Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Membantu Yao Yao berkultivasi II


__ADS_3

Orang-orang yang melihat itu telah mengetahui bahwa itu adalah perbuatan Xhin, mereka berpikir Xhin sedang berkultivasi mengembalikan energi spirit yang terkuras akibat pertarungan tadi.


Energi spirit yang masuk ke dalam tubuh Yao Yao sangat banyak, karena dia juga sedang menggunakan kristal hati untuk menggandakan energi spirit dua kali lebih banyak.


Kini energi spirit telah memenuhi Dantian-Nya, karena energi spirit yang terkandung di dunia Qilin yaitu Qi biasa, maka Xhin tidak perlu lagi untuk mengubah energi spirit di dunia tersebut.


Bang!!


Terdengar suara Ledakan terendam dari dalam tubuh Yao Yao yang menandakan dia telah naik tingkatan ke ranah Extreme 3.


Bang!!


Bang!!


Bang!!


Tidak berselang lama kini terdengar kembali tiga kali ledakan terendam dari dalam tubuh Yao Yao.


Kini sudah satu Minggu Xhin menyalurkan energi spirit ke dalam tubuh Yao Yao untuk membantunya mempercepat menaikkan tingkat kultivasi.


Bang!!!


Bang!!


Bang!!


Kini kembali terdengar suara Ledakan terendam sebanyak lima kali yang menandakan Yao Yao telah menerobos ke tingkat Expert dan kini Tingkat kultivasi Yao Yao berada di Ranah Expert 2.


Di luar array waktu masih berjalan beberapa menit, tetapi di dalam array telah satu Minggu terlewati.


Untuk pertama kalinya di dunia Qilin selama jutaan tahun terjadi fenomena awan kesengsaraan Petir.


Duaatt!!!


Daaarrrtt!!!


Terdengar suara gemuruh Petir dari atas langit kediaman Raja kota.


Xhin yang menyadari akan hal itu lansung melemparkan pedang Rebellion hingga mengambang dua meter di atas kepala Yao Yao.


Orang-orang yang sedang bekerja mempersiapkan pesta perayaan kini terdiam sambil menyaksikan pemandangan langkah tersebut.


"Hei... bukankah itu kesengsaraan langit, ini pertama kalinya aku melihat kesengsaraan langit semasa hidupku" ucap salah seorang warga kota.


"Benar... itu kesengsaraan langit yang pertama selama jutaan tahun, aku tidak menyangka dapat menyaksikannya" jawab warga kota lainnya.


"Tapi siapa yang menarik kesengsaraan langit itu, apakah dewa Xhin yang melakukannya" lanjutnya.


"Aku rasa bukan, jika seorang dewa menarik kesengsaraan langit maka akan sangat berbahaya bagi kita semua di sini, karena dampak dari kesempurnaan langit milik seorang dewa sangat mengerikan" jawab warga kota yg pertama kali menyadari kesengsaraan Petir.


"Apa mungkin Puteri Yao Yao? hanya dia orang yang paling tepat, karena dewa Xhin adalah calon suaminya... pasti dewa Xhin sedang membantu Puteri Yao Yao berkultivasi" jawab warga kota tadi.


Kini awan hitam terlihat akan segera melepaskan Petir yang pertama, karena terlihat petir telah berkumpul di suatu titik untuk siap dilepaskan.

__ADS_1


Duaaarrtt!!


Kesengsaraan Petir yang pertama pun terjadi, kini terlihat petir biru melesat turun kearah Yao Yao yang sedang bersemedi menyerap energi spirit.


Pedang Rebellion yang sebelumnya berada di atas kepala Yao Yao, langsung menghalangi kesengsaraan Petir menyambar tubuh Yao Yao.


Pedang Rebellion lansung menyerap Kesengsaraan Petir pertama sampai habis, tidak berselang lama kini kesengsaraan Petir kedua telah dimulai.


Duarttt!!!


Terlihat petir biru dengan ukuran sedikit lebih besar dari kesengsaraan Petir pertama, melesat turun dengan sangat cepat menyambar kearah Yao Yao.


Akan tetapi pedang Rebellion masih mengambang di atas kepala Yao Yao untuk menangkis kesengsaraan Petir, sedangkan Xhin terus menyalurkan energi spirit kedalam tubuh Yao Yao.


Duarttt!!!


Duaaarrtt!!!


Selama kesengsaraan Petir terjadi, pedang Rebellion menyerap semua kesengsaraan Petir milik Yao Yao.


Sedangkan Yao Yao masih terus berkultivasi, kini sudah satu bulan di dalam array.


Susah tidak terhitung lagi suara Ledakan terendam didalam tubuh Yao Yao, saat dia naik ke tingkat Saint dan kembali mengalami kesengsaraan Petir.


Xhin menggunakan cara yang sama yaitu, dengan menggunakan Pedang Rebellion sebagai perisai kesengsaraan Petir, sedangkan Xhin melakukan hal yang sama yaitu menyalurkan energi spirit ke dalam tubuh Yao Yao secara terus-menerus.


Satu bulan kembali berlalu dan ini adalah bulan kedua semenjak Yao Yao berkultivasi, dan sudah tidak terhitung lagi suara Ledakan terendam dari dalam tubuh Yao Yao.


Energi spiritual yang terkandung di dalam radius 500 Mil telah habis diserap dan juga dua tumpukan batu mulia dan kristal energi murni juga telah habis diserap.


Kristal Hati di kedua telapak tangan Yao Yao juga telah hancur, karena telah selesai dipakai.


Xhin langsung mengambil pedang Rebellion yang mengambang di atas mereka, saat Xhin menyentuh gagang pedang Rebellion.


Seketika energi spirit dalam jumlah besar mengalir masuk ke dalam tubuhnya, kini energi spiritnya telah pulih sebanyak 40%.


Saat Yao Yao membuka matanya, dia melihat hari kini telah gelap.


"Xhin Gege, sudah berapa lama kita berkultivasi" ucap Yao Yao bertanya.


"Aku rasa baru enam jam" jawab Xhin.


"Apa!! Enam jam, padahal aku merasa aku telah berkultivasi dalam waktu yang cukup lama" batin Yao Yao dan hanya menunjukkan ekspresi terkejut.


Melihat Yao Yao seperti kebingungan, Xhin langsung menjelaskan kepadanya.


"Semua ini terjadi karena aku juga menguasai hukum waktu sehingga aku memanipulasi waktu di sekeliling kita dan hanya kita yang terkena dampaknya" jelas Xhin.


"Manipulasi waktu? Apakah Xhin Gege bisa menghentikan waktu?" Ucap Yao Yao.


Xhin kemudian memegang tangan Yao Yao, terlihat kunang-kunang sedang terbang lalu hinggap di bunga-bunga dan tanaman spirit yang berada di dalam tanaman.


Clatak!!

__ADS_1


Saat Xhin menjentikkan jarinya, seketika semuanya tiba-tiba terhenti begitu saja, Yao Yao yang melihat hal tersebut sangat terkagum-kagum dengan calon suaminya itu.


Kunang-kunang yang tadinya berterbangan, kini diam tidak bergerak di udara dan terlihat sangat indah di tengah langit malam.


"Xhin Gege Ini... sangatlah indah" ucap Yao Yao memegang kunang-kunang yang terhenti akibat pengaruh dari hukum waktu.


Clatak!!!


Dengan sekali jentikan jarinya, kini waktu mulai berjalan seperti semula.


"Ayok kita pergi, kayaknya orang-orang sedang menunggu kita" ucap Xhin kepada Yao Yao.


"Tunggu sebentar, aku mandi dulu dan Xhin Gege juga harus mandi membersihkan diri" ucap Yao Yao.


"Baiklah... Ayok kita pergi, tapi ingat Yao'er jangan terlalu lama karena mereka semua pasti sedang menunggu kita" ucap Xhin.


"Tidak akan lama kok" jawab Yao Yao.


Mereka berdua lalu membersihkan diri masing-masing, Xhin mandi di tempat pemandian para tamu sedangkan Yao Yao di kamarnya sendiri.


Beberapa menit kemudian kini keduanya telah selesai mandi... Pakaian Xhin dibersihkan otomatis oleh sistem, karena jubah emas dilengkapi oleh sistem jadi bisa dibersihkan otomatis oleh sistem.


Xhin juga menyuruh sistem untuk merubah warna jubahnya menjadi warna biru dengan corak Phoenix dan naga berwarna putih, menghiasi jubah miliknya.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^BERSAMBUNG... :)^^^


__ADS_2