
"Ada seseorang yang kekuatannya melebihi ku dan di tambah ke enam orang lainnya yang setara dengan ku, aku tidak akan bisa menghadapi mereka secara bersamaan." ucap Damse
"Dam Siapa orang itu, apakah dia sangat kuat?" Fanny bertanya.
"Aku tidak tahu, tapi kayaknya dia adalah pemimpin Primordial Demon" jawab Damse
"Garuda datanglah bersama pasukan mu, aku membutuhkan bantuan kalian" Damse memanggil Garuda
Seketika muncul sebuah portal, dari Portal tersebut keluar pasukan Garuda yang berjumlah 500 orang.
"Hormat yang mulia" teriak seluruh pasukan Garuda serempak.
"Semuanya berkumpul"
Tidak sampai 30 menit, pasukan boneka setan dan seluruh pasukan bayangan Damse telah berkumpul.
"Kalian semua bagi dua kelompok kemudian serang monster-monster itu dan juga Primordial Demon yang sedang membuat formasi pentagram" Damse memberikan perintah
Setengah pasukan milik Damse kemudian mengumpulkan energi spiritual dalam jumlah yang sangat besar, energi spiritual tersebut membentuk fluktuasi energi yang sangat besar, pasukan Damse langsung menyerang ke lima Primordial Demon yang sedang mengumpulkan penyerapan dengan membentuk segel pentagram.
Boomm!!!
Booomm!!!
Serang gabung tersebut membuat ke lima Primordial Demon yang sedang melakukan penyerapan terhempas, akan tetapi pemimpin Primordial Demon yang bernama Dante telah berhasil mengambil Pill hasil penyerapan tersebut dan ia kemudian menghilang di tengah ledakan.
"Kalian semua akan mati ketika aku memulihkan kekuatan jiwa ku" Dante lansung menelan Pill tersebut dan mulai menyerapnya.
Hampi 1 Jam menyerap Pill itu, kini sudah mulai ada tanda-tanda penerobosan dan tak lama kemudian terdengar suara ledakan teredam dari dalam tubuh Dante.
Woosh!!!
bang!
bang!
Bang!
Angin berhembus sangat kencang, debu-debu berterbangan akibat energi yang sangat besar keluar dari tubuh Dante.
"Gawat dia bertambah kuat setelah menelan Pill itu" gumam Damse.
__ADS_1
"Nana bagaimana cara menggunakan busur Velrion"
[Tuan hanya perlu menggunakan energi spiritual untuk di jadikan anak panah, tuan bisa menggunakan berbagai elemen untuk menggunakan busur Velrion, tetapi sebelumnya akan lebih baik tuan menyatukan jiwa dengan busur tersebut seperti pedang Rebellion]
Damse mengeluarkan busur Velrion dan tombak Hyperion Fury dari inventori sistem, kemudian melukai jarinya dengan pisau yang di buat menggunakan energi spiritual.
Setelah itu Damse meneteskan Darahnya di atas sebuah kristal biru yang berada di tengah busur, hal yang sama di lakukan juga pada Tombak Hyperion Fury.
Sama seperti saat melakukan pada pedang Rebellion, tetapi rasa sakit yang Damse rasakan 2x lebih sakit, karena Damse melakukan kepada dua senjata sekaligus.
Hampir 30 menit penyatuan telah selesai, Damse kini bermandikan keringat akibat menahan rasa sakit tersebut.
Setelah itu Damse menarik tali senar membidik salah seorang Primordial Demon yang sedang bertarung dikeroyok boneka setan milik Damse, kemudian mengalirkan Petir Ashura dan api hitam pada busur Velrion untuk menjadi panah.
Setelah Damse melepaskan anak panah kedua elemen, anak panah tersebut melesat membela kabut asap yang tercipta oleh pertarungan tersebut.
Swuusss!
Seorang Primordial Demon yang menyadari adanya bahaya mendekat, kemudian mencoba untuk menghindar dari serangan tersebut, tetapi semuanya telah terlambat untuk menghindar.
Dalam sekali kedipan mata, anak panah tersebut telah menembus tubuhnya sehingga Ledakan besar tercipta.
BBOOOMM!!!
Ledakan petir Ashura dan api hitam menghancurkan tubuh dan jiwa Primordial Demon tersebut.
Ledakan petir Ashura dan api hitam menghancurkan tubuh dan jiwa Primordial Demon tersebut.
"Mo Abb, Mo Han gunakan semua gunakan kapak Orglent untuk mengatasi musuh yang dapat beregenerasi" Dante mentelepati kedua bawahannya.
kapak Orglent merupakan kapak kembar yang terbuat dari tulang Naga hitam, kemudian di beri kutukan oleh penyihir gelap.
Kutukan yang terdapat pada Kapal Orglent yaitu untuk mengatasi musuh apapun yang mempunyai kemampuan regenerasi, bahkan dewa sekalipun akan kewalahan saat berhadapan dengan pengguna kapak Orglent.
Kedua Primordial Demon yang di beri perintah, lansung menggunakan kapak Orglent di kedua tangan masing-masing, kemudian membantai jutaan pasukan bayangan hitam milik Damse, bahkan boneka setan sekalipun di buat tak berdaya di hadapan kedua Primordial Demon yang menggunakan kapak Orglent.
Keduanya melakukan serangan kombinasi begitu baik, jurus andalan bagi pengguna kapak Orglent yaitu putaran hitam, keduanya berputar seperti gasing dengan kedua kapak Orglent di tangan kiri dan kanan.
Damse yang melihat pasukan jutaan bayangan dan boneka setan telah di bantai habis-habisan lansung memerintahkan Z yang berada di dalam tubuh Fanny.
"Z kamu keluar dan hadapi kedua Primordial Demon yang menggunakan kapak"
__ADS_1
Damse kemudian menggenggam tombak Hyperion Fury di tangan kanannya lalu mengalirkan petir Ashura dan api hitam.
Damse langsung melemparkan tombak Hyperion Fury dengan sekuat tenaga kearah seorang Primordial Demon yang sedang mempertahankan portal tempat jutaan monster yang keluar.
"Mati" tombak Hyperion Fury melesat bagaikan pisau yang memotong udara, bahkan angin yang di hasilkan membelah apa saja dan menciptakan sebuah lembah yang sangat besar.
Seorang Primordial Demon yang menyadari bahaya sedang mendekat, langsung membalikkan pandangan ke arah serangan tombak yang sedang melesat ke arahnya.
"Mati"
Crass!!
Tombak Hyperion Fury menembus dada kanan Primordial Demon tersebut dan menghancurkan tubuh bagian kanan atas, tetapi tombak Hyperion terus melesat dan tidak tahu berhenti di mana, kecuali Damse yang langsung memanggil tombak tersebut.
Setelah tubuh Primordial Demon tersebut hancur, Damse mengira Primordial Demon tersebut langsung mati, tetapi Primordial Demon itu langsung bertransformasi ke wujud iblis.
Wuush!!!
Ledakan gelombang kejut begitu kuat saat Primordial Demon tersebut bertransformasi.
Terlihat tubuh bagian kanan atas telah beregenerasi, kulit Primordial Demon tersebut telah berubah warna menjadi hitam, muncul juga kedua tanduk dan sepasang sayap seperti sayap kelelawar tetapi selimuti dengan api.
Damse seketika menjadi panik saat melihat kejadian tersebut dan dalam hitungan menit, seluruh pasukan Garuda di bantai olehnya.
Damse menggunakan hukum Ruang untuk membuka dimensi di belakang Primordial Demon yang telah bertransformasi.
Damse kemudian menggunakan hukum waktu dan memperlambat waktu menjadi 100x lebih lambat, Dengan cepat Damse muncul dan menebas kedua sayap Primordial Demon tersebut.
Arrhhkk!!!
Slash!!
Terdengar suara jeritan setelah kedua sayapnya telah putus, Damse kemudian memegang satu tanduk dengan tangan kiri dan menebas kepala Primordial Demon tersebut hingga terputus, Damse kembali menusuk jantung Primordial Demon tersebut.
Slash!!
Bamm!!
tiba-tiba Dante dengan cepat muncul di belakang Damse dan menebas tangan kiri Damse hingga terputus, Dante kemudian menendang punggung Damse sehingga Damse melesat menghantam tanah.
Setelah menendang Damse, Dante lansung melesat ke kediaman Cullet, Dante membantai satu persatu anggota Fraksi Naga Hitam hingga tersisa Fanny seorang.
__ADS_1
Di sisi lain, Damse telah memulihkan diri dengan menggunakan Pill Healing Max untuk meregenerasi tangannya yang telah terputus.
Seluruh boneka setan dan pasukan bayangan milik Damse telah habis di bantai dan tidak dapat beregenerasi kembali, Damse menjadi bingung melihat seluruh pasukannya tersebut.