Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Menempa Tubuh


__ADS_3

"Roh Naga, apa berikutnya" Xhin bertanya.


"Tuan, ambilah air suci ini, jangan takut kehabisan karena kolam ini adalah mata Air Suci" ucap Roh Naga.


Mendengar itu Xhin lansung memasukan air suci ke dalam dunia Verden, Xhin juga membuat kolam air di sana untuk menampung air suci.


Xhin menguras habis air suci, untungnya air suci ini akan kembali terisi dengan sendirinya, karena mata airnya tidak mati.


Xhin langsung berjalan keluar dari Goa suci, melihat Xhin keluar beberapa Tetua menjadi bingung.


Xhin langsung berjalan keluar dari Goa suci, melihat Xhin keluar beberapa Tetua menjadi bingung.


Karena Xhin baru saja masuk dan saat mereka melihatnya keluar setelah beberapa saat kemudian, jadi itulah yang membuat mereka bingung.


Mereka berpikir Xhin tidak tahu cara menggunakan air suci jadi dia ingin bertanya kepada master Sakte.


"Senior, aku pamit dulu" ucap Xhin.


Xhin lansung terbang menuju ke kediaman Liu Gao, setibanya di sana Xhin lansung masuk ke kamarnya.


Xhin lalu mengeluarkan token giok untuk pergi ke dunia Naga, setelah masuk ke dalam portal dimensi Xhin tiba di dalam Goa Naga.


"Roh naga, apa selanjutnya" ucap Xhin bertanya.


"Tuan buatlah sebuah kolam lagi untuk menampung darah Qilin, dan jangan lupa membuat jalur untuk darah mengalir yang berpusat di tengah ke tiga kolam " ucap Roh Naga.


Mendengar itu Xhin lansung menggunakan elemen tanah, Xhin membuat kolam yang memiliki ukuran yang sama dengan kedua kolam lainnya, Xhin juga membuat jalur mengalirnya darah yang berpusat di antara ketiga kolam.


"Langkah selanjutnya, tuan tuangkan 30 botol darah pohon suci ke masing-masing kolam dan juga tuan masukan air suci kedalam masing-masing kolam"


Mendengar itu Xhin lansung mengeluarkan 30 botol darah pohon suci lalu dituangkannya ke masing-masing kolam dengan jumlah yang sama rata, Xhin juga mengeluarkan air suci lalu dimasukannya ke dalam ketiga kolam dengan jumlah yang sama.


Seketika ketiga kolam darah lansung bercahaya, darah yang sebelumnya berwarna merah kini berubah menjadi warna Emas.


"Langkah terakhir yaitu, tuan lepaskan baju bagian atas lalu duduk bersila untuk menyerap darah ketiga kolam yang ada, dan juga tuan harus kuat menahan rasa sakit"


Mendengar itu Xhin kemudian melepaskan bajunya, Xhin lalu berjalan ke tengah jalur aliran yang berada di antara ketiga kolam, Xhin lalu duduk bersila untuk menyerap darah dari ketiga kolam tersebut.


"Tuan, ini adalah saat terakhir perpisahan kita berdua, aku akan menggunakan rohku untuk menempa tubuh tuan, setelah selesai aku akan menghilang dari dunia jiwa tuan" ucap Roh Naga.

__ADS_1


"Aku sungguh berterima kasih kepadamu Roh Naga, kamu telah banyak membantuku, dengan pengorbananmu kali ini aku tidak akan gagal untuk membunuhnya" ucap Xhin.


"Setelah ini tubuh bintang yang tuan miliki akan naik ke tingkat suci dan tuan juga akan memiliki darah Phoenix yang menggantikan darah tuan dan tubuh Naga, darah Qilin akan merangsang pertumbuhan sisik Naga, jadi tuan bersiaplah untuk merasakan rasa sakit yang sangat menyiksa" ucap Roh Naga.


"Dan juga tuan bisa menggunakan esensi semesta dari baja semesta ini meningkatkan tubuh naga ke tingkat suci, hanya itu saja yang ingin aku sampaikan, berjuanglah Tuan" lanjutnya.


"Apapun itu aku sudah siap saat pertama kali menapaki kaki di jalan berdarah ini dan aku akan melakukan saran terakhir darimu Roh Naga" ucap Xhin lalu menutup matanya, Xhin memfokuskan pikirannya untuk menyerap darah Naga.


Roh naga lansung mengorbankan inti jiwanya, perlahan jiwa Roh Naga mengeluarkan cahaya berwarna Emas, seiring dengan darah dari ketiga kolam yang mengalir turun menyelimuti tubuh Xhin.


ARRHHKK!!!!


Xhin menjerit kesakitan, dia merapatkan giginya hingga terdengar suara retakan kasar dari rahangnya.


Rasa sakit kali ini merupakan rasa sakit yang tidak pernah dia bayangkan, Xhin terus menjerit keras hingga beberapa saat.


Kini dia tidak lagi menjerit karena pita suaranya telah rusak, perlahan Xhin kehilangan kesadarannya.


Tubuh Xhin perlahan meleleh seperti lilin yang terkena api, tulang-tulangnya juga ikut melebur dengan dagingnya yang menyatuh dengan darah ketiga kolam yang berada di jalur aliran.


Waktu berlalu dengan cepat, satu bulan kemudian tubuh Xhin perlahan mulai kembali terbentuk, darah di ketiga kolam juga terus mengalir.


****


Raja Xiao Dong memerintahkan seluruh pasukan untuk mencari Xhin, akan tetapi mereka tidak menemukannya di manapun, bahkan master Sakte juga ikut mencarinya karena mendapat perintah dari Raja Xiao Dong.


Alasan kenapa Raja Xiao Dong mencari Xhin adalah, karena usia kandungan Lou Rin telah masuk bulan ke sembilan dan hanya tinggal menghitung hari untuknya melahirkan.


Raja Xiao Dong tidak ingin Xhin melewati kelahiran anaknya, karena Xhin juga tidak kunjung pulang, Lou Rin juga ikut bersedih.


Dua bulan berlalu tubuh Xhin mulai terbentuk, terlihat kerangka tulang Xhin telah sepenuhnya terbentuk, kini sudah tiga bulan Xhin menempa tubuhnya.


Lou Rin juga telah melahirkan seorang anak laki-laki tanpa didampingi oleh Xhin, seperti Zhu Lian saat melahirkan.


Raja Xiao Dong terus mengerahkan pasukan untuk mencari keberadaan Xhin, akan tetapi hasilnya masih nihil.


****


Di sisi lain

__ADS_1


Kaisar Ling Young telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kerajaan Xiaoqing, jumlah pasukannya kini mencapai 10 juta kultivator dengan tingkat pelatihan saint sampai tingkat Immortal dan dua orang diantaranya berada di tingkat Immortal Emperor tahap dua dan empat.


Kaisar Ling Young mengumumkan mereka akan menyerbu kerajaan Xiaoqing dalam tiga bulan kedepan, karena dia akan melakukan pelatihan tertutup selama tiga bulan penuh.


Mata-mata yang di tugaskan Raja Xiao Dong lansung pergi melaporkan informasi tersebut kepada Raja Xiao Dong.


Mendengar itu raja Xiao Dong menjadi panik, pasalnya jumlah yang akan mereka hadapi terlalu banyak dan dia juga sedang mencari keberadaan Xhin yang membuat pikirannya bercabang.


Terpaksa Raja Xiaoqing lansung menggunakan Pintu dimensi yang dibuat Xhin menuju ke Benua tengah untuk mengungsikan rakyat kerajaan Xiaoqing.


Lou Rin dan Zhu Lian yang ditugaskan untuk meminta ijin dari raja Jing Dong.


Saat tibah di benua tengah, Lou Rin sangat terkejut, dia tidak menyangka rumah danau telah berubah menjadi sebuah istana yang sangat megah.


Merasakan kehadiran Lou Rin dan Zhu Lian, Panther lansung melesat menyambut kedatangan mereka berdua.


"Ternyata yang mulia ratu telah melahirkan" ucap Panther.


"Panther, apa yang terjadi dengan rumah danau? Dan di mana Mao Le berada" ucap Lou Rin.


"Di dalam yang mulia, Mao Le sedang bersama dengan pejabat Jing Dong" ucap Panther.


"Apa!! Sejak kapan raja Jing Dong menjadi pejabat dan siapa sekarang Raja kerajaan Jingziao" ucap Lou Rin bertanya.


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^Bersambung... :)^^^


__ADS_2