Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Satu Lagi


__ADS_3

Dia sekarang sedang berpikir keras, bagimana dia bisa memperbaiki dunia Qilin yang terbelah dengan energi spiritnya yang tersisa sedikit.


Xhin langsung memiliki sebuah ide yang sangat bagus untuk menyerap energi spirit, tanpa menunggu lama Xhin langsung menyebarkan energi spiritnya yang tersisa menyatu dengan awan hitam.


Duaaarrtt!!


Deerrrrttt!!!


Duaaarrtt!!!


Terdengar suara gemuruh Petir yang menyambar di langit membentuk akar tumbuhan.


Xhin langsung menarik kembali energi spirit miliknya yang dilepaskan tadi, dan disaat yang bersamaan Xhin juga menarik Petir dalam jumlah besar masuk kedalam tubuhnya.


Kedua perubahan tubuh dewa yang tadinya mulai memudar di beberapa bagian tubuhnya, kini kembali perlahan pulih seperti sedia kala.


"Dunia sebesar apapun... Kalau aku yang menyambungnya, maka... Tersambunglah!!!" Teriak Xhin yang langsung menggunakan seluruh energi spirit miliknya.


Kraakkk!!!


Bamm!!!


Baammm!!


Baammm!!


Seketika belahan daratan Dunia Qilin langsung tersambung kembali. Xhin saat ini hampir kehabisan energi spirit, energi spirit miliknya tidak lagi banyak dan hanya tersisa 10 di dalam rumah energi atau Dantian.


Kedua perubahan tubuh kini lansung menghilang, tubuh Xhin kini kembali seperti semula ke wujud manusia.


Pedang Rebellion yang berada di tangannya juga ikut menghilang, kembali Masuk ke dunia jiwanya.


"Huh... Aku sangat kelelahan, akhirnya selesai juga" ucap Xhin yang lansung terjatuh dari atas udara.


Bamm!!!


Tubuh Xhin melesat menghantam tanah tidak terlalu kuat, hanya menciptakan sebuah kawah kecil di permukaan tanah, akan tetapi dia kini sangat kesulitan untuk bergerak, untuk bangun pun sangat kesulitan jadi Xhin saat ini sedang terbaring lemah dan hampir kehilangan kesadarannya.


[Tuan, misi tuan belum selesai... Masih ada satu iblis lagi yang tersisa]


Kesadarannya kini lansung kembali terjaga saat mendengar pemberitahuan dari sistem.


"Satu lagi, bukannya aku telah..." Ucap Xhin yang kembali mengingat jumlah iblis yang telah dia bunuh.


"Satu, tambah dua.. tigaa.. diawal, tambah dua lagi.. lima.. terus tiganya saat menggunakan hukum waktu delapan... Satu yang terkuat sembilan... benar sembilan! satunya lagi kemana ini, sial!! energi spirit milikku juga sudah hampir habis" ucap Xhin.


"Tuan Kae!!"


Terdengar suara teriakan tidak jauh dari tempat Xhin berada, Xhin lansung menyebarkan kesadarannya ke arah suara tersebut.


"Yao Yao!... Iblis itu yang belum aku bunuh" ucap Xhin saat melihat Yao Yao dalam keadaan tidak sadarkan diri di bahu iblis yang terakhir..

__ADS_1


"Yao Yao!! Aku tidak mampu bergerak lagi" ucap Xhin telah berdiri akan tetapi saat berusaha melangkahkan kakinya, lututnya gemetaran dan sangat kesulitan untuk mengambil langkah berikutnya.


"Kalian bertiga keluar" ucap Xhin memanggil bawahan bayangannya.


"To, Ti, Te aku menugaskan kalian bertiga memancingnya ke sini, ingat jangan sampai bertarung karena kekuatan kalian yg sekarang tidak sebanding dengannya, cukup bawah dia kemari dengan cara apapun" perintah Xhin.


"Titah Raja akan kami laksanakan" ucap mereka bertiga serempak lalu melesat ke arah Gi Yo Wuo.


Xhin langsung duduk bermeditasi untuk mengembalikan energi spiritualnya yang telah terkuras habis.


Sedangkan ketiga bawahan Xhin melesat dengan cepat menuju Gi Yo Wuo yang sedang berdiri menggendong Yao Yao, sambil melihat mayat Lon Kae yang terputus dua di atas tanah.


Karena merasakan kehadiran tiga orang yang sedang mendekatinya, Gi Yo Wuo lansung membentuk kuda-kuda untuk menyerang, akan tetapi saat melihat yang muncul adalah Lae So, Hun Po dan Hun Pi.


Gi Yo Wuo lansung tersenyum, akan tetapi ketiga orang yang berada di depannya lansung melesat pergi tanpa berbicara sepatah katapun.


Sama seperti kang ghosting yang datang dan menghilang setelah merasa nyaman :).


Kembali ke cerita...


Merasa ditinggalkan sendirian, Gi Yo Wuo lansung melesat mengikuti mereka bertiga.


"Hei.. tunggu aku dasar brengsek!!" Teriak Gi Yo Wuo yang merasa sangat kesal di tinggali.


Xhin saat ini sedang berusaha sebisa mungkin untuk menyerap energi Qi biasa, jumlah Qi biasa di dunia Qilin sangat tipis, sehingga untuk meregenerasi energi spiritnya akan sangat lama.


Xhin yang sedang bermeditasi kini telah merasakan kehadiran mereka bertiga yang di ikuti dengan iblis terakhir bersama Yao Yao yang sedang pingsan.


"Untuk berjalan saja aku sudah sangat kesulitan, apa lagi untuk terbang. Jika aku menggunakan energi spirit yang tersisa untuk membuka dimensi ke dunia Dewa, maka aku akan kehabisan energi spirit seutuhnya dan hal itu akan berpengaruh terhadap tingkat kultivasi ku, mungkin saja aku akan mengalami kemunduran" balas Xhin.


[Tuan, sistem menyarankan untuk menggunakan Teknik Penukaran Nyawa, dengan begitu tuan tidak akan menggunakan energi spirit]


Mendengar sara dari sistem, Xhin langsung memperluas kesadarannya sampai batas maksimal.


Clatak!


Seketika Waktu terhenti, sedangkan energi spirit miliknya tersisa 1 untuk menahan Dantian-Nya agar tidak mengalami kemunduran. Xhin lebih memilih menggunakan hukum waktu untuk menghentikan waktu beberapa saat untuk menyerap energi spirit.


Xhin tanpa menunggu lama lansung bersemedi menyerap energi Qi biasa yang sangat tipis, perlahan energi sprit berkumpul di sekitar Xhin mulai tebal, Hanya dalam enam puluh menit energi spirit yang dikumpulkan oleh Xhin sudah sangat tebal.


Setelah itu Xhin lansung memadatkan energi spirit yang berada di sekitarnya, dua puluh menit kemudian energi spirit lansung diserap masuk kedalam Dantian-Nya.


Kraakkk!!!


Traangg!!!


Seketika terdengar retakan kasar saat roda waktu kembali berputar, roda waktu kembali berputar akibat energi spirit milik Xhin tidak mampu menghentikan waktu lebih lama lagi.


"Sudah cukup untuk membunuhnya" ucap Xhin setelah energi spiritnya kembali terisi 10%.


Dreeett!!!

__ADS_1


Dreeett!!!


Dreerrreettt!!!


Xhin langsung melapisi tubuhnya dengan Petir Merah, sehingga dia terlihat seperti Dewa Petir.


Xhin lalu melesat sangat cepat kearah Gi Yo Wuo yang sedang mengikuti ketiga bawahan Xhin, sambil menggendong Yao Yao di bahu kanannya.


Tercipta aliran Petir sepanjang garis lurus saat Xhin melesat, bahkan pepohonan sekitarnya lansung hangus akibat terkena dampak Sambaran Petir milik Xhin.


To, Ti dan Te yang sedang melesat diikuti oleh Gi Yo Wuo, langsung terkejut saat Xhin melesat melewati celah yang terbuka di antara mereka bertiga.


Mereka bertiga melihat Xhin sekilas dalam bentuk slow motion, saat Xhin melesat melewati mereka.


"Rebellion"


Dalam sepersekian detik pedang Rebellion muncul di tangan Xhin yang sedang melesat dengan kecepatan penuh, ke arah Gi Yo Wuo.


Gi Yo Wuo seketika terkejut saat melihat cahaya petir merah melesat dengan sangat cepat, melewati celah di tengah mereka bertiga dan menuju kearahnya, dan juga Gi Yo Wuo tidak sempat menghindar dari Xhin yang melesat dalam kecepatan tinggi tersebut.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG... :)^^^

__ADS_1


__ADS_2