Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Mencari Informasi


__ADS_3

"Tuan hanya perlu membayar 100 koin perunggu untuk biaya masuk karena tidak memiliki indentitas" ucap penjaga gerbang.


Xhin mengeluarkan 1 koin Emas lalu diberikan kepada penjaga gerbang tersebut, akan tetapi mata mereka ternganga saat melihat koin Emas yang diberikan Xhin.


"Apakah tidak cukup" ucap Xhin bertanya.


"Ti.. Tidak tuan, ini terlalu kebanyakan, tuan hanya perlu memberikan 100 koin perunggu saja" jawab penjaga gerbang.


"Kalian berdua ambil saja sisanya" ucap Xhin lalu berjalan masuk.


Terlihat suasana kota sangat ramai, ribuan orang berlalu lalang dengan kesibukan mereka masing-masing,


Xhin langsung menuju ke salah satu restoran yang berada di kota tersebut.


Saat masuk ke dalam restoran itu, mata semua orang lansung memandang kearah Xhin, terutama beberapa perempuan yang berada di dalam restoran itu.


Mereka memandang Xhin bagaikan mendapatkan sebuah mutiara yang sangat berharga.


"Lumayan ada wanita cantik, mungkin aku bisa memanfaatkan mereka" batin Xhin.


"Hai... Kamu" teriak salah seorang wanita.


"Aku" ucap Xhin sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Iya kamu" balas perempuan itu.


Karena dipanggil, Xhin lalu berjalan ke arah mereka, terlihat ada lima orang perempuan di meja itu dan salah satu diantara mereka memakai tudung berwarna putih transparan.


"Tuan Putri kami ingin kamu bergabung dengan kami di sini, apakah bisa?" Ucap perempuan.


"Terima kasih atas kebaikannya nona" ucap Xhin lalu duduk bergabung dengan mereka.


"Pelayan, tolong bawakan hidangan terbaik di restoran ini" ucap Xhin memesan.


"Tidak usah biar aku saja" jawab perempuan tadi.


"Tidak apa-apa nona, biarkan aku yang mentraktir kalian, karena kalian telah berbaik hati dengan memanggilku bergabung bersama kalian" Jawab Xhin.


Keempat perempuan lainnya hanya menatap Xhin tanpa berbicara sepatah katapun, tetapi perempuan yang memakai tudung itu melirik Xhin sekilas lalu kembali menundukkan kepalanya.


Setelah pelayan membawakan makanan, mereka lalu menikmati makan yang dipesan Xhin tadi.


"Makanan di sini cukup enak" batin Xhin.


"Tuan, aku yakin kamu tidak berasal dari kota ini, jadi bolehkah kami mengetahui dari mana kamu berasal" ucap perempuan yang berbaju putih.

__ADS_1


"Benar, aku tidak berasal dari kota ataupun daratan ini, aku adalah seorang pengembara" jawab Xhin.


"Oh.. tuan apakah kamu sudah memiliki kekasih, kalau belum aku bisa menjadi kekasihmu" ucap perempuan yang berbaju putih.


"Qia An! kamu itu jangan terlalu genit" ucap perempuan yang memanggil Xhin untuk bergabung dengan mereka.


"Saya belum mempunyai kekasih, dan sebelumnya nama saya Xhin, apakah saya boleh tahu nama kalian" ucap Xhin.


"Eh.. iya maaf sebelumnya kami belum memperkenalkan diri, nama saya Qia An" ucap perempuan yang berbaju putih.


"Aku Dhu Ji" ucap perempuan yang memanggil Xhin pertama tadi.


"Aku Lio Jhizka dan yang ini adikku Lio Bing" ucap perempuan berbaju putih corak biru sambil menunjuk adiknya yang menggunakan baju berwarna sama dengannya tetapi berbeda corak.


"Terus, kalau kamu" ucap Xhin menatap perempuan yang menggunakan tudung berwarna putih transparan.


"A.. Aku"


"Temanku yang ini namanya Tuan Putri Yao Yao, anak walikota" ucap Dhu Ji menjawab karena dia melihat Putri Yao Yao malu-malu.


"Aku mohon maaf sebelumnya, apakah kalian mengetahui tentang Beast suci Qilin" ucap Xhin bertanya.


Mendengar itu mereka semua lansung memandang kearah Xhin bersamaan.


"Ah.. maaf aku tidak tahu" jawab Xhin karena melihat perubahan ekspresi wajah mereka.


"Hewan iblis Qilin sangat tabu untuk di bicarakan di tempat ini, hewan iblis itu akan keluar 20 tahun sekali mencari manusia untuk dimakan, jadi kami di tempat ini sangat takut membicarakannya" ucap Putri Yao Yao.


"Kebetulan aku kemari untuk membunuhnya, dan apakah aku bisa tahu dimana tempatnya" ucap Xhin bertanya.


Mendengar itu mereka langsung menatap bingung kearah Xhin sesaat.


"Kamu jangan main-main Xhin, hewan iblis itu sangat kuat dan jahat, hewan iblis itu berada di tingkat Immortal dan dikatakan sebagai makhluk terkuat di dunia ini, jadi aku sarankan untuk tidak mencarinya" ucap Putri Yao Yao.


"Hehehe... Tenang saja aku lebih kuat darinya, jadi... Apakah aku bisa mengetahui keberadaannya" jawab Xhin bertanya.


"Apakah kamu tidak bercanda, tingkat Immortal itu jauh berkali-kali lebih kuat dibandingkan dengan tingkat Saint yang merupakan puncak kultivasi dasar" ucap Putri Yao Yao.


"Aku tahu kok, aku hanya perlu menggunakan 10% kekuatanku untuk mengalahkannya, jadi aku akan menyelamatkan kalian semua" jawab Xhin.


"apa!! 10% kekuatannya, sebenarnya sekuat apa Pemuda ini, aku juga tidak bisa merasakan tingkat kultivasinya, apa ucapan pemuda ini benar, tapi kalau dia sekuat itu kenapa namanya saja tidak pernah terdengar" batin Puteri Yao Yao.


bukan hanya Puteri Yao Yao, tetapi mereka semua juga tampak meragukan ucapan Xhin.


"Masalah jumlah hewan iblis itu bukan satu tetapi sembilan ekor, aku yakin kamu akan mati saat melawannya" Lio Bing yang sedari tadi hanya diam mendengar.

__ADS_1


"Terserah kalian mau percaya atau tidak, tapi aku mohon tunjukan dimana tempatnya" ucap Xhin dengan sedikit memaksa.


"Huh... Yang penting kami sudah memperingatkan mu, tapi kamu harus berjanji kalau kamu sudah mau mati, maka kamu harus melarikan diri dan menikahi ku sebelum kamu mati" ucap Lio Jhizka.


"Iya, tapi kalau aku tidak mati maka kalian berlima harus tidur denganku, bagimana" ucap Xhin.


Mendengar itu wajah mereka semua lansung memerah, terutama Putri Yao Yao.


"Kamu jangan bercanda Xhin, tidak mungkin tuan Puteri mau tidur bersama pria mesum sepertimu" ucap Dhu Ji.


"Itu saja penakut, dasar lembah" cibir Xhin sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya.


"Baiklah aku terima, tapi biarkan aku sendiri yang akan menjadi bahan taruhan dan kamu harus membebaskan mereka, dan juga kalau kamu mati aku akan memotong kepala untuk menjadi hiasan dinding" jawab putri Yao Yao sambil meremas sendok makan sampai bengkok.


"Kamu yakin Tuan Puteri" ucap Dhu Ji sambil menatapnya, karena Puteri Yao Yao yang mereka kenal tidak seberani ini.


"Aku paling membenci kata lemah, jadi aku tidak yg takut" jawab Putri Yao Yao sambil meremas tangannya.


"Hehehe... Bersiaplah, ini akan terasa nikmat" ucap Xhin dengan tatapan mesum.


"Jadi... Dimana tempatnya" lanjutnya.


"Hewan iblis itu berada di lautan lava di dalam gunung berapi, kamu hanya perlu menuju ke pegunungan Hanzi yang letaknya di sebelah barat dari kota Hanzixo" ucap Putri Yao Yao.


"Kota Hanzixo? Dimana itu?" Ucap Xhin bertanya karena sebelumnya dia tidak mengetahui nama kota ini.


"Apakah kamu bodoh? kamu sekarang berada di kota Hanzixo" ucap Dhu Ji kesal.


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^Bersambung... :)^^^

__ADS_1


__ADS_2