Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
MENJADI PEMIMPIN


__ADS_3

"Kerajaan Shandian pun tidak sekuat dulu, kerajaan dewa lain juga telah melangkah jauh dalam meningkatkan kekuatan tempur mereka, contoh saja pemimpin ketiga Sakte yang kamu lawan sebelumnya, mereka telah menembus tingkat Heavenly Immortal bahkan sampai tahap ke empat, aku yakin sudah banyak kultivator di kerajaan mereka telah melangkah ke tingkatkan yang sama bahkan lebih" lanjut master Sakte Petir Langit.


"Aku bisa membuat semua murid Sakte Petir Langit naik ke tingkat Kaisar Dewa dalam dua tahun bahkan lebih, tetapi tergantung juga dari usaha mereka sendiri dan aku juga akan mencari lebih banyak kultivator untuk bergabung dengan kita. Sakte pedang api telah siap bergabung dan kerajaan dewa laut pasti akan bergabung juga karena istriku merupakan putri dewa laut. Tetapi untuk ras iblis di dunia bawah aku akan mencari cara untuk pergi ke sana dan mengurangi jumlah mereka sebisa mungkin" ucap Xhin.


Xhin juga pasti membutuhkan banyak kultivator untuk menaikkan tingkat kultivasinya, sejak dia berada di ranah Heavenly Immortal 4 dia merasa lautan spiritualnya seperti jurang tanpa dasar dan akan sangat sulit dan butuh waktu yang sangat lama untuk kembali menaikkan basis kultivasinya, jadi dengan membunuh setengah dari para ras iblis dia yakin bahkan bisa menerobos dua tingkat sekaligus.


"Baiklah aku akan bergabung denganmu tetapi pertama kita harus meningkatkan kultivasi pengikut kita, tetapi sebelumnya kita harus memberitahu para murid yang lain agar kita mengetahui mana saja yang tetap bersedia mengikuti kita sampai akhir, dan jikalau tidak ada yang bersedia mereka bebas menentukan pilihan mereka untuk mencari Sakte lain, dan untuk kalian? Ucap master Sakte sambil menatap ke arah para murid Elite.


"Saya Shan Dro, dan sebagainya pangeran mahkota bersumpah setia dan siap mengikuti Xhin bahkan sampai kematian" ucap Shan Dro menundukkan badannya sambil menangkupkan kepalan tangannya.


"Saya Jin Ton siap mengikuti Xhin.."


"Saya Jixi..."


"Saya Chi Cheng..."


"Saya Zui Bo..."


"Saya Yeu Fan..."


"Saya Lie Gu..."


"Saya Dhu Fang..."


"Kami siap mengikuti Xhin dan bersedia mati untuk Xhin, kami siap menjadi pedang dan perisai untuknya" ucap mereka berenam serentak sambil menangkupkan kepalan tangan mereka.

__ADS_1


Xhin sangat terharu mendengar ucapan teman-temannya itu, dia tidak menyangka mereka akan berpikir sejauh itu untuknya.


"Baiklah kalau begitu tetapi aku masih bingung, kenapa murid Elite berjumlah sepuluh orang tetapi kita murid alite yang aku lihat cuman berjumlah sembilan, selama perjalanan di alam maut aku ingin sekali menanyakannya tetapi tidak sempat" ucao Xhin karena selama ini dia hanya melihat mereka berdelapan dan jika di tambah dengannya hanya menjadi sembilan orang.


"Itu... Itu sebenarnya... Fang Lin keluarlah, kamu ini tidak pernah mau menunjukkan diri selama ini, dasar pemalas" ucap Shan Dro yang membuat Xhin terkejut.


"Oh... Begitu yah, Aku sudah merasakan ada yang salah dari aura tubuhmu selama ini tapi aku tidak terlalu menghiraukannya, padahal selama ini ada yang bersembunyi di dalam bayanganmu" ucap Xhin menatap Shan Dro setelah mendengar Shan Dro memerintahkan Fang Lin untuk keluar dari bayanganya.


"Maaf bos Xhin, karena aku baru menunjukkan diri dan untuk kemampuanku yaitu ahli dalam ilusi dan bersembunyi dalam bayangan" ucap Fang Lin karena selama ini dia hampir tidak pernah mau keluar dari bayanganya Shan Dro.


"Cih... Dasar tidak berguna, bilang aja penakut jadi tidak berani keluar selama kita semua sedang bertempur habis-habisan" cibir Chi Cheng.


"Hei gendut! apa sih masalahmu sama aku, bilang saja iri sama kemampuanku" sahut Fang Lin.


"Kam..."


"Baiklah... Karena sekarang kesembilan murid Elite siap mengikuti kamu, maka aku akan mengumpulkan seluruh murid dan tetua dalam dua hari dan pada saat itu kamu juga harus bisa meyakinkan mereka semua"


"Baik master Sakte, terima kasih karena sudah mau memberi dukungan kepadaku" ucap Xhin menangkupkan kepalan tangannya untuk menghormati master Sakte, karena bagaimanapun master Sakte tetaplah pemimpin di Sakte Petir Langit walaupun kekuatan Xhin lah yang terkuat di antara semua orang baik itu murid, tetua maupun master Sakte itu sendiri, Xhin yang sekarang juga telah menjadi ketua bayangan di Sakte Petir Langit, tetapi dengan itu dia tidak mengurangi rasa hormat kepada master Sakte Petir Langit sedikit pun.


"Tuan muda Xhin... Saya Master Sakte Petir Langit atau Kwi Dao yang di Kenal dengan Taring Biru bersumpah setia mengikutimu" ucap Master Sakte menangkupkan tangannya sambil menundukkan kepalanya.


"Karena kalian semua telah bersumpah mengikuti aku maka aku akan membuat sebuah pil yang dapat membuat kultivasi kalian mengalami terobosan dua atau tiga tingkat sekaligus, tetapi untuk menyerap Pil yang akan aku buat sangatlah berbahaya karena kontrol energi spirit yang masuk ke dantian harus berhati-hati dan jangan lansung memaksakan semua energi spirit masuk ke dalam rumah energi spirit kalian tetapi perlahan-lahan saja" ucap Xhin karena dia baru saja menemukan ide untuk menggabungkan Qi bintang, Qi kekacauan dan Qi Dewa dalam jumlah besar tetapi ketiga energi itu tidak langsung di satukan tetapi dipisah-pisakan dalam sebutir Pil Jiang.


"Tuan muda Xhin, aku pamit undur diri untuk memerintahkan semua tetua untuk mengumpulkan seluruh murid Sakte Petir Langit" ucap Master Sakte Kwi Dao yang di balas dengan anggukan kepala oleh Xhin.

__ADS_1


Setelah kepergian Master Sakte Kwi Dao, Master Sakte lansung memerintahkan para tetua Sakte untuk mengumpulkan seluruh murid di arena tarung yang berbentuk seperti Collosium hanya dalam satu hari, karena hanya Collosium yang mampu menampung seluruh murid Sakte dalam satu waktu secara bersamaan.


Para murid baik itu murid luar maupun murid dalam yang sedang menjalankan misi di luar atau di dalam kerajaan Shandian lansung mendapatkan pemberitahuan mendadak dan lansung menarik diri untuk kembali ke Sakte.


Keesokan harinya saat matahari berada tepat di atas kepala, seluruh murid Sakte petir langit, para tetua maupun para master juga telah berkumpul di Collosium. Suasana di Collosium sangat gaduh tetapi saat master Sakte Petir Langit dan juga Xhin beserta sembilan murid Elite yang lain memasuki bagian tengah kolosium yang tidak lain yaitu arena pertarungan itu seketika menjadi hening.


"Saya, Xiao Xhin memberi hormat kepada seluruh murid Sakte Petir Langit dan juga para tetua dan master Sakte" ucap Xhin menangkupkan menundukkan kepalanya.


"Master Sakte Kwi Dao yang dikenal sebagai Taring Biru telah menyerahkan tugas kepemimpinan kepada aku dan sekarang aku sebagai pemimpin tertinggi tetapi posisi master Sakte tetaplah di pegang oleh Master Kwi Dao, apakah ada yang keberatan?"


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2