Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Dunia Abbys VII


__ADS_3

"Bisa di bilang begitu, pasukan bayanganku tercipta dari jiwa yang telah mati lalu aku bangkitkan dalam bentuk bayangan hitam, bukan hanya terlihat seperti roh lalu tidak memiliki tubuh, tapi tubuh pasukan ku itu memiliki tubuh fisik seperti tampilan mereka dan tubuh fisik mereka sangatlah keras, kalian berdua bahkan belum mampu jika berhadapan dengan salah satu dari pasukan bayangan hitam milikku" jelas Xhin.


"Semengerikan itu kah kekuatan pasukan bayangan hitam milikmu kakak Xhin" ucap Andre Smith bertanya.


"Yeah!! bisa dibilang begitu" jawab Xhin.


"Ayok kita pergi, biarkan pasukan bayanganku yang mengerjakan sisanya" lanjutnya.


Ding!!


Ding!!


Ding!!


[Selamat tuan telah membunuh beast monster Tingkat Saint tahap 3]


[Selamat tuan telah membunuh beast monster tingkat immortal tahap 1]


[Selamat...


[Selamat...


[Selamat...


"Nana, nonaktifkan notifikasi sistem" perintah Xhin dalam hati.


Kini terdengar suara pertarungan di mana-mana, Xhin lansung mengaktifkan teknik teleportasi, Xhin menghilang bersama kedua remaja itu.


Mereka bertiga kini muncul di depan lubang masuk ke kota kediaman manusia di dunia Abbys.


Xhin juga merasakan energi spiritual miliknya terus mengalir bagaikan sungai, energi spiritual miliknya di salurkan ke seluruh bayangan hitam miliknya, karena sekarang Xhin telah kembali memiliki Dantian Abadi maka dia tidak takut akan kehabisan energi spiritual.


Pertempuran itu menciptakan gempa yang mengguncang hampir seluruh daratan, manusia yang berada di kediaman mereka yang berada di dalam tanah lansung bergegas keluar ke permukaan karena getaran gempa yang terjadi membuat mereka takut tanah di atas mereka ambruk menimpa mereka.


"Sarvio, Andre, kalian kembali dulu tunggulah saudara-saudara kalian yang lain keluar, kalau mereka sudah keluar katakan apa yang terjadi biar kalian tidak di pukuli ibu kalian, terus pimpin mereka untuk mengambil setiap mayat beast monster yang telah di bunuh oleh pasukan bayangan milikku" ucap Xhin kepada keduanya dan hanya di jawab dengan anggukan kepala.


Xhin lansung terbang melesat ke arah gunung tempat dewa monster di dunia Abbys, seperti yang di katakan Andre Smith dan Sarvio William kepadanya.


"Sarvio!! Andre!! Kemana saja kalian satu bulan bulan ini?" Terdengar suara wanita dewasa dari mulut lubang goa.


"Eh... Mama"


"Bibi"


Ucap keduanya menelan ludah kasar, yang pastinya kemungkinan terburuk yaitu mereka di pukuli oleh orang tua mereka.


Buukk!!


Buukk!!


Buukk!!


Kedua remaja itu lansung mendapatkan hadiah yang sangat berharga, seperti yang para guru katakan, "Di Ujung Rotan Terdapat Nasihat dan Ajaran"


...****************...


Setibanya Xhin di gunung itu, Xhin lansung di kepung oleh ratusan ribu beast monster tingkat dewa alam, lebih tepatnya 873 ribu, dan tiga ras iblis di antaranya berada di tingkat Kaisar Dewa Puncak.

__ADS_1


"Ternyata kamu sudah bereinkarnasi, kamu juga sudah mendapatkan kembali kekuatan di tubuh lama mu itu" ucap salah satu iblis.


"Kalian semua, bunuh dia" iblis yang merupakan pemimpin dari mereka semua termasuk pemimpin dari dua iblis lainnya lansung memerintahkan seluruh beast monster.


"Rebellion"


Pedang Rebellion lansung muncul di tangan Xhin, dengan sangat cepat Xhin lansung melesat menebas satu persatu beast monster yang menyerangnya.


Pedang Rebellion terus menyerap energi spiritual dari tubuh beast monster yang di tebas oleh Xhin. "Satu tebasan, satu nyawa melayang" ucap xhin yang terus mengayunkan pedang Rebellion di tangannya untuk membantai semua beast monster yang ada.


Gerakan Xhin sangatlah cepat jadi semua beast monster itu hanya menyerang udara kosong, sedangkan Xhin hanya butuh satu Tebasan atau satu tusukan untuk melubangi atau menebas tubuh beberapa beast monster sekaligus.


Ketiga Iblis yang melihat Pembantai yang di lakukan oleh Xhin hanya terdiam, mereka tidak menyangka kalau Xhin bakal sekuat ini.


Gerakan Xhin sangat mendominasi, dia tidak menurunkan kecepatan sedikitpun, yang terlihat hanya para beast monster yang mulai berjatuhan.


"Kalian semua berpencar, jangan berdiri berkelompok begitu, dia akan membunuh kalian dengan cepat, berpencar dan buat dia kehabisan energi Qi nya nanti juga dia kelelahan" teriak salah satu iblis.


"Doppelganger"


Seketika muncul 1000 bayangan Doppelganger Xhin yang memegang pedang Rebellion, semua Doppelganger Xhin mulai menebas beast monster seperti yang di lakukan tubuh utama, tapi tidak berselang lama Xhin tiba-tiba terhenti sesaat.


Uhuukk... Uhuukk...


Xhin memuntahkan darah segar setelah Doppelganger Xhin yang paling lemah yang berada di ranah Saint mati, tetapi pedang Doppelganger Xhin yang mati terus menyerap energi spiritual di tubuh beast monster yang tertancap oleh pedang itu, tapi setelah beast monster itu mati pedang Rebellion dari Doppelganger juga menghilang.


Energi spiritual yang di serap oleh pedang Rebellion Doppelganger lansung di transfer ke pedang Rebellion yang asli.


Satu per satu Doppelganger Xhin yang berada di bawah tanah dewa hitam mati, begitu juga Xhin sedari tadi memuntahkan darah berulang, tetapi tubuhnya terus meregenerasi dengan cepat jadi tidak masalah baginya.


Hanya dalam lima batang dupa semua beast monster telah di ratakan oleh Xhin dan Doppelganger miliknya.


Dalam sekejap mata, semua Doppelganger Xhin telah menghilangkan, kini tersisa Xhin dan ketiga iblis tingkat Kaisar Dewa yang masih mematung.


Slash!!


Salah satu dari ketiga iblis itu lansung mati begitu saja di tebas oleh Xhin, kedua iblis lainnya lansung tersadar apa yang sedang terjadi.


"Dasar pengecut, menyerang kami selagi masih lengah" pemimpin iblis itu mengumpat Xhin.


"Hahaha... Lucu yah kalau aku di bilang pengecut, padahal aku cuman sendirian melawan ratusan ribu pasukan mu loh, siapa pengecut yang sebenarnya aku tanya? Oh... Aku tau mungkin kamu bapak dari pengecut... penakut bukan" balas Xhin.


"Terus kamu, wajahmu jelek bangat kek muntah anjing, tapi kaga apa... Justru semakin jelek semakin bagus.. hahaha..." Ucap Xhin ke iblis yang satunya.


"B*ngsat!!! Hari ini akan ku buat kamu menderita, akan ku cincang-cincang tubuhmu, aku harus meminum darahmu dan makan jantungmu" Iblis yang satunya itu lansung melesat dengan sangat cepat ke arah Xhin.


Kuku-kuku panjangnya terlihat seperti pisau yang sangat tajam, iblis itu seperti tiba-tiba muncul di depan Xhin, Xhin dapat melihat gerakannya dengan sangat jelas saat iblis itu mengayunkan jari-jari tangannya untuk menebas Xhin menggunakan kuku tajamnya itu.


Traankk!!!


Xhin dengan santai menangkis serangan iblis itu dengan pedang Rebellion, tapi saat itu juga kelima kuku tajam di tangan kanannya putus begitu saja saat bertemu bilang pedang Rebellion yang sangat tajam.


"Huuuu... Lihatlah cakarmu yang tajam itu terpotong seperti daging lembek temanmu" ucap Xhin menyeringai, tatapan matanya sangat menyeramkan.


|


|

__ADS_1


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2