
"Siapa orang yang baru datang itu" ucap Mao Le yang penasaran.
"Orang itu merupakan Salah satu tetua di pagoda Lotus" ucap pelayan Pagoda Lotus
"Setelah leluhur pendiri meninggal maka tidak ada yang pernah membangkitkan roh beast suci yang berada di tungku ini" ucap master Alkemis ke pada Xhin
"master Huang Zhong, mana orang yang membuat Pill tingkat tinggi itu" seorang yang baru datang bertanya, orang tersebut merupakan pemimpin pagoda Lotus.
"tetua Lou tian, anak mudah ini miliki kemampuan begitu tinggi" ucap master Alkemis sembari menunjuk Xhin.
"Baiklah saya ingin melihat kemampuannya" ucap tetua pagoda Lotus.
Xhin tidak peduli dengan apa yang mereka bicarakan, Xhin kemudian bersemedi untuk mengembalikan energi spiritual yang terkuras saat membuat Pill pertama.
Hampir tiga puluh menit bersemedi, kini Xhin telah selesai meregenerasi energi spirit miliknya.
Xhin lansung menyalakan tungku tersebut dengan menggunakan api roh, setelah itu Xhin memasukan 6 kelopak Lotus darah, 6 jahe Emas, dan juga 4 cabai hitam.
Kali ini Damse membuat Pill Liliang yang memiliki khasiat untuk menambah Energi spiritual dan juga membantu mempercepat kultivasi, tetapi Xhin berbohong bahwa dia akan membuat obat untuk penyakitnya.
Setelah bahan-bahan yang di masukan telah melebur, Xhin kemudian memisahkan esensi dari kotoran, setelah esensi dan kotoran terpisah, Xhin lansung membagi esensi menjadi enam bagian dan membentuk menjadi enam butir Pill.
Xhin kemudian mengeluarkan ketiga jenis api untuk menyempurnakan Pill tersebut.
Setelah Xhin mengeluarkan ke tiga jenis api, Xhin langsung memasukkan api ke dalam tungku tersebut, tungku seketika bercahaya sangat terang.
Tiba-tiba muncul ke tiga roh beast suci, yang tidak lain yaitu Naga, Phoenix, dan juga harimau putih.
Kemunculan ke tiga roh beast suci tersebut membuat semua orang yang berada di tempat tersebut kembali tercengang, terutama pemimpin pagoda Lotus.
"Akhirnya selesai juga, aku hampir kehabisan energi spiritual" batin Xhin.
Xhin lansung mengeluarkan Pill berwarna emas tersebut dan memasukan ke dalam botol kemudian di simpan ke dalam cincin penyimpanan.
tiba-tiba ke dua jenis roh beast suci di telan oleh roh beast suci naga, setelah menelan, roh naga tersebut langsung memasuki tubuh Xhin.
Ahhrrrkk!!
Karena tidak kuat menahan rasa sakit Xhin akhirnya pingsan.
__ADS_1
Di alam bawa sadar
"kenapa kamu memasuki tubuh ku" ucap Xhin
"Tuan memiliki takdir yang tidak biasa, saya dapat melebur kedalam tubuh tuan, maka tuan akan memiliki kekuatan yang setara dengan Dewa" ucap naga tersebut.
"Tetapi untuk sekarang saya belum bisa melebur kedalam tubuh tuan, karena sekarang tuan belum memenuhi syarat, syaratnya adalah tuan harus memiliki pelatihan tubuh yang berada di tingkat tubuh Suci" lanjutnya.
"Baiklah, itu hanya masalah gampang" ucap Xhin.
"Di daratan ini untuk mencapai tubuh suci tidaklah mudah, tuan harus berendam di Kolam kolam penyucian, setelah itu baru saya akan memberikan syaratnya yang terakhir" ucap Roh Naga tersebut.
Damse kemudian terbangun "aku sudah mengetahui ingatan pemilik tubuh ini, tapi di mana ini, energi spirit ku juga sudah pulih, terus di mana Mao Le" Gumam Xhin.
Xhin kemudian keluar dari kamar tersebut "di mana ini, energi spiritual yang terkandung di sini cukup tebal" batin Xhin.
"Selamat tuan, tuan telah sembuh, apakah tuan ingin bertemu tuan Mao Le" ucap pelayan tersebut.
"Tolong antar saya ke tempat Mao Le berada " ucap Xhin.
Pelayan tersebut membawa Xhin ke sebuah taman, di taman tersebut terlihat sebuah gazebo, di gazebo tersebut terlihat Mao Le yang sedang duduk bersama 2 orang wanita.
"Mao Le berapa lama aku pingsan" Xhin bertanya.
"Kamu" ucap Xhin memotong ucapan Xhin.
"Hai.. pencuri bodoh, kamu sudah sadar ya, aku kira kamu bakalan mati" ucap perempuan tersebut.
"Kalian saling kenal ya" Mao Le bertanya.
"dia itu pencuri bodoh yang mencuri sekantong emas milik ku saat aku akan membayar barang yang aku beli, sekalian aku memberinya pelajaran" ucap perempuan tersebut.
"Hahaha.. jadi kamu yang memukul Xhin?" Ucap Mao Le.
"Saya minta maaf ya nyonya, lagian saya sudah di hukum sampai hampir mati" ucap Xhin.
"Apa nyonya?, saya ini baru berusia 19 tahun jadi jangan panggil nyonya" ucap perempuan tersebut dengan kesal.
"Apa nyonya?, saya ini baru berusia 19 tahun jadi jangan panggil nyonya" ucap perempuan tersebut dengan kesal.
__ADS_1
"Baik nona, saya minta maaf" ucap Xhin
"Mao Le ayo kita pergi, aku mau mengambil hasil taruhan" lanjutnya.
"Ok.. sebelum kita pergi, alangkah baiknya kamu berterima kasih kepada orang yang sudah merawat mu selama kamu tidak sadarkan diri" ucap Mao Le.
"Oh.. iya, di mana orang yang merawat ku?" Xhin bertanya.
"Itu" ucap Mao Le sembari menunjuk perempuan tersebut.
"Apa?" Ucap Xhin
"Nyonya sebel-"
"Siapa sih yang nyonya, kamu itu buta atau tuli, aku ini masih muda, umur ku baru 19 tahun, dari pada kamu panggil saya nyonya, panggil saya saja Lou Rin" ucap Jack perempuan tersebut.
"Lou Rin sebelumnya, terima kasih karena sudah mau merawat ku, aku dan Mao Le ijin pamit jikalau ada waktu aku akan membalas jasa mu" ucap Xhin
"Mao Le, ayo kita pergi" ucap Xhin.
"Tuan putri kami pamit ya" Mao Le
Mereka berdua langsung keluar dari kediaman keluarga Lou kemudian berjalan menuju ke pagoda Lotus, lama berjalan akhirnya mereka telah sampai di Pagoda Lotus, Xhin lansung membayar biaya masuk kepada penjaga gerbang, kemudian berjalan memasuki pagoda.
"Hai Nona kita bertemu lagi, aku datang untuk membicarakan taruhan kita" ucap Xhin.
Xhin kemudian mengeluarkan Pill pembentukan tubuh, setelah mengeluarkan Pill tersebut mata semua orang beralih menatap Pill yang berada di tangan Xhin.
"Ini adalah Pill pembentukan tubuh, Pill ini mempunyai khasiat 99%, sesuai janji, aku ingin mengambil tungku hasil taruhan, dan juga diskon 90%" ucap Xhin.
"Sebelumnya tuan, pemimpin pagoda Lotus ingin bertemu dengan anda dan untuk hadiahnya, tuan akan menerimanya selesai bertemu dengan pemimpin kami" ucap perempuan tersebut
"Waktu kita tidak banyak, cepat kamu antarkan aku ke pemimpin mu" ucap Xhin dengan kesal.
"Silahkan tuan ikuti aku" ucap perempuan tersebut.
Perempuan itu membawa Xhin dan Mao Le ke sebuah ruangan di lantai 1, setelah tiba di ruangan tersebut, terlihat seorang wanita yang sedang berdiri membelakangi mereka.
"Pemimpin, saya telah membawa orang yang anda minta" ucap perempuan tersebut.
__ADS_1
Perempuan tersebut kemudian membalikkan badannya "halo kita bertemu lagi" ucap Lou Rin.
"Jadi kamu pemimpin di sini, tapi kenapa kamu mau bertemu dengan ku padahal kita bisa berbicara di rumah mu" ucap Xhin yang kesal.