
Hampir setengah dari energi spiritual yang berada di Dantian dia gunakan, saat energi spiritual telah membentuk salinan tidak lengkap dari tubuhnya, Xhin kemudian mengarahkan bayangan tubuhnya yang muncul di bawah kakinya itu ke salinan belahan tubuh yang dia buat.
Energi spiritual yang dia bentuk menjadi belahan tubuh itu tiba-tiba menghisap masuk ke dalam bayangan tubuh Xhin.
Setelah bayangan tubuh di serap, belahan tubuh yang Xhin bentuk lansung menjadi belahan tubuh sempurna yang menyerupai tubuh Xhin.
"Coba kamu keluarkan semua teknik yang kamu miliki" Xhin mengisyaratkan ke belahan tubuh Doppelganger untuk bertarung melawannya.
"Okelah" jawab belahan tubuhnya.
Belahan tubuh Xhin lansung mengeluarkan pedang Rebellion, Xhin tercengang ketika melihat kemunculan pedang Rebellion di tangan Doppelganger miliknya itu, "bagimana bisa pedang Rebellion juga berada di tangannya" Xhin lansung mengeluarkan juga pedang Rebellion.
Xhin dapat merasakan kalau pedang Rebellion di tangan Doppelganger itu memiliki tingkatan dan kualitas yang sama, "bahkan pedang setingkat Rebellion bisa di bentuk menggunakan teknik Doppelganger" batin Xhin.
"Ayo serang aku" ucap Xhin.
"Aku tidak akan sungkan loh" balas Doppelganger Xhin.
"Tebasan Bayangan"
Doppelganger Xhin lansung menebas udara kosong ke arah Xhin, muncul delapan siluet bulan sabit melesat dengan cepat ke arah Xhin yang masih berdiri.
"Tebasan Bayangan" Xhin juga melancarkan teknik yang sama.
Delapan siluet bulan sabit milik Xhin melesat melesat menabrak delapan siluet bulan sabit milik Doppelganger Xhin.
Bommm!!
Booommm!!
Booommm!!
Kedua serangan itu saling bertabrakan di udara hingga menciptakan ledakan besar yang di sertai dengan gelombang kejut, akan tetapi dari kedua serangan yang saling bertabrakan itu Xhin dapat melihat kalau dua siluet bulan sabit miliknya keluar dari gepulan asap dan terus melesat ke arah Doppelganger Xhin.
"Walaupun Doppelganger milikku telah melakukan serangan yang sama tapi aku masih unggul" ucap Xhin.
"Hujan pedang"
Doppelganger Xhin lansung mengeluarkan hujan pedang untuk mematahkan siluet bulan sabit milik Xhin, hujan pedang menghantam dua siluet bulan sabit milik Xhin hingga hancur.
Xhin yang melihat kedua bulan sabit miliknya di hancurkan lansung mengeluarkan teknik yang sama juga, kedua serangan yang sama kembali beradu akan tetapi saat semua pedang milik Doppelganger telah hancur tapi pedang-pedang milik Xhin masih tersisa beberapa yang terus melesat ke arah Doppelganger Xhin.
Xhin terus mengeluarkan jurus untuk menyerang Doppelganger Xhin, keduanya saling membalas dengan jurus yang sama, bahkan keduanya melesat dan bertarung jarak dekat.
Dilihat dari kecepatan, Xhin masih unggul dari Doppelganger Xhin, kekuatan penghancur juga Xhin masih unggul saat mengeluarkan berbagai elemen dan teknik.
"Cukup" Xhin lansung menghentikan pertarungan.
"Kamu itu tubuh utama jadi kamu lebih kuat dari aku" ucap Doppelganger Xhin karena Doppelganger Xhin memiliki kesadaran sendiri.
"Aku akan membuat lebih banyak lagi salinan tubuh" Xhin lansung bersemedi untuk memperbanyak Doppelganger miliknya.
__ADS_1
Saat hendak membentuk satu Doppelganger lagi, Xhin tidak dapat mengeluarkan bayangan tubuh, dia telah berusaha berdiri membelakangi cahaya akan tetapi bayangan tubuh miliknya tidak ada.
Xhin kembali melihat isi gulungan teknik Doppelganger, Xhin akhirnya mengetahui kalau untuk membentuk Doppelganger lagi maka akan ada durasi waktu 14 hari untuk kembali memunculkan bayangan tubuh.
"Sistem, kenapa butuh 14 hari untuk memunculkan lagi bayangan tubuh milikku"
[Tuan, teknik Doppelganger tidak sama dengan teknik pembagi tubuh lain, dapat di bilang teknik ini jauh lebih unggul karena bayangan tubuh yang di buat memiliki kesadaran sendiri dan pembagian kekuatan tidak akan terpengaruh, hanya saja Doppelganger masih memiliki kekuatan jauh di bawah tuan, setiap Doppelganger yang tuan buat akan semakin menurun kekuatan dari Doppelganger yang lain, tuan dapat mengatasinya jika berada di tingkat Heavenly Immortal emperor]
Setelah mendengarkan penjelasan dari sistem, Xhin kemudian membentuk banyak sekali energi spiritual untuk membuat Doppelganger, batas yang bisa Xhin buat adalah seribu.
Karena perbedaan hukum waktu di dunia Verden yang sangat cepat, Xhin telah membuat seribu Doppelganger. Waktu yang Xhin tunggu juga sangat lama, 14 ribu hari bukan waktu yang singkat, Xhin menunggu selama 39 tahun di dunia Verden, untunglah di dunia luar hanya termakan beberapa detik di dunia utama.
"Kalian semua menghilanglah" Xhin sangat bosan menunggu untuk waktu yang sangat lama tetapi dia berhasil membuat banyak sekali Doppelganger, Doppelganger yang paling lemah berada di tingkat Saint dan yang paling tertinggi berada di tingkat Heavenly Immortal 7.
Selesai menguasai teknik Doppelganger, Xhin kemudian keluar dari dunia Verden, saat membuka mata Xhin terkejut saat melihat beast monster beruang Grizzly tidur di sampingnya.
"Sejak kapan beast monster ini muncul, padahal waktu yang berlalu hanya beberapa detik di dunia dewa" batin Xhin.
Swuussh!
Xhin lansung mengaktifkan teknik teleportasi untuk keluar dalam pohon karena dia malas untuk merangkak keluar melewati lubang pohon itu.
Xhin kembali mengeluarkan Profound ark miliknya, setelah naik ke atas Profound ark Xhin lansung mengaktifkan teknik Doppelganger.
"Kamu kemudikan Profound ark ini" Xhin lansung memberikan perintah, dia juga tidak mengatakan tujuan karena pikiran mereka terhubung jadi saling mengetahui walaupun memiliki kesadaran sendiri.
"Aku sudah tau tugasku jadi tidak usah kau bilang" jawab Doppelganger Xhin.
"Bangs*t malah nge gass" ucap Xhin yang terlihat kesal.
Tidak butuh waktu lama bagi Xhin menjelajahi dunia mimpi, Xhin terbangun saat telah berada di gerbang Ibu kota Kerajaan Tianhuo atau lebih di kenal dengan kerajaan Dewa Api.
Doppelganger Xhin lansung menghilang setelah mendaratkan Profound ark tidak jauh dari gerbang ibu kota kerajaan dewa laut.
Setelah menyimpan Profound ark miliknya, Xhin melangkah ke gerbang ibu kota, seperti ibu kota kerajaan dewa lainnya, banyak sekali orang-orang yang mengantri untuk memasuki kota.
Saat masih mengantri mata Xhin tertuju pada sebuah poster buronan yang tertempel di dekat gerbang kota, "kenapa poster buronan milikku telah sampai di kerajaan Dewa Api? Apakah Dewa Tanah yang melakukannya" batin Xhin saat melihat gambar orang yang berada di poster buronan itu adalah dirinya sendiri.
Karena poster buronan Xhin telah tertempel di tembok gerbang kota, mau tidak mau Xhin lansung menelan sebutir Pil pengubah wajah untuk menggubah wajahnya. Selesai mengubah wajah dan Aura miliknya Xhin kemudian melangkah maju saat tiba gilirannya.
"Aku seorang penggelana yang hanya mempir untuk menginap, aku juga ingin membeli persediaan" ucap Xhin sebelum para prajurit mulai bertanya.
|
|
|
|
|
__ADS_1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
__ADS_1
|
^^^BERSAMBUNG...^^^