Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Murid Elite


__ADS_3

Sedangkan Xiang Yu langsung meletakkan tangannya di atas kristal Rune untuk mengetes jenis tubuh.


Jing!


(Jenis Tubuh, Tubuh Dua Galaxy)


Melihat itu semua orang lansung terdiam sama seperti Xhin sebelumnya, pemilik tubuh Dua Galaxy bagaikan harta yang tak ternilai di mata kultivator.


Sama seperti Lou Rin, Xiang Yu juga memiliki jenis tubuh yang sama, para Kultivator di dunia dewa akan sangat tergila-gila, bahkan mereka rela menghabiskan harta mereka untuk mendapatkan gadis bertubuh Dua Galaksi.


"Dengan begini semua orang telah mengetahui jenis tubuhku, aku tidak akan aman lagi, hanya Xhin satu-satunya orang yang bisa membantuku" batin Xiang Yu sambil melirik ke arah Xhin yang berjalan meninggalkan arena.


Para penguji yang melihatnya juga tidak kalah terkejutnya, mereka tidak menyangka akan menemukan gadis bertubuh Dua Galaxy mendaftar di Sakte Petir Langit.


Xhin yang belum jauh juga lansung balik menatap kearah Xiang Yu setelah mendengar jenis tubuh yang Xiang Yu miliki, Xhin tidak menyangka Xiang Yu juga memiliki jenis tubuh yang sama seperti Lou Rin.


"Aku tahu tubuhmu itu sangat berharga, jadi aku akan menjagamu semampuku, aku akan tidak ingin kehilanganmu yang ke dua kalinya" batin Xhin lalu lanjut berjalan.


Xiang Yu kini telah berada di depan kristal Rune kedua, untuk mengetes jenis elemen yang dia miliki.


Tanpa menunggu lama, Xiang Yu lansung menempelkan telapak tangannya di atas kristal Rune.


Jing!


(Jenis Elemen, Elemen Air)


Melihat Xiang Yu memiliki Elemen Air, para Kultivator langsung bersorak meneriaki namanya, terkhususnya para pria muda.


Ada juga yang perempuan yang menyukainya, hanya sebatas mengaguminya dan tidak lebih, tapi para wanita yang membencinya lebih banyak dari jumlah yang menyukainya.


Xiang Yu tidak memperdulikan mereka dan terus melanjutkan langkahnya ke meja berikutnya untuk mengetes tingkat Roh.


Sesampainya di depan kristal Rune berikutnya, Xiang Yu langsung meletakkan tangannya di atas kristal Rune.


Jing!!


"Tingkat Roh, Jade Hijau"


"Huh... Aku telah melatih Roh ku selama beberapa bulan, untuk sampai ke tingkat kedua ini sangatlah sulit jika dibandingkan dengan meningkatkan kultivasi" batin Xiang Yu.


Sebelumnya Xiang Yu telah berlatih sangat keras meningkatkan tingkat Roh tanpa menggunakan batu roh, Xiang Yu melatih Roh dengan cara bermeditasi di makam kuno.


Makam kuno sangat berbahaya bagi para Kultivator yang memiliki tingkat pelatihan Roh yang sangat rendah, akan tetapi makam kuno juga sangat menguntungkan bagi kultivator yang ingin menaikkan tingkat Roh.


Makam kuno memancarkan Aura kematian yang sangat kuat, dan hampir menyamai Aura kematian milik Xhin tetapi Aura kematian milik Xhin jika dikeluarkan semuanya maka akan mengungguli Aura kematian dari pemilik makam Kuno semasa hidupnya.


Pemilik makam kuno itu adalah seorang Dewa kematian, Dewa kematian dikalahkan oleh Dewa iblis lalu dibunuh jutaan tahun lalu sebelum perang besar-besaran yang melibatkan Jiang Fuyang atau Kaisar Dewa Pertama.

__ADS_1


Dengan berkultivasi di makam kuno, maka Kultivator itu akan merasakan siksaan yang luar biasa kuat, yang disiksa yaitu Roh mereka.


Semakin mereka bertahan lama di tempat itu, maka Roh mereka juga akan di tempah menjadi lebih kuat dan naik ke tingkat berikutnya.


Xiang Yu kemudian berjalan menuju ke meja terakhir, dengan di iringi sorakan para buaya jantan yang meneriaki namanya dan juga mereka lansung mengajaknya nikah, akan tetapi Xiang Yu terus melangkah menuju ke kristal Rune terakhir tanpa menghiraukan seorang pun.


Setibanya di depan kristal Rune terakhir, tanpa menunggu lama Xiang Yu lalu menempelkan telapak tangannya di permukaan kristal Rune.


Jing!!


(Tingkat Kultivasi, Dewa Putih Tahap 7)


Mereka semua yang menyaksikannya kembali di buat terkejut oleh Xiang Yu, Mereka tidak menyangka tidak hanya jenis tubuh dan tingkat roh, tetapi tingkat kultivasi Xiang Yu juga tidak kalah sangar.


"Nona Muda, kamu mendapatkan tempat menjadi bagian dari Murid dalam, karena Kouta Murid Elite telah penuh" ucap salah satu penguji memberikan token murid dalam.


"Terima kasih master" ucap Xiang Yu lalu mengambil token tersebut.


****


Di sisi lain


Xhin yang sedari tadi berjalan mengikuti kepala penguji, sepanjang perjalanan banyak sekali perempuan yang tergila-gila dengan ketampanan Xhin.


Bahkan ada juga yang telah meninggalkan pasangan mereka hanya untuk melihat wajah Xhin yang sangat tampan.


"Kamu harus berhati-hati, wajah tampanmu bisa saja menjadi bumerang bagimu" ucap kepala penguji kepada Xhin.


Kini mereka berdua telah tibah di depan sebuah bangunan mewah yang berada di pusat Sakte Petir Merah.


"Senior, bolehkah aku mengetahui tempat apa ini" ucap Xhin bertanya.


"Tempat ini adalah Tempat Pertemuan semua tetua dan master, dan tempat ini juga menjadi bangunan utama Sakte, karena di tempat ini master Sakte dan para master lainnya bekerja.


"Terus apa yang harus saya lakukan si tempat ini" ucap Xhin bertanya.


"Kamu terpilih menjadi bagian dari murid Elite, Jumlah murid elite hanya 10 orang di tambah dengan kamu" ucap kepala penguji.


"Dan aku membawamu ke sini untuk menemui Master Sakte" lanjutnya.


"Murid elite? Apakah aku sehebat itu di sini sampai-sampai lansung di angkat menjadi murid elite" batin Xhin merendahkan dirinya sendiri.


Mereka berdua lansung berjalan memasuki Bangunan tersebut, Kepala penguji kemudian membawa Xhin ke ruangan Master Sakte yang berada di lantai 4.


Mereka berdua berjalan menaiki tangga menuju ke lantai empat, saat tibah di lantai empat mereka berdua langsung menuju ke pintu masuk ke ruangan Master sakte.


Tok... Tok... Tok...

__ADS_1


"Masuk" terdengar suara dari dalam ruangan tersebut.


Cleeek!!


Kepala penguji lansung membuka pintu tersebut, Xhin sangat terkejut melihat orang yang berada di dalam ruangan itu.


"Bukankah orang ini yang tadi di tempat Pengujian masuk? Apakah dia adalah master Sakte. Cilaka tadi aku sudah berbicara kasar kepadanya" batin Xhin.


"Hormat Master Sakte" ucap kepala penguji.


Melihat Xhin tidak hormat kepada Master Sakte, kepala penguji lansung menyikut Xhin.


"Hei... tunjukkan sopan santun mu kepada Master Sakte" ucap kepala penguji dengan suara pelan tetapi dapat didengar dengan jelas oleh Master Sakte dan Xhin.


"Maaf, Salam Hormat Master Sakte" ucap Xhin menundukkan kepalanya.


"Bagus... menundukkan kepala bukan berarti mengalah, tetapi hanya sekedar menghargai dan menghormati senior, apalagi itu adalah Master Sakte" ucap kepala penguji saat melihat Xhin.


"Sudahlah, kalian berdua tidak perlu sehormat itu kepadaku, anggap saja kita adalah keluarga" ucap Master Sakte.


"Xhin, kamu pasti sudah di beritahukan oleh Tetua Bim Dio kenapa kamu bisa berada di sini" ucap master Sakte kepada Xhin.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^Bersambung... :)^^^


__ADS_2