
Seketika tercipta sebuah ruang yang sangat besar, ruang tersebut menutupi seluruh pasukan musuh yang berada di wilayah timur laut.
Jumlah musuh yang tersisa sekitar 56 ribu orang yang berada di dalam ruang tebasan yang muncul, jumlah itu sangatlah banyak dan ini pertama kali bagi Xhin membuat ruang tebasan sebesar ini.
Slash!!!
Slash!!!
Slash!!!
Tubuh seluruh pasukan musuh terpotong-potong di dalam ruang tebasan, tercipta genangan darah yang mengalir di atas tanah seperti sungai darah.
Pasukan kerajaan Xiaoqing dibuat merinding saat melihat kejadian tersebut, bahkan ada juga yang tidak kuat melihatnya sampai muntah-muntah.
"Yang mulia Putra Mahkota sangat hebat, hanya dalam hitungan jam dia bisa meratakan mereka semua" ucap salah seorang prajurit.
Pedang Rebellion terus menerus menyerap aura kematian dan jiwa prajurit dinasti Ling.
Xhin lansung melesat dengan cepat menuju ke arah Utara, dia tidak ingin membuang banyak waktu.
Beberapa menit kemudian Xhin telah sampai di daerah Utara perbatasan kerajaan Xiaoqing, terlihat jumlah musuh yang sangat banyak dan rata-rata dari mereka semua berada di tingkat Immortal, Xhin juga merasakan satu orang yang berada di tingkat Immortal God dan dua orang berada di tingkat Immortal Emperor tahap dua dan tiga.
"Tampaknya Kaisar Ling Young memusatkan serangan mereka di daerah Utara, aku juga tidak menyangka ada kultivator tingkat Immortal Emperor di kubuh mereka" Batin Xhin.
"Akan tetapi hasilnya sama saja saat berhadapan denganku yang merupakan Immortal Emperor puncak" lanjutnya dengan senyum jahat.
Xhin terus mengamati kaisar Ling Young yang sedang memanasi Raja Xiao Dong.
"Apakah hanya segini kemampuan Raja Xiao Dong yang terkenal, Raja Xiao Dong yang dikenal pemberani dan tidak akan tunduk dibawah kekuasaan dinasti Ling, hanya bersembunyi seperti ayam di dalam kandang!!! Di mana anakmu yang kamu banggakan itu hah!!! Ayah dan anak sama saja" teriak Kaisar Ling.
"Sama-sama penakut!!!" lanjutannya yang di iringi dengan teriakan pasukan dinasti Ling.
Raja Xiao Dong sangat kesal karena dari tadi di ejek, saat hendak terbang keluar dari Array pelindung, tiba-tiba terdengar suara dari balik awan.
"Tidak perlu ayah yang melawan mereka, aku saja sudah cukup" ucap Xhin yang menggunakan Qi untuk memperluas suaranya.
Seketika semua orang mentap ke arah Xhin yang sedang melayang di atas langit.
"Hohoho... Ternyata anak ayah sudah datang untuk mengantikan kematiannya" ucap kaisar Ling Young yang diiringi dengan suara tawa dari pasukannya.
"Tetua Ling Zijuan, tetua Ling Bonjai, aku serahkan dia kepada kalian" ucap Kaisar Ling Young.
Sring!!!
"Cukup aku saja untuk mengurus bocah ini" ucap Tetua Ling Zijuan yang mencabut pedangnya.
Krakkk!!!
__ADS_1
Tetua Ling Zijuan menggunakan kaki kanannya sebagai tolakan untuk melesat ke arah Xhin, tercipta retakan besar pada permukaan tanah saat Tetua Ling Zijuan melesat naik bagaikan pisau.
"Masih terlalu dini untuk melawan seorang Dewa!!!" Ucap Xhin yang tiba-tiba menghilang.
Swuuss!!!
Xhin tiba-tiba muncul di samping tetua Ling Zijuan, Ling Zijuan begitu terkejut dengan kemunculan Xhin dan tidak sempat bereaksi sama sekali.
"10 ribu sisik naga aktif"
Terlihat urat-urat menjalar di tubuh Xhin, seiring dengan munculnya sisik naga berwarna Emas yang di tutupi dengan api Phoenix.
"Turunlah, aku tidak mengijinkanmu terbang" teriak Xhin lalu melancarkan serangannya.
Baaammm!!!
Xhin lansung mendaratkan pukulannya tepat di dada Tetua Ling Zijuan, pukulan Xhin lansung masuk dan membuat belakang baju tetua Ling Zijuan hancur sebesar kepalan tangan.
Tetua Ling Zijuan melesat turun bagaikan turbo kearah ribuan pasukan dinasti Ling.
Kraakkk!!!
Booomm!!!
Seketika tercipta sebuah kawah besar yang sangat dalam, wajah Kaisar Ling Young menjadi panas melihat Tetua Ling Zijuan yang mendapat serangan telak dari Xhin.
Uhuk... Uhuk...
"Bonjai, tampaknya kita harus bekerja sama untuk mengalahkannya" ucap Tetua Ling Zijuan yang menelan Pill penyembuh.
Terlihat luka-luka di tubuhnya perlahan-lahan mulai kembali beregenerasi, sebenarnya efek Pill ini sangat lambat akan tetapi Ling Zijuan juga menggunakan energi spirit untuk menyembuhkan tubuhnya dan dibantu oleh Pill yang dia telan.
"Hahaha... Aku merindukan pertarungan kombinasi kita seperti dulu Zijuan" ucap tetua Ling Bonjai sambil mengeluarkan sebuah tongkat kayu yang terlihat sangat lentur, tetapi setelah di aliri energi spirit tongkat kayu itu lansung menjadi keras.
"Hahaha, baiklah aku kali ini tidak menggunakan hukum Ruang dan hukum waktu, kali ini akan menguji perubahan Dewa Naga" ucao Xhin yang membuat mereka semua melebarkan matanya.
Mereka baru saja mendengar Xhin menguasai hukum waktu dan hukum Ruang, mereka masih meragukan ucapan Xhin barusan tetapi tidak dengan pasukan kerajaan Xiaoqing, mereka sangat yakin ucapan Putra mahkota mereka tidak sekedar menakuti musuh.
Saat ini Xhin telah mengaktifkan 10 ribu sisik naga dan kekuatan fisiknya mencapai 1 juta ton, apalagi ditambah semua 60 ribu sisik naga sisanya, maka kekuatan fisik Xhin mencapai 7 juta ton.
Swuuss!!!!
Tetua Zijuan dan Tetua Bonjai lansung melepaskan seluruh energi spirit Mereka, titik Meridian kedua orang tua itu lansung melebar dan melepaskan energi spirit dalam jumlah yang sangat besar.
Bahkan ratusan prajurit dinasti Ling mati akibat tekanan dari mereka berdua, Kaisar Ling Young saja sangat kesulitan untuk bergerak akibat tekanan kedua orang tua tersebut.
Siiiuuu!!!
__ADS_1
Siiiuuu!!!
Keduanya langsung melesat naik ke atas dengan sangat cepat, Tetua Ling Zijuan melesat ke belakang Xhin sedangkan Tetua Ling Bonjai di depan Xhin.
Dengan sangat cepat Tetua Bonjai memutarkan tongkat kayu dan memainkannya seperti baling-baling helikopter yang berputar.
Crakk!!!
Tetua Ling Bonjai lansung membentuk kuda-kuda untuk menyerang dengan tongkat kayu berada di belakangnya dengan tangan kiri berada di depan dan tangan kanannya memegang tongkat kayu di belakangnya.
Dengan tetua Ling Zijuan juga melakukan cara yang sama tetapi tidak memutar-mutar pedangnya seperti Tetua Ling Bonjai yang memutarkan tongkat kayu.
"Langkah bayangan"
"Langkah angin"
Ucap tetua Ling Zijuan dengan langkah bayangan dan Tetua Ling Bonjai dengan langkah angin.
Keduanya langsung melesat menyerang Xhin dengan sangat cepat, bahkan kecepatan pergerakan mereka berdua Hampir menyeimbangi kecepatan Xhin tanpa menggunakan hukum waktu.
Tetua Ling Zijuan dengan cepat melesat bertukar tempat dengan tetua Ling Bonjai yang berada di depan, begitu juga sebaliknya dengan tetua Ling Bonjai yang bertukar tempat berada di belakang Xhin.
Dengan sangat cepat keduanya lansung melancarkan serangan mereka masing-masing kepada Xhin.
"Tebasan Langit Kecil"
"Putaran Tongkat Penghancur"
Traangg!!!
Baamm!!!
|
|
|
|
|
|
|
|
__ADS_1
|
^^^Bersambung... :)^^^