
Xhin lalu memakai pakaiannya, setelah itu Xhin membersihkan wajahnya dengan elemen air.
Xhin lalu keluar dari kamarnya, Xhin lalu menyebarkan kesadarannya ke seluruh kota kerajaan.
Kini Xhin mendapati Mao Le dan kedua istrinya sedang pergi berbelanja di temani oleh prajurit kerajaan, sedangkan Long Ju sedang bermeditasi untuk menyerap Pill di dalam kamarnya.
Xhin juga menemukan kedua istrinya sedang berada di taman belakang bersama ibunya dan Xiao Zhu juga sedang bermain bersama Mao Zhu di situ.
"Kakak, apakah kakak bisa mengajariku Alkimia" ucap Xiao Yuan yang muncul di belakangnya.
"Untuk sekarang kakak tidak bisa, tetapi tunggu sampai kakak berada di Ranah Dewa, karena ketika kakak berada di ranah Dewa maka Kakak bisa kembali menggunakan sebuah jurus untuk memberikan pemahaman jurus atau ilmu apapun secara instan, nama jurus itu adalah Tenso" ucap Xhin.
"Apakah kakak memiliki Teknik seperti itu, dan juga apakah kakak bisa sampai ke Ranah Dewa" ucap Xiao Yuan yang dengan ekspresi wajah tidak percaya.
"Kamu akan mengetahuinya nanti, jangan meremehkan kakakmu ini apakah kamu lupa kakak adalah seorang Reinkarnasi Dewa" ucap Xhin kepada adiknya.
"Baiklah, tapi janji ya... Kakak tidak boleh lama dalam meningkatkan tingkat pelatihan, tapi karena tidak jadi belajar Alkimia maka kakak harus menemaniku berburu Beast Monster" ucap Xiao Yuan.
"Fhuu.. ayok kita pergi, tapi dimana?"
jawab Xiao Xhin dengan raut wajah yang tidak bersemangat.
"Tempatnya di hutan Gelap daerah timur yang berbatasan dengan Dinasti Ling" jawab Xiao Yuan.
"Apa Dinasti!! Memangnya ada dinasti di Dunia ini" ucap Xhin bertanya karena sebelumnya dia hanya mengetahui tentang adanya kerajaan bukan Dinasti.
"Apakah kakak tidak tahu tentang dinasti, dinasti Ling di kuasai oleh keluarga kerajaan Ling selama beberapa ribu tahun dan mereka terus memperluas wilayah kekuasaannya, bahkan beberapa kerajaan besar telah tunduk kepada mereka dan kerajaan Xiaoqing adalah kerajaan terakhir di benua Hijau yang tidak tunduk kepada mereka" Xiao Yuan menjelaskan.
"Kekuasaan Dinasti Ling juga meliputi seluruh wilayah di sekeliling kerajaan kita, dan ayah juga sedang pergi berkunjung ke daerah perbatasan sebelah timur laut kerajaan Xiaoqing" lanjutnya
"dan juga beast monster yang berada di Hutan Gelap berada di tingkat Saint ke atas, yang paling tinggi yaitu Immortal king jadi tidak ada orang yang berani berburu di tempat itu, bahkan dinasti Ling juga tidak berani, tetapi dengan adanya kakakku ini aku akan berani" lanjutnya
Mendengar Xiao Yuan menjelaskan panjang lebar telinga Xhin menjadi panas.
"Ayo kita pergi" ucap Xhin.
"Ayo kita teleportasi seperti waktu itu" ucap Xiao Yuan dengan sangat antusias.
"Tidak bisa, kakak hanya bisa berteleportasi ke tempat yang sudah pernah dikunjungi" ucap Xhin.
__ADS_1
Mendengar itu Xiao Yuan menjadi patah semangat, tetapi walaupun tidak berteleportasi dia tetap ingin pergi.
"Tunggu, kita haru ijin kepada ibu dan juga Kakak harus memberitahu kedua istri kakak" jawab Xhin.
"Okay"
Setelah itu mereka berdua pergi ke taman belakang, disana Xhin melihat kedua istri dan ibunya sedang duduk bercerita.
"Kamu yang minta ijin dari ibu, kakak ingin berbicara dengan kedua kakak iparmu" ucap Xhin yang berjalan kearah kedua istrinya begitu juga denga Xiao Yuan yang berjalan ke arah Ratu Hong Yi Min.
"Ibu, aku dan kakak ingin pergi ke hutan Gelap, kami ingin berburu di sana" ucap Xiao Yuan.
"Disana berbahaya jadi ibu tidak menginginkan kalian pergi" Jawab Ratu Hong Yi Min.
Tetapi kedua istri Xhin tidak melarang Xhin, mereka tahu akan kemampuan Xhin jadi mereka tidak pernah melarangnya.
"Apakah ibu meragukan kakak Xhin, dia itu 100 kali lebih kuat dibandingkan ayah, jadi untuk menjagaku tidak mustahil" jawab Xiao Yuan.
Mendengar itu Ratu Hong Yi Min balik menatap kearah Xhin.
"Ibu, aku ingin melatih adik Yuan disana, mungkin dengan menghadapi musuh tangguh dia akan cepat berkembang sepertiku" ucap Xhin.
"Baiklah, tapi kalian harus tetap berhati-hati, jangan sampai kalian terluka" jawab Ratu Hong Yi Min.
"Terima kasih ibuku yang cantik" jawab Xiao Yuan memeluk ibunya.
"Huh.. kamu itu kalau menginginkan sesuatu pasti saja bersikap baik" ucap Ratu Hong Yi Min.
Xhin lalu menyelimuti tubuh Xiao Yuan dengan energi spirit, setelah itu mereka berdua terbang melesat menuju hutan Gelap.
Tanpa mereka berdua sadari ada mata-mata yang sedang menyamar, mata-mata itu juga telah mengetahui perjalanan Xhin dan Xiao Yuan.
Dengan cepat mata-mata tersebut mengirimkan pesan melalui burung elang pembawa pesan kepada Kaisar Ling.
Keduanya melesat dengan sangat cepat melewati kota-kota yang berada di bawah pemerintahan kerajaan Xiaoqing.
Kini mereka berdua telah sampai di sebuah desa kecil yang berdekatan dengan hutan Gelap.
Tempat tersebut sering kali menjadi sasaran dari amukan Beast Monster, akan tetapi beberapa tahun terakhir beast monster tidak lagi menyerang desa kecil tersebut.
__ADS_1
Saat sedang terbang, mata Xhin tiba-tiba teralihkan pada segerombolan pemuda yang sedang bertarung.
Saat di perhatikan lebih teliti, mereka bukan sedang bertarung tetapi sedang menyiksa seorang pemuda.
Xiao Yuan juga melihat hal tersebut, tetapi dia hanya ingin tahu apa reaksi dari kakaknya itu.
"Yuan'er tunggu sebentar, kakak akan mengurus mereka" ucap Xhin yang melesat turun.
Saat Xhin turun mendekat, mereka semua tiba-tiba mengalihkan pandangan mereka kepada Xhin.
"Hoho... Tampaknya ada pahlawan kesiangan yang datang menolongmu, kita lihat saja apakah pahlawan itu sanggup atau tidak" ucap salah seorang remaja yang seperti menjadi pemimpin dari mereka.
"Hei... Kenapa kalian menyiksanya sampai segitunya?" Xhin bertanya kepada mereka.
"Apa urusanmu mencampuri kami, pulanglah kepada ibumu anak manja, jangan sampai kamu nangis saat ku pukuli" ucap salah satu dari mereka.
Xhin hanya terbengong mendengar perkataan mereka, dia tidak menyangka akan di remehkan di hadapan para pemuda yang hanya berada di tingkat Expert.
"Apakah kamu takut sampai-sampai hanya terdiam seperti orang bodoh?"
"Hehehe... matilah kalian" Xiao Yuan hanya tertawa mendengar kakaknya di ejek
"Aku sarankan kalian semua minta maaf kepadanya, atau aku tidak akan mematahkan kaki dan tangan kalian semuanya" ucap Xhin dengan tatapan tajam.
"Hahaha... Sampah sepertimu ingin mematahkan kaki dan tangan kami, kamu hanya berada di tingkat Extreme kenapa kamu begitu tidak tahu diri" ucap pemimpin pemuda tersebut.
Wajar saja mereka hanya tahu kalau Xhin berada di tingkat Extreme, karena sebelumnya Xhin selalu menyembunyikan tingkat pelatihannya yang sebenarnya.
"Kakak, terima kasih karena sudah memperdulikan aku yang hanya orang miskin ini, kakak pergi saja dari pada mereka semua melukaimu" ucap pemuda yang dihajar sampai babak belur.
|
|
|
|
|
__ADS_1
|
^^^Bersambung...^^^