Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Menyelamatkan Xiao Zhu II


__ADS_3

Belum menyelesaikan ucapannya, tubuh raja orc lansung terpotong-potong, saat Xiao Zhu membalikkan tatapannya ke arah Xhin, dia melihat lelehan darah di ujung pedang berwarna kuning keemasan yang terbuat dari Qi, di tangan Xhin.


"Ayah sangat kuat, ratusan ribu pasukan ras orc dimusnahkan hanya dengan sekali lambaian tangan" batin Xiao Zhu tersenyum.


"Ayah! Pasukan orc yang telah di kirim oleh Raja orc untuk menginvasi benua tengah sangatlah besar, jumlah mereka hampir mendekati 6 sampai 7 juta, rata-rata dari mereka telah berada di tingkat Immortal King, sedangkan raja mereka yang tadi ayah bunuh berada di tingkat Immortal Emperor Tahap 7" jelas Xiao Zhu.


"Kamu berada di ranah Immortal Emperor tahap 7 juga tapi kenapa bisa di kalahkan olehnya" ucap Xhin bertanya.


Xhin menebak yang mengalahkan anaknya itu raja orc yang tadi dia bunuh.


"Fhuss... Mereka menyergapku dengan pasukan yang aku pimpin ayah, kita kalah jumlah dan mereka seperti tidak ada habis-habisnya aku bunuh, dan juga kekuatan fisik mereka sangatlah mengerikan, setelah energi spirit ku tinggal sedikit baru raja mereka keluar melawanku" jawab Xiao Zhu yang pelindung hukum ruang telah menghilang dari tubuhnya.


"Terus di mana prajuritmu Zhu'er, apa mereka di tawan di tempat berbeda?" Xhin bertanya.


"Tidak ayah... Mereka semua di makan oleh ribuan pasukan ras org, mereka memakan para prajuritku hidup-hidup" Xiao Zhu menundukkan wajahnya, rasa bersalah yang sangat besar merasuki hatinya.


Xhin tau perasaan anaknya yang kehilangan pasukan yang dia pimpin, apalagi dia melihat mereka semua mati di hadapannya, pasti itu sangat membuatnya terpukul.


"CK... Dasar bodoh, tidak perlu kamu merasa bersalah, mereka semua saja yang terlalu sial" ucap Xhin lansung mengetuk jidat Xiao Zhu.


"Ao... Keras sekali jari ayah, kepalaku serasa mau pecah" terlihat jidat Xiao Zhu memerah.


"ARISE"


Seketika semua pasukan ras orc yang Xhin bunuh lansung bangkit, tidak hanya pasukan ras orc tetapi raja ras orc juga bangkit.


"Kami makhluk rendahan menghadap Yang Mulia" ucap semua bayangan hitam yang baru Xhin bangkit lansung berlutut.


Xiao Zhu hanya terdiam mematung melihat ayahnya itu, dia terlihat seperti kagum dan ketakutan di saat yang bersamaan.


Xiao Zhu kagum karena teknik yang di gunakan ayahnya sangat hebat, di satu sisinya dia takut saat melihat kemunculan bayangan hitam yang terlihat seperti hantu.


"Apaan itu ayah! jangan bilang itu hantu!!" ucap Xiao Zhu mulai ketakutan.


"Hmm.. Bisa di bilang begitu..tapi mereka telah menjadi makhluk Sumon milik ayah" ucap Xhin.


"Dua ratus ribu? cukup untuk meningkatkan pasukan bayangan hitam yang lain, apalagi di tambah dengan jutaan jiwa yang akan mati, maka aku sudah mendapatkan keuntungan besar, tapi dari mana jumlah mereka bisa sebanyak itu... mungkin mereka sangat brutal saat membuat keturunan jadi banyak bangat jumlah mereka" batin Xhin sambil memikirkan cara mereka membuat keturunan.


"Ayok kita pergi, kita balaskan dendam para prajuritmu" ucap Xhin.


Xhin sebenarnya berniat untuk menghilangkan beban di hati anaknya agar tidak menjadi hambatan baginya dalam berkultivasi, jika hati dan pikiran tidak selaras maka akan tercipta halangan besar dalam berkulvasi.


Xhin kemudian melesat terbang dan di susul oleh Xiao Zhu, mereka berdua melesat ke arah ibukota kekaisaran Xiaoxhin.


Xhin dapat melihat dari jarak ribuan Mil menggunakan mata naga miliknya, Xhin melihat dengan jelas pertempuran besar yang sedang terjadi dari kejauhan.


"Ayah!! Kamu terbang terlalu cepat, aku tidak bisa mengimbangimu ayah" ucap Xiao Zhu yang berada jauh di belakang Xhin.


"Cepatlah, ayah bahkan 3 kali lebih cepat saat berada di tingkatan yang sama denganmu" ucap Xhin.


"Dah lah... Kata paman Mao Le dan Long Ju, ayah itu 'Monster' yang bahkan bisa mengalahkan lawan yang tingkat kultivasinya tiga tingkat lebih tinggi, bagimana ayah mau samakan aku dengan ayah" ucap Xiao Zhu dengan lesu.


"Jangan banyak bicara ayo cepat, nanti pasukanmu yang lain keburu di bantai loh" ucap Xhin mulai memperlambat laju terbangnya.

__ADS_1


"Kamu mau gak menunggangi beast spirit milik ayah, dia sangat cepat loh" ucap Xhin menawarkan.


Xhin sebenarnya bisa lansung berteleportasi dengan Xiao Zhu, tetapi dia ingin membuat anaknya terkesan.


"Hump.." Xiao Zhu mengangguk setelah mendengar tawaran dari ayahnya.


"Kiko keluarlah"


Kyyyaaakkk!!


Xiao Zhu terkejut saat melihat beast spirit terbang keluar dari tubuh Xhin, tubuh beast spirit itu perlahan-lahan membesar dengan lebar tentang sayap mencapai 30 meter dengan panjang dari kepala ke ekor mencapai 15 meter.


Dia terkejut bukan karena beast spirit yang keluar dari tubuh Xhin, melainkan karena jenis beast spirit milik milik ayahnya itu.


"P.. hoenix!! Itu Phoenix Es yang legendaris!! Bagaimana ayah bisa mendapatkannya!! ayahku sangat keren.." Xiao Zhu menatap Kiko dengan tatapan matanya yang berbinar.


"Ayok tuan muda, kita kalahkan kecepatan tuan" ucap Kiko terbang ke arah Xiao Zhu.


Xiao Zhu yang sedang terbang lansung melompat di udara, setelah berada di atas tubuh Kiko, Xiao Zhu lansung duduk menunggangi beast spirit itu.


Kyyyaaakkk!!!


Kiko mengepakkan sayapnya lalu melesat dengan kekuatan penuh menyusul Xhin yang berada jauh di depan mereka, terlihat Kiko meninggalkan jejak butiran salju membentuk garis lurus di belakangnya.


"Wow... Kecepatan terbang yang sangat luar biasa" ucap Xiao Zhu.


"Zhu'er, apa kamu ingin melihat yang lebih seru!!" Ucap Xhin saat melihat Kiko dan Xiao Zhu telah berada dekat di belakangnya.


"Apa itu ayah" teriak Xiao Zhu.


"Transformasi Wujud Naga Kuno, aktif"


Seketika tubu Xhin perlahan-lahan memanjang dan tubuh Xhin juga mulai membesar, kepalanya juga kini muncul sepasang tanduk bercabang yang memanjang ke belakang saat mulai berubah ke wujud Naga Kuno.


"Apa itu? Kenapa ayah terlihat seper... ti.. Naga" ucap Xiao Zhu yang kembali mematung.


Roooaarrhh!!!


Naga raksasa dengan tubuh di selimuti dengan bara api Ungu yang sangat panas, ukuran tubuh Xhin saat bertransformasi menjadi naga sangat besar, bahkan Phoenix Es saja terlihat sangat kecil jika berada di samping Xhin.


"Naga Phoenix!! tuan sangat luar biasa" ucap Kiko terbang menjauh dari Xhin, Kiko menjaga jarak dari Xhin karena api panas api Ungu yang membuat bulu sayapnya yang di lapisi pelindung es mulai meleleh.


"Ayah memang sangat keren... Kiko!! Apa aku juga dapat berubah seperti ayah?" Ucap Xiao Zhu.


"Eh... Tuan muda seperti itu sangatlah mustahil.... tuan bisa berubah seperti itu karena tuan telah mewarisi darah Raja Naga dan Raja Phoenix, itupun harus membentuk ulang tubuh jadi itu sangat mustahil, tuan muda" jelas Kiko.


|


|


|


|

__ADS_1


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2