Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Di tekan


__ADS_3

"Hahah... Dari tadi aku hanya diam karena aku menghargai calon istri ku, tapi kalian terus berulah bukan..? Aku mau lihat siapa katak yang sebenarnya dan siapa dari kalian yang akan membunuhku" ucap Xhin pelan tapi terdengar di telinga mereka semua.


"Kamu orang cacat emangnya bisa apa...? Hanya berlindung di belakang sang putri? Jangan berpikir kalau pengecut sepertimu pantas untuk menjadi raja kami!!" Dao He kembali mengatai Xhin.


"Anak muda, aku sangat menghargai Yang Mulia Putri jadi kamu jangan keterlaluan, kamu tidak tau siapa Macan dan katak di antara kita, untuk membunuhmu aku hanya memerlukan satu jari" ucap jendral Dao Sing melihat ke arah Xhin.


"Dari tadi kalian bacot terus anj*ng... sini baku hantam!" sahut Xhin yang mulai terbawa emosi.


"Hahah... Tuan putri jaga mulut pria simpananmu itu, karena pedangku tidak memiliki mata, bisa saja wajah cantiknya itu dibuat cacat olehku" ucap Dao He setelah Xhin membentak ayahnya.


Xiang Yu sangat marah mendengar ucapan ayah dan anak itu yang terus menekan Xhin, "Diam!! Aku mengundang kalian semua bukan untuk ribut dan menentang calon suamiku, aku mau menikah dengan siapa itu bukan urusan kalian dan kalian ingin mengalahkan Xhin Gege...? Aku merasa kalian tidak memiliki kemampuan untuk itu" Xiang Yu menatap kedua ayah dan anak itu dengan tatapan jijik.


"Hehe.. Begini saja.. kalau berani ayo kita bertarung, aku dan si cantik itu!" Dao He menunjuk ke arah Xhin, "bagimana kalau aku mengalahkannya kamu menikah denganku tuan putri" ucap Dao He menatap Xiang Yu.


"Sudah sangat lama aku mencium bau busuk kalian, kalian ingin menguasai Kerajaan Dewa Laut kan!!" Sahut Jendral Shao yang sudah sangat yakin akan keinginan jendral Dao Sing.


"Jangan kira akademi kerajaan dewa laut akan tinggal diam menyaksikan kalian menghancurkan kerajaan dewa laut!! Aku Zen Wu tetap mendukung putri Xiang Yu" ucap Patriak akademi kerajaan dewa laut.


"Hanya mengandalkan mu dan keluarga Shao? Keluarga lain telah berpihak kepadaku, jadi aku harap Yang Mulia Putri membuat pilihan dengan bijak, burung juga tau mana pohon rindang yang bagus untuk membuat sarang dan mana pohon kering yang tidak pantas untuk berlindung" ucap jendral Dao Sing berjalan ke depan semua orang.


"Apakah sekte Lautan Dingin juga telah berpihak kepada Jendral Dao?" Xiang Yu bertanya sambil menatap ke arah Master sekte Lautan Dingin.


"Mohon maaf Yang Mulia Putri, Sekte Lautan Dingin selama ini menerima pasokan sumberdaya untuk kelangsungan hidup Sekte ku, jadi kami tidak bisa melupakan kebaikan tuan Dao, maka dari itu kami dari Sekte Lautan Dingin mendukung penuh keluarga Dao" jawab master Sakte Lautan Dingin.


Xiang Yu tidak menyangka setelah kematian ayahnya, banyak sekali penghianat yang akan menentangnya demi kedudukan sang penguasaan kerajaan dewa laut.


"Jika dilihat dari luar... kerajaan dewa laut sangat makmur, tapi aku tidak menyangka di dalamnya serusak ini. Yu'er, aku sebagai calon suami mu akan membantumu memotong akar penghianatan agar orang-orang penghianat itu tahu kalau istri seorang Xhin tidak mudah di tindas dan tidak akan di tindas, aku akan tunjukkan kalau mereka berada di pihak yang sangat salah" ucap Xhin yang sedang duduk di atas takhta raja dewa laut.

__ADS_1


"Sebuah kerajaan tanpa pemimpin akan tercerai-berai, ibaratkan tubuh yang tidak mungkin akan yang hidup tanpa kepala, begitu juga dengan kerajaan ini yang semakin terpuruk tanpa adanya pemimpin, apalagi kita sudah sangat lama kehilangan sosok pemimpin yang hebat, tetapi itu semua tidak akan lama lagi karena aku telah menemukan sosok pemimpin yang baru, pemimpin yang sifatnya hampir sama dengan raja kita terdahulu, aku melihat sosok itu berada di pada Dao He" ucap Wushi Rao yang memiliki jabatan sebagai ahli astronomi yang selalu melakukan ramalan bintang.


"Puftt... Cerita dongeng yang sangat bagus, dasar orang tua bau tanah, sudah mau mati malah makin makin berbuat dosa" Xhin yang sedari tadi duduk di taktha raja kini lansung berdiri, "dari kalian semua jika ada yang bisa mengalahkanku maka kami bertiga akan angkat kaki dari kerajaan ini dan kalian juga bebas untuk menentukan raja dari kerajaan dewa laut" Xhin lansung mengeluarkan aura Dewa Alam puncak.


Karena mengetahui tingkat kultivasi Xhin berada di tingkat Dewa Alam, mereka semua lansung menertawakan Xhin. "Pfuutt.. Tuan putri, apakah anda menyetujui ucapan pria simpananmu ini?" Dao Sing bertanya untuk memastikan kalau Xiang Yu setuju akan undangan pertarungan dari Xhin.


"Umpan telah di tebarkan, tinggal menunggu si b*bi masuk ke dalam jebakan untuk di jerat" batin Xhin.


"Tuan Putri jangan gegabah, calon suami mu itu hanya berada di tingkat dewa alam" jendral Shao tidak ingin melihat Xiang Yu kehilangan haknya sebagai tuan Putri atau pewaris kerajaan Dewa laut.


"Jendral Shao, apa kamu belum mengerti diriku..? Apakah aku selama ini pernah bertindak ceroboh...?" Xiang Yu tau kalau jendral Shao tidak mungkin menolak setiap tindakan yang dia lakukan.


"Tenang saja jendral Shao, tingkat kultivasi calon suamiku yang sebenarnya sangat tinggi, bahkan dialah orang terkuat di kerjaan dewa laut saat ini" telepati Xiang Yu ke Jendral Shao.


"Hamba minta maaf tuan putri, hamba mu ini sudah meragukan keputusan mu" ucap jendral Shao.


"Jendral Dao, jika ada dari kalian yang bisa mengalahkan Calon suamiku maka aku bersedia melepaskan semua kekuasaan ku atas kerajaan dewa laut, tapi kalau calon suamiku yang memenangkan pertempuran, maka kedudukanmu sebagai Jendral tertinggi dicabut dan seluruh pasukan dan juga harta keluarga Dao diambil alih oleh kerajaan dewa laut" ucap Xiang Yu memberikan syarat.


"Kamu kira aku mau percaya ucapan mu begitu saja? setelah kalian kalah maka seluruh kekayaan di gudang istana dewa laut akan menjadi milikku pribadi... Hahah!" batin Jendral Dao Sing.


"Aku dari tadi tidak melihat batang hidung penasihat Kio, seseorang cepat panggilkan penasihat Ceng Kio kemari" Xiang Yu memerintahkan mereka.


"Mohon maaf sebelumnya Tuan Putri, wajar anda belum tau kematian penasihat Kio tiga bulan kemarin, penasihat Kio dibunuh di kediamannya dengan tubuh di belah di bagian bawah perut sampai bawah leher, penyelidikan telah dilakukan tetapi tidak membuahkan hasil sampai sekarang" sahut jendral Shao.


"Walaupun tidak membuahkan hasil tetapi anggota divisi hukum kerajaan masih terus melanjutkan penelitian untuk mencari dalang di balik pembunuhan penasihat kerajaan.


|

__ADS_1


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2