
"Lou Fang kamu yang salah!!, Semua ini tidak akan terjadi jikalau kamu Memberikan hukum mati pada si bocah sombong itu!! Tetapi apa yang terjadi, kamu malah membelanya saat dia berada di pengadilan sakte!!" teriak Jung lu
**
Swuuss!!
Tranggg!!
Liu Gao yang sedang bersenang-senang membantai parah musuh tiba-tiba di kejutkan dengan sebuah tombak yang menyerangnya akan tetapi Liu Gao bisa menangkisnya dengan perisai energi spirit yang dia ciptakan.
"Hahaha... Semut sepertimu berani sekali menyerangku!!"
"Kamu hanya berada satu tingkat di atasku tapi kamu sangat sombong" ucap Yan To.
"Cobalah kamu menghiburku" ucap Liu Gao.
"Cih... Kamu akan mati" ucap Yan To.
Yan To melesat menyerang Liu Gao, dengan menggunakan Tombak.
"Tombak pembelah langit"
Tranggg!!!
Liu Gao menangkis serangan tombak Yan To dengan mudah menggunakan pedangnya.
"Dengan kekuatan segini kamu mau membunuhku, kamu tidak lebih dari pada orang cacat yang tidak bisa berkultivasi" ucap Liu Gao mengejek.
"Baiklah aku akan tunjukan cara orang cacat yang tidak bisa berkultivasi membunuh orang" balas Yan To.
Yan To mengeluarkan sebuah Pill berwarna hitam, Pill tersebut bernama Pill Pengorbanan Tulang, Pill Pengorbanan Tulang mengandung energi jahat yang sangat besar, Yan To kemudian menelan Pill tersebut.
Whuuss!!!
Bangg!!
Ledakan gelombang kejut tercipta setelah Yan To menelan Pill Pengorbanan Tulang, di waktu yang bersamaan tingkat pelatihan Yan To telah naik ke tingkat Suprime.
Tubuh Yan To juga mengalami perubahan, warna kulitnya yang sebelumnya putih kini telah berubah menjadi warna merah kehitaman, dan juga muncul tulang yang memanjang keatas dari kedua pundak, kedua siku tangan juga tumbuh tulang yang meruncing tajam, dengan gigi taring yang panjang disertai dengan kedua tanduk yang juga telah tumbuh.
Yan To kini berubah menjadi iblis seutuhnya, efek samping dari Pill Pengorbanan Tulang yaitu tubuh orang tersebut akan berubah seutuhnya dan tidak dapat kembali ke bentuk semula dan juga tingkat pelatihan orang tersebut akan meningkat drastis, akan tetapi kekuatannya hanya dapat bertahan selama 5 jam, dan juga tingkat pelatihan orang tersebut akan mengalami kemunduran, yang terparah adalah hancurnya Dantian orang tersebut.
__ADS_1
"Apakah segini kemampuanmu, hanya berubah menjadi iblis saja apa gunanya! Dan juga aku sangat yakin perubahan tersebut memiliki efek samping yang sangat besar" ucap Liu Gao dengan ekspresi jijik.
"Mungkin wajahmu sangat sangar, aku juga sedikit ketakutan melihatmu, jadi aku akan mengetesmu dengan mengeluarkan satu jurus" Ucap Liu Gao.
"Tua Bangka!! Karena kamu sangat meremehkanku maka kamu akan menerima akib-"
"Teknik Tebasan cahaya"
Slash!!
Slash!!
Slash!!
Liu Gao melesat sangat cepat lalu menebas tubuh Yan To, saking cepatnya hingga membuat Yan To tidak sempat bereaksi mengakibatkan dirinya mengalami luka sayatan di sekujur tubuhnya.
"HahahaTua Bangka!! Aku akui kamu sangat cepat!! tapi hanya dengan kecepatan saja kamu belum bisa membunuhku!!" Teriak Yan To,
Di waktu yang bersamaan seluruh luka sayatan pada tubuhnya kembali tertutup seperti dia tidak pernah di tebas oleh dari siapapun.
"Apakah kamu sudah melihat kemampuanku!! kamu akan mati hari ini!!" Teriak Yan To.
Mendengar itu Yan To sangat marah, Liu Gao sudah meremehkannya dan juga terus mengejeknya.
Yanto melesat dengan cepat menyerang Liu Gao menggunakan sebuah pedang yang terbuat dari tulang yang muncul dari tangannya, Yan To menebas Liu Gao secara membabi buta.
Liu Gao Gao menunduk untuk menghindari dari serangan Yan To dengan santai, Liu Gao terus menghindar dari setiap serangan Yan To dengan sangat mudah dan sesekali balas menyerang Yan To.
Serangan Yan To tidak sedikitpun mengenai tubuh Liu Gao, tetapi serangan balasan Liu Gao terus merobek kulit Yan To, Yan To sangat kesal karena serangannya tidak bisa melukai Liu Gao.
Karena Yan To sudah terbawa emosi, dia menghiraukan pertahanannya, Liu Gao melompat mundur kebelakang sangat jauh, Yan To yang melihat Liu Gao melompat mundur, Yanto kemudian melesat dengan sangat cepat untuk menyerang Liu Gao.
Dengan momentum yang tepat, Liu Gao memanfaatkan kecepatan Yan To kearah kearahnya, Liu Gao kembali melesat ke arah Yan To.
"Tebasan Pedang Cahaya"
Slash!!!
Liu Gao melesat melewati Yan To begitu juga dengan Yan To, keduanya saling membelakangi, akan tetapi Liu Gao sudah menebas dada Yan To sampai terputus dengan rapi, jantung Yan To juga ikut terpotong.
"Sampai kapanpun seekor kelinci tidak bisa membunuh seekor singa!!" Ucap Liu Gao
__ADS_1
Di saat yang bersamaan tubuh Yan To jatuh terpisah ke tanah.
Setelah membunuh Yan To, Liu Gao lansung melesat memburu pasukan Sakte Tulang Merah yang sedang merusak bangunan Sakte atau yang sedang bertarung.
***
Di kediaman keluarga Lou juga sudah di serang, pasukan keluarga Jung masih bertarung dengan Tetua keluarga Lou, banyak anggota keluarga Lou yang tidak bisa berkultivasi dan memiliki kultivasi rendah telah mati dibunuh baik itu anak kecil maupun wanita dewasa.
Lou Rin sementara masih bertahan di dalam pagoda Lotus, Lou Rin tidak bisa berbuat apapun dan hanya duduk menangis.
Xhin dan rombongannya telah tiba di daratan kerajaan Jingziao, mereka lansung pergi ke Pagoda Lotus karena Xhin berpikir Lou Rin sedang berada di sana.
Setelah tiba di Pagoda Lotus, Xhin tidak melihat adanya penjaga satu pun, mereka lansung masuk ke Pagoda Lotus. saat Xhin membuka pintu dia begitu terkejut melihat Lou Rin sedang menangis.
"Rin'er, kenapa apa yang terjadi, kenapa kamu menangis" ucap Xhin.
"Xhin" seketika Lou Rin lari memeluk Xhin.
Hik.. hik..
"Rin'er tenanglah, coba kamu ceritakan apa yang membuatmu menangis" ucap Xhin menenangkan Lou Rin.
"Xhin, Keluarga Jung dan keluarga Ye menyerang kita keluarga Lou, mereka datang dengan banyak pasukan dan mulai menyerang kita, aku berhasil melarikan diri tetapi banyak orang-orang keluarga Lou yang mati dibunuh, aku sudah mengirim pesan kepada ayah akan tetapi ayah belum datang sampai sekarang" ucap Lou Rin.
"Apaa!! Mereka sangat keterlaluan, Panther!! Ayo kita pergi, aku harap kamu sangat kelaparan" ucap Xhin.
"Dengan senang hati tuan" Jawab panther.
"Xhin, apakah kami bole-"
"Tidak usah, kalian beristirahat di sini saja" ucap Xhin memotong Mao Le yang berbicara.
"Kalian semua tunggu di sini, aku akan kembali" ucap Xhin yang berjalan keluar dari Pagoda Lotus.
Zhu Lian dan yang lainnya hanya menganggukkan kepala saat mendengar ucapan Xhin.
"Array pelindung"
Xhin lansung membuat sebuah array pelindung untuk melindungi Pagoda Lotus, setelah itu Xhin dan panther kemudian pergi ke formasi teleportasi yang berada di halaman belakang Pagoda Lotus.
Swuuss!!
__ADS_1