Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Melawan Beast Monster Hydra


__ADS_3

Akan tetapi beberapa saat kemudian tubuh beast monster Hydra langsung kembali beregenerasi.


Satu persatu kepala beast monster Hydra tumbuh, mulai dari terbentuknya leher yang kemudian memanjang dan yang terakhir munculnya kepala yang memiliki rahang yang besar dan kuat dari sebelumnya.


Tumbuh empat kepala beast monster Hydra dan kini jumlah kepala menjadi enam kepala, sayapnya juga yang tadi hancur kembali pulih seperti semula.


"Sial... Aku akan sangat kesulitan untuk membunuh yang satu ini, sebelumnya saja aku kewalahan apalagi yang lebih kuat seperti ini" batin Xhin.


"Api bintang juga sangat menguras energi spirit, aku tidak bisa menggunakan api bintang secara terus menerus" batin Xhin.


Xhin sebenarnya bisa mengalahkan beast monster Hydra di depannya itu dengan api bintang, tetapi dia kembali berpikir jikalau beast monster Hydra tidak lansung mati saat menggunakan api bintang maka Xhin lah yang akan berada di dalam masalah.


Penggunaan api bintang sangat membebani tubuh Xhin dan juga sangat menguras energi spirit dalam jumlah yang sangat besar, bahkan bisa mencapai setengah dari jumlah Qi yang Xhin miliki.


jika Xhin kehabisan energi spirit dengan sangat cepat, maka dapat di pastikan beast monster Hydra akan sangat mudah untuk membunuhnya.


Jadi Xhin lebih memilih menggunakan teknik berpedang karena dengan pedang Rebellion di tangan Xhin, dia tidak akan mudah kehabisan energi spirit selama dapat melukai lawannya menggunakan pedang Rebellion maka energi spirit akan terhisap ke


"Baiklah... Kali ini aku akan mengerahkan seluruh kemampuanku" ucap Xhin dengan tatapan tajam.


Huusshh!!!


Lonjakan energi spirit dalam jumlah yang sangat besar merembes keluar dari tubuh Xhin, dia lansung melapisi tubuhnya dengan Hukum Ruang berlapis lapis.


"Perubahan Dewa aktif"


"Perubahan Tubuh Dewa Naga, aktif"


Seketika Xhin langsung memasuki dua perubahan sekaligus dan ini adalah kedua kali baginya menggunakan dua perubahan tubuh sekaligus, yang pertama saat di Dunia Qilin dan yang kedua yaitu sekarang.


Saat Xhin memasuki dua perubahan tubuh, seketika rambut putih Xhin lansung tergerai seperti tertiup angin kencang, seluruh tubuhnya di penuhi dengan sisik naga berwarna Emas dan juga diselimuti oleh api Phoenix.


Muncul sepasang sayap berwarna putih di punggungnya dan diselimuti oleh api Ungu, terlihat tubuh Xhin sangat berotot dan juga Xhin seketika lansung naik ke Ranah Heavenly Immortal 2.


Saat Xhin memasuki kedua perubahan tubuh, rekan-rekan tim lainnya yang sedang bersembunyi di balik awan lansung tercengang.


Jika Xhin perubahan Dewa saja mereka tidak akan bereaksi seperti itu, tetapi seperti yang mereka lihat kalau perubahan Dewa milik Xhin Sangatlah berbeda dan juga aura yang dia pancarkan sangat mengintimidasi.


"Perubahan mode Dewa yang sangat aneh... Xhin terlihat seperti monster tetapi dia masih mempertahankan ketampanannya, bahkan Xhin malah semakin tampan" batin Yeu Fan yang menyaksikan Xhin dari kejauhan bersama teman-temanya yang lain.


"Rebellion"

__ADS_1


Xhin langsung mengeluarkan pedang Rebellion, seketika aura kematian yang dikeluarkan pedang Rebellion membuat udara di sekitarnya menjadi hitam.


Tdak hanya aura kematian tetapi energi yang dikeluarkan oleh pedang Rebellion juga sangat besar.


"Dengan pedangku ini... aku akan menyerap seluruh kultivasimu Beast Monster jelek" batin Xhin sambil terkekeh.


Xhin melesat dengan sangat cepat kearah Beast Monster Hydra, akan tetapi saat Xhin berada di udara dia tiba-tiba merasakan tekanan Aura intimidasi yang sangat besar.


"Sialan!!! Tekanan ini terlalu kuat, heavenly Immortal King memang sangat hebat" Batin Xhin.


Xhin terus berusaha terbang mendekati beast monster Hydra, dengan mengeluarkan semua Aura kematiannya untuk mengatasi tekanan intimidasi, akan tetapi tekanan yang dia rasakan semakin besar karena beast monster Hydra memperkuat tekanan intimidasi kepada Xhin.


Clatak!!!


Karena sudah tidak kuat lagi menahan tekanan intimidasi, Xhin langsung menjentikkan jarinya untuk menghentikan waktu.


Seketika semuanya perlahan berhenti, akan tetapi dia masih saja merasakan tekanan besar pada tubuhnya.


Jika bukan karena tubuh fisiknya yang berada di tingkat suci dan juga dalam perubahan dua tubuh sekaligus, maka dapat dipastikan tubuh Xhin sudah hancur dari tadi.


"Kenapa aku masih merasakan tekanan intimidasi dari beast monster Hydra? Bukannya...?" Ucap Xhin terdiam saat melihat beast monster Hydra bergerak dengan bebas saat Xhin menghentikan roda waktu di tempat tersebut.


Crryyyaaaakkk!!!!


Kraakkk!!!


Kraakkk!!!


Saat di gigit beast monster Hydra, pengaruh hukum waktu yang di buat Xhin seketika menghilang.


Teman-teman Xhin kini mencari keberadaan Xhin, tetapi mereka tidak dapat melihat di mana Xhin berada.


Akan tetapi mata Shan Dro juga sangat tajam, dia melihat ada yg salah pada salah satu kepala beast monster Hydra yang berada pung tengah.


"Sial!! Xhin dalam bahaya... Dia sekarang berada di dalam mulut beast monster itu, coba kalian perhatikan baik-baik kepala Beast Monster bagian tengah... Mulutnya seperti mengunyah sesuatu" ucap Shan Dro.


"Apa mungkin Xhin telah di makan" balas Chi Cheng.


"Be.. benar itu Xhin" ucap Jixi saat melihat pedang Rebellion terlepas dari tangan Xhin.


Pedang Rebellion lansung jatuh tertancap di atas tanah.

__ADS_1


Saat mereka melihat Xhin di makan, mereka semua seketika terdiam bagaikan patung yang tidak bergerak.


"Xhin..." Ucap Yeu Fan dengan suara bergetar.


"Xhin!! Kamu tunggu saja, aku akan menyelamatkanmu" teriak Yeu Fan yang ingin Melesat pergi kearah beast monster Hydra.


Akan tetapi Shan Dro lansung menahan tangan Yeu Fan "kamu tidak boleh pergi, dia sana sangat berbahaya dan beast monster itu juga bukan tandingan kita semua walaupun kita menyerangnya bersama-sama" ucap Shan Dro.


"Tidak!! Aku harus menyelamatkan Xhin, kita sampai di tahap ini karena dia... Apa kalian lupa" teriak Yeu Fan dengan suara serak karena dia sedang menangis.


"Kita juga ingin membantunya... Tapi itu sama saja dengan mengantarkan nyawa Kita, Xhin juga ingin kita selamat dan bisa menyelesaikan perlombaan ini" jawab Shan Dro yang memeluk Yeu Fan.


Beast monster Hydra terus mempermainkan Xhin di dalam mulutnya bagaikan permen karet, tetapi tubuh Xhin sangatlah keras dan sangat susah untuk di remukkan.


"Sial... Hewan jelek!!! kamu kira aku ini makan apa? Aku kali ini akan menyerap habis tingkat kultivasimu" Teriak Xhin yang masih berada di dalam mulut beast monster Hydra.


Sruubb!!!


Xhin yang di kunyah Beast Monster Hydra tidak tinggal diam, dia langsung menyelimuti tubuhnya dengan dengan api Putih.


Huuaaarrkkk!!!


Seketika kepala Beast Monster Hydra yang mengunyah Xhin lansung terbakar, Xhin yang berada di dalam mulutnya lansung terlempar keluar karena, beast monster Hydra mengebas-ngebaskan kepalanya.


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^Bersambung... :)^^^


__ADS_2