Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Jung Yong


__ADS_3

Xhin memperlambat waktu menjadi 100x, dan dengan sangat cepat Xhin menebas orang-orang keluarga Jung dan keluarga Ye, tidak butuh waktu lama untuk Xhin membabat habis mereka.


Dalam sekejap kepala mereka semua bergelinding di tanah, beberapa Tetua keluarga Lou ternganga saat melihat Xhin muncul setelah kepala semua orang yang mengepung mereka terpisah dari tubuh mereka.


"Tetua Hou, tetua Be dan yang lainnya, apakah kalian baik-baik saja? Aku ada Pill regenerasi Spirit dan juga eleksir penyembuh, kalian istirahat saja sambil memulihkan luka-luka di tubuh kalian" ucap Xhin mengeluarkan beberapa Pill.


"Tuan muda memang sangat hebat dan juga kita keluarga Lou sangat berterima kasih kepada tuan muda" ucap tetua Hou.


"Tidak-tidak aku juga adalah bagian dari keluarga Lou, jadi tetua sekalian dan keluarga Lou juga adalah keluargaku, aku adalah menantu keluarga Lou, tidak mungkin aku akan tinggal diam saat keluarga istriku sedang kesulitan" ucap Xhin.


"Memang benar tuan muda, dan juga terima kasih untuk Pill Dan eleksir ini" ucap tetua Be.


"Tidak apa-apa, kalian semua beristirahat saja dan biarkan aku yang menghabisi mereka, hari ini juga aku akan memusnahkan mereka semua yang telah menyerang kita!" ucap Xhin dengan menekan kata memusnahkan.


Xhin lansung menggunakan hukum waktu untuk memperlambat waktu, tidak tunggu lama lansung melesat dengan cepat, dia terus menebas leher pasukan keluarga Jung yang dia temui, Xhin bagaikan hantu saat membunuh orang-orang keluarga Jung dan keluarga Ye.


Menghilang dan kembali muncul, itulah cara Xhin membunuh mereka, tidak satupun dari mereka yang melihat Xhin karena pergerakan Xhin yang sangat cepat dan ditambah dengan hukum waktu Xhin bagaikan orang yang tidak tertandingi.


"Lou Rin!! Dimana kamu!! Keluarlah aku tidak akan membunuhmu, tapi menikahlah denganku"


Teriak Jung Xen yang sedang mencari Lou Rin, dia tidak tahu kalau Lou Rin telah melarikan diri setelah mereka di keluarga Lou diserang.


"tunggu.. Suara ini tidak asing ditelingaku" batin Xhin


Xhin seperti mengenal suara tersebut, karena penasaran Xhin kemudian lansung melesat ke arah suara tersebut berasal.


"Lou Rin!! Dimana ka-"


Bamm!!


Xhin muncul tiba-tiba dan mendaratkan sebuah tendangan tepat di wajah Jung Xen, Jung Xen terpental masuk kedalam sebuah rumah yang terbakar.


Xhin kemudian menghilang dan muncul kembali di depan Jung Xen yang sedang terbaring di tengah kobaran api.


Terlihat Jung Xen yang sedang terbaring lemah hanya dengan menerima sekali tendangan dari Xhin.


"Kamu akan mati karena ingin berbuat jahat kepada istriku" ucap Xhin kemudian mencekik leher Jung Xen dengan tangan kanannya lalu mengangkat Jung Xen keatas.

__ADS_1


Sedangkan Panther telah membunuh Ribuan pasukan keluarga Ye termasuk pemimpin keluarga Ye, setiap orang yang dibunuhnya memakai baju zirah berwarna Kuning.


Jung Yong sedang berada di aula pertemuan keluarga Lou, dia duduk di kursi kepala keluarga Lou sambil menikmati arak dengan di kelilingi oleh perempuan penghibur ditengah pembantaian yang mereka lakukan.


Braakkk!!!


Jung Yong Tiba-tiba terkejut melihat anaknya terlempar menembus pintu dan mendarat di depan kakinya.


"Ayah, tolo-"


Slash!!


Xhin tiba-tiba muncul lalu menebas kepala Jung Xen di depan Jung Yong.


"Bangs*t!! Aku akan membunuhmu" teriak Jung Yong dengan mengeluarkan ledakan aura tingkat Expert.


Meskipun aura tingkat Expert yang dikeluarkan Jung Yong sempat membuat Xhin ditekan, tapi itu tidak berarti bagi Xhin yang memiliki aura kematian di luar nalar, Xhin tiba-tiba menghilang dari pandangan Jung Yong.


Xhin selama ini mengkombinasikan hukum waktu dengan kecepatannya, jadi Xhin terlihat seperti melakukan teleportasi.


Bang!!


Uhuk... Uhuk...


Jung Yong memuntahkan seteguk darah segar, Jung Yong kemudian berdiri.


"Aku akan membunuhmu bocah!!" Teriak Jung Yong yang sudah sangat marah.


Xhin lompat keluar melalui jendela yang telah hancur akibat Jung Yong terpental menabrak jendela tersebut.


"Hari ini keluarga Jung yang sangat hebat di kerajaan Jingziao akan segera musnah setelah kematianmu" ucap Xhin dengan tatapan tajam dengan sedikit mengeluarkan aura membunuh.


Xhin sebelum tidak pernah menggunakan aura membunuh, walaupun aura membunuh miliknya sangat besar tapi jika dibandingkan dengan aura kematian aura membunuh masih sangat lemah.


Tetapi kali ini Xhin ingin menyiksa Jung Yong, dia ingin Jung Yong merasakan apa yang keluarga Lou rasakan.


Tubuh Jung Yong jadi merinding saat menatap mata Xhin, sekujur tubuhnya seakan kaku dan tidak bisa bergerak akibat aura membunuh yang dikeluarkan oleh Xhin.

__ADS_1


Whuuss!!


Jung Yong melepaskan aura spirit tingkat Expert untuk melepaskan diri dari intimidasi aura membunuh.


"Masih terlalu dini untuk membunuhku!! Karena kamu telah membunuh anakku, maka aku akan membunuhmu lalu menikmati istrimu!!" Teriak Jung Yong.


Jung Yong melesat dengan sangat cepat kearah Xhin, Jung Yong mengalirkan energi spirit dalam jumlah yang sangat besar ke tangan kanannya, tangannya seketika diselimuti energi dari dingin yang sangat kuat.


"Pukulan Badai salju"


Booomm!!!


Ledakan besar tercipta akibat serangan yang dilakukan oleh Jung Yong, debu-debu beterbangan menutupi tempat tersebut, tercipta kawah besar di atas pijakan mereka berdua.


Angin dingin berhembus cukup kencang sehingga debu-debu yang perlahan menghilang.


"B- Bagimana bisa dia mengehentikan Pukulan Badai Salju" ucap Jung Yong.


Jung Yong begitu terkejut saat melihat Xhin menghentikan Pukulan Badai Salju dengan telapak tangannya dan tidak terluka sedikitpun.


"Hanya segini kemampuanmu" ucap Xhin.


Jung Yong mendengar ucapan Xhin lalu kembali melancarkan serangannya, Jung Yong terus menerus menyerang Xhin.


Xhin juga menyerang Jung Yong, dalam sekejap mereka berdua sudah bertukar ribuan serangan.


Xhin tampak sedikit kesulitan menghadapi Jung Yong, Xhin tidak ingin menggunakan hukum waktu, hukum waktu dan pedang untuk melawan Jung Yong.


Xhin murni menggunakan tangan kosong, dia juga tidak menggunakan teknik tubuh pedang karena dia ingin mengetes kekuatan fisiknya.


Xhin tidak terkena serangan Jung Yong sedikitpun karena dia sudah berlatih membaca serangan lawan.


Jung Yong sesekali dihantam oleh tinju Xhin, Wajah Jung Yong bagian keningnya sudah terluka yang mengakibatkan darah mengalir menutupi sebelah matanya.


"Hey tua Bangka!! Ayo kita lihat apakah badai Salju milikmu lebih kuat atau ice abadi milikku" teriak Xhin.


Mendengar kata tua bangka Jung Yong menjadi sangat marah, dia tidak ingin dipanggil sebai tua bangka karena dia belum memiliki cucu.

__ADS_1


"Bangs*t!!! Aku akan membunuhmu" teriak Jung Yong.


Jung Yong kemudian mengumpulkan energi spirit dalam jumlah yang sangat besar didepannya, seketika udara di sekitar sangat dingin.


__ADS_2