Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Xhin Vs Hun Po dan Hun Pi


__ADS_3

"Aku sudah membunuhnya terus... aku kembali membangkitkan dia menjadi bawahan ku, apakah kalian tidak senang... sini kalian berdua sekaligus maju lawan aku, dan aku juga akan membuat kalian seperti dia yang menjadi bawahan ku " jawab Xhin dengan santainya meremehkan mereka berdua.


"Hari ini kamu akan mati" ucap Hun Po dengan raut wajah yang sangat menyeramkan.


Mereka berdua langsung membentuk kuda-kuda lalu melakukan serangan combo kepada Xhin.


"Tebasan Pagoda neraka"


"Tebasan Neraka Berdarah"


Seketika muncul dua energi yang sangat kuat mengarah kepada Xhin, kedua energi kuat tersebut bergabung menjadi satu hingga berbentuk seperti laser yang sebesar pilar besar.


Xhin tidak tinggal diam, dia lansung mengalirkan api bintang ke pedang Rebellion.


"Tebasan Bayangan"


Seketika muncul delapan siluet bulan sabit delapan warna, yang terlihat seperti pelangi pada setiap siluet bulan sabit milik Xhin.


Serangan mereka bertiga melesat selaras dalam garis lurus, hingga saling berbenturan.


Booommm!!!


Tercipta Ledakan besar seiring dengan gelombang kejut yang sangat kuat, saat siluet bulan sabit pertama membentur bagian tengah laser besar yg mengarah ke pada Xhin.


Ledakan besar itu menghempaskan debu-debu seperti gelombang air, bahkan permukaan tanah menjadi hancur dan puing-puing lepengan tanah berhamburan akibat tekanan gelombang kejut yang tercipta.


Dari ledakan besar tersebut terlihat ketuju siluet bulan sabit yang tersisa membelah bagian tengah serangan combo Hun Po dan Hun Pi.


Hun Po dan Hun Pi yang melihat serangan Xhin terus memotong serangan mereka berdua dan terus mendekat, tanpa pikir panjang mereka berdua lansung melesat menghindar ke kiri dan kanan, karena serangan Xhin hanya tinggal beberapa meter saja di depan mereka.


BOOOMMMM!!!!


BOOOMMMM!!!


BOOOOMMM!!!


Seketika ledakan besar kembali terjadi, terlihat seperti awan jamur yang tumbuh bertahap dan di setiap kepala jamur tercipta gelombang cincin api yang sangat kuat.


Ledakan kali ini sangat dahsyat dari ledakan sebelumnya, karena ledakan kali ini terjadi secara beruntun dalam radius 100 kilometer dan juga intensitas api bintang sangatlah panas.


Akibat panasnya api bintang ,maka tempat yang terdampak ledakan besar itu lansung berubah dalam sekejap, tanah di tempat tersebut kini menjadi meleleh seperti lava panas.


Bahkan gelombang udara yang tercipta mampu menghanguskan seorang kultivator Dewa Alam kebawah, bahkan kultivator Ranah Kaisar Dewa pun dapat dipastikan tidak akan selamat dari ledakan besar tersebut.


ARRHHKK!!!


Terdengar suara jeritan dari Hun Po akibat terkena gelombang udara panas dari ledakan besar itu hingga membuatnya terpental cukup jauh.


Sedangkan Hun Pi terbang naik dengan sangat cepat sambil mengarahkan pandangannya ke bawah, karena gelombang udara panas semakin mendekat dirinya.


Saat Hun Pi membalikkan pandangannya ke atas lagi, dia seketika sangat terkejut dengan kemunculan Xhin di atasnya.


"Matilah" ucap Xhin dengan seringai yg sangat menyeramkan.

__ADS_1


"Tebasan kegelapan"


Xhin langsung mengayunkan pedangnya secara vertikal dari atas ke bawah, untuk menebas Hun Pi yang berada di bawahnya.


Traang!!!


Hun Pi dengan reflek menangkis tebasan Xhin dengan pedangnya, akan tetapi pedang Hun Pi lansung hancur begitu saja menjadi serpihan-serpihan kecil.


Slash!!!


Pedang Rebellion lansung membelah tubuh Hun Pi menjadi dua bagian, disaat yang bersamaan pedang Rebellion juga menyerap kultivasi Hun Pi lalu diberikan kepada Xhin.


Bang!!!


Bang!!!


[Selamat, tuan telah naik ke Ranah Kaisar Dewa 1]


[Selamat tuan telah naik ke Ranah Kaisar Dewa 2]


Tubuh Hun Pi lansung jatuh ke bawah secara terpisah. sebelum tubuh Hun Pi masuk kedalam lava panas, Xhin dengan cepat lansung membekukan seluruh bagian daratan yang meleleh menggunakan elemen ice abadinya, sehingga tubuh Hun Pi terjatuh di atas lapisan es tebal.


Xhin langsung menghilang lalu muncul di mayat Hun Pi yang berada di atas lapisan es.


"Bangkitlah"


Tubuh Hun Pi yang terbelah dua lansung kembali menyatu, Hun Pi lansung bangkit tetapi dengan tubuh yang berwarna gelap seperti Lae So atau To.


"Nama kamu yang sekarang adalah Ti, masuklah ke dalam bayanganku" ucap Xhin.


Seketika tubuh Ti mengeluarkan cahaya yang tidak terlalu terang dan bertahan selama beberapa detik, Ti lansung naik ke tingkat Immortal God, sama seperti To tingkat kultivasi Ti juga turun drastis akibat dihisap oleh pedang Rebellion.


Dua detik berikutnya Ti lansung masuk kedalam bayangan Xhin.


Hun Po dari tadi menyaksikan Xhin membunuh saudaranya lalu dibangkitkan kembali, dia kini mulai terbawah emosi. Dengan sangat cepat Hun Po terbang naik ke atas langit dengan kecepatan Maximal.


Setelah tiba di ruang angkasa yang lebih tepatnya lapisan pertama atmosfer, Hun Po lansung melesat turun dengan sangat cepat seperti meteor ke Xhin yang sedang berdiri.


Xhin langsung menengadah kepalanya menatap ke atas langit, kini dia melihat dengan jelas bahwa itu adalah Hun Po yang melesat turun menyerangnya dengan bantuan gravitasi.


Jika itu orang lain maka mereka pasti akan mengira bahwa itu adalah meteor yang sedang jatuh, tapi tidak bagi Xhin yang menggunakan pandangan Naga, jadi dia dapat melihat Hun Po dengan sangat jelas.


"Dasar iblis bodoh, aku akan menunjukan kekuatanku kepadamu" ucap Xhin sambil tersenyum.


"70 ribu sisik naga aktif"


Seketika sisik naga di tubuh Xhin kini semuanya lansung mengeluarkan cahaya Emas berkilau, urat-urat terlihat keluar seperti cacing di seluruh tubuhnya, otot-otot Xhin lansung mengeras dan lebih besar.


BRAAAKKKK!!!!


Tanah yang dipijak Xhin sebagai tolakan untuk terbang melesat langsung hancur retak seperti kawah besar, Xhin kini melesat naik ke langit menyerang Hun Po yang juga sedang melesat turun untuk menyerangnya.


Keduanya melesat sejajar menuju masing-masing dengan kecepatan tinggi, Hun Po melesat turun sedikit lebih cepat dari Xhin yang melesat naik.

__ADS_1


Terlihat gelombang angin saat keduanya melesat dengan kecepatan tinggi.


Hun Po lansung menyalurkan seluruh energi spirit miliknya ke pedang miliknya sehingga terlihat Aura Hitam pekat menyelimuti pedangnya.


"Tebasan membelah Neraka"


Xhin juga melakukan hal yang sama, tetapi dia tidak menyalurkan seluruh energi spirit miliknya, Xhin menyelimuti pedang Rebellion dengan Elemen Angin dan petir merah secara bersamaan.


"Kegelapan tak berujung"


BOOOOOMMMMM!!!


Seketika tercipta ledakan Supernova di atas langit, langit yang sebelumnya mulai gelap lansung menjadi terang sesaat seketika akibat ledakan besar tersebut.


Gelombang angin panas yang tercipta lansung meratakan beberapa gunung dalam sekejap, gunung yang berada tidak jauh dari merekalah yang hancur lebur.


Hutan yang tampak hijau lansung hancur terbakar akibat terkena dampak gelombang angin panas.


Sedangkan lapisan es tebal yang diciptakan Xhin juga langsung hancur berhamburan dan mengakibatkan lava panas dibawah lapisan es tadi kini berterbangan seperti hujan api.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG... :)^^^

__ADS_1


__ADS_2