
Xhin langsung mengaktifkan pengelihatan Naga untuk menganalisa tubuh anak kecil tersebut.
Saat pengelihatan Naga diaktifkan, Xhin melihat seluruh organ tubuh manusia dengan jelas, bahkan aliran darah dan aliran merdian juga dapat dilihatnya.
"Aliran saraf spirit yang menghubungkan otak dan anggota tubuh lainnya terputus, Nadi spirit baik-baik saja, semua baik-baik saja mungkin hanya saraf spirit saja yang terputus" batin Xhin yang sedang memeriksa anak kecil tersebut.
"Sedangkan mereka semua juga sama" lanjutnya sambil menyebarkan pandangannya ke depan.
"Api Emas sudah cukup" lanjutnya.
Tiba-tiba energi spirit yang sangat besar merembes keluar dari tubuhnya, Xhin lansung mengeluarkan api emas untuk menyelimuti semua orang yang berada di dalam array tersebut.
Perlahan api emas mulai membesar, dan menyembur ke segala arah di dalam kubah Array, api emas mulai memperbaiki saraf spirit milik semua orang.
Satu persatu dari mereka mulai tersadar, mereka yang telah tersadar lansung terkejut dan merasa takut karena melihat api emas yang menyelimuti tubuh mereka.
Kyaaa!!!
Teriak beberapa wanita yang telah tersadar, akan tetapi mereka semua lansung terdiam sambil melihat tangan kiri dan kanan.
Mereka merasa api emas tidak menyakiti mereka, malahan mereka merasa tubuh mereka dipenuhi dengan vitalitas kehidupan.
Beberapa saat kemudian kini semua orang telah tersadar, Xhin lansung menghilangkan api emas yang menyelimuti mereka semua.
Karena Xhin masih dalam perubahan tubuh Dewa dan dewa Naga, semua orang lansung melangkah mundur menjauhi Xhin saat melihatnya.
Walaupun dalam perubahan wujud, Xhin tetap mempertahankan ketampanannya, tetapi karena tubuhnya dipenuhi dengan sisik naga emas dan diselimuti oleh api jadi mereka mengiranya salah satu dari iblis yang menyerang mereka.
Apalagi mereka juga melihat sepasang sayap yang juga diselimuti oleh api dipunggung Xhin, jadi mereka mengiranya salah satu dari iblis.
"Kalian semua tenanglah, aku akan menolong kalian, Aku adalah Xhin orang yang membunuh Iblis Qilin Beberapa bulan yang lalu, iblis yang menyerang kalian saat ini berjumlah tujuh orang iblis yang setara denganku. Merekalah yang membuat kalian semua seperti ini" ucap Xhin lalu menghilangkan kedua perubahan tubuh.
Seketika semua orang lansung tercengang dengan ketampanan Xhin, terutama para wanita yang melihatnya.
"Xhin! Kamu kah itu" teriak salah seorang wanita yang tidak jauh darinya.
"Dhu Ji... Dhu Ji ini aku Xhin" ucap Xhin.
"Xhin, kamu harus cepat menolong puteri Yao Yao, aku terakhir melihatnya di kejar oleh seorang iblis" ucap Dhu Ji.
"Tenang saja, Yao Yao sedang berada di dalam ruang bawah tanah yang dilapisi dengan formasi pelindung yang cukup kuat, iblis itu akang sangat kesulitan untuk membukanya" ucap Xhin kepada Dhu Ji.
"Kalian semua tenanglah, aku akan menyelamatkan kalian semua" ucap Xhin yang kembali bertransformasi ke dalam dua perubahan tubuh sekaligus.
Dengan membentuk sebuah segel tangan, Xhin lansung membuka sebuah lingkaran di atas kubah Array sebagai jalan keluar, Xhin lalu terbang keluar dari kubah Array Dewa.
"Ditemukan" ucap Xhin.
Ketujuh iblis tidak menyadari keberadaan Xhin, sedangkan Xhin sedang telah melihat mereka.
Xhin melihat dua iblis sedang berdiri, lalu kelima lainnya sedang mencoba membentuk kembali formasi Pentagram.
Xhin langsung mengalirkan energi spirit dalam jumlah besar ke pedang Rebellion, dengan gerakan memutar Xhin lansung mengayunkan pedangnya melancarkan tebasan kearah ke-lima iblis tersebut.
__ADS_1
"Mati"
Swuuss!!!
Seketika muncul sebuah siluet bulan sabit berwarna merah kehitaman, melesat dengan sangat cepat kearah lima iblis tersebut.
Salah seorang iblis menyadari serangan tersebut, dia langsung bereaksi dengan sangat cepat.
"Menghindar!!" Ucap salah seorang iblis dengan menendang kedua temannya menjauh dari tempat tersebut.
Slash!!!
Slash!!!
Akan tetapi kedua lainnya yang sedang berfokus untuk memperbaiki Rune formasi lansung terputus begitu saja, saat siluet bulan sabit melewati tubuh mereka berdua.
"Dua jatuh, tinggal lima lagi" gumam Xhin
***
Dari kejauhan di balik awan.
Terlihat Lon Kae sedang mengawasi pekerjaan para bawahannya dari kejauhan, akan tetapi dia sangat terkejut melihat anak buahnya di bunuh begitu saja.
"Brengsek!!! Cepat bunuh dia" teriak Lon Kae yang tidak lain merupakan pemimpin mereka.
Ketiga iblis tadi lansung melesat kearah Xhin dengan kecepatan tinggi, sedangkan Gi Yo Wuo lansung melesat pergi entah kemana.
Hanya dalam sepersekian detik ketiga iblis lansung melancarkan serangan mereka secara bertubi-tubi kepada Xhin.
Saat ini Xhin telah berada di ranah Kaisar Dewa 3 karena berada dalam perubahan tubuh Dewa dan tidak terpaut jauh dari mereka bertiga yang berada di Kaisar Dewa 5 dan 7.
Xhin terus menghindar dari tebasan mereka bertiga dengan sangat cepat, saat Xhin melompat mundur kebelakang, tiba-tiba salah satu dari mereka juga tiba di belakang Xhin.
Iblis Tersebut lansung mengayunkan kapaknya menyerang Xhin dari belakang, kapak iblis itu langsung mengarah dengan sangat kuat ke punggung Xhin.
Traangg!!!
Terdengar suara besi beradu saat kapak iblis tersebut ingin menyentuh tubuh Xhin, akan tetapi kapak itu tidak benar-benar menyentuh kulit Xhin melainkan hanya mengenai sesuatu transparan yang berada beberapa senti meter dari tubuh Xhin.
Mereka semua tidak mengetahui bahwa tubuh Xhin dilindungi oleh berbagai jenis pelindung, yang sangat kuat dan sangat sulit untuk dihancurkan.
Di bagian luar tubuhnya terlindungi oleh Hukum Ruang berlapis, ada juga jubah Emas yang memiliki ketahanan yang sangat kuat, Xhin juga sedang dalam perubahan tubuh Dewa Naga, jadi sisik naga juga merupakan pertahanan terkuatnya dan jangan lupa Xhin memiliki tubuh fisik tingkat Suci.
Jadi untuk melukainya akan sangat sulit dan sangat mustahil.
"Kenapa kapak tingkat Dewa tidak bisa membelah tubuhnya, aku merasa sedang memotong baja yang sangat tebal" batin salah seorang iblis yang tadi melancarkan serangannya dari belakang Xhin.
"Apakah kalian mengira akan segampang itu untuk membunuhku" ucap Xhin yang hanya memalingkan kepalanya ke kanan lalu melirik ke belakangnya.
"Hukum waktu"
Clatak!!
__ADS_1
Xhin lansung menjentikkan jarinya, Seketika waktu lansung terhenti.
Xhin dengan malasnya terbang mendekati kedua iblis yang berada di depannya.
Slash!!!
Dengan sekali ayunan pedang, Xhin menebas kepala kedua iblis itu hingga terputus, akan tetapi kedua kepala iblis tersebut tidak terjatuh karena masih dalam pengaruh hukum waktu.
Setiap kali Xhin menebas lawannya, Pedang Rebellion juga menyerap kultivasi mereka hingga turun drastis, akan tetapi Xhin belum cukup untuk meningkat.
Xhin tiba-tiba menghilang lalu muncul kembali di belakang iblis yang tadi menebasnya.
Jleeebb!!!
Xhin lansung menancapkan pedang Rebellion tepat di jantung iblis tersebut.
Bang!!
[Selamat, tuan telah naik ke Ranah Kaisar Dewa 2]
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
^^^BERSAMBUNG... :)^^^
__ADS_1