Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Peperangan Kedua Kerajaan


__ADS_3

Raja Yun Taojing menyatakan perang besar-besaran, dia telah mengumpulkan hampir 150 ribu prajurit yang berada di tingkat Spirit Langit sampai tingkat Holly Tyran. 2 ribu orang dengan tingkat pelatihan Extreme dan 20 orang Jendral dengan tingkat pelatihan Expert.


Begitu juga dengan kerajaan Jingziao, Raja Jing Dong juga telah memerintahkan jendral Ping Gai untuk menyiapkan seluruh pasukan mereka.


Ada 140 ribu prajurit yang memiliki tingkat pelatihan Spirit Langit sampai tingkat Holly Tyran, 4 ribu prajurit dengan tingkat pelatihan Extreme dan 15 orang yang berada di tingkat Expert termasuk Jendral Ping Gai sendiri.


Walaupun kalah dari segi kekuatan tempur, tapi kerajaan Jingziao tidak menyerah begitu saja.


Mao Le dan Long Ju juga ikut serta dalam peperangan yang akan terjadi tersebut, karena mereka berdua ikut maka Panther juga ikut berperang, karena bagaimanapun Xhin telah memerintahkan Panther untuk melindungi mereka.


Hubungan Panther antara Mao Le dan Long Ju juga sudah sangat dekat, bahkan mereka sudah seperti saudara sendiri.


Kini kedua kubuh akan melakukan negosiasi terakhir, jikalau jalan perdamaian lewat negosiasi tidak berjalan dengan lancar maka perang pun tidak dapat di hindari.


Pemimpin kedua kubuh kini melakukan pertemuan di tengah area perbatasan, jendral Ping Gai sebagai perwakilan dari kerajaan Jingziao yang maju.


Sedangkan Jendral Bho Jing dari kerajaan Yunxa yang maju sebagai perwakilan, kerajaan Yunxa telah menyusun rencana untuk membunuh jendral Ping Gai di saat pertemuan tersebut.


"Apakah tidak ada cara lain selain berperang!! Akan ada banyak korban jiwa jikalau peperangan terjadi!!" Teriak Jendral Ping Gai.


"Apakah kalian takut!! kalian itu sudah membunuh ribuan pasukan kami di benteng perbatasan dan Jendral Yu juga mati dalam penyerangan yang kalian lakukan, tetapi sekarang kalian masih menginginkan perdamaian haa..!! Darah dibalas dengan darah!!!" Balas Jendral Bho Jing.


"Jawab yang sudah ku tebak sebelumnya" batin Jendral Ping Gai.


"Persiapkan diri kal-"


Trang!!!


Jendral Ping Gai tiba-tiba menangkis sebuah panah spirit yang melesat ke padanya, panah tersebut melesat dari samping kepala Jendral Bho Jing.


"Serang!!!" Teriak Jendral Bho Jing.


"Kalian semua Serang!!" Terik Jendral Ping Gai.


Jendral Ping Gai melompat dari kudanya untuk menerjang Jendral Bho Jing.


"Tebasan penghancur"


Jendral Ping Gai mengayunkan pedangnya di udara secara vertikal, seiring dengan ayunan pedangnya mucul bayangan Badak Bercula api.


Baamm!!!


Tercipta gelombang kejut yang sangat kuat saat Jendral Bho Jing menangkis serangan tersebut, Tercipta sebuah cekungan di bawah kaki kuda yang di tunggangi Jendral Bho Jing.


Karena kekuatan tebasan Jendral Ping Gai terlalu besar, maka kaki kuda yang di tunggangi Jendral Bho Jing lansung patah akibat tidak kuat menahan beban besar.


"Palu Peremuk"


Baammm!!!

__ADS_1


Tanpa di sadari Jendral Ping Gai, sebuah palu besar menghantam dadanya yang membuat armor giok milik Jendral Ping Gai hancur seketika.


Jendral Ping Gai terpental ke belakang menabrak para prajurit yang sedang berperang.


Uhuk.. uhuk..


Jendral Ping Gai memuntahkan seteguk darah akibat terkena serangan tersebut.


"Dasar pengecut" Batin Jendral Ping Gai.


"Wu Sao, bantu aku untuk menghadapi mereka berdua" teriak jendral Ping Gai.


"Dengan senang hati temanku" balas Wu Sao yang juga menjabat sebagai salah satu Jendral.


Mereka berdua langsung melesat menuju Jendral Bho Jing dan Rekannya, masing-masing dari mereka telah memilih lawan bertarung.


Dalam sekejap mereka berempat mengguncang area pertempuran, ada juga prajurit yang mati akibat terkena serangan nyasar dari pertempuran mereka.


Di sisi lain Mao Le juga sedang bertempur, Mao Le terus membunuh prajurit kerajaan Yunxa yang masih berada di tingkat Holly Tyran kebawah.


"Langkah Kilat, tahap pertama bayangan"


Seketika pergerakan Mao Le menjadi sangat cepat, bahkan prajurit kerajaan Yunxa sulit untuk menebasnya.


Mao Le menghindari setiap serangan dengan mudah.


"Tebasan Angin"


Slash!


Seketika tubuh prajurit tersebut putus begitu saja, Mao Le terus membantai prajurit kerajaan Yunxa yang masih berada di tingkat Tyran kebawah.


Sedangkan Long Ju juga sedang menggila di Medan perang, Long Ju terus menghujani prajurit kerajaan Yunxa dengan bola api.


Tiba-tiba prajurit Yunxa muncul di belakang Long Ju, prajurit itu lansung menebas Long Ju, akan tetapi Mao Le tiba-tiba muncul lalu menendang kepala orang tersebut.


Bamm!!


Slash!!


Rahang bawah orang itu lansung terlepas dari tempatnya, dengan sekali gerakan Tebasan memutar Mao Le menebas leher orang tersebut hingga menggelinding di atas tanah.


"Terima kasih kakak Le" ucap Long Ju.


"Ayo maju" ucap Mao Le.


Mereka berdua langsung melakukan kombinasi dalam pertempuran, api dan angin begitu menggila.


Pertempuran telah berjalan selama satu Minggu tanpa berhenti, banyak prajurit yang telah kehabisan energi spirit.

__ADS_1


Prajurit kerajaan Jingziao telah meratakan gelombang pertama prajurit kerajaan Yunxa.


Kedua Jendral kerajaan Yunxa juga telah mundur untuk meregenerasi energi spirit dan menyembuhkan luka-luka mereka, begitu juga dengan Jendral Ping Gai dan Wu Sao.


Mao Le dan Long Ju sudah selesai memulihkan energi spirit, mereka berdua telah mundur dari hari kemarin dan sekarang mereka kembali bergabung di Medan pertempuran.


Waktu mereka berdua hendak keluar dari barak, tiba-tiba pandangan mereka teralihkan saat melihat Ribuan Panah Api yang Melesat turun dari atas langit.


"Berlindung!!" Teriak Mao Le.


Dalam sekejap para prajurit lansung mengeluarkan kertas Rune, kertas Rune itu adalah Rune sekali pakai, yang berfungsi untuk memunculkan formasi pelindung.


Bam!!


Bam!!


Bam!!


Panah api menghujani para prajurit kerajaan Jingziao, ratusan prajurit mati seketika dan bagi prajurit yang mengeluarkan kertas Rune mereka tidak terluka.


"Para Pemanah, Serang!!!" Teriak Raja Jing Dong.


Swuu!!


Swuu!!


Swuu!!


Para Pemanah kerajaan Jingziao juga balik menyerang, Ribuan panah api terlihat bagaikan hujan api di malam hari.


"Ayo.. kita jangan sampai ketinggalan" ucap Mao Le.


Mereka berdua langsung melesat menuju garis depan.


Trang!!


Mao Le lansung menebas salah seorang prajurit kerajaan Yunxa, akan tetapi serangan Mao Le mengenai perisai Prajurit tersebut yang membuat perisai itu lansung putus dengan rapi.


"Pedang tingkat langit memang beda" batin Mao Le.


Trang!!


Trang!!


Keduanya bertukar serangan demi serangan, Mao Le tidak menyangka akan bertemu lawan yang sepadan.


"Long Ju!! Aku tidak menyangka kamu akan mengkhianati kerajaan Yunxa!!" Teriak salah seorang yang muncul.


Mao Le saat itu sedang menebas prajurit kerajaan Yunxa yang berada tingkat Spirit Langit, tetapi saat mendengar teriakkan itu membuatnya lansung mengalihkan pandangannya.

__ADS_1


"Lie Hu!" Batin Long Ju.


"Memangnya kenapa aku menghianat Kerajaan Yunxa!! Sewaktu keluargaku dibantai Jendral Yu apakah Raja kerajaan Yunxa bertindak Hah?" Teriak Long Ju yang sudah sangat emosi.


__ADS_2