
Xhin langsung membentuk sebuah segel tangan dengan sangat cepat, dia ingin membuat tornado untuk menghilangkan kabut beracun yang menghalangi jarak pandang mereka.
Jika untuk Xhin sendiri tidak masalah... karena dia dapat melihat menembus apa pun, tapi bagi teman-temannya yang lainnya pasti akan sangat kesulitan.
Jadi dia berinisiatif untuk menghilangkan kabut tebal tersebut.
"Tornado Kematian"
Xhin langsung melepaskan elemen angin dalam jumlah yang sangat besar, elemen angin yang di lepaskan Xhin lansung berputar membentuk pusaran angin yang sangat besar.
WHHUUUSSHH!!!!
Kabut Ungu yang menutupi lembah itu perlahan terhisap semuanya ke tengah pusaran angin, hanya dalam beberapa saat, lembah kabut lansung menjadi terang.
Pepohonan kering juga habis terhisap oleh tornado yang sangat besar, teman-teman Xhin juga hampir terhisap ke tengah pusaran angin.
akan tetapi berkat hukum Ruang yang Xhin gunakan untuk melindungi tubuh mereka masih aktif, jadi Xhin bisa mengendalikan hukum Ruang yang menyelimuti tubuh mereka masing-masing agar tidak terbang terhisap tornado itu.
Sedangkan Tornado Kematian terus berputar, elemen angin sangat kuat bahkan pepohonan kering yang ada juga sudah menghilang.
Kumpulan Beast monster Pteranodon yang tadi terlihat, kini mati dengan tubuh penuh dengan luka tebasan akibat terkena elemen engin milik Xhin.
Ditengah badai tornado yang terus berputar, muncul seekor beast monster yang sangat besar.
GOOOAAARR!!!
Mereka semua lansung menutupi telinga mereka, karena suara raungan monster besar tersebut bisa membuat mereka semua mengalami kerusakan pada pendengaran mereka.
"Beast monster apa itu, aku baru pernah melihat Beast Monster seukuran gunung seperti ini" ucap Chi Cheng sambil menutupi telinga dengan kedua telapak tangannya.
"Hydra!!! Bagimana bisa aku kembali menemukan Beast Monster ini, tapi ukurannya jauh berkali-kali lipat dari yang sebelumnya dan juga berada di Ranah Heavenly Immortal King " batin Xhin.
"kenapa dari tadi aku tidak bisa melihat beast monster ini, sial!!!" ucap Xhin membantin.
Terlihat tinggi beast monster Hydra yang berada di depan mereka ini memiliki tinggi sekitar 100 meter, rentang sayapnya bahkan dua kali lebih besar dari tubuhnya.
"Beast Monster macam apa ini, lebih baik kita kabur dari pada mati konyol" ucap Chi Cheng dengan tangan gemetaran.
"Xhin, aku belum nikah jadi kita pergi saja, aku masih ingin menikmati indahnya kehidupanku" balas Jixi yang terlihat sudah sangat ketakutan.
"Kepala Beast Monster itu berjumlah empat kepala, dan kita bahkan seperti semut di bawah kakinya, lebih baik kita kabur dari pada mati konyol saat berusaha melawannya" ucap Shan Dro yang mulai panik.
"Kalian pergilah, aku akan mengulur waktu, lagipula pelindung ruang di tubuh kalian tidak akan bisa menahan serangan beast monster itu" ucap Xhin.
"Velrion"
Xhin langsung mengeluarkan busur Velrion, tangan kirinya memegang busur sedangkan tangan kanannya lansung menarik senar Busur Velrion.
Saat menarik senar Busur Velrion, seketika muncul sebuah panah berwarna biru, Xhin langsung membidik dada Beast Monster Hydra raksasa tersebut.
__ADS_1
"Xhin apa yang kamu lakukan, kamu bisa mati jika melawan beast monster itu" ucap Yeu Fan menarik belakang jubah Emas.
"Pergilah... Aku akan baik-baik saja" jawab Xhin sambil membalikan kepalanya ke kanan dengan mata melirik ke arah Yeu Fan.
"Untuk sesaat biarkan aku memeluk" ucap Yeu Fan memeluk Xhin dari belakang.
"Hei... Apa yang kalian berdua lakukan, kematian sedang di depan mata dan kalian masih sempat-sempatnya bercinta" teriak Chi Cheng yang hendak terbang menjauh.
"Ehm... Kamu pergilah dengan mereka, aku tidak akan kenapa-kenapa... bahkan kematian pun takut kepadaku, jadi bagimana bisa aku mati" ucap Xhin sambil menyeringai.
Huuukkk... Huuukkk....
Badai besar yang Xhin buat malah semakin besar akibat sekali kepakan sayap dari beast monster Hydra...
GOOOAAARR!!!!
Beast monster Hydra meraung keras saat melihat Xhin dan yang lainnya, raungan Beast Monster Hydra membuat membuat Xhin dan Yeu Fan terdorong mundur beberapa langkah kebelakang.
"Pergilah, aku tidak bisa bertarung jika kamu masih berada di sini" teriak Xhin.
Mendengar ucapan Xhin, Yeu Fan lansung terbang melesat menyusul yang lainnya.
Sedangkan Xhin lansung berteleportasi ke kanan tidak jauh dari tempatnya, Xhin kembali menarik senar Busur Velrion.
Xhin mengalirkan api putih menyelimuti anak panah di tangannya.
"Panah Kematian"
Anak panah melesat dengan sangat cepat kearah beast monster Hydra.
Hwuuss!!!
Menyadari serangan Xhin yang sudah di depan mata, beast monster Hydra langsung mengepakan sayapnya, menciptakan angin kencang untuk menangkis serangan Xhin tersebut.
BOOOOMMM!!!!..
Saat gelombang angin menghantam anak panah milik Xhin, tercipta sebuah ledakan Yang sanagt besar menghantam beast monster Hydra.
"Aku rasa serangan itu tidak bisa melukainya" batin Xhin.
Benar saja, dari kumpulan kabut asap muncul satu persatu kepala beast monster Hydra.
Huuuaaakkkk!!!!
Beast monster Hydra langsung terbang melesat ke arah Xhin, permukaan tanah hancur saat beast monster Hydra menggunakan kakinya sebagai tolakan untuk melesat terbang.
Melihat itu Xhin tidak tinggal diam, dia langsung menciptakan seratus lingkaran formasi dengan menggunakan pikirannya.
"Formasi menyerang, Naga Petir"
__ADS_1
Dari lingkaran formasi utama yang paling besar, muncul naga Petir merah dan sembilan puluh sembilan lingkaran formasi kecil mengeluarkan elemen Petir merah memperkuat naga Petir merah dan juga menambah ukuran Naga Petir Merah pada lingkaran formasi utama.
"Serang"
Creeettt!!!
Naga naga Petir merah melesat kearah beast monster Hydra raksasa tersebut.
Keduanya melesat searah garis lurus, beast monster Hydra tidak menghindar tetapi lansung menerjang Naga Petir merah milik Xhin.
untuk sesaat semuanya terlihat dalam gerakan slow motion saat naga petir merah bertabrakan dengan beast monster Hydra.
BOOOMMMM!!!
Kembali tercipta ledakan dahsyat di atas langit saat keduanya bertabrakan, Beast Monster Hydra terpental jatuh kebawah menghantam tanah dengan sangat keras.
Dua kepala Beast Monster Hydra langsung hancur terkena ledakan Petir besar tersebut, di sayap kanannya juga hancur menyisakan sebagian dekat tubuhnya.
Dari kejauhan Shan Dro dan yang lainnya hanya terdiam menyaksikan pertarungan Xhin.
Bahkan beberapa dari mereka bersorak sambil memuji kemampuan Xhin dalam ilmu formasi.
"Xhin memang hebat... Aku yakin kemampuan Xhin dalam ilmu formasi sebanding dengan Dewa Formasi" ucap Shan Dro yang sedang mengamati pertarungan Xhin melawan Beast Monster Hydra.
"Benar... Xhin sangat hebat, aku yakin bahkan kita semua bergabung untuk melawannya sendiri pun tidak akan bisa menang" sahut Chi Cheng.
"Sudah tiga kali dia bertarung sendirian melawan musuh yang sangat susah kita hadapi, dan energi spirit miliknya seolah olah tidak pernah habis" ucap Jin Ton.
Akan tetapi beberapa saat kemudian tubuh beast monster Hydra langsung kembali beregenerasi.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
__ADS_1
^^^Bersambung... :)^^^