
Setelah selesai memurnikan Pil, Xhin lansung kembali ke Dunia Dewa, Xhin juga telah menugaskan Shan Dro untuk membeli sebuah bangunan yang sangat besar, bangunan itu dia gunakan untuk menjual berbagai jenis Pil dan peralatan kultivator dari senjata maupun artefak.
Setibanya di kediaman murid Xhin lansung mengeluarkan plat giok untuk melakukan pemanggilan budak.
"Lady Queen, datanglah!" Xhin lansung mengaktifkan plat giok pemanggilan budak.
Terlihat seorang wanita cantik keluar dari portal, "Salam hormat yang Mulia" ucap perempuan itu sibuk berlutut.
"Selamat datang Ledy Queen" Xhin menugaskan Ledy Queen untuk mengelola Toko peralatan kultivator yang dinamakan Paviliun Bintang.
Sebelumnya Xhin telah memiliki seluruh aset milik Ouyang Lhu, Ouyang Lhu merupakan pemilik dari Paviliun Merak, Paviliun Merak merupakan bisnis peralatan dan perlengkapan kultivator terbesar di kerajaan Shandian, bukan hanya Paviliun Merak tetapi seluruh bisnis yang bernama Merak adalah milik Xhin sekarang yang dia dapat setelah mengobati Ouyang Lhu.
Xhin mengganti nama Paviliun Merak kini menjadi Paviliun Bintang dan Xhin menggabungkan toko lama dan baru, Ouyang Lhu juga lansung di bawah Xhin ke Sekte Petir Langit, tidak hanya Ouyang Lhu tetapi semua bawahan Ouyang yang dia siapkan untuk bertempur kini berada di bawah perintah Xhin.
Xhin menjual senjata tingkat dewa yang di tempa oleh Master maupun murid-murid Sekte Petir Langit.
Paviliun Bintang tidak hanya menjual Pil dan peralatan kultivator, tetapi Paviliun Bintang juga menjual tanaman spiritual berbagai jenis yang berumur ribuan sampai jutaan tahun, termasuk tanaman spiritual yang sangat langka.
Tanaman spiritual yang berumur ratusan ribu sampai jutaan akan di lelangkan, hari pertama pembukaan paviliun Bintang membuat kehebohan di seluruh kerajaan Shandian.
Xhin juga tidak lupa memberikan 10 ribu Pil berbagai jenis ke Zuge Sha untuk dijual di kerajaan dewa tanah, karena Xhin telah menciptakan formasi teleportasi untuk melengkapi formasi teleportasi yang dia buat di belakang cabang Kedai Dahaga kerajaan dewa tanah.
Dalam seminggu Pil buatan Xhin itu diperebutkan oleh para kultivator dewa, kabar akan kemunculan Paviliun Bintang yang menjual sumberdaya kualitas tinggi membuat heboh segala penjuru dunia dewa, kultivator dewa dari negara dewa lain juga datang jauh-jauh untuk mendapatkan Pil buatan Xhin itu.
Untuk Pil Surya Xhin melelangnya dengan jumlah terbatas selama beberapa hari, sehingga Pil itulah yang paling diincar tetapi hanya keberuntungan bagi sebagian kultivator yang mendapatkannya.
Sedangkan sisa Pil Surga Xhin berikan kepada murid Sekte Petir Langit yang akan menembus ke tingkat Heavenly Immortal, Master Sakte Petir Langit juga telah menembus tingkat Heavenly Immortal saat menggunakan Pil Surya, dia juga orang pertama yang menembus ke ranah Heavenly Immortal menggunakan Pil Surya buatan Xhin itu.
Setelah master Sakte memasuki ranah Heavenly Immortal, tidak berselang beberapa Minggu satu-persatu murid elite juga menerobos ke ranah Heavenly Immortal, rata-rata dari mereka menghabiskan waktu sekitar dua bulan berkultivasi untuk menyerap khasiat Pil Surya dan juga mengubah seluruh Qi Dewa mereka menjadi Qi semesta untuk menerobos ke tingkat Heavenly Immortal 1.
Xiang Yu juga tidak ketinggalan, dia bahkan lansung menerobos ke tingkat Heavenly Immortal 2, sebelum melakukan penerobosan besar-besaran, Xhin sudah terlebih dahulu membuat sebuah tempat di belakang Sakte dan dijaga oleh beberapa tetua yang berada di Kaisar Dewa puncak, tempat itulah yang digunakan para bawahannya untuk menerobos ke tingkat Heavenly Immortal.
Dua belas kilatan petir kesengsaraan langit terus bermunculan setiap saat di langit Kerajaan Shandian, dulu sangat jarang dan bahkan belum tentu dalam lima ratus tahun para penduduk kerajaan Shandian dapat melihat kesengsaraan langit saat kultivator menembus tingkat Heavenly Immortal, tetapi sekarang mereka tidak lagi terkejut kalau ada kemunculan dua belas kilatan petir kesengsaraan langit.
__ADS_1
"Yu'er, kamu sekarang telah melangkah ke tingkat Heavenly Immortal jadi aku ingin kita pergi ke kerajaan dewa laut untuk meningkatkan kekuatan pasukan milikmu" Xhin tidak ingin menunda waktu lebih lama, karena dia akan memulai penyerangan dalam dua tahun mulai dari sekarang.
"Aku juga telah memikirkannya Xhin gege, pasukanku di kerajaan dewa laut juga sangat lemah. Rata-rata tingkat kultivasi mereka hanya berada di dewa alam dan hanya beberapa jendral yang berada di tingkat kaisar dewa" jawab Xiang Yu.
"Kamu bersiaplah, sekalian beritahu Yao Yao kalau kita bertiga besok berangkat ke kerajaan dewa laut, aku akan pergi ke Paviliun Bintang untuk mengurus beberapa hal terlebih dahulu"
"Baik Xhin Gege" Xiang Yu lansung melesat pergi ke kediaman murid elite.
Xhin lansung teleportasi ke Paviliun Bintang, saat Xhin memasuki pintu Paviliun Bintang kedua penjaga lansung memberi hormat kepadanya, para pengunjung seketika terkejut saat mengetahui pemilik Paviliun Bintang adalah seorang pemuda yang sangat tampan.
ada juga beberapa kultivator dari negara dewa lain yang mengenal Xhin sebagai buronan yang di beri harga tinggi oleh kerajaan dewa tanah, harga kepala Xhin di nilai 1 juta batu roh kualitas tinggi, seluruh penjuru dunia dewa telah mengenal nama sang pembantai.
mereka yang pergi ke kerajaan Shandian hanya dapat melihat Xhin tanpa berbuat apa-apa, mereka hanya menunggu Xhin keluar dari kerajaan Dewa Petir untuk memenggal kepalanya.
Xhin tidak menghiraukan para pengunjung, dia lansung menuju ke tempat Ledy Queen berada.
"Hormat yang mulia" ucap Ledy Queen saat melihat Xhin memasuki ruangannya, Ledy Queen yang tadinya sedang duduk di kursinya lansung berdiri, dia mempersilakan Xhin untuk duduk di kursinya itu.
"Untuk penjualan yang Paviliun Bintang dapatkan dari awal pembukaan sampai sekarang telah mencapai 10 juta batu roh kualitas tinggi tuan" jawab Ledy Queen sambil memberikan sebuah cincin penyimpanan.
"Kamu pegang separuh, kalau nanti ada yang datang untuk menjual inti beast monster kamu beli saja, aku akan ke kerajaan dewa laut jadi aku harap kamu bisa mengurus paviliun Bintang dengan baik, jangan lupa kamu sesekali pergi ke Kedai Dahaga untuk membantu Bio Bio" ucap Xhin setelah menyimpan setengah dari isi cincin penyimpanan yang di berikan Ledy Queen.
"Baik yang mulia"
"Aku juga ingin kamu memperluas usaha Paviliun Bintang dengan membangun toko cabang di beberapa kota yang berada di kerjaan ini" ucap Xhin lalu berjalan keluar.
"Perintah dari yang mulia akan aku laksanakan" jawab Ledy Queen.
Setelah keluar dari ruangan Ledy Queen, Xhin lansung melakukan teknik teleportasi, dia lansung muncul di depan kediamannya.
Bio Bio yang menjalankan kedai Dahaga juga tidak kalah dengan Lady Queen, tiap hari Kedai Dahaga sangat ramai bahkan hampir tidak tersedia tempat di seluruh lantai.
|
__ADS_1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
^^^BERSAMBUNG...^^^
__ADS_1