
"Saudara Yuan, kalia-" ucap Mao Le yang terhenti saat menyadari Xiao Xhie dan Xiao Yuan beserta Panther yang tidak ada di sampingnya.
"Tenanglah, aku saudaranya Xhin yang bernama Mao Le dan ini Long Ju saudara Xhin lainnya" ucap Mao Le menjelaskan.
"Maaf tuan Mao Le, prajurit rendahan ini terlambat mengenali kedua tuan" ucap prajurit tersebut sambil berlutut.
Seketika semua orang menjadi takjub, karena prajurit yang berada di tingkat yang lebih tinggi dari tingkat Saint saja bisa berlutut kepada Mao Le.
"Prajurit, siapa yang membuat kubah pelindung ini" ucap Mao Le bertanya.
"Saya tidak tahu tuan, kubah ini muncul tiba-tiba dan saya juga terkejut" jawab prajurit tersebut.
"Apakah Xhin yang membuat kubah ini, hanya dia saja yang bisa membuat Array dan tidak ada yang bisa selain dia" batin Mao Le.
Mereka semua lansung dengan cepat melesat menuju ke wilayah bagian Utara dan diantar oleh salah satu prajurit.
Prajurit tersebut juga sempat bingung karena balah bantuan yang datang sangat lemah, walaupun jumlah mereka sangat banyak.
Akan tetapi prajurit tersebut hanya diam dan tidak berbicara sepatah kata pun kecuali di tanya oleh Mao Le atau Long Ju.
Tidak berselang lama kemudian Puteri Xiao Xhie dan pangeran Xiao Yuan telah datang bersama dengan Panther, terlihat Puteri Xiao Xhie dan pangeran Xiao Yuan sangat cantik dan tampan saat menggunakan pakaian perang mereka berdua.
Mereka semua lansung bergegas menuju wilayah Utara, dua jam kemudian mereka telah sampai, di benteng perbatasan kekaisaran Xiaoqing bagian Utara.
Terlihat para prajurit tidak bertempur melainkan seperti sedang menonton sesuatu.
Dengan cepat mereka semua bergegas terbang ke atas untuk melihat apa yang sedang disaksikan prajurit kerajaan Xiaoqing.
Semua orang seketika terkejut, mereka sedang melihat dua orang sedang bertarung melawan beast monster yang sangat mengerikan.
Beast monster yang mereka kira itu tidak lain adalah Xhin, mereka semua lansung tercengang dengan pertempuran yang sangat jarang di saksikan tersebut.
Terlihat kedua orang tersebut tidak berdaya melawan beast monster tersebut, sesaat kemudian salah seorang dari mereka berdua lansung mati dengan tubuhnya berlubang, akibat terkena serangan mematikan dari makhluk misterius itu.
"Ayah, siapa pemilik beast spirit itu" ucap Xiao Yuan kepada Raja Xiao Dong.
Platak!
Raja Xiao Dong lansung menjitak kepala pangeran Xiao Yuan.
"Itu adalah kakak mu Xhin yang sedang berada dalam perubahan tubuh Dewa naga, bukan beast spirit" ucap Raja Xiao Dong yang membuat semua pasukan dari kekaisaran Xiaoxhin menjadi terkejut.
Mereka semua tidak menyangka bahwa Kaisar mereka mempunyai kekuatan yang sangat mengerikan seperti ini.
"Xhin kamu semakin jauh, kapan aku dan adik Ju bisa menyusul mu" batin Mao Le.
***
Xhin melemparkan tubuh Tetua Ling Zijuan yang telah dibakar dengan api hitam ke arah ribuan pasukan dinasti Ling.
Booomm!!!
Setelah tubuh tertua Ling Zijuan mendarat di tanah, tiba-tiba tubuhnya lansung meledak, dari ledakan tersebut membuat api hitam menyebar membakar ratusan pasukan dinasti Ling.
Mereka berusaha semampu mereka untuk memadamkan api hitam, akan tetapi api hita tersebut tidak kunjung padam, dan malah semakin membesar.
__ADS_1
"Bersiaplah untuk menemaninya" ucap Xhin kepada Ling Bonjai dengan tatapan tajam.
Xhin lansung memajukan tangannya ke depan, seketika terdengar suara retakan kasar.
Kraakk!!
Kraakkk!!!
Xhin merobek ruang, tangannya tiba-tiba mencengkeram leher Tetua Ling Bonjai.
"Kemarilah" ucap Xhin menarik masuk Tetua Ling Bonjai kedalam robekan ruang, seketika tetua Ling Bonjai keluar dari robekan ruang yang berada di depan Xhin.
"Makhluk fana seperti kalian ingin melawan seorang Dewa hah!!!" Teriak Xhin.
"Cengkraman 70 ribu sisik naga"
Krakk!!
Krakkkss!!!
Seketika kepala Tetua Ling Bonjai lansung terlepas dari badannya.
"Maka dewa akan menurunkan murkanya" ucap Xhin seiring jatuhnya tubuh Tetua Ling Bonjai.
Xhin kemudaian menghilang perubahan Dewa Naga, sesaat kemudian energi yang sangat kuat melapisi tubuhnya.
"Perubahan Dewa"
Swuuss!!!
Bang!!
Bang!!
Xhin lansung naik ke tingkat Dewa Hitam tahap Dua, walaupun tingkatan Dewa Hitam palsu, tetapi kekuatannya hanya berada setengah tingkat dengan tingkatan Dewa Hitam asli.
Terlihat sepasang sayap emas yang di selimuti oleh api, pupil mata Xhin berubah warna menjadi Emas dan dihiasi dengan garis hitam berbentuk seperti mata tombak di tengahnya.
"Tombak Hyperion Fury"
Xhin langsung mengeluarkan tombak Hyperion Fury, Xhin lalu mengalirkan elemen Petir Merah menyelimuti tombak Hyperion Fury.
Terlihat petir merah yang berkelap-kelip di ujung tombak Hyperion Fury.
"Belum cukup" ucap Xhin.
Xhin lalu mengalirkan ke enam elemen menyelimuti tombak Hyperion Fury, seketika tombak Hyperion Fury lansung berubah menjadi warna hitam pekat, terlihat fluktuasi energi yang sangat besar di atas langit.
Swuuss!!!
Xhin lansung melemparkan tombak Hyperion Fury kearah Kaisar Ling Young yang berada di atas tanah.
Terlihat Tombak Hyperion Fury melesat membentuk sebuah garis lurus membelah udara turun ke bawah.
"Energi yang sangat besar, Adik Ju ayo kita taruhan, aku menebak semua orang yang berada di bawah lansung mati" ucap Mao Le.
__ADS_1
"Tidak bisa kakak Le, aku juga memilih semua orang lansung mati" balas Long Ju.
Kaisar Ling Young ingin melarikan diri, akan tetapi tubuhnya seperti tidak bisa bergerak mengikuti keinginannya.
Tombak Hyperion Fury lansung melesat membela tubuh Kaisar Ling Young, seiring dengan terciptanya sebuah ledakan yang sangat besar.
BOOOOOMMMMM!!!!!!
Tercipta sebuah ledakan yang sangat besar, bahkan tercipta sebuah awan jamur raksasa, ledakan besar tersebut bahkan mencakup puluhan Mill, disertai dengan gempa hebat dan gelombang angin yang sangat kencang, jutaan pasukan Dinasti Ling lansung mati tidak tersisa.
Kraakkk!!!
Kraakkk!!!
Bammm!!!
Array pelindung yang dibuat oleh Xhin lansung hancur akibat tekanan angin dari ledakan besar tersebut, akan tetapi Xhin tiba-tiba muncul dan dengan sangat cepat dia membentuk segel tangan untuk membuat Array pelindung berlapis-lapis.
Gempa besar tersebut membuat banyak bangunan kerajaan Xiaoqing hancur, bahkan tembok benteng lansung runtuh seketika.
Ledakan tersebut berlangsung sekitar dua menit dan terasa seperti sebulan,
Setelah ledakan besar tersebut berhenti, terlihat sebuah jurang yang sangat dalam.
"Elemen tanah, tertutup"
Seketika jurang besar tersebut lansung tertutup seperti semula.
Semua orang menatap Xhin tanpa berbicara sepatah kata pun, bahkan Raja Xiao Dong juga hanya terdiam melihat ledakan besar yang diciptakan anaknya.
"kakak Xhin memang hebat" ucap Xiao Yuan.
"adik Ju, apakah taruhan kita tadi masih berlaku?" ucap Mao Le
"kakak Le, aku bukan orang bodoh yang akan bertaruh untuk kekalahan" jawab Long Ju yang masih sibuk membersihkan pasir di rambutnya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
^^^Bersambung... :)^^^
__ADS_1