhin.
"Baiklah aku tidak menghindar" ucap Xhin.
"Tebasan Daun kematian"
Slash!
Xhin menghentikan tebasan pedang Hio Yang dengan kedua jari menjepit bilah pedang.
"Itukah jurus pedang terkuat milikmu" ucap Xhin.
"Lepaskan Pedangku" teriak Hio Yang karena dia sangat kesulitan saat berusaha menarik pedangnya dari jepitan jari Xhin.
"Okay" ucap Xhin melepaskan pedang Hio Yang, Hio Yang lansung melompat mundur kebelakang saat pedangnya terlepas dari Xhin.
"Giliran aku yang menyerangmu" ucap Xhin.
Swuusss!
Tranggg!
Hio Yang menahan tebas Xhin menggunakan pedangnya, Xhin menebas Hio Yang dengan sangat kuat, kekuatan tebasan Xhin sekitar 10.000 Kg.
Dengan kekuatan tebasan sebesar itu membuat pedang Hio yang putus dengan rapi.
"Kamu sudah lihatkan betapa kerasnya pedangku" ucap Xhin yang lansung mendaratkan sebuah tendangan di dada Hio Yang sehingga membuatnya terhempas keluar dari arena.
Orang-orang Ras Elf menjadi heran saat melihat Xhin menjatuhkan Hio Yang dengan dua, perbedaan tingkat pelatihan mereka berdua sangat jauh, tetapi Xhin dengan mudah menjatuhkan Hio Yang.
"Xhin begitu kuat" ucap Zhu Lian.
"Jikalau itu pertempuran hidup dan mati, aku yakin Xhin akan membunuhnya dengan sekali tarikan nafas" ucap Zhu Lian.
__ADS_1