
"Apakah dia baru bangun tidur, sampai-sampai dia melupakan perlombaan Alam Maut" ucap Jin ton yang merupakan salah satu dari murid Elite.
"Aku rasa memang benar, dia baru bangun tidur" ucap Jixi yang juga merupakan salah satu dari murid Elite.
"Xhin, apakah kamu sudah lupa? Perlombaan Alam Maut akan diadakan dua hari lagi dan kita akan berangkat ke Lembah Jiang, tempat yang diadakan perlombaan Alam Maut" jelas master Sakte.
"Master Sakte, aku minta waktu sebentar untuk berpamitan dengan calon istriku, apakah bisa" ucap Xhin kepada Master Sakte.
"Baiklah, aku kasih kamu 20 menit untuk berpamitan" jawab master Sakte.
Mendengar ucapan master Sakte, Xhin tiba-tiba menghilang dari pandangan mereka semua yang membuat mereka semua tercengang.
"Apakah itu teknik teleportasi, bagimana bisa dia menguasai teknik kuno tersebut" ucap Shan Dro yang tidak lain adalah Putra Mahkota kerajaan Shandian dan juga dia menempati peringkat pertama murid elite.
"Memang benar teknik yang Xhin pakai tadi adalah teknik teleportasi" jawab Master Sakte.
***
Kediaman murid elite.
Xhin langsung muncul di samping Xiang Yu yang sedang mengawasi Yao Yao berkultivasi.
"Xhin Gege, apakah sudah selesai" ucap Xiang Yu saat melihat kemunculan Xhin.
"Yu'er, aku kembali ke sini untuk berpamitan dengan kalian berdua, aku harus berpartisipasi dalam perlombaan Alam Maut bersama murid elite lainnya dan sebentar lagi kami harus berangkat" ucap Xhin.
Mendengar ucapan Xhin, Yao Yao yang sedang berkultivasi langsung menghentikan kegiatannya.
"Xhin Gege, kamu mau pergi kemana" ucap Yao Yao.
"Yao'er, Yu'er aku akan pergi ke lembah Jiang bersama master Sakte dan para murid elite, kami akan mengikuti perlombaan Alam Maut yang akan diadakan dua hari lagi. Tidak tahu kapan aku akan kembali tapi kalian berdua berlatihlah dengan giat selama aku pergi" ucap Xhin.
Xhin lalu memeluk mereka berdua satu persatu, Xhin kemudian memberikan token murid elite kepada Yao Yao untuk menghindari masalah jika terjadi maka dia hanya Perlu menunjukkan token tersebut.
Setelah itu Xhin kembali berteleportasi ke kediaman Master Sakte.
Setibanya di sana Xhin langsung minta terima kasih atas waktu yang diberikan oleh master Sakte untuknya berpamitan dengan kedua calon istrinya.
"Ayo kita pergi" ucap Master Sakte sambil memandang mereka semua satu persatu.
Mereka semua lansung melesat pergi menuju ke kelas formasi, jumlah mereka yang pergi yaitu dua belas orang yang terdiri dari Master Sakte, master Fhu Ghui dan ke sepuluh murid elite ditambah dengan Xhin.
Mereka menuju ke kelas formasi karena disana terdapat formasi teleportasi yang dibuat oleh master formasi.
Setibanya di sana mereka telah ditunggu oleh Master Formasi yang sedang mempersiapkan formasi teleportasi.
"Master Xi Yan, apakah semuanya telah siap" ucap Master Sakte.
__ADS_1
"Master Sakte semuanya telah selesai, ayo kita pergi, aku akan mentelepotasi kita semua" ucap Master teleportasi.
Mereka semua lansung berdiri di atas Rune formasi dan diikuti juga oleh master formasi yang bernama Xi Yan.
Dengan melakukan segel tangan dengan sangat cepat, master Xi Yan lansung mengaktifkan formasi teleportasi.
Swuuss!!
Mereka semua lansung menghilang di teleportasikan ke lembah Jiang, tempat perlombaan Alam Maut.
Mereka semua muncul di depan gerbang untuk memasuki lembah Jiang.
Setibanya di sana Xhin melihat ratusan ribu orang sedang mengantri untuk memasuki tempat tersebut.
Akan tetapi Xhin dan yang lainnya tidak mengantri, karena master Sakte menunjukkan lencana Sakte Petir Langit sebagai peserta kompetisi tersebut dan Sakte Petir Langit juga merupakan tamu istimewa.
Setelah melewati pintu gerbang, master Sakte lansung membawa mereka semua ke salah satu penginapan untuk beristirahat, karena dua hari lagi mereka akan mengikuti perlombaan Alam Maut.
Setelah memasuki kamar yang tersedia, Xhin langsung bermeditasi untuk mengembalikan energi spiritnya yang terkuras akibat pertarungan yang terjadi di Dunia Qilin.
Xhin bermeditasi hampir enam jam, kini energi spiritnya telah kembali pulih 100%, setelah itu Xhin langsung turun ke lantai bawah untuk makan malam.
Sesampainya di lantai bawah, terlihat master Sakte dan lainnya sedang duduk berdiskusi tentang perlombaan Alam Maut.
"Xhin, duduklah di sini" ucap master Sakte saat melihat Xhin yang sedang berdiri mencari tempat duduk.
Xhin kemudian duduk di samping master Sakte dan disampingnya terdapat seorang wanita cantik yang juga merupakan salah satu dari murid Elite.
Karena melihat meja yang diduduki mereka tidak terdapat makanan, Xhin langsung memesan makanan kepada mereka.
"Pelayan!" Teriak Xhin memanggil.
Mendengar itu, salah seorang pelayan penginapan tersebut langsung datang ke meja Xhin dan yang lainnya.
"Ada yang bisa saya bantu tuan" ucap pelayan tersebut.
"Tolong bawakan makan terbaik di tempat ini dan juga arak kualitas terbaik yang kalian miliki" ucap Xhin memesan.
Mendengar itu, master Sakte menjadi tidak enak hati karena lupa memesan makanan, karena sibuk membahas tentang perlombaan Alam Maut bersama dengan murid elite lainnya.
Sedangkan beberapa murid elite malah mencibir Xhin, karena bertingkah sombong dengan memamerkan kekayaannya.
"Tu.. tuan, makan terbaik yang kami miliki sangat mahal, harganya bisa mencapai ratusan batu roh kualitas tinggi dan untuk arak juga sama" jawab pelayan tersebut dengan gugup karena terpesona dengan ketampanan mereka semua terkhususnya Xhin.
Mendengar ucapan pelayan tersebut, mereka semua lansung meragukan Xhin.
"Tidak masalah nona, bawakan saja apa yang saya pesan" jawab Xhin tersenyum ramah.
__ADS_1
Mendengar Jawaban Xhin, pelayan tersebut langsung bergegas pergi menyiapkan pesanan Xhin.
"Nama kamu Xhin kan... Aku Yeu Fan, apakah kamu tidak ingat denganku... seseorang yang kamu panggil Nona pelayanan di Paviliun Awan Hitam tempo hari" ucap perempuan tersebut yang membuat pandangan mereka semua tertuju kepada Xhin.
Xhin seketika merasa tidak enak saat ditatap mereka semua, saat Yeu Fan berbicara dengannya.
"Maaf Nona Yeu Fan, aku tidak tahu kamu sia..." Ucap Xhin terhenti saat mengingat dirinya pernah berkelahi dengan seseorang saat di Paviliun Awan Hitam.
"Apakah kamu sudah mengingat tentangku" ucap Yeu Fan.
Melihat raut wajah Xhin yang sepertinya merasa bersalah, master Sakte lansung mengalihkan pembicaraan.
"Ehm... Apakah kalian berdua telah selesai, kalau begitu aku akan melanjutkan pembicaraan tentang perlombaan Alam Maut" ucap master Sakte.
"Ini peta daratan Alam Maut pada setiap tahapannya" master Sakte memberikan dua gulungan peta kepada Xhin dan Shan Dro.
"Di daratan Alam Maut terdapat Enam tahap, sebelum menyelesaikan masuk ke tahap pertama kalian akan diberikan lima buah token peserta lomba Alam Maut, yang akan dibagikan kepada ketua tim dan lima orang anggota lainnya, karena jumlah kalian ada sepuluh orang maka tim akan dibagi menjadi dua bagian" ucap master Sakte.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
__ADS_1
^^^BERSAMBUNG... :)^^^