Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Mendaftar Masuk Ke Sakte Petir Langit


__ADS_3

Terlihat ada yang aneh dengan para pelayan penginapan, bukan hanya pelayan tetapi orang-orang berada di penginapan dan seluruh orang di dalam kota kerajaan Shandian lansung berhamburan keluar dari kediaman mereka.


Penyebab mereka semua begitu yaitu, karena mereka baik yang sedang berkultivasi maupun yang tidak berkultivasi atau yang masih beristirahat, mereka semua menjadi terkejut karena energi spirit atau Qi dewa yang berada di dalam ruang lingkup kerajaan tiba-tiba menghilang.


Hanya dalam semalam Xhin membuat seisi kerajaan menjadi heboh, Dewa Petir lansung memerintahkan beberapa petinggi kerajaan untuk menyelidiki masalah tersebut, akan tetapi mereka juga menjadi bingung mau menyelediki dari mana.


****


Di sisi lain penginapan tengah kota kerajaan.


orang-orang atau para Kultivator sedang membicarakan tentang habisnya energi spirit yang terjadi dalam semalam.


"Energi Spirit di sini menghilang, bagimana bisa.." ucap salah Seorang pengunjung penginapan yang tampak sangat terkejut dan diikuti oleh para pengunjung penginapan dan para pelayan milik Xhin juga dapat merasakan hal yang sama.


"Benar, siapa yang bisa melakukan ini hal seperti ini di kerajaan Shandian, Apakah mereka tidak takut kepada Dewa Petir" ucap salah Seorang lainnya.


"Atau mungkin Dewa Petir yang membuatnya, tapi kenapa" ucap salah Seorang lainnya.


"Aku tidak yakin kalau ini ulah dewa Petir, dewa Petir tidak akan mungkin membuat kerajaannya akan menjadi seperti ini" balas orang tersebut.


***


Di dalam kamar penginapan.


Saat Xhin tiba di kamarnya, Xhin melihat Xiang Yu sedang tertidur dengan menyisakan tempat tidur yang sangat banyak.


Tidak menunggu lama Xhin lansung membaringkan tubuhnya di tempat kosong di samping Xiang Yu.


Saat mereka berdua tertidur tanpa sadar Xiang Yu memeluk Xhin, Xhin juga mengetahuinya tapi dia hanya diam saja dan terus melanjutkan tidurnya.


Keesokan paginya mereka berdua terbangun, saat Xiang Yu membuka matanya terlihat sesosok pria tampan yang sedang dia peluk, dan kepalanya berada di atas dada bidang pria tersebut.


"Selamat pagi Nona Yu, apakah kamu sudah puas memelukku" ucap Xhin menyadarkan Xiang Yu.


"Kyaa!!! Pria mesum, apa yang kamu lakukan terhadapku selagi aku tertidur" teriak Xiang Yu memundurkan tubuhnya turun dari tempat tidur.


"Apa kamu lupa nona Yu, semalam kamu yang menarikku ke tempat tidur, dan kamu juga memelukku dengan kencang, dan apa ini" ucap Xhin menunjukkan air liur Xiang Yu yang telah mengering di baju Xhin.


Xiang Yu menjadi malu seketika dengan wajah memerah saat mendengar ucapan Xhin, dan juga melihat Air liurnya di pakaian Xhin.


"Maaf, aku akan menggantinya dan untuk masalah yang terjadi hari ini aku mohon lupakan saja" ucap Xiang Yu dengan wajah memerah.


"Baiklah, sebagai ganti rugi kamu harus tinggal di sini dan tidak boleh kemanapun" balas Xhin.


"Tidak.. aku harus ini.. aku harus masuk ke Sakte Petir Langit, kalau tidak maka aku akan kehilangan kesempatan terakhirku" ucap Xiang Yu.

__ADS_1


"Kesempatan terakhir... Cepat katakan kesempatan untuk apa" ucap Xhin yang penasaran.


"Eh.. tidak ada" ucap Xiang Yu sambil menutup mulutnya dengan tangan kanannya.


Dia hampir saja membocorkan rencana balas dendam yang sudah dia rencanakan sejak awal.


Melihat tingkah Xiang Yu yang seperti itu membuat Xhin menjadi gemas, Xhin ingin sekali mencium bibir mungilnya itu.


"Apa yang ingin kamu sembunyikan dariku, cepat katakan atau aku akan mencium mu" ucap Xhin berjalan mendekati Xiang Yu.


"Aku mohon jangan mendekat, aku tidak bisa memberitahukan apa pun" ucap Xiang Yu dengan wajah memohon.


Melihat raut wajah Xiang Yu, Xhin lansung menghentikan langkahnya.


"Aku juga akan masuk ke Sakte Petir Langit jadi aku akan menjagamu jika kamu berada di sana" ucap Xhin.


"Kenapa kamu sampai segitunya, jangan sia-siakan hidupmu untukku, karena aku memiliki musuh yang sangat kuat" ucap Xiang Yu.


"Aku tidak ingin kehilanganmu untuk kedua kalinya, dan musuh mu juga adalah musuhku, aku juga mempunyai musuh yang hampir setara dengan Dewa Cahaya" ucap Xhin.


Mendengar musuh Xhin yang hampir setara dengan Dewa Cahaya membuat Xiang Yu menjadi terkejut, dia tidak menyangka bahwa Xhin juga memiliki musuh sekuat itu.


"Hei... Cepat bersihkan tubuhmu, jangan sampai kita terlambat mengikuti ujian masuk" ucap Xhin menyadarkan Xiang Yu yang masih melamun.


Xiang Yu langsung pergi ke tempat pemandian untuk membersihkan tubuhnya, tempat itu berada di dalam kamar mereka dan hanya tertutup oleh tirai tipis.


"Hei... Jangan ngintip ya" teriak Xiang Yu.


Xhin lansung membalikkan wajahnya saat mendengar teriakkan Xiang Yu, Xhin lansung menyelimuti tubuhnya dengan elemen air untuk membersihkan tubuhnya.


Setelah itu Xhin menggunakan elemen angin dan api membuat angin panas untuk mengeringkan pakaiannya, Karena Xhin tidak melepaskan pakaiannya sewaktu mandi.


Beberapa saat kemudian mereka berdua telah selesai lalu berjalan keluar, saat berada di lobi penginapan seluruh orang lansung menatap mereka berdua.


Keduanya terlihat sangat serasi, akan tetapi mereka tidak menghiraukan orang-orang yang menatap mereka berdua.


Mereka berdua langsung berjalan menuju Sakte Petir Langit yang berada di bagian selatan ibukota kerajaan Shandian.


Setibanya di gerbang Sakte, terlihat antrian panjang, mereka berdua langsung berbaur di barisan antrian untuk menunggu giliran mereka.


Setiap kultivator muda yang mendaftar akan di tanyai indentitas mereka, setelah itu mereka akan di tes jenis tubuh, Jenis elemen, tingkat Roh dan tingkat kultivasinya.


Xhin melihat saat di tes jenis tubuh, mereka meletakkan tangan mereka di sebuah kristal yang di pasangi Rune.


Banyak dari mereka yang memiliki tubuh biasa, dan rata-rata jenis elemen yang mereka miliki hanya satu yaitu elemen petir, ada juga yang memiliki dua elemen tetapi hanya beberapa orang.

__ADS_1


Bagi mereka yang memiliki jenis elemen Petir, mereka tidak memiliki tubuh Dewa Petir.


Karena jenis elemen bisa dikuasai, tapi tidak dengan jenis tubuh, jenis tubuh hanya bisa dimiliki sejak lahir atau di tempa seperti Xhin.


Tidak semua kultivator bisa menempa tubuh, untuk menempa tubuh diperlukan pengorbanan Roh dari pemilik tubuh yang akan ditempa.


Rata-rata dari mereka memiliki Roh tingkat Petarung dan kultivasi mereka berada di tingkat Immortal God.


Satu persatu terus maju untuk mengetes kemampuan mereka, tetapi sejauh ini belum ada seorangpun murid jenius yang muncul.


Saat Xhin dan Xiang Yu sedang menunggu, tiba-tiba datang seorang pria kepada mereka berdua.


"Hei.. cantik, apakah kamu bisa menemaniku malam ini, aku jamin kamu akan lolos ujian masuk Sakte Petir Langit" ucap pria tersebut.


l


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^Bersambung... :)^^^


__ADS_2