
Dalam satu bulan penuh pertandingan tersebut dilaksanakan dan pertandingan tersebut dimenangkan oleh salah seorang murid perempuan, perempuan tersebut berasal dari sakte Serigala Malam.
Para tetua dari Sakte pedang suci juga telah datang untuk menyaksikan pertandingan yang di laksanakan.
Setelah selesai pertandingan, Master Sakte serigala malam pergi menemui salah satu tetua sakit pedang suci yang berada di penginapan yang ditempati.
Sesampainya di sana Lou Fang bertemu dengan salah satu Tetua Sakte pedang suci.
"Tetua Liu Gao, lama tidak berjumpa, ijinkan saya untuk menjamu tetua di kediaman saya apakah bisa" ucap Lou Fang.
"Temanku, lama tidak berjumpa, saya juga ingin pergi menemuimu, karena kamu sudah mengundangku maka aku tidak akan sungkan untuk datang ke tempatmu" ucap Liu Gao.
Mereka berdua langsung menuju ke kediaman Lou, sesampainya di sana Lou Fang menjamu Liu Gao dengan makanan yang sangat mewah.
"Terima kasih temanku, tetapi pasti kamu menginginkan sesuatu dariku sampai-sampai kamu menjamuku dengan makanan yang begitu mahal" ucap Liu Gao.
"Hanya makanan biasa, mungkin bagi kamu makanan ini pastinya tidak sebanding dengan makanan yang ada di Sakte pedang suci" ucap Lou Fang.
"Hahaha, temanku kamu terlalu meninggikanku" ucap Liu Gao.
"Temanku, maksud aku mengundangmu supaya kamu bisa melihat calon menantuku, dia sudah satu bulan tidak sadarkan diri akibat bertarung melawan jendral kekaisaran Yunxa" ucap Lou Fang.
"Baiklah aku akan berusaha semampuku, ayo antarakan aku ke tempatnya" ucap Liu Gao.
"Baiklah, terima kasih sebelumnya karena kamu mau membantuku temanku" ucap Lou Fang.
Mereka berdua lansung menuju kamar Lou Rin, setibanya di sana terlihat Xhin yang sedang terbaring dengan tubuh memucat.
"Sebentar, biar aku periksa" ucap Liu Gao.
Liu Gao kemudian memeriksa denyut nadi Xhin, setelah itu Liu Gao menyalurkan energi spirit ke dalam tubuh Xhin untuk memeriksa bagian dalam tubuh Xhin.
karena tidak menemukan satupun luka dalam, Liu Gao lansung memeriksa aliran Meridian di tubuh Xhin.
"Aku sudah mengetahui penyebab dia tidak sadarkan diri, salah satu titik Meridiannya terkunci, aku akan berusaha membukanya" ucap Liu Gao.
Tuk.
__ADS_1
Tuk.
Tuk.
Liu Gao menyalurkan energi spirit dalam jumlah besar di jarinya lalu mentotok delapan titik Meridian Xhin, setelah itu Liu Gao mengalirkan energi spirit kedalam tubuh Xhin untuk membuka titik Meridian yang terkunci, akan tetapi tidak berefek sedikitpun.
Karena tidak berefek, Liu Gao mengeluarkan jarum akupuntur.
Liu Gao lansung menusuk jarum akupuntur ke delapan titik Meridian Xhin akan tetapi saat di tusuk, jarum akupuntur tidak bisa menembus kulitku Xhin.
"Apakah dia seorang pelatihan tubuh?" ucap Liu Gao.
"Benar paman, Xhin juga melatih pelatihan tubuh dan terakhir kali aku tahu, tingkat pelatihan tubuhnya berada di tingkat tubuh Giok" ucap Mao Le.
"Apa!! Tubuh Giok?" ucap Lou Fang.
"Pantas saja jarum ini tidak bisa menembus kulitnya" ucap Liu Gao.
Liu Gao kemudian menyalurkan energi spirit ke jarum akupuntur lalu menusuk delapa titik Meridian Xhin.
Liu Gao berhasil menancapkan tujuh jarum akupuntur di ke tuju titik Meridian, akan tetapi salah satu titik Meridian Xhin tidak bisa di tembus dan titik Meridian itulah yang terkunci.
"Tidak apa-apa temanku, terima kasih sebelumnya karena kamu sudah berusaha untuk menyembuhkannya" ucap Lou Fang.
"Memang aku tidak bisa menyembuhkannya, akan tetapi aku bisa membangunkannya" ucap Liu Gao.
Liu Gao lansung mentotok tujuh titik Meridian Xhin, setelah itu Liu Gao kembali memecahkan sebutir Pill regenerasi energi menjadi segumpal asap lalu memasukkan asap Pill tersebut melalui hidung.
Liu Gao kembali mentotok tujuh titik Meridian yang sebelumnya dia kunci.
Uhuk... Uhuk..
Xhin memuntahkan seteguk darah berwarna hitam, perlahan Xhin mulai tersadar.
saat Xhin membuka matanya, pengelihatannya sangat buram dan secara perlahan pengelihatannya kembali normal.
"Salam Master Sakte, Salam paman, terima kasih karena sudah menyembuhkan saya" ucap Xhin.
__ADS_1
"Jangan berterima kasih kepada ku, aku tidak bisa menyembuhkanmu, kamu memiliki tubuh bintang dan hanya pemilik tubuh Dua Galaxy yang bisa menyembuhkanmu, akan tetapi sangat sulit mencari pemilik tubuh Dua Galaxy" ucap Liu Gao.
"Kamu hanya perlu bersetubuh dengan pemilik tubuh Dua Galaxy maka titik Meridian yang terkunci akan kembali terbuka" lanjutnya.
"Apa tidak ada cara lain selain bersetubuh? dan juga apalagi pemilik tubuh Dua Galaxy adalah seorang pria" Xhin menjadi merinding saat membayarkannya.
"Kamu tenang saja, hanya perempuan yang memiliki tubuh Dua Galaxy jadi jangan Kawatir" Balas Liu Gao.
"Fhuu... untunglah kalau hanya perempuan yang memiliki tubuh Dua Galaxy" ucap Xhin.
Lou Fang yang mendengar hal itu lansung terdiam, karena selama ini mereka tidak mengetahui apapun tentang Xhin yang memiliki tubuh bintang tetapi dia mengetahui tentang seorang pemilik tubuh dua Galaxy.
"Ta- tapi kemana aku harus mencarinya" ucap Xhin.
"Aku yang akan melakukannya denganmu karena aku memiliki tubuh Dua Galaxy, apakah kamu mau?" ucap Lou Rin yang tiba-tiba muncul.
Lou Rin telah mendengarkan pembicaraan karena sedari tadi ia bersembunyi dibalik pintu.
"Rin'er apakah kamu serius" ucap Lou Fang.
"Ta- tapi aku tidak bisa melakukannya dengan mu, karena aku tidak bisa melakukannya lalu setelah itu pergi meninggalkanmu, kamu sudah begitu banyak membantuku" ucap Xhin.
Platak!!
Lou Rin memukul kepala Xhin.
"kita akan menikah besok, aku akan mempersiapkan semuanya dan jikalau kamu ingin pergi setelah menikah tidak masalah yang penting kamu bisa mengingat jalan pulang" ucap Lou Rin lalu memeluk Xhin.
Lou Fang dan Liu Gao hanya terdiam saat melihat kedua anak muda tersebut.
"Temanku, masa muda kita telah terlewati dan sekarang giliran mereka" telepati Liu Gao.
"Begitu temanku" balas Lou Fang mentelepati.
Seketika Xhin lansung tersenyum dengan bibirnya memucat "Terima kasih Lou Rin, kamu selama ini selalu membantuku" ucap Xhin.
"Apa aku harus menikah, tapi ini semua untuk menyembuhkan meridianku yang tersumat, Lou Rin juga sangat cantik tetapi Zhu Lian, entahlah kalau bisa bungkus dua aja " batin Xhin.
__ADS_1
"Xhin! apa yang kamu pikirkan, ayah dan tabib tadi sudah pergi dan aku juga akan pergi memberi tahu Wu Jie, tetapi siapa lelaki yang bersama Mao Le" ucap Lou Rin.
"Ayo kita pergi, aku juga tidak tahu itu siapa" jawab Xhin.