
kepala Beast Monster Pteranodon seketika hancur di udara dan di saat yang bersamaan tubuh beast monster itu seketika melesat turun ke bawah memasuki kabut beracun hingga hilang dari pandangan Zui Bo.
Setelah selesai menaklukkan salah satu beast monster Pteranodon, Zui Bo lansung melesat ke arah Shan Dro yang sedang membantai beast monster Pteranodon satu persatu.
***
Yeu Fan lansung melawan dua Beast Monster Pteranodon sekaligus dan dia sangat kewalahan, jika bertarung di atas tanah maka dapat di pastikan Yeu Fan lebih unggul tetapi saat ini mereka melakukan pertarungan di atas udara jadi kedua beast monster Pteranodon itu sangat mendominasi pertarungan.
Yeu Fan terus menghindar sambil sesekali balik menyerang salah satu dari kedua beast monster secara acak, saat Yeu Fan melancarkan serangannya kepada salah satu beast monster Pteranodon, tiba-tiba beast monster Pteranodon yang satunya lansung menyerang Yeu Fan dari belakang.
Yeu Fan membatalkan serangannya dan beralih untuk menangkis paruh beast monster Pteranodon dengan menyilangkan kedua pedangnya.
saat Yeu Fan sedang menangkis serangan salah satu beast monster Pteranodon, beast monster Pteranodon yang satunya juga ikut menyerang Yeu Fan dari belakang.
Akan tetapi tiba-tiba Dhu Fang dan Lie Gu muncul lalu melakukan serangan gabungan untuk menyerang beast monster Pteranodon itu.
Dhu Fang Menyelimuti Tangannya dengan api, setelah itu Dhu Fang lansung melepaskan serangan berupa tinju api ke arah tubuh beast monster Pteranodon itu.
di saat yang sama Lie Gu juga melancarkan serangannya, Lie Gu menyelimuti Katana miliknya dengan elemen Petir lalu menebas udara kosong.
seketika tercipta sebuah siluet berwarna biru keunguan melesat kearah beast monster Pteranodon, tiga detik berikutnya seketika tercipta sebuah ledakan besar saat tinju api milik Dhu Fang dan siluet tebasan Petir milik Lie Gu menghantam tubuh beast monster Pteranodon tersebut.
Yeu Fan seketika terkejut saat ledakan besar tercipta tidak jauh di belakangnya, ledakan terbesar berjarak sekitar lima puluh meter di belakangnya.
saat ledakan besar tersebut tercipta, mata beast monster Pteranodon yang sedang berhadapan dengan Yeu Fan menjadi silau akibat cahaya ledakan yang tiba-tiba menyilaukan mata beast monster Pteranodon itu.
Mengetahui beast monster itu menarik kepala sambil menutup matanya, Yeu Fan tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan lansung melancarkan serangannya ke arah leher beast monster Pteranodon di depannya itu.
"Tebasan Sungai Pedang"
Seketika muncul puluhan siluet bulan sabit melesat menghantam tubuh beast monster Pteranodon yang berada di depannya itu, siluet tebasan Yeu Fan langsung memotong tubuh Beast Monster Pteranodon.
terlihat luka luka tebasan yang terbuka lebar hampir di seluruh bagian tubuh beast monster Pteranodon yang di hadapi oleh Yeu Fan, darah yang keluar seperti air hujan yang jatuh membasahi tanah.
saat beast monster Pteranodon hampir mati karena kehabisan darah, Yeu Fan lansung melancarkan serangan terakhirnya ke arah beast monster Pteranodon yang sekarat di depannya tersebut.
"Langkah Petir"
Yeu Fan langsung melesat dengan cepat kearah Beast Monster Pteranodon di depannya.
"Tebasan Cakar Macan Hitam"
__ADS_1
Yeu Fan Dengan langkah petir melesat dengan sangat cepat lalu melakukan tebasan dari berbagai arah secara acak.
Slash!!!
Slash!!!
Slash!!!
tubuh beast monster Pteranodon seketika menjadi potongan-potongan kecil di udara lalu terjatuh ke dalam kabut beracun di bawahnya.
***
Shan Dro sedari tadi telah membantai Lima beast monster Pteranodon dan kini tersisa dia tiga lagi yang terbang ke arahnya, Shan Dro dengan pedangnya lansung melesat dengan sangat cepat ke arah salah satu beast monster Pteranodon yang terbang menghampirinya dan berada paling depan.
Saat jarak sandro dengan beast monster Pteranodon hanya tinggal beberapa inci saat Beast Monster itu hendak menggigit Shan Dro, dia langsung menghindar dengan membuang badannya ke belakang.
dengan reaksi yang sangat cepat, Shan Dro langsung melesat melewati bawah mulut beast monster Pteranodon yang berada di depannya itu, Shan Dro tidak tinggal diam tetapi dia langsung menancapkan pedang miliknya ke bawah leher beast monster Pteranodon.
Sreeeehk!!!
Shan Dro terus menancapkan pedang lalu merobek bagian bawah tubuh beast monster Pteranodon dari leher hingga ekornya, alhasil isi perut beast monster Pteranodon jatuh berhamburan dan di saat yang bersamaan tubuh beast monster itu juga jatuh ke dalam kabut beracun.
***
Akan tetapi keduanya tiba-tiba terkejut dengan suara teriakan yang sangat besar dari atas mereka.
"Kalian berdua menyingkir!!!.." teriak Chi Cheng yang terlihat melompat sambil melakukan serangan ke pada beast monster yang berada di depannya.
"Meteor Penghancur"
Chi Cheng lansung mengayunkan tongkat besinya secara vertikal dari atas ke bawah, terlihat ujung tongkat miliknya dilapisi api membara.
Dang!!!
Sraahkk!!!
Terdengar bunyi tongkat besi miliknya saat membentur punggung Beast Monster Pteranodon, di saat bersamaan tercipta juga gelombang angin yang menyebar ke segala arah.
Serangan Chi Cheng tersebut membuat tubuh beast monster Pteranodon itu lansung terputus menjadi dua, terlihat beberapa tulang dan daging yang terlepas dari tubuh beast monster Pteranodon itu.
***
__ADS_1
Jixi sedari tadi juga telah membunuh tiga Beast Monster Pteranodon yang menyerangnya, akan tetapi beast monster Pteranodon kini hanya tersisa satu yang berada paling belakang saat menyerang Shan Dro.
Saat beast monster itu ingin mendekati Dhu Fang dan Lie Gu yang juga sedang melawan salah satu beast monster Pteranodon yang berada di urutan kedua, Jixi lansung terbang melesat untuk menghadang beast monster Pteranodon terakhir.
Jixi dengan pedangnya lansung melancarkan serangannya, Jixi berhasil mendaratkan tebasan pedang ke tubuh beast monster Pteranodon itu.
Saat beast monster Pteranodon hendak menukik turun ke dalam kabut untuk melarikan diri, Jixi lansung menebas leher beast monster tersebut.
Karena semua beast monster Pteranodon terlah di habisi Jixi lansung menurunkan kewaspadaannya, dia terbang perlahan ke arah rekan setimnya.
akan tetapi tiba-tiba salah satu beast monster Pteranodon terbang melesat dengan sangat cepat keluar dari balik kabut beracun di bawahnya.
Melihat kemunculan Beast Monster Pteranodon, Lie Gu lansung berteriak kepada Jixi. "Jixi awas!!!" Teriak Lie Gu yang berada paling dekat dengannya.
Reaksi Jixi bukan sangat lambat tetapi paruh beast monster Pteranodon sudah sangat dekat dengan perut Jixi.
Craakss!!
Paruh beast monster Pteranodon lansung menembus perut Jixi, yang membuatnya tersangkut di mulut beast monster itu.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
^^^Bersambung... :)^^^
__ADS_1