Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Kematian Mammon


__ADS_3

"Brensek lepaskan istriku" teriak Damse


"Ternyata dia adalah istrimu" ucap Mammon


Kedua orang tua Fanny begitu ketakutan melihat Fanny sedang di Sandra.


Damse mengedipkan sebelah matanya kepada Fanny.


Fanny yang melihat kedipan mata Damse kemudian mengeluarkan elemen ice membekukan tangan Mammon dan mematahkan tangannya.


Ahrrkk!


"Dasar perempuan jala*g" Mammon hendak menggorok leher Fanny tetapi Damse dengan cepat melesat dan menendang Kepala Mammon.


Mammon terhempas akibat terkena tendangan Damse tetapi Damse menghilang dan kembali muncul di atas tubuh Mammon yang sementara terpental.


Baamm!


Damse meninju tubuh Mammon tetapi Mammon menggunakan sayapnya untuk menangkis serangan Damse tersebut.


Baamm!


Ledakan besar saat tubuh Mammon menghantam tanah.


Baiklah akan ku tunjukan betapa kuatnya kekuatanku.


Aura hitam menyelimuti Tubuh Mammon, kedua bola matanya memancarkan nyala api yang sangat panas seperti api putih milik Damse, tangan Mammon yang sebelumnya putus, kini telah beregenerasi.


Muncul aura Gagak Emas yang keluar dari tubuh Mammon, aura Gagak Emas sangatlah panas karena gagak emas merupakan salah satu Binatang ras dewa, bahkan kedudukannya lebih tinggi dari pada Dewa


Damse juga mengeluarkan api hitam miliknya tetapi api tersebut tak di duga membentuk aura Phoenix Hitam, aura Phoenix hitam sangatlah panas bahkan panasnya melebihi aura Gagak Emas.


"Sialan kenapa dia juga pewaris kekuatan Phoenix hitam, siapa dia sebenarnya" Gumam Mammon ketakutan.


"Kamu akan merasakan bagaimana murka Dewa kematian" teriak Damse sembari menyerang Mammon.


Mammon yang melihat Damse telah melancarkan serangan Phoenix hitam dan langsung membalas serangan Damse tersebut dengan melancarkan serangan api yang membentuk aura Gagak Emas.


Boommm!!!


Ledakan besar terjadi saat benturan kedua serangan tersebut, gelombang kejut api dua warna membakar apa saja disekitar, Benturan kedua serangan tersebut membuat area sekitarnya berubah menjadi lautan api dua warna.


Api hitam membakar habis api Gaga Emas milik Mammon, Mammon telah kehabisan tenaga dengan berlutut tak berdaya.

__ADS_1


Damse melesat muncul di depan Mammon kemudian memegang kedua tanduk milik Mammon.


Krraagg!!


Damse menyerang Mammon menggunakan lututnya sehingga mematahkan kedua tanduk Mammon.


Arrhhkk!!


Damse kemudian memotong kedua sayap milik Mammon.


Slash!!


Damse mulai menyiksa Mammon dengan memotong kedua tangan dan kaki Mammon satu persatu secara perlahan, inci demi inci.


Setiap kali Damse menebas Mammon, maka tingkatan kultivasi Mammon juga menurun akibat di serap oleh pedang Rebellion.


Arrhhkk!!


"Bunuh aku tolonglah!! Cepat bunuh aku!!" Mammon berteriak begitu kencang sehingga membuat retakan tanah yang tercipta di sekitar mereka.


"Semudah itu kamu mau mati ha!! Kamu telah mengancam calon istriku tetapi dengan mudahnya kamu minta di bunuh, aku akan membuatmu merasakan apa itu penderitaan" ucap Damse


Damse kemudian mengeluarkan api hitam dan membakar tubuh Mammon.


Arrhhkk!!


Damse membelah Dada Mammon yang sedang terbakar sehingga membuat Mammon begitu tersiksa.


Mammon masih hidup tetapi Tidak ada lagi suara jeritan terdengar setelah Damse membedah tubuh Mammon seperti dia akan melakukan operasi, Damse mulai memotong organ dalam satu persatu dan membakar jiwa Mammon sampai lenyap.


"bangkitlah"


"Makluk rendahan menghadap yang mulia" ucap Mammon yang telah bangkit menjadi bayangan


"Sekarang nama kamu adalah Z dan tugas kamu adalah memimpin semua pasukan bayangan milikku.


"Pergilah kumpulkan orang-orang yang berasal dari duniaku" Damse memerintahkan Z


Damse telah kembali bertransformasi ke wujud manusia dan terbang ke ujung menara.


"Fan kamu baik-baik saja kan" Damse bertanya.


Hiks.. hiks.. hiks..

__ADS_1


Fanny seketika memeluk Damse sambil menangis saat melihat Damse telah muncul, tetapi Fanny mulai terdiam ketika muncul cahaya hijau yang sangat terang, cahaya tersebut berjarak hampir 10.000 mil.


Cahaya tersebut mengambang di udara, lebih tepatnya di atas sebuah istana milik Mammon.


Damse menyuruh Fanny dan yang lainnya untuk menunggu sementara Damse pergi ke tempat cahaya tersebut.


Hampir 8 jam Damse akhirnya sampai di tempat cahaya tersebut, ketika Damse menyentuh cahaya tersebut tiba-tiba cahaya tersebut berubah menjadi sebuah kristal hijau lalu masuk kedalam kepala Damse.


"Hanya itu saja.. tidak ada yang menarik, ohh.. iya.. aku hampir lupa dengan Garuda itu" gumam Damse


Damse lansung menuju kawah yang dia tutupi, setelah tiba Damse kemudian membuka lubang kawah tersebut dan terlihat raja Garuda sedang terbaring tidak sadarkan diri.


Damse mendekati Garuda tersebut lalu memasukkan Pill Healing Max kedalam tubuh Garuda, setelah beberapa saat Garuda tersebut telah tersadar.


"Terima kasih tuan karena telah menyembuhkan saya, bahkan tangan saya telah kembali seperti semula" ucap Garuda tersebut.


"Tuan berikanlah darah milik tuan untuk mengikat kontrak dengan saya, agar saya bisa menjadi bawahan tuan" ucap Garuda tersebut


Damse kemudian membentuk pisau dengan energi spiritualnya lalu melukai tangannya sehingga mengalir darah segar.


Darah milik Damse yang keluar lalu di tarik masuk kedalam tubuh Garuda.


"Tuan sekarang saya adalah budak milik tuan, tuan dapat memanggil saya sesuka hati, tuan juga berhak atas nyawa saya dan seluruh ras Garuda jikalau tuan butuhkan" ucap Garuda sambil berlutut.


"Baiklah kamu boleh pergi" ucap Damse


Garuda tersebut kemudian menghilang kembali ke dunianya, sedangkan Damse membangkitkan kumpulan Garuda yang dia bunuh dan menyerap semua aura kematian dengan Pedang Rebellion.


Kini aura kematian pedang Rebellion sangatlah kuat bahkan seorang di bawah ranah dewa akan mati terkena Aura kematian pedang Rebellion tetapi jikalau Damse yang mengendalikan pedang Rebellion maka tidak akan membahayakan siapapun.


Portal ke dunia Abyss telah muncul, Damse kembali ke tempat Fanny di sana Damse melihat ribuan orang yang sedang terluka.


Damse membeli ribuan Pill Healing Max di shop sistem dan memberikan pill Healing Max untuk menyembuhkan semua orang.


Mata Damse tertuju kepada seorang pria yang sedang terbaring, pria tersebut tak lain adalah Ling Tian.


"Baik juga nasibmu" ucap Damse sembari memberikan Pill Healing Max kepada bawahan Ling Tian untuk diberikan kepada Ling Tian.


Setelah menelan Pill Healing Max semua orang tersebut telah kembali pulih, mereka semua seketika membungkuk hormat kepada Damse karena mereka telah mengetahui bahwa Damse adalah orang yang telah mengalahkan boss monster.


"Tidak salah lagi Dia adalah si jenius Damse dari Fraksi Naga Hitam yang sedang dibicarakan orang-orang" Dari kumpulan orang-orang tersebut ada juga yang mengenal Damse tetapi baru pernah melihatnya secara langsung.


"Pertarungan tadi merupakan berkah bagi orang-orang yang telah memasuki portal ini termasuk aku, meskipun aku tidak mendapatkan apapun tetapi hari ini adalah berkah bagiku karena menyaksikan pertarungan antara Dewa" kumpulan orang-orang tersebut mulai membicarakan pertarungan Damse.

__ADS_1


Orang-orang yang telah sembuh lansung memasuki portal untuk keluar dari tempat tersebut.


Seluruh bayangan Damse telah kembali dan masuk kedalam tubuh Damse setelah memberikan cincin penyimpanan kepada Damse.


__ADS_2