Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Memulai Perjalanan


__ADS_3

"Dewi Yeu Fan yang agung, kecantikan mu tidak bisa di bandingkan dengan siapapun, tetapi saudara Xhin tidak mempunyai mata untuk melihat betapa cantiknya dirimu, aku mohon belas kasihan darimu Dewi... Apa gunanya wajah tampanku kalau satu telingaku hilang" Jixi juga melakukan hal yang sama dengan Chi Cheng.


Mendengar ucapan Jixi, Yeu Fan lansung melepaskan kedua tangannya di telinga Chi Cheng dan Jixi kemudian memegang kedua pipinya.


"Apakah benar wajahku sangat cantik?" Tanya Yeu Fan yang seketika berubah menjadi sok imut.


Mendengar ucapan Yeu, kedua orang itu tidak langsung menjawab tetapi hanya terdiam sambil menatap Yeu Fan.


"Apakah benar wajahku sangat cantik!!" Bentak Yeu Fan karena Chi Cheng dan Jixi hanya mematung dan tidak menjawabnya tadi.


"Bee.. benar Fan'er, kamu sangat cantik! Tapi Xhin itu orang buta yang tidak bisa melihat kecantikan mu" ucap Jixi menjawab sembari menyengol dada Chi Cheng dengan sukunya.


"Benar kamu sangat cantik kok" ucap Chi Cheng setelah tersadar dari lamunannya.


Mereka semua menahan tawa ketika melihat ketiga orang itu, saat matahari mulai terbenam satu persatu dari mereka menarik diri dari rumah Xhin, hingga tersisa Xhin dan kedua calon istrinya.


Ke esokan harinya Xhin berpamitan dengan kedua calon istrinya, Xhin juga berpamitan dengan master Sakte.


Setelah selesai berpamitan dengan semua kenalannya, Xhin lansung menuju ke tengah ibukota kerajaan Shandian, Xhin tidak ingin terlalu lama menunda perjalanannya jadi setelah dia membeli peta dunia Xhin lansung melangkahkan kakinya keluar dari gerbang Sakte Petir Langit, Tujuannya sekarang yaitu pergi ke kerajaan dewa tanah.


Xhin menempu perjalan yang sangat jauh setelah keluar dari gerbang ibukota kerajaan Shandian, Xhin kemudian membuka peta yang dibelinya tadi.


"Oh... Jadi begini tengah di daratan ini terdapat ribuan pulau mengambang, dan juga pulau mengambang yang daratannya paling luas ini merupakan tempat Istana Kekaisaran Langit"


Berdasarkan pada peta yang di beli Xhin, semua kerajaan di dunia dewa terlihat seperti lingkaran yang menglilingi kekaisaran langit dan kekaisaran langit berada di bagian tengah tetapi kekaisaran langit berada di pulau mengambang yang sangat besar.


Dibawah pulau mengambang terdapat hutan yang sangat luas bahkan beast monster yang berada di tingkat Heavenly Immortal ke atas sangatlah banyak, di dalam hutan itu ada beberapa tempat yang mana merupakan rumah bagi jutaan beast monster dari berbagai jenis dan ada juga yang menduduki tingkat Heavenly Immortal emperor.


"Pertama... Aku akan pergi ke kerajaan Dewa tanah terlebih dahulu" ucap Xhin yang kembali memasukkan peta kedalam cincin penyimpanan miliknya, tujuan Xhin ke kerajaan dewa tanah karena tempat itu berada paling dekat dengan dirinya sekarang, walaupun berada paling dekat tetapi perjalanannya ke sana sangatlah jauh dan harus melewati beberapa lembah.


Tidak menunggu lama Xhin lansung melesat terbang menuju ke kerajaan Dewa tanah, Xhin melesat dengan sangat cepat ke arah tujuannya.


Hampir dua jam Xhin menempuh jalur udara, dia terbang dengan kecepatan tinggi, Xhin melewati desa-desa kecil milik kerajaan Shandian menuju ke Kerajaan Dewa Tanah.

__ADS_1


Saat sedang terbang, mata Xhin tertuju pada segerombolan beast monster yang terlihat sedang bertarung secara bergerombolan.


Xhin terbangan melewati mereka tetapi mata dia menangkap sekelompok orang yang sedang terdesak oleh puluhan beast monster tersebut.


"Apakah aku harus menolong mereka? Tidak usah pedulikan mereka, anggap saja mereka lagi sial" batin Xhin yang terus terbang menjauh dari mereka.


***


"Xuan Li!! Bawa Shen Hua pergi aku akan menahan mereka sementara waktu" teriak pria itu sambil melancarkan serangan ke arah Beast Monster Serigala Hidung babi.


"Tidak Kakak Yan, kita datang ke sini bersama dengan tujuan yang sama, kalau pun mati kenapa harus sendiri-sendiri" balas Shen Hua sambil menghindar dari serangan Serigala hidung babi.


"Hahaha... Darah!! Ak.. aku berdarah" ucap salah satu dari mereka yang langsung tumbang dengan dadanya terdapat luka cakaran yang sangat besar dari serigala hidung babi.


Zhang Yan terus melancarkan serangannya bertubi-tubi ke arah Beast Monster Serigala hidung babi sambil melompat mundur, seekor beast monster serigala hidung babi lansung menerjangnya tetapi dapat di hindarinya dengan mudah, tidak hanya menghindar tetapi Zhang Yan juga kembali memberikan serangan balik ke beast monster itu.


Tendangan Zhang Yan tepat mengenai leher serigala hidung babi itu sehingga serigala hidung babi terlempar menabrak pohon.


Zhang Yan dengan refleks menangkis cakar serigala hidung babi yang lainnya, terlihat tangan kanannya sehingga mengalami luka yang cukup lebar.


Zhang Yan langsung melompat mundur untuk menjauhkan segerombolan serigala hidung babi di depannya itu dari teman-temannya yang lain.


Melihat Zhang Yan kini telah terpojok dengan tangan yang terus mengeluarkan darah, Shen Hua lansung menghujani puluhan beast monster serigala hidung babi dengan bongkahan tanah.


Serangan Shen Hua itu tidak terlalu berdampak untuk memukul mundur puluhan beast monster serigala hidung babi, tingkat kultivasi Shen Hua berada di Tingkat Dewa Alam puncak tetapi puluhan beast monster itu berada di tingkat Kaisar Dewa yang mana kesenjangan Kaisar Dewa dan dewa alam sangatlah besar.


Meskipun hujan bongkahan tanah mengenai beast monster serigala hidung babi tetapi tidak dapat membuat para beast monster itu terluka.


"Kalian semua larilah!!" Teriak Zhang Yan sambil sudut bibirnya tersenyum kepada Shen Hua, lalu menundukkan kepalanya untuk menerima kematiannya.


Slashhh!!!


Slashhh!!

__ADS_1


Slashhh!!!


Puluhan beast monster yang berada dua tombak di depan Zhang Yan seketika terputus menjadi dua dalam sekali tebas, Aura kematian tiba-tiba menutupi tempat tersebut setelah kematian puluhan beast monster serigala hidung babi.


"Hei... Kenapa kamu pasrah kaya begitu, percuma tingkat Kaisar Dewa tapi untuk melawan kumpulan beast monster ini saja tidak mampu, aku sudah jauh-jauh terbang harus balik lagi menyelamatkan kalian" ucap Xhin yang terlihat kesal.


Sebelumnya Xhin terbang sambil terus melepaskan kesadarannya sampai batas maksimal jadi sewaktu dia melihat Zhang Yan hampir mati jadi Xhin dengan cepat berteleportasi ke tempat Zhang Yan lalu menebas puluhan beast monster itu dengan pedang Qi.


"Kuat sekali orang itu" ucap Xuan Li yang juga selesai menghabisi beast monster serigala hidung babi yang berada di bawah tingkat Kaisar Dewa.


"Eh... Jadi aku belum mati yah" ucap Zhang Yan sambil mencubit pipinya.


Mata Zhang Yan lansung tertuju pada kumpulan potongan tubuh beast monster serigala hidung babi yang terputus menjadi dua bagian, tidak hanya terbengong melihat tumpukan serigala hidung babi yang telah mati, tetapi dia juga melihat Xuan Li dan Shen Hua yang sedang tersenyum, beberapa saat kemudian Zhang Yan baru menyadari kehadiran Xhin yang berada di sampingnya.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2