Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Tawaran Berkunjung Ke Kerajaan Elf


__ADS_3

tenggorokan pria tersebut lansung di tebas tetapi dia belum mati, dia terus menggelinjang seperti cacing yang sangat kepanasan.


Jreebb!


Wanita Elf tersebut lansung menusuk jantung orang itu sehingga dia lansung mati di tempat.


"Tuan, sebagai tanda terima kasih, saya mengundang kalian berdua ke kerajaan Elf" ucap wanita Elf tersebut.


"Mao Le, apakah kamu mau pergi jalan-jalan ke kerajaan Elf" Xhin bertanya.


"Ayok, aku juga ingin melihat-lihat kota kerajaan Elf" ucap Mao Le.


"tetapi sebelum itu perkenalkan nama saya, Zhu Lian" ucap perempuan elf tersebut memperkenalkan dirinya.


"Aku, Xhin dan saudaraku Mao Le" ucap Xhin.


"Xhin, bisakah kamu membantuku membawa adikku" ucap Zhu Lian sambil menunjuk ke arah seorang perempuan Elf yang sedang pingsan.


"Mao Le, bisakah kamu membantuku, aku sangat kelelahan akibat melawan pecundang-pecundang itu" ucap Xhin mengedipkan sebelah matanya.


Mao Le yang melihat Xhin memberikan kode akhirnya salah mengerti, dia mengira bahwa Xhin ingin berduaan dengan Zhu Lian, padahal yang di maksud Xhin adalah Mao Le juga harus mengambil bagian pada adiknya Zhu Lian.


"Zhu Lian, kamu tenang saja, aku yang akan menggendong temanmu" ucap Mao Le.


mereka lansung berjalan menuju tengah hutan, sebenarnya kerajaan Elf tidak jauh dari mereka, hanya saja kerajaan Elf di pasang formasi pelindung dan formasi ilusi tingkat tinggi sehingga petarung manusia akan sangat sulit untuk menemukan mereka.


"Zhu Lian, mengapa kalian berdua di serang oleh mereka" Xhin bertanya.


"Kami Ras Elf selalu di biru oleh kalian Ras manusia, aku sedang menemani adikku bermain di luar, tatapi kami tidak sengaja bertemu dengan mereka, mereka itu adalah pemburuan yang selalu menculik bangsa Elf" ucap Zhu Lian dengan penuh penekanan pada kata Manusia.


"ada dua jenis manusia, ada manusia yang baik dan yang jahat, aku dan Mao Le tidak seperti mereka, gara-gara manusia jahat aku dan Mao Le terus di siksa, kami seperti budak yang selalu siksa, tetapi pada akhirnya aku dan Mao Le membunuh mereka semua dan melarikan diri" ucap Xhin mengarang cerita.

__ADS_1


"Benar.. kami akan berdua juga di culik sewaktu kecil sehingga kami terpisah dari keluarga kami dan kami juga tidak tahu kami berasal dari mana" ucap Mao Le.


"Aku juga tahu kalian itu orang-orang baik, sebenarnya aku dan adikku ingin pergi melihat dunia luar, kami berdua merasa sempit jika hanya hidup di kerajaan Elf, kami merasa seperti burung yang selalu di berada di dalam sangkar, kami berdua hanya ingin bebas" ucap Zhu Lian.


"Percayalah.. dunia luar begitu kejam, kalian berdua hanya akan menjadi mangsa dari para pemangsa" ucap Xhin.


"Setelah adikku terluka dan aku juga hampir mati tadi, aku mulai berpikir bahwa kehidupan dunia luar tidak seperti yang kami pikirkan" ucap Zhu Lian.


Mereka terus berjalan sambil bercerita, Mao Le yang sedang menggendong adiknya Zhu Lian, kini keteguhan hatinya mulai runtuh, Mao Le sering melirik perut dan belahan bukit indah milik adiknya Zhu Lia.


Beberapa saat berjalan kini mereka telah sampai di lapisan formasi yang pertama yaitu formasi ilusi, Zhu Lian menyuruh Mao Le dan Xhin memegang pundaknya untuk memasuki formasi ilusi.


Setelah memasuki Formasi lapisan pertama kini mereka dihadang oleh belasan petarung bangsa Elf.


"Kalian tenanglah, manusia ini tidak seperti yang kalian pikirkan" Ucap Zhu Lian.


"Tuan putri, kamu akan di hukum jika yang mulia mengetahui kamu membawa manusia ke kerajaan Elf dan juga mereka pasti akan membongkar tempat persembunyian kita" ucap pemimpin pasukan tersebut.


"Tidak tuan putri" ucap pemimpin pasukan Elf tersebut.


Xhin dan Mao Le lansung di bawah oleh Zhu Lian ke kediamannya, sesampainya di sana mereka disambut oleh ratu kerajaan Elf, setelah membaringkan adiknya Zhu Lian, kini mereka menuju aula pertemuan.


"Lian'er apa yang terjadi dengan adikmu dan juga kenapa kamu membawa manusia ke kerajaan kita" ucap Ratu.


"ibu, aku dan Lien bertemu dengan beberapa orang manusia yang sering kali menculik bangsa Elf, mereka sangat kuat dan Lien'e dibuat tidak sadarkan diri, sedangkan aku hanya terus bertarung dengan mereka, saat aku sudah dipojokkan, tiba-tiba Xhin membunuh satu demi satu dari mereka dengan sangat cepat, bahkan aku saja tidak bisa melihat pergerakannya" ucap Zhu Lian.


"Aku tidak bisa sepenuhnya percaya begitu saja, jikalau kalian tidak ingin berbuat jahat kepada kami bangsa Elf, maka aku harus menguji kalian dengan membaca pikiran" ucap Ratu.


"Baiklah kami tidak keberatan" ucap Mao Le.


"aku juga, tapi kayaknya yang mulia ratu tidak akan bisa membaca isi pikiranku, kalau yang mulia ratu tidak percaya silahkan mencoba" ucap Xhin.

__ADS_1


"Tidak ada yang bisa menyembunyikan isi pikiran mereka dariku" ucap ratu


Ratu kerajaan Elf berjalan mendekati Mao Le kemudian meletakkan kedua tangan di kepala Mao Le.


Ratu melihat seluruh perjalanan kehidupan Mao Le dari tenggelam dengan kapal sampai dengan Mao Le yang bersembunyi di balik semak-semak saat Xhin melawan para pemburu.


Hanya dalam kurung waktu 30 menit, Ratu Elf bisa melihat seluruh perjalanan kehidupan Mao Le, wajah Ratu sesekali memerah saat melihat ingatan Mao Le yang sedang melakukan aktivitas bercocok tanam.


"Manusia, kamu sudah aku periksa dan kamu tidak ada niatan apapun" ucap Ratu.


Ratu kemudian berjalan mendekati Xhin, setelah itu meletakkan kedua tangannya di kepala Xhin.


Saat akan Ratu mulai memasuki pikiran Xhin, yang terlihat Hanyalah ruangan gelap, ratu kembali mencoba beberapa kali tetapi hasilnya tetap sama.


"Kenapa bisa begini, aku tidak bisa melihat apapun dalam ingatnya" batin Ratu Elf.


"Xhin, apa yang kamu lakukan, kamu harus membiarkan aku mengetahui isi pikiranmu" ucap ratu.


Ratu Elf kembali memasuki pikiran Xhin, saat kesadaran Ratu Elf kembali memasuki pikiran Xhin, Xhin yang kesal lansung menunjukkan jiwanya yang merupakan jiwa dewa , jiwa Xhin berwarna emas dan memiliki aura Yang sangat menakutkan.


"Ratu, ingatan seorang dewa tidak bisa dilihat sembarangan karena ada hukum yang mengikatnya, jikalau Ratu terus memaksakan maka Ratu akan terkena Kutukan penghancur Jiwa" ucap Xhin kepada kesadaran Ratu bangsa Elf yang sedang berada didalam pikirannya.


Sebenarnya Xhin hanya menakutinya saja, karena Xhin juga tidak ingin rahasianya diketahui oleh orang lain.


Setelah melihat apa yang Xhin tunjukan sewaktu kesadarannya berada di dalam pikiran Xhin, Ratu seketika berlutut memohon ampun kepada Xhin.


"Dewa, saya mohon maaf atas kelancanganku, aku tidak mengetahui tingginya gunung dan luasnya dunia" ucap Ratu kerajaan Elf.


Mao Le dan Zhu Lian menjadi terkejut melihat Ratu yang berbuat demikian.


"Ibu, apa yang ibu lakukan? ibu itu seorang Ratu dan Dewa apa yang ibu maksud" ucap Zhu Lian.

__ADS_1


__ADS_2