Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Memulai Pelatihan II


__ADS_3

Setelah menelan Pill pembentukan tubuh, perlahan tubuh Xhin terasa sangat panas, keringat bercucuran hingga membasahi baju.


Arrrhkkk!!


Xhin mencoba menahan rasa sakit sambil menyerap Pill pembentukan tubuh, hampir 1 jam menahan rasa sakit yang begitu menyiksa dan kini rasa sakit yang Xhin rasakan perlahan menghilang.


tubuh Xhin di selimuti cahaya berwarna hijau yang menandakan, Xhin selesai meningkatkan pelatihan tubuh tinggal sedikit lagi Xhin akan naik ke tingkat pembentukan Sumsum.


"Aku harus meningkatkan kekuatanku sebisa mungkin, agar kekuatanku kembali seperti kehidupan sebelumnya" gumam Xhin.


Xhin kemudian menelan Pill terakhir.


Arhk!


"Untungnya rasa sakit kali ini tidak sesakit pertama" batin Xhin


30 menit kemudian rasa sakit berangsur hilang.


"Kini tingkat pelatihan tubuh ku berada di tingkat tubuh Pembentukan Sumsum awal" ucap Xhin tersenyum.


Untuk untuk melatih tubuh sampai ke tingkat tubuh Pembentukan Sumsum sangatlah susah, butuh waktu dan sumberdaya yang tidak sedikit untuk mencapai Pembentukan Sumsum, tetapi dengan Pill pembentukan tubuh yang di buat oleh Xhin maka hanya dalam hitungan Jam.


"Sekarang waktunya menyerap Pill Liliang" ucap Xhin.


Xhin menelan tiga butir Pill, kemudian lansung meditasi untuk menyerap energi yang terkandung dalam Pill tersebut.


"Energi ini sangat besar, perutku terasa sangat sakit, aku harus cepat-capat menyerap Pill ini" ucap Xhin


Lima hari menyerap, kini Dantian Xhin telah di penuhi dengan energi spirit yang sangat besar dan hanya butuh beberapa saat untuk naik tingkatan.


Bang!


Bang!


Bang!


Terdengar 16 kali ledakan terendam dari dalam tubuh Xhin yang menandakan dia telah naik tingkatan, kini tingkat pelatihan Xhin berada di venerable 2.


"Pill ini begitu bagus, aku tidak akan menjualnya ke sembarang orang" Batin Xhin.


Jikalau orang yang mengetahui pelatihan Xhin naik begitu cepat maka orang itu akan langsung muntah darah, sebab, butuh waktu beberapa tahun untuk orang yang berada di tingkat pemula bisa naik sampai ke tingkat venerable dan Xhin hanya membutuhkan 5 hari, siapa pun pasti tidak akan percaya.

__ADS_1


"Aku sangat lapar, tapi bagimana dengan Mao Le, apakah dia berhasil meningkat, kayanya aku harus memberikan dia Pill tetapi dia tidak bisa menggunakan Pill Liliang, tubuhnya tidak akan mampu menahan Pill tingkat tinggi yang aku buat, nanti aku akan buat beberapa Pill dengan kualitas tinggi yang bisa dia pakai" gumam Damse.


Setelah itu Xhin menuju lantai satu untuk mengecek keadaan Mao Le, tetapi setibanya di sana Xhin melihat Mao Le yang baru selesai masak ikan hasil pancingannya.


"Xhin kamu pasti sudah lapar, ayo sini kita makan" Mao Le


Mereka berdua menikmati masakan Mao Le tersebut "masakan kamu enak ya" ucap Xhin.


"Ya ampun xhin, kamu itu semakin aneh, dari dulu juga kamu paling senang makan masakan ku, kenapa kamu ucapin kata-kata yang sama seperti pertama kali kamu merasakan masakan ku" ucap Mao Le.


"Tidak kok, cuman memuji kamu saja" jawab Xhin


"Bagi mana peningkatan pelatihan tubuh mu" Xhin bertanya.


"Aku lansung menelan ketiga Pill itu sekaligus rasanya seperti di bakar hidup-hidup, sangat tersiksa Xhin, untung tekat ku kuat, kalau tidak bisa mati aku" ucap Mao Le.


"Betapa bodohnya kamu Mao Le, Pill itu kamu harus pakai satu-satu, jangan ketiganya sekaligus, untungnya kamu beruntung kalau tidak pasti sudah mati" balas Xhin.


"Pantasan aku begitu tersiksa, kamu juga sih.. tidak bilang-bilang tapi Xhin, Pill yang kamu kasih itu sangat bagus, tingkat pelatihan tubuh ku saja sudah berada di tingkat pembentukan Sumsum awal" ucap Mao Le.


"Iya.. Pill itu merupakan Pill tingkat tinggi dengan khasiat 100%, di daratan ini tidak akan ada yang bisa membuat Pill sebagus itu" ucap Xhin.


"Xhin, kamu sangat hebat dalam membuat Pill, padahal kamu cuman sekali lihat dan lansung bisa membuat sendiri" ucap Mao Le.


"Pffutt.. Hahaha.. apa Dua tahun, Xhin kamu hebat ya di umur Dua tahun bisa membuat Pill, terus di umur tiga tahun kamu membuat apa? Pedang" ucap Mao Le sambil tertawa


Hampir satu jam akhirnya mereka berdua selesai makan, Xhin kemudian melatih teknik pedang yang dia kuasai pada kehidupan sebelumnya.


Damse memegang sebuah ranting pohon, Damse kemudian mengaliri energi spiritual pada Ranting tersebut.


"Tebasan bayangan"


Damse hanya sekali mengayunkan ranting yang berada di tangannya, tetapi muncul 7 siluet bulan sabit berwarna hitam melesat ke tengah danau.


Boom!!


Boom!!


Boom!!


Terdengar suara ledakan beruntun sebanyak tujuh kali di atas permukaan danau yang tadinya diam kini menjadi bergelombang besar.

__ADS_1


"Xhin jurus mu itu sangat Keren, dari mana kamu belajar jurus itu?" Ucap Mao Le yang sedang berlatih mengangkat batu besar.


"Hujan Pedang"


Xhin mengangkat tangannya ke atas, muncul ribuan pedang terbentuk di atas langit, kemudian Xhin mengayunkan tangannya ke bawah.


Ribuan pedang emas dengan ukuran seperti pedang pada umumnya, berjatuhan ke arah danau tersebut.


Boom!!


Boom!!


Boom!!


Terdengar bunyi ledakan beruntun yang sangat banyak, tetapi di saat Xhin melihat seperti akan terjadinya tsunami, tetapi Xhin lansung menghilangkan ribuan pedang emas tersebut.


Tsunami besar tersebut hendak menghantam kediaman Xhin dan Mao Le.


"Ice Queen"


Seketika tsunami besar tersebut menjadi beku, Mao Le menjadi terdiam dengan mulut terbuka saat melihat gelombang besar menjadi beku.


"Xhin ba- bagimana bisa, kamu memiliki kekuatan yang begitu menakutkan" ucap Mao Le.


"Heheh... Barusan tadi aku berlatih, tetapi aku kehabisan energi spirit" jawab Xhin dengan wajah pucat.


"Sekarang tidak ada lagi yang bisa melukai kita" Mao Le lari mendekati Xhin dan menggoyang-goyangkan tubuh xhin.


"aku tidak akan biarkan orang yang melukai saudara ku hidup tenang" ucap Xhin


"Aku akan mencairkan air danau dan mengembalikan energi spirit yang terkuras dan besok kita pergi ke Pagoda Lotus" lanjutnya.


Xhin kemudian mencarikan air danau, setelah itu Xhin bermeditasi untuk mengembalikan energi spiritnya yang terkuras.


Hampir enam jam Xhin bermeditasi untuk mengembalikan energi spirit yang terkuras saat latihan, kini Xhin selesai meditasi, Xhin melihat hari telah malam.


Malam itu, bulan bersinar terang dengan angin malam yang bertiup pelan, Xhin kemudian duduk bersandar di bawa pohon wisteria yang berada dekat danau, sambil menatap luasnya danau dengan pantulan bayangan ribuan bintang yang menghiasi langit malam.


"suasana tempat ini begitu indah" ucap Xhin.


Xhin kemudian mengingat kembali kenangan kehidupan sebelumnya, ingatan indah yang di penuhi dengan kebahagiaan saat dirinya bersama dengan Fanny dulu, hatinya sangat terasa bahagia dan tenang, ingat terus mengalir sampai pada saat dirinya melihat Fanny mati di bunuh oleh Dante, Perlahan hati Xhin terasa sangat sakit dan penuh dengan amarah.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2