Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Kemunculan Garuda


__ADS_3

"Aduh.. Ampun Fan sakit" walaupun Damse tidak merasakan sakit tetapi Damse tetap bertingkah seolah-olah dia merasakan sakit akibat cubitan Fanny.


Kedua orang tua Fanny tersenyum melihat tingkah Damse dan Fanny, karena mereka merasa bahagia ketika melihat anak kesayangan mereka bahagia.


"Benar yaa.. kata orang-orang, walaupun seorang pria sangat kejam saat membantai musuh-musuhnya, tetapi akan takluk dihadapan seorang wanita yang dicintainya, bahkan bertingkah kesakitan walaupun hanya menerima cubitan yang sama sekali tidak terasa sakit" ucap Jack menyindir Fanny dan Damse.


"Makanya pacaran jangan jomblo terus, apa jangan-jangan kamu kelainan ya" Fanny membalas sindiran Jack.


"Fan aku ini pria normal tahu dan juga pacarku ada, kamu saja yang belum mengetahui" ucap Jack membela dirinya walaupun sekarang dia tidak memiliki pacar, karena Jack sering kali Gonta ganti pacar.


"Lapor tuan kami di serang oleh seorang Primordial Demon dan juga para prajurit bayangan yang lain telah hancur dan tidak bisa meregenerasi, Fae dan Fou juga telah mati tuan" telepati dari Roger pemimpin bayangan hitam milik Damse.


"Baiklah kalian semua tahan dia sekuat tenaga, saya akan segera kesana" Damse mentelepati semua bayangan.


"Ayah dan ibu mertua pasukan bayangan milikku telah diserang oleh Primordial Demon itu, aku akan segera kesana untuk melawannya apakah ayah dan ibu mertua mau ikut menonton?" Ucap Damse


"Baiklah kami akan iku karena saya sangat penasaran dengan kekuatanmu" ucap ayahnya Fanny


"ayok kita pergi" ucap Damse


Mereka semua berjalan keluar goa tersebut, setelah tiba di luar goa Damse menyelimuti semua orang dengan energi spiritualnya dan membentuk seperti bola.


Kedua orang tua Fanny begitu kagum dengan Damse, karena mereka baru pernah melihat seorang kultivator menyelimuti tubuh orang lain dengan energi spiritual miliknya.


Swuss~~~


Damse melesat begitu cepat dengan di ikuti 4 gelembung energi spiritual di sisi kiri dan kanan, saking cepatnya sehingga membuat pepohonan di bawah mereka hancur membentuk sebuah garis lurus.


Hanya dalam sekali tarikan nafas mereka telah menempuh jarak 10 Mil, hanya dalam waktu setengah jam mereka telah menempuh jarak 300 mil.


30 menit kemudian mereka telah sampai di tempat pertempuran prajurit bayangan milik Damse melawan Primordial Demon tersebut.


Terlihat kondisi tempat tersebut begitu berantakan, banyaknya kawah-kawah tercipta dan pepohonan hancur akibat pertempuran tersebut.


Semua boneka setan serentak muncul dan membungkuk, para bayangan yang sedang bertempur juga telah menarik diri kembali ke tempat Damse.

__ADS_1


"kami makluk rendahan menghadap yang mulia" ucap para bawahan Damse


"musuh kali ini biarkan saya yang melawannya, kalian semua selamatkan semua orang yang masuk ataupun terjebak dalam portal ini, siapapun dia tetap selamatkan yang penting dia masih hidup dan juga kumpulkan semua Tanaman spiritual apapun itu" Ucap Damse sembari menyerahkan ribuan cincin penyimpanan yang didapatinya saat di goa Naga petir.


Setelah mendengar perintah dari Damse, semua bayangan dan boneka setan kemudian menghilang dari hadapan mereka.


Damse kemudian membuat sebuah menara dari elemen tanah dengan tinggi hampir mencapai 100 meter, kedua orang tua Fanny kembali tercengang saat melihat kekuatan Damse.


Setelah membuat menara tempat untuk kedua orang tua Fanny menonton pertarungannya melawan Primordial Demon.


Damse kemudian melesat ke ujung menara dan meletakan mereka semua di menara tersebut, Damse kemudian membuat segel tangan kemudian muncul cahaya berwarna biru melingkari menara itu, cahaya tersebut meninggi hingga menutupi menara tempat Fanny dan lainnya berada.


yah tentu saja itu adalah array pelindung tingkat surgawi, seorang master array di dunia Abyss hanya bisa membuat array Tingat Emas dan belum tentu bisa membuat array tingkat surgawi hanya seorang dewa array saja yang bisa melakukan hal tersebut.


Lagi dan lagi kedua orang tua Fanny dibuat takjub oleh kemampuan Damse, Fanny fan Jack yang baru pernah melihat kemampuan Damse tersebut ikutan menganga dengan kedua mata melebar seakan-akan bola mata mereka ingin keluar dari tempatnya.


"Oh.. jadi ini lawanku" muncul suara yang tak jauh dari mereka.


Damse melihat seorang seperti manusia purba, ditangannya terdapat sebuah gada yg di hiasi duri-duri tajam di ujung gada tersebut dan juga dua buah kapak yang berada di punggungnya.


"Dasar Dewa penakut beraninya muncul di saat sedikit kekuatanku telah terkuras saat melawan bayangan lemah milikmu" Primordial Demon membalas ejekan Damse.


Primordial Demon tersebut dapat mengetahui tingkatan kultivasi Damse dan juga golongan Ras Damse, karena Aura spiritual yang dikeluarkan Damse berwarna Emas dan hanya ras dewa yang memiliki aura spiritual berwarna Emas.


"Maaf pak tua dalam sebuah peperangan apapun bisa terjadi, termasuk menguras sedikit kekuatan mu secara perlahan, itu adalah sebuah taktik" ucap Damse


"Baiklah jikalau itu mau mu" ucap Primordial Demon tersebut sembari mengangkat tangannya keatas membentuk segel tangan, kemudian muncul sebuah portal.


Dari portal tersebut keluar ratusan makluk mirip burung dengan kepala elang bertubuh manusia dengan kedua kakinya seperti kaki burung elang yang memiliki cakar yang tajam dan kedua tangannya seperti tangan manusia tetapi memiliki cakar yang tajam seperti burung elang dan di punggungnya terdapat sepasang sayap berwarna coklat.


rata-rata semua makhluk tersebut berada di Ranah Immortal Emperor.II*5 dan hanya satu berada di Ranah Dewa Emas (Dewa petir puncak).


"Garuda..!! itu kan burung Garuda Makluk mitos tapi kenapa mereka berada di sini, masa sih ras Garuda di perbudak oleh seorang Primordial Demon" gumam Damse yang melihat ratusan burung Garuda keluar dari portal.


"Apakah kamu takut Dewa busuk dan asal kamu tahu kita berdua memiliki energi yang sama" ucap Primordial Demon yang melihat ekspresi wajah Damse yang berubah saat melihat burung Garuda keluar dari portal.

__ADS_1


"Sudah kuduga pasti pak tua ini juga menggunakan Qi" gumam Damse


"Tidak kok cuman kasihan saja melihat makhluk mitos yang di perbudak" ucap Damse


"Kalian semua habisi Dewa busuk itu" Primordial Demon memerintahkan burung Garuda sambil menunjuk ke arah Damse.


KKKyyyaaaakkk!!


Teriakan burung Garuda mulai menggema dari atas langit saat melesat kearah Damse.


Swuss~~~


Swuss~~~


Swuss~~~


Trang!!


Trang!!


Tiga Garuda melesat kearah Damse dengan cepat dan melancarkan cakar dan tebasan pedang tetapi Damse membentuk sebuah Shield menggunakan energi Qi untuk menangkis serangan tersebut.


Setelah Damse menangkis serangan dari ketiga Garuda, Damse melesat kearah belakang Garuda yang menyerangnya.


Bamm!


Bamm!


Bamm!


Damse melancarkan pukulan telak ke wajah Garuda yang berada di depannya seketika Garuda tersebut terhempas beberapa kilometer, Damse dengan cepat melakukan tendangan memutar sehingga membuat kedua Garuda yang berada di depannya terhempas melesat membentur tanah dengan kencang.


Melihat ketiga Garuda terpental akibat serangan Damse, tiba-tiba ratusan Garuda tersebut menyerang Damse secara bersamaan.


Kyyaakkk

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2