Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Bertemu Dengan Raja Kota


__ADS_3

"Iya benar, itu putriku tapi kenapa dia terlihat sangat gembira dan tidak seperti biasanya" ucap Raja kota yang tampak bingung dengan putrinya.


Xhin dan Yao Yao langsung berjalan menuju ke tengah kerumunan, Yao Yao yang melihat ayahnya kini lansung lari memeluk Raja kota.


"Ayah, apakah ayah baik-baik saja" ucap Yao Yao memeluk Raja kota.


"Yao'er, ayah baik-baik saja tapi bagimana dengan keadaanmu, tadi ayah melihat kamu dikejar oleh seorang iblis" ucap Raja kota.


"Aku baik-baik saja ayah, tapi apakah tubuh ayah ada yang terluka" balas Yao Yao yang masih khawatir dengan kondisi Raja kota.


"Tidak ada, luka-luka kami semua sudah disembuhkan oleh pria itu" ucap Raja Xiao sambil melihat ke arah Xhin.


"Yao Yao, kamu terlihat sangat bahagia, Apakah ini karena..." Ucap Dhu Ji sambil melirik ke arah Xhin.


Wajah Yao Yao seketika lansung memerah setelah mendengar ucapan Dhu Ji, akan tetapi dia dengan cepat mengontrol rasa malunya tersebut.


"Ayah perkenalkan dia adalah Xhin, orang yang selama ini aku tunggu-tunggu" ucap Yao Yao sambil menundukkan kepalanya.


Mendengar ucapan Yao Yao, Raja kota lansung memandang Xhin dan Yao Yao secara bergantian.


"Apakah kamu juga yang membunuh iblis Qilin empat tahun yang lalu" ucap Raja kota.


Mendengar ucapan Raja kota atau ayah Yao Yao, Xhin seketika bingung mau menjawabnya dengan menggunakan panggilan apa.


"Aku mau memanggilnya dengan sebutan apa? Raja kota, tuan kota, ayah Yao Yao, ayah mertua" batin Xhin


"Be.. benar ayah mertua, aku yang membunuh iblis Qilin empat tahun yang lalu dan juga semua iblis yang menyang hari ini juga telah aku bunuh" jawab Xhin kegagapan.


"Tunggu sebentar... Empat tahun yang lalu? Bukankah hanya beberapa bulan saja" ucap Xhin yang tersadar akan ucapan Raja kota.


"Apakah Xhin Gege sudah lupa, kita bertemu empat tahun yang lalu, bukan beberapa bulan" Jawab Yao Yao.


"Tunggu... Apa maksudnya kamu memanggilku dengan sebutan ayah mertua, apa kamu dan Yao'er..." ucap raja kota terhenti.


"Benar ayah, aku akan menikah dengan Xhin Gege, aku sangat mencintainya" sambung Yao Yao.


Mendengar ucapan Yao Yao, semua orang yang berada di situ seketika langsung terdiam, mereka tidak menyangka hati seorang putri Yao Yao akan luluh dari seorang kultivator tingkat Dewa.


Saat ini semua orang sedang membicarakan tentang mereka berdua, sedangkan Xhin malah sedang berpikir tentang perbandingan waktu di dunia Qilin dan dunia Dewa.


"Berarti waktu di sini sangat cepat bilah dibandingkan dengan waktu di Dunia Dewa" batin Xhin.


"Hei... Xhin Gege! Kenapa kamu melamun dari tadi, apakah ada sesuatu yang salah" ucap Yao Yao menyadarkan Xhin dari lamunannya.


"Tidak-tidak... Aku sebenarnya tidak berasal dari dunia ini melainkan dari dunia Dewa, jadi aku hanya sedikit bingung dengan perbandingan kecepatan waktu di dunia ini dan dunia asalku" jelas Xhin.

__ADS_1


Mendengar ucapan Xhin, semua orang Kembali terdiam. Mereka tidak menyangka sama sekali bahwa kultivator yang berada di depannya berasal dari dunia yang berbeda, apalagi itu dunia para Dewa.


"Pantas saja aku tidak bisa mengetahui tingkatan kultivasinya, ternyata dia seorang dewa" ucap salah seorang warga kota.


"Benar, aku juga tidak menyangka orang yang menyelamatkan kita adalah seorang Dewa" balas warga kota lainnya.


Setelah mengetahui Xhin berasal dari dunia Para dewa, seketika mereka semua berlutut secara perlahan.


"Hei... Apa yang kalian lakukan, berdirilah" ucap Xhin mencegah tetapi mereka tetap saja berlutut.


"Maafkan kami semua yang tidak menyadari kehadiran yang mulia Dewa" ucap mereka semua.


"Sudah sudah... Kalian semua berdirilah, aku yang sekarang tidak sekuat Dewa bertitel di tempat asalku" ucap Xhin.


"Apaaa!! Kultivator sekuat yang mulia masih belum sebanding dengan Dewa bertitle" ucap salah Seorang pejabat kepercayaan Raja kota.


"Benar, kekuatanku belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Dewa yang telah memiliki title. Butuh 20 orang sepertiku Tidak... 50 orang sepertiku baru sebanding dengan Dewa yang telah memiliki title" jelas Xhin.


"Jika begitu maka kita semua yang berada di sini bagaikan debu di hadapan Dewa bertitel" balas pejabat tersebut.


"Bisa dibilang begitu" jawab Xhin santai.


"Tapi sebelum itu aku ingin kembali dan kalian semua lebih baik kembali ke rumah kalian masing-masing atau lakukan perkejaan kalian seperti semula" lanjut Xhin.


Semua warga kota Hanzixo ingin lansung ke tempat tinggal mereka, akan tetapi tiba-tiba terdengar suara dari salah Seorang yang berada di tengah kerumunan.


"Hari ini kita lebih baik merayakan pesta kemenangan Dewa Xhin melawan para iblis" ucap pejabat kepercayaan Raja kota.


"Benar juga, kita harus merayakannya" ucap Raja kota.


"Ayo semuanya bekerja" teriak pejabat kita yang diiringi dengan sorakan warga kota Hanzixo.


"Tunggu sebentar, kalian lebih baik menggunakan daging yang berada di cincin penyimpanan ini" ucap Xhin mengeluarkan salah satu cincin penyimpanan kecil miliknya.


Cincin penyimpanan yang dikeluarkan oleh Xhin diberikan kepada Raja kota.


"Bukankah cincin ini sama seperti milik Yao'er, apakah calon menantu juga memberikannya kepada Yao'er" ucap Raja kota.


"Benar ayah mertua, eh.. maksudnya calon ayah mertua, aku yang memberikannya kepada calon istriku" jawab Xhin.


Karena sebelumnya telah diajari oleh Yao Yao, raja kota Lansung mengaliri sedikit energi spirit dan kesadarannya ke cincin penyimpanan.


Seketika mata Raja kota terbalak, dia tidak menyangka daging yang berada di dalam cincin penyimpanan ini sangat banyak dan juga dia merasakan tubuh Beast Monster itu memancarkan sedikit energi spirit yang sangat kuat walaupun sudah mati.


"Calon menantu, apakah ini tidak kebanyakan" ucap Raja kota.

__ADS_1


"Tidak usah dipikirkan calon ayah mertua, aku juga tidak mungkin memakan semuanya sendirian, lebih baik digunakan untuk perayaan yang akan dilakukan sebentar malam" jawab Xhin.


"Baiklah... kalian semua bagi menjadi beberapa kelompok, dan tugas masing-masing kelompok yaitu mendekorasi tempat, memasak dan pelayan" ucap Raja kota kepada Xhin lalu membagi tugas kepada warga kota.


Raja kota Lansung mengebaskan tangannya untuk mengeluarkan semua beast monster yang berada di dalam cincin penyimpanan.


Seketika muncul setumpuk tubuh beast monster berbagai jenis yang di bunuh oleh Xhin di Hutan Gelap.


"Bagimana bisa tubuh Monster Monster sebesar dan sebanyak ini bisa masuk ke dalam cincin itu" ucap pejabat kepercayaan Raja kota.


"Benar, peralatan dewa Xhin memang sangat hebat" ucap salah Seorang warga.


"Apakah aku bermimpi... Bagaimana bisa monster sebanyak ini bisa disimpan di dalam cincin sekecil itu" ucap salah Seorang warga lainnya.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG... :)^^^

__ADS_1


__ADS_2