
"Ayah, ibu, Yuan aku membawakan seseorang yang sangat istimewa" ucap Xiao Xhie.
Saat dipanggil, raja dan ratu begitu juga Yuan seketika menatap Xiao Xhie, tetapi saat mendengar seseorang yang sangat istimewa membuat mereka bertiga terkejut.
Apalagi Xiao Yuan, dia terkejut saat melihat kakaknya membawa pulang pria yang selalu membuatnya naik darah, sebelumnya dia telah mengetahui kakaknya memiliki hubungan dengan Xhin jadi dia sangat marah ketika melihat Xhin.
"Kamu berani datang ke sini!!" Teriak Xiao Yuan yang berdiri lalu menunjuk kearah Xhin.
"Adik maafkan aku sebe-" belum sempat menyelesaikan ucapannya Xhin sudah diserang oleh Xiao Yuan.
Baamm!!
Xhin menghentikan tinju Xiao Yuan dengan telapak tangannya, seketika tercipta gelombang kejut yang menghempas seluruh makanan dan meja makan.
Raja Xiao Dong dan ratu Hong Yi Min seketika begitu terkejut, mereka tidak menyangka ada yang mampu menghentikan Pukulan Xiao Yuan hanya dengan telapak tangan dan tanpa bergerak sedikitpun.
"Adik tung-"
"Aku bukan adikmu dan kamu telah berani menyentuh kakakku!!!" teriak Xiao Yuan lalu melakukan tendangan memutar.
Xhin lalu menangkap kaki Xiao Yuan.
"Tenang dul-"
Bang!!
Xhin dengan sigap menangkap kepalan tangan raja Xiao Dong dengan tangan kirinya yang melepaskan kaki Xiao Yuan.
Raja Xiao lansung menyerang Xhin karena mendengar ucapan Xiao Yuan tadi, tentang menyentuh putrinya.
"Ayah!! Dia adalah anakmu yang hilang diculik 20 tahun lalu" teriak Xiao Xhie untuk menghentikan perkelahian mereka.
Mendengar itu Raja Xiao dong lansung terkejut, begitu juga dengan Xiao Yuan dan ratu Hong Yi Min.
"Xhie'er, apakah kamu yakin dengan ucapanmu!" Bentak Raja Xiao Dong.
"Kalau ayah tidak percaya silahkan periksa tanda yang terdapat pada belakang lehernya" jawab Xiao Xhie sambil menunjuk Xhin.
__ADS_1
Setelah itu Xhin melepaskan kaki Xiao Yuan dan kepalan tangan Raja Xiao Dong, Xhin kemudian membalikkan tubuhnya lalu mengangkat rambutnya yang terurai.
Mata Raja Xiao Dong tidak berkedip sedikitpun, hatinya sangat senang karena telah menemukan anaknya yang selama ini dicari-cari.
"Min'er, Xhin kita telah pulang" ucap Raja Xiao Dong dengan suara bergetar sambil menitihkan air mata.
Ratu Hong Yi Min juga datang melihat apa tanda bintang anaknya, dan benar saja Ratu Hong Yi Min juga terkejut.
"Xhin'er kamu sudah besar nak, maafkan ayah dan ibu yang tidak menjagamu dengan baik sampai-sampai kamu diculik" ucap Ratu Hong Yi Min memeluk tubuh Xhin.
Tiba-tiba air mata Xhin mengalir begitu saja, entah kenapa dia merasa begitu sedih dan senang diwaktu yang bersamaan.
"Ayah , ibu aku sudah pulang" ucap Xhin.
Tanpa mereka sadari, kini belasan prajurit sedang melihat mereka.
"Nak, ibu ingin menyuapimu, karena sudah lama ibu tidak merawatmu dan bahkan kamu tumbuh besar dan berjuang sendirian" ucap Ratu Hong Yi Min.
Xhin hanya mengangguk lalu menatap mereka semua, akan tetapi tatapan Xhin terhenti saat melihat Xiao Yuan.
"Adikku, maafkan kakak karena sebelumnya kakak membuatmu kesal" ucap Xhin.
"Baiklah" ucap Xhin lalu mengelus kepala Xiao Yuan.
"Pelayan, cepat bersihkan itu semua dan siapkan makanan, anakku pasti sudah sangat lapar" Perintah Raja Xiao Dong
"Dan kalian semua sebarkan berita besok Aku Raja Xiao Dong akan merayakan pesta kembalinya Putraku" Perintah Raja Xiao Dong.
"Titah Raja akan kami sampaikan" ucap semua prajurit serempak sambil berlutut.
Tidak butuh waktu lama, untuk para pelayan Kembali menyimpan menyiapkan makanan.
Belasan pelayan lansung berdatangan membawa makanan setelah pelayan yang lain selesai membersihkan meja makan.
Xhin dan yang lainnya lansung makan, sebenarnya Xhin juga tidak lapar, malahan dia masih kenyang karena beberapa jam yang lalu Xhin dan Xiao Xhie makan bersama.
Tetapi dia tidak bisa menolak saat ibunya menyuapinya, sesaat Xhin merasa sangat bahagia.
__ADS_1
Dia tidak menyangka dengan kedatangannya ke sakte pedang suci dapat membuatnya kembali bertemu dengan keluarganya.
"Xhin'er kamu tinggal di mana selama ini dan apakah kamu selama ini kesusahan" Ratu Hong Yi Min yang tak lain adalah ibunya bertanya.
"Kakak, apakah kakak mau menceritakan tentang perjalanan kehidupan kakak setelah diculik" Xiao Yuan bertanya dengan antusias.
Mau tidak mau Xhin langsung menceritakan semua perjalanan kehidupannya.
Tapi pada awal cerita Xhin berbohong bahwa dia bereinkarnasi sewaktu dalam kandungan, padahal Xhin bereinkarnasi setelah anak mereka berumur 19 tahun.
Mereka terkejut saat mengetahui anak mereka adalah Dewa yang bereinkarnasi.
Tetapi setelah sampai di bagian sedih seperti mencuri untuk makan dan yang lainnya, berkali-kali Ratu Hong Yi Min menangis karena dia tidak menyangka anaknya sangat kesulitan bahkan untuk makan, Ratu Hong Yi Min sangat sedih mendengar anaknya itu sangat melarat.
Yang bikin mereka tercengang adalah mendengar Xhin membantai ribuan prajurit kerajaan Yunxa dan jendral Yu saat tingkat pelatihan Xhin masih berada di tingkat Extreme dan saat itu juga dia tidak bisa mengeluarkan energi spirit dalam jumlah besar karena titik Meridian terkunci akibat efek dari tubuh Bintang.
Mereka semua juga terkejut saat mengetahui tentang Xhin yang telah memiliki dua istri dan saru anak, dan juga tingkat pelatihan Xhin yang berada di tingkat Immortal God dua, dan tingkat pelatihan tubuh tingkat Berlian puncak.
"Pantas saja anakku bisa menahan pukulan ayah dan Yuan'er dengan mudah, tingkat pelatihanmu saja berada di tingkat Immortal God dan juga kamu seorang pelatihan tubuh" ucap Raja Xiao Dong yang terlihat bangga.
"Kakak, apakah aku bisa melihat Ketiga senjata Dewa milikmu"
"Baiklah, dengan tingkat pelatihanku sekarang aku bisa mengendalikan aura kematian pedang Rebellion, dan sebelumnya Xhie'er pernah terluka saat aku mengeluarkannya" ucap Xhin.
"Rebellion"
"Hyperion Fury"
"Velrion"
Seketika aura dalam ruangan tersebut begitu mencengkeram, tetapi dengan cepat Xhin mengendalikan Aura kematian tersebut hingga tidak membuat kedua orang tua dan adiknya terluka.
"Ini adalah pedang Rebellion, pedang spesial yang berada satu tingkat di atas tingkat Ilahi dan satu tingkatan dibawah tingkat Semesta, busur dan tombak juga berada di tingkat Ilahi" ucap Xhin.
Berkali-kali Xiao Yuan terkejut, bukan Xiao Yuan saja tetapi ketiga orang lainnya.
Xiao Yuan mencoba untuk mengangkat pedang Rebellion tetapi dia sangat kesulitan, dia lalu mencoba mengangkat salah satu dari kedua senjata milik Xhin lainnya tersebut secara bergantian tetapi tidak bisa terangkat.
__ADS_1
"Jangan heran adikku, ketiga senjata ini terikat dengan jiwaku, jadi selain aku tidak ada orang yang bisa mengangkatnya bahkan dewa sekalipun" ucap Xhin.
"Selesai perayaan kita harus menjemput kedua istri dan anakmu, dan juga kedua saudara angkatmu" ucap Raja Xiao Dong yang mengalihkan pembicaraan.