
Tanpa menunggu perintah, Xhin lalu berjalan ke kristal Rune berikutnya.
Jing!!
(Jenis elemen Petir, Elemen api, elemen angin, elemen tanah, elemen air, elemen Es)
Mereka yang sedari tadi terdiam, kini mulai heboh saat mengetahui jenis elemen yang Xhin miliki.
Para wanita berteriak histeris... ada yang meminta Xhin untuk menjadi suami mereka, bahkan ada juga yang menawarkan kunjungan malam kepada Xhin.
"Kakak, apakah kamu pacarannya dia" ucap pemuda yang berbicara dengan Xhin tadi
"Hm... Ya kamu benar" ucap Xiang Yu mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Apakah aku berlebihan, aku malah mengakui dia sebagai pacarku di depan orang lain" batin Xiang Yu dengan wajah memerah.
"Apakah kakak tidak marah" ucap pria tersebut.
"Marah? untuk apa aku marah" ucap Xiang Yu bertanya.
"Apakah kakak tidak melihat keadaan ini, pacar kakak sekarang di incar setiap wanita yang berada di Sakte ini" jawab Persia tersebut.
"Tidak perlu aku memarahinya, karena aku sangat percaya kepadanya lagi pula aku juga tidak melarangnya jika dia ingin memiliki istri selain aku" ucap Xiang Yu.
****
"Cepat kamu kabarkan ke Master sakte, kita mendapatkan murid super jenius" perintah Pemimpin penguji.
"Dasar orang-orang aneh, tadi diam sekarang ribut" batin Xhin yang merasa kesal dipermainkan oleh keadaan.
Tanpa di perintah Xhin lalu berjalan ke kristal Rune berikutnya, dia kembali melakukan cara yang sama.
Jing!!!
Krakkk!!!
Terdengar suara hasil tes yang di iringi dengan suara retakan kasar dari kristal Roh.
(Tingkat Roh, Roh Suci)
"Apa yang terjadi dengan orang ini, kenapa keberuntungan selalu datang kepadanya, tadi Wanita cantik sekarang bakatnya yang diluar logika, baiklah Karena kamu telah berani melawanku maka akan ku pastikan kamu akan mati" batin batin Shan Dhi sambil meremas kepalan tangannya.
"Roh suci, apakah dia seorang Dew- tidak.. dia reinkarnasi Dewa, dari ingatan yang dia berikan kepadaku, aku melihat kekuatannya melebihi kultivator biasa" batin Xiang Yu
Di sisi lain semua orang kembali terdiam saat melihat itu, Xhin kini semakin kesal dengan mereka semua.
Bagiamana tidak, perubahan ekspresi wajah dan perasaan mereka yang terjadi dengan cepat, membuat Xhin sangat kesal.
"Dasar orang-orang aneh, sekali lagi kalian begini maka aku akan membunuh kalian semua" batin Xhin yang sudah sangat kesal sekali.
***
Tanpa mereka semua sadari, kini Master Sakte telah datang karena mendengar sebuah kabar baik dari seorang penguji.
__ADS_1
"Master Sakte, itu dia pemuda yang kami maksud, dia memiliki dua jenis tubuh dan itu adalah hal mustahil bahkan dewa pun hanya bisa memiliki satu jenis tubuh, dia juga memiliki enam elemen dan sekarang master bisa melihat sendiri... Dia memiliki Roh tingkat suci sama dengan Dewa" telepati pemimpin penguji.
Master Sakte lansung berdiri di samping para penguji untuk melihat Xhin mengikuti ujian tahap terakhir.
"Cepat cari tahu dari mana asalnya, dan berikan dia lencana murid Elite setelah ini" telepati master Sakte.
"Siap master Sakte" telepati pemimpin penguji yang tidak jauh dari Xhin.
"Pak tua, apakah aku bisa ke tahap berikutnya, kalian semua dari tadi membuatku bingung" ucap Xhin kepada master Sakte yang baru datang.
Mendengar ucapan Xhin, para penguji lansung keringat dingin, mereka tidak menyangka Xhin akan berbicara kepada Master seperti teman sendiri.
"Silahkan.." ucap master Sakte sambil tersenyum.
fhuu....
"Dasar anak itu, apa dia tidak tau sopan santun sedikitpun" ucap salah seorang penguji.
Melihat master Sakte tersenyum, para penguji lansung menarik nafas lega.
Jing!!!
(Tingkat kultivasi, Dewa Alam tahap 5)
Kini semua orang lansung kembali heboh, hebohnya semua orang kali ini membuat Xhin sangat marah.
Tanpa di sadari awan hitam langsung menutupi langit di tempat tersebut.
Gruuu!!
Terdengar suara gemuruh Petir sangat besar dari atas langit, bersamaan dengan munculnya kilatan Petir Merah yang menyambar nyambar dari atas langit.
"Ini... Kesengsaraan Petir Ilahi! Siapa yang memanggil Kesengsaraan Petir di tempat ini" batin Master sakte sambil terus melihat ke atas langit.
Tubuh Xhin perlahan-lahan di selimuti oleh petir merah, dimulai dari kedua tangan dan kakinya.
"Xhin, jangan-jangan kamu yang membuatnya" batin Xiang Yu saat matanya tidak sengaja melihat kearah Xhin.
Melihat Xhin yang begitu, Xiang Yu lansung berpikir bahwa Xhin akan membuat suatu bencana besar.
"Aku harus menghentikan dia sebelum terlambat" batin Xiang Yu.
Xiang Yu langsung melesat dengan cepat kearah Xhin lalu memeluk tubuh Xhin yang hampir di selimuti Petir Merah.
"Jangan membuat hal bodoh yang bisa memisahkan kita kembali" ucap Xiang Yu yang memeluk erat tubuh Xhin.
Mendengar itu seketika Xhin mengendalikan dirinya "Benar, aku tidak boleh sembarang membunuh di alam ini" batin Xhin.
"Rasa akan haus darah telah membutakan aku, hampir saja aku membuat hal bodoh karena masalah sepele" batin Xhin.
Sedari tadi tidak ada yang memperhatikan Xhin di atas arena, mereka semua sibuk melihat kemunculan Petir merah.
Memang Kesengsaraan Petir Merah di alam dewa adalah hal biasa, tapi kali ini ada sedikit aneh tidak seperti biasanya.
__ADS_1
Kemunculan Petir merah kali ini seperti di kendalikan dan tidak seperti biasa yang muncul sendiri dan seperti memiliki pemikiran sendiri.
Saat mereka semua kembali melihat kearah arena, kini mereka semua terkejut saat melihat seorang perempuan sedang memeluk Xhin.
"Terima kasih istriku eh... Maksudnya Xiang Yu, kamu sudah membantu menyadarkan aku dari keinginan akan haus darah" ucap Xhin mengusap kepala Xiang Yu.
"Eh.. maaf, aku sudah memelukmu" ucap Xiang Yu melepaskan pelukannya.
Saat melihat ke arah para peserta lainnya Xiang Yu lansung menelan ludah kasar, bagimana tidak.. dia saja mendapatkan tatapan permusuhan dari ratusan wanita yang baru saja mengagumi dan mulai menyukai Xhin.
"Aku tampaknya telah memiliki banyak musuh" batin Xiang Yu.
Entah kenapa Xiang Yu memiliki keberanian untuk memeluk Xhin, walaupun dia telah melihat masa lalu kehidupan mereka berdua sebelumnya, tapi dia tidak mungkin dia akan menyukai Xhin secepat itu.
Kalau di menyukai Xhin juga sih tidak bisa di pungkiri karena Xhin memiliki wajah tampan dan Xiang Yu juga mengetahui bahwa Xhin adalah seorang jenius.
Xiang Yu langsung berjalan ke meja paling ujung untuk melakukan ujian tahap pertama.
"Xhin, ikut aku" ucap salah Seorang kepada Xhin yang masih berdiri menatap punggung Xiang Yu.
Xhin di panggil oleh kepala penguji, dia juga tidak mengerti kenapa dia di panggil dan hanya berjalan mengikuti kepala penguji dari belakang.
Sedangkan Xiang Yu langsung meletakkan tangannya di atas kristal Rune untuk mengetes jenis tubuh.
Jing!
(Jenis Tubuh, Tubuh Dua Galaxy)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
__ADS_1
|
^^^Bersambung... :)^^^