Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Kedai Dahaga


__ADS_3

Mendengar ucapan Xhin, gadis kecil itu lansung bergegas pergi menyiapkan apa yang di pesan Xhin, "baik tuan, tuan tunggu sebentar"


Saat gadis kecil itu pergi menyiapkan pesanannya, Xhin mengeluarkan weed dan juga pipe miliknya. Dengan memunculkan api di ujung jarinya, Xhin menyalakan pipe sambil menarik nafas dalam-dalam.


Fhuuusss...


"Senangnya" batin Xhin menyandarkan punggungnya di kursi yang dia dudukin.


Beberapa saat kemudian gadis kecil itu kini telah membawa pesanan Xhin akan tetapi hanya arak yang dia bawa keluar.


"Tuan, maaf sebelumnya tuan, persediaan daging di tempat kami telah habis karn.."


"Hah... Kehabisan daging?"


"Iya tuan, beberapa hari belakangan ini beast monster menyerang desa kami, jadi persediaan makanan kami telah habis di beli semua, oleh para penduduk desa dan juga karena keadaan sekarang tidaklah aman jadi tidak ada pemburu yang keluar berburu" jawab gadis kecil itu.


"Beast monster? kalian sedang mengalami bencana seperti ini, apakah kalian tidak melaporkan prajurit di kota terdekat untuk meminta bantuan" Xhin bertanya.


Terdengar suara yang berseru dari tempat duduk di belakang Xhin,


"Kami telah mengutus seorang untuk melaporkannya akan tetapi para prajurit di kota kiwi sedang Mendapatkan tugas penting untuk mencari seorang buronan, kita juga telah mengutus orang yang sama pergi ke ibu kota untuk meminta bantuan akan tetapi sampai sekarang tidak ada bantuan yang datang, kami juga tidak tau itu orang masih hidup atau sudah mati"


"Para penduduk kota yang lain telah mengungsi ke ibukota, sedangkan para penduduk yang pergi ke kota kiwi kini kembali karena kota yang mereka tujuh telah hancur berantakan, bahkan lebih buruk dari desa mereka karena terdapat banyaknya bangkai para kultivator yang tergeletak hampir seluruh bagian sudut kota Kiwi" orang itu menjelaskan.


Setelah mendengar keseluruhan cerita tentang peristiwa yang sedang terjadi di desa itu, Xhin kemudian mengeluarkan sepotong daging yang sangat besar, daging itu merupakan daging beas monster tingkat kaisar dewa yang dia bunuh.


"Adik kecil, suruh juru masak kalian buatin daging panggang dan juga aku bisa menjual daging beast monster kualitas terbaik ke kedai kalian ini" ucap Xhin.


Mata semua orang tertua ke arah daging yang di keluarkan oleh Xhin tersebut, mereka meyakini kalau daging itu merupakan daging beast monster yang berada di tingkat kaisar dewa puncak, karena dilihat dari energi spiritual yang dikeluarkan dari daging itu sangat pekat dan mengintimidasi mereka yang berada di bawah tingkat Dewa Putih.


"Mohon tunggu sebentar tuan, aku akan memanggil kakakku" ucap gadis kecil itu lalu melangkah pergi.


Beberapa saat kemudian keluar seorang wanita cantik bersama gadis kecil tadi, pipi wanita itu seketika memerah saat manatap wajah Xhin yang tidak dalam kondisi menyamar.


"Ehm... Apa kamu puas melihat wajahku yang sangat tampan ini?" Ucap Xhin karena perempuan itu tidak menjawab pertanyaan Xhin sedari tadi.


"Eh.. maaf tuan" jawab perempuan itu sambil tersipu malu karena tertangkap basah Xhin kalau dia manatap wajah Xhin dengan sangat lama.


"Apakah kamu ingin berbisnis denganku?" ucap Xhin bertanya.


"Bisnis apa yang tuan maksud" balas perempuan tersebut.

__ADS_1


"Aku ingin menjual seribu daging beast monster tingkat saint, dan beberapa ratus daging beast monster tingkat dewa putih sampai tingkat Immortal" ucap Xhin.


"Itu jumlah yang sangat banyak tuan, keuangan kamu tidak sanggup untuk membayar semua daging itu, palingan hanya bisa membeli beberapa puluh ekor saja tuan"


"Hmm... Aku ada ide, bagaimana kalau kamu jual tempat ini untukku terus aku juga mempekerjakan kalian di sini. Kalian tenang saja nama tempat ini tidak akan aku ubah dan kalian juga bisa meningkatkan kultivasi kalian" ucap Xhin memberi penawaran.


"Keuntungan apa yang kami dapatkan kalau bekerja denganmu tuan" ucap perempuan itu bertanya.


"Seperti yang saya bilang sebelumnya dan juga kalian berdua bisa memperoleh saham sebesar 10%, kalau kalian kaga mau yah sudah" ucap Xhin sambil merokok.


"Apakah tuan yakin ingin membeli tempat ini, dengan adanya peristiwa penyerangan beast monster di desa ini aku yakin tempat ini juga bakalan hancur" ucap perempuan tersebut.


"Kalian tenang saja aku punya caranya, dan juga berapa harga tempat ini' ucap Xhin bertanya.


"Tempat ini tuan hanya perlu membayar seribu batu roh kualitas menengah" ucap perempuan tersebut dengan ragu-ragu menetapkan harga pada bengunan miliknya itu.


"Okay.. setuju" ucap Xhin lalu memberikan sekantong penyimpanan yang berisi seribu batu roh kualitas bawah.


"Aku kira harga yang aku tetapkan sangat mahal tetapi dia bisa langsung membayar tanpa memikir lama, seberapa kaya orang ini sebenarnya, apakah dia besar dari keluar kerajaan" batin perempuan tersebut bertanya-tanya.


"Lebih baik kamu pergi buatkan aku daging panggang yang enak" ucap Xhin.


Xhin kemudian masuk ke dalam shop sistem, sambil melihat layar hologram di depannya itu, Xhin mulai mencari jenis bangunan yang akan dia beli untuk menggantikan bangunan tua Kedai Dahaga.


Xhin kini melihat sebuah bangunan yang terlihat sangat megah di shop sistem.


"Sistem, berapa harga bangunan ini dan coba jelaskan apa saja pertahanan yang dimiliki bangunan ini"


[Tuan, bangunan ini merupakan bangunan untuk Hotel dan dilengkapi dengan restoran mewah dari lantai satu sampai lantai tiga, lantai empat sampai lantai tujuh merupakan kamar hotel, bangunan ini juga dilengkapi dengan array pelindung dewa tingkat Surgawi, dan 150 Formasi pertahanan berlapis-lapis yang dapat menahan serangan terkuat seorang kultivator tingkat Heavenly King tahap puncak, harganya 20.000 Poin sistem]


"Baiklah, beli juga pagoda sembilan lantai itu"


[Jumlah semuanya 50.000 Poin sistem tuan]


"Di shop sistem dijual bawahan seperti budak atau kaga"


[Ada tuan, tuan dapat membeli kartu pemanggilan budak di shop sistem, setiap karakter yang dapat memanggil oleh kartu pemanggil memiliki kemampuan masing-masing sesuai yang tuan inginkan]


"Kalau begitu aku akan lihat-lihat dulu" ucap Xhin.


Saat Xhin sedang melihat-lihat list karakter dari kartu pemanggil tiba-tiba perempuan tadi telah datang dengan beberapa piring daging panggang. "Silahkan nikmati hidangannya tuan selagi masih panas, aku akan menyiapkan tempat tidur buat anda tuan" ucap perempuan tersebut.

__ADS_1


Xhin lalu menyantap makanan yang di sajikan oleh perempuan itu "cukup enak juga masakannya"batin Xhin yang sedang mengunyah daging panggang.


Saat keasikan makan, Xhin merasakan adanya gelombang beast monster dalam jumlah besar menuju ke desa tersebut.


"Kesunyian dari tadi itu seperti kesunyian sebelum badai" ucap Xhin menyelesaikan suapan terakhir lalu berdiri seperti meregangkan otot-otot tubuhnya.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2