Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Bingung


__ADS_3

"Walaupun tidak membuahkan hasil tetapi anggota divisi hukum kerajaan masih terus melanjutkan penelitian untuk mencari dalang di balik pembunuhan penasihat kerajaan.


Xiang Yu kini terdiam mendengar kabar kematian penasihat Kio, dia tidak menyangka mereka akan mematikan penasihat Kio terlebih dahulu untuk memulai aksi kudeta yang telah mereka rencanakan.


"Kalau begitu salah satu dari kalian cepat buatkan aku surat perjanjian, aku akan menandatangani surat perjanjian begitu juga dengan jendral Dao Sing" ucap Xiang Yu.


Setelah menunggu beberapa saat, surat perjanjian telah di buatkan, sesuai dengan isi dari surat perjanjian yang menyatakan kalau pertandingan yang akan di adakan esok hari sebagai untuk menentukan pemimpin kerajaan dewa laut dan pelepasan jabatan bila salah satu dari mereka menerima kekalahan.


Setelah itu mereka membubarkan diri, Patriak akademi kerajaan dan jendral Shao berjalan mengikuti Xiang Yu Xhin dan Yao Yao ke tempat pelatihan para prajurit.


"Aku penasaran seberapa hebatnya calon suami tuan putri, aku tau tingkat kultivasi yang tadi di tunjukkan itu hanya sebagai umpan, apakah aku benar tuan muda" ucap Patriak akademi kerajaan.


"Insting seorang Patriak akademi kerajaan sangatlah tajam, memang benar tingkat kultivasiku yang sebenarnya bukan tingkat Dewa alam, pertempuran besok juga akan membuka mata semua orang dan bagi yang menentang Yu'er... akan aku bunuh!!" aura kematian merembes keluar dari tubuh Xhin.


Jendral Shao dan Patriak akademi kerajaan merasakan kengerian saat aura kematian menerpa tubuh mereka.


Degg!!!


"Aura yang sangat mengerikan seperti aura iblis, tapi aura iblis bukanlah seperti ini" batin jendral Shao.


"Aku pernah bertemu dengan lawan tangguh di masa lalu, dia juga mengeluarkan aura seperti ini dan kalau aku tidak salah tebak ini merupakan aura kematian bukan?" Ucap pria sepuh yang tidak lain Patriak akademi kerajaan.


"Tidak heran kalau orang seperti senior ini bisa mengetahuinya, memang benar yang tadi itu merupakan aura kematian, hampir mirip dengan aura yang dimiliki klan iblis pada umumnya, aura kematian mengandung energi Yin dan kebencian yang diubah dari aura membunuh, untuk memperoleh aura kematian sangat sulit karena seseorang harus membunuh lebih dari ratusan ribu nyawa untuk memperoleh aura membunuh yang sangat pekat, setelah itu baru di ubah ke aura kematian, tapi bisa juga berkulvasi di tengah lautan mayat untuk menyerap aura kematian yang di hasilkan dari mayat-mayat itu" jelas Xhin.


Kini mereka telah tiba di tempat pelatihan prajurit kerajaan, "aura spiritual di sini sangat tipis dan metode pelatihan para prajurit ini sangat tidak bagus" ucap Xhin saat melihat para prajurit yang sedang berlatih.


"Apa Xhin Gege juga mau melakukan yang seperti di Sekte Petir Langit?" Ucap Xiang Yu bertanya.


"Aku harus mengatasi Vena spiritual bumi terlebih dahulu Yu'er, setelah itu baru aku yang seperti di Sekte Petir Langit" jawab Xhin.


"Tuan muda, apakah tuan muda bisa mengatasi Vena spiritual bumi di pulau dewa laut?" Patriak akademi kerajaan bertanya.

__ADS_1


"Hanya perlu mengalahkan monster kuno itu kan? Itu hanya masalah waktu dan untuk sekarang aku memang tidak akan bisa mengalahkan monster kuno itu, tapi jika aku bisa mengendalikan trisula dewa laut bukannya semuanya bisa teratasi?" Ucao Xhin membuat kedua orang tua itu terkejut.


"Trisula dewa laut berada di tingkat semesta, dewa laut menemukan senjata itu saat pergi mengarungi lautan, senjata itu dibuat oleh dewa kuno terdahulu dan memiliki kesadaran roh jadi sangat sulit di taklukkan, bahkan untuk mengangkatnya saja sangat mustahil tuan muda" sahut jendral Shao.


"Kita belum tau kalau belum mencoba, tapi tempat ini juga sangat cocok untuk menggabungkan senjata tingkat semesta milikku, sekalian untuk mengetes formasi pertahanan yang dimiliki pulau dewa laut " balas Xhin.


Mendengar ucapan Xhin, mereka berpikir Xhin hanya berpikir kalau Xhin hanya ingin pamer.


Xhin lalu mengeluarkan belahan tombak Hyperion Fury dari dunia Verden di tangan kirinya, "kalian semua menjauhlah menjauhlah" ucap Xhin.


"Xhin Gege, apa kamu ingin menghancurkan kerajaan ini? Aku sudah melihat kamu menempa pedang Rebellion, kesengsaraan pertir semesta yang di hasilkan itu sangat mengerikan, aku yakin pulau ini akan hancur dalam sekali Sambaran" Xiang Yu mencoba menghentikan Xhin.


Menurut Patriak akademi kerajaan dewa laut, apa yang Xiang Yu katakan itu benar, karena dia pernah membaca sebuah catatan kuno tentang penempaan senjata tingkat semesta akan memicu kesengsaraan semesta yang dapat membelah langit dan menghancurkan bumi pada setiap sambarannya.


"Tuan muda, apakah kamu akan menghancurkan tempat yang mana calon istrimu menyebutnya rumah?" Patriak akademi kerajaan tidak mungkin membiarkan pulau dewa laut di hancurkan.


"Ada benarnya juga, tapi tenang saja, bukan pulau dewa laut yang akan hancur, semua benda di dunia dewa sangat padat, aku juga tidak akan mengambil resiko kalau untuk keselamatan rakyat kerajaan pulau dewa laut, tapi tujuanku yang sebenarnya yaitu, beast monster zaman kuno itu" jelas Xhin.


"Untuk itu nanti kalian juga bakalan tahu sendiri" ucap Xhin menyimpan kembali kedua senjata miliknya itu.


Setelah melihat-lihat latihan dari para prajurit kerajaan, Xiang Yu lansung membawa Xhin ke tempat di mana dewa laut di makamkan atau yang biasa mereka sebut makam Dewa Laut.


Setibanya di sana Xhin melihat sebuah trisula dewa laut yang tertancap di atas altar, di bawah altar itu adalah kuburan tempat mayat dari dewa laut dimakamkan.


"Dahulu sebelum dewa laut menjalani hari-harinya dalam keadaan sekarat, pulau dewa laut sangatlah besar, air laut belum naik menenggelamkan separuh dari pulau ini, banyak sekali para kultivator jenius yang bermunculan dari kerajaan Dewa laut, tapi semuanya berubah setelah perang besar satu juta tahun lalu. para kultivator jenius dari Kerajaan Dewa Laut di bantai habis-habisan oleh pasukan pemberontak dari dewa cahaya, setelah itu dewa laut mengunci kerajaan ini dari dunia luar atau dari kerajaan Dewa yang lain dan setelah kematiannya seratus tahun yang lalu baru tuan Putri lahir..." Jendral Shao mulai bercerita.


"Walaupun di kehidupan sebelumnya Fanny yang mati lebih dulu dari aku, tapi semuanya hanya berselang beberapa hari dan bagaimana bisa dia dilahirkan seratus tahun lebih dulu dari pada aku" batin Xhin.


[Perputaran waktu di setiap dunia berbeda tuan, untuk kembali bereinkarnasi tergantung keberuntungan setiap jiwa, ada juga yang selama jutaan tahun baru bereinkarnasi, mungkin tuan kurang beruntung saat berada di jalur reinkarnasi jadi tuan terlambat bereinkarnasi]


|

__ADS_1


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2