Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Kematian Beast Monster Hydra


__ADS_3

"Baiklah.. tapi kamu harus mengalahkannya, kalau tidak kamu harus bisa melarikan diri." ucap Mao Le melesat menjauh, setelah Mao Le pergi.


Xhin lansung ingin mengeluarkan pedang Rebellion, alasannya karena tidak ingin aura kematian yang di keluarkan pedang Rebellion menghancurkan jiwa Mao Le.


"Rebelli-"


Swuusss!!


Ledakan gelombang aura spiritual yang Hydra keluarkan sangat besar hingga Xhin tertekan dan sulit untuk bergerak, bukan hanya tidak bisa bergerak, tetapi untuk bernafas saja Xhin begitu kesulitan.


Huekkk!!


Xhin memuntahkan seteguk darah akibat terlalu besar tekanan yang dia terima.


Hydra menyerang Xhin yang sedang kesulitan bergerak menggunakan serangan ekornya hingga membuat Xhin terpental menabrak barisan pepohonan yang berada di belakangnya.


Baamm!!


Baamm!!


Bam!


"Beruntung tubuhku sangat keras, kalau tidak aku pasti sudah mati, akan tetapi luka dalamku sangat parah, beberapa serangan lagi yang ku terima, maka aku pasti akan mati" batin Xhin yang lagi tergeletak di atas tanah.


"Rebellion" Xhin kemudian mengeluarkan pedang Rebellion.


Saat pedang Rebellion keluar, tiba-tiba aura kematian begitu pekat menutupi tempat tersebut, kini tempat tersebut ditutupi kabut hitam yang tidak lain adalah aura kematian.


Tebasan ruang


Hydra terpotong-potong menjadi bagian kecil-kecil, Xhin mengira Hydra telah mati akan tetapi potongan tubuhnya kembali tersambung dengan jumlah kepala lebih banyak, tetapi saat menggunakan pedang Rebellion untuk menebas beast monster Hydra, kemampuan meregenerasi tubuhnya sedikit melambat.


Xhin yang sedari tadi telah menghirup racun yang dikeluarkan oleh Hydra, sehingga membuatnya kini menjadi lemah.


"Sial, aku terlalu banyak menghirup racun yang disemburkan beast monster ini" ucap Xhin.


Tubuh Hydra yang terpotong-potong kini telah kembali beregenerasi, Hydra lansung menyerang Xhin yang sudah mulai lemah terkena racun.

__ADS_1


Craks!!


Arhkk!!


Paha Xhin terkena gigitan salah satu kepala Hydra yang membuatnya tersangkut.


Xhin memotong kepala Hydra yang menggigitnya, Xhin kemudian melompat mundur dan mencabut kepala Hydra yang masih tertancap di kakinya.


Terlihat darah segar mengalir keluar saat kepala Hydra terlepas dari kaki Xhin, Xhin lansung mentotok pahanya untuk menghentikan pendarahan.


"Gigitannya begitu tajam, tidak heran bisa menembus kulitku yang begitu keras" ucap Xhin


"Walaupun jantung Hydra di potong, monster itu tidak akan bisa mati, cobalah menyerang menggunakan api, tuan harus membakarnya hingga menjadi abu, maka beast monster Hydra akan seutuhnya mati, tetapi jantungnya sangat bermanfaat, saat tuan memakan jantung hydra maka tuan akan kebal dari seluruh racun dan juga bisa menyembuhkan racun yang berada di dalam tubuh tuan" ucap jiwa beast suci Naga dari dalam kepala Xhin.


"Baiklah.. aku akan mencobanya, serangan terakhir ini mungkin akan membuatku kehabisan energi spirit" ucap Xhin.


"Coba kamu tahan dengan ini" teriak Xhin.


"Tebasan ruang"


Xhin memotong tubuh hydra sampai menjadi bagian kecil-kecil tetapi Xhin tidak memotong jantungnya, Xhin kemudian mengambil jantung Hydra dan di saat Hydra ingin kembali beregenerasi, Xhin lalu melancarkan serangan berikutnya.


"Api nyala kehancuran"


Api berwarna Pink muncul di telapak tangan Xhin.


"Jadilah debu" ucap Xhin


Xhin kemudian membakar tubuh Hydra yang terpotong menjadi bagian kecil-kecil hingga menjadi abu dan yang tersisa hanyalah inti beast monster Hydra, setelah itu Xhin lansung memakan jantung Hydra yang berada di tangannya.


Crack.. Crack..


"Huek.. rasanya pahit" ucap Xhin yang menikmati jantung Hydra di tengah kobaran api Pink.


Arhkk!!


Xhin menjerit saat darah dan jantung Hydra masuk kedalam tubuhnya, Xhin lansung bersemedi untuk menyerap darah dan jantung Hydra.

__ADS_1


Hampir satu jam bersemedi kini darah Hydra sudah menyatuh dengan tubuh Xhin, Kini seluruh racun Hydra telah menghilang dari tubuh Xhin dan tubuhnya sekarang menjadi kebal terhadap racun apapun, energi spirit miliknya sudah kembali beregenerasi dan kini semakin kuat.


Genangan air di tempat tersebut kini telah menguap sampai kering akibat terkena api Pink.


Saat air telah mengering, Xhin menemukan sebuah goa yang sangat besar, Xhin yang penasaran langsung memasuki Goa tersebut.


Di dalam goa terdapat banyak tulang-tulang manusia maupun beast monster, Xhin mengambil ratusan cincin penyimpanan yang tergeletak di atas tanah dan masih terpasang di tulang jari tangan .


Di dalam semua cincin penyimpanan tersebut, tersimpan begitu banyak inti beast monster, tanaman spiritual dan jumlah harta yang sangat banyak, baik itu ratusan ribu coin Emas, artefak dan juga senjata.


Xhin terus menelusuri ke dalam goa tersebut, setelah cukup jauh masuk ke dalam Goa Xhin menemukan ribuan kristal energi di dinding goa, tempat tersebut terlihat seperti jutaan bintang di langit malam, energi yang di keluarkan kristal yaitu energi Qi.


"Dengan energi spirit ku yang belum pulih sepenuhnya mungkin cukup untuk menyusul Mao Le, jikapun ada pertempuran, masih bisa memberikan beberapa serangan mematikan" batin Xhin.


Xhin lansung melesat keluar goa untuk mencari Mao Le, Xhin melesat di antara pepohonan, Xhin kemudian mengeluarkan kesadarannya untuk mencari Mao Le.


Setelah menemukan keberadaan Mao Le, Xhin lansung melesat menuju Mao Le, beberapa saat kemudian Xhin telah melihat Mao Le yang sedang duduk di bawa pohon.


"Mao Le, ayok ikut aku nanti saja kita ke Kuil kuno tujuan akhir ujian" ucap Xhin.


Mao Le lansung mengikuti Xhin, lama berjalan kini mereka telah tiba di goa tadi.


"Xhin apakah kamu yang mengeringkan genangan air ini, berarti beast monster tadi sudah kamu kalahkan dan juga Goa apa itu?" Mao Le bertanya kepada Xhin.


"Sudah kok, lagi pula aku kan jenius, aku saja sampai memakan jantung beast monster Hydra dan Goa itulah yang aku temukan, di dalam goa terdapat banyak kristal energi murni" ucap Xhin.


"Apa?.. kamu makan jantung beast monster tadi?" Ucap Mao Le yang kebingungan dengan Xhin, pasalnya Xhin sangat pemilih makanan walaupun mereka hidup susah.


"Xhin, aku akan berusaha mencari tabib tingkat langit bagimu" ucap Mao Le.


"Tabib.. Buat apa kamu memanggil tabib, aku juga tidak sakit" ucap Xhin yang bingung mendengar perkataan Mao Le.


"Untuk mengobati kepalamu, tampaknya kamu semakin aneh setelah kamu di pukuli Lou Rin saat kamu mencuri hartanya, tapi apa mungkin ini efek akibat kamu bercinta dengan Zhu Lian" ucap Mao Le.


"Tidak usah, aku baik-baik saja kok, penyebab aku memakan jantung beast monster Hydra supaya aku kebal sama semua racun dan juga menghilangkan racun di tubuhku" jelas Xhin.


"Oh.. itu penyebabnya, ayo kita masuk ke dalam goa" ucap Mao Le.

__ADS_1


Setelah memasuki Goa, Mao Le di kejutkan dengan ribuan kerangka manusia maupun beast monster.


"Banyak sekali tulang-tulang manusia" batin Mao Le.


__ADS_2