
Damse telah mempelajari Jurus pedang Hitam sangat lama tak terasa sudah 10 tahun sudah terlewati, kini Damse telah menguasai teknik pedang hitam tersebut.
"Aku telah menjalani pelatihan yang sangat lama, untuk saat ini aku sudah menguasai Bab 1 tersebut dan saatnya untuk istirahat sebentar" batin Damse yang langsung keluar dari dunia verden tersebut.
Setelah selesai bertapa Damse melihat hari sudah gelap "sudah malam rupanya, entah berapa tahun sudah aku habiskan dengan berlatih ilmu berpedang, bagimana ya... keadaan Fanny" batin Damse
Damse lansung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, saat hendak masuk ke kamar mandi Damse tiba-tiba dikejutkan dengan suara teriakan dari dalam kamar mandi tersebut
Kyaa!!
"Sayang... kamu itu kalau mau masuk ketuk dulu, aku kan jadi kaget" Fanny mencubit perut Damse
"sayang, masa kamar sendiri harus di ketok sih, Fan sudah berapa tahun aku meditasi?" Ucap Damse sambil memeluk Fanny dari belakang.
"Berapa tahun? Ckckck.. suamiku yang ganteng kamu itu meditasinya aja belum sampai satu jam kenapa malah di bilang tahun sih, kamu sudah pikun ya" jelas Fanny
"Apa belum satu hari, Nana jelaskan apa maksudnya" batin Damse yang tampak kebingungan.
[Tuan sebenarnya roda waktu di dunia verden dan dunia Abyss memanglah berbeda tuan, dunia verden merupakan dunia yang di ciptakan oleh seorang dewa untuk membantunya dalam pelatihan, 10 Tahun di dunia verden sama dengan 1 menit di dunia Abyss tuan]
Damse hanya mengangguk, Damse kemudian mandi bersama dengan Fanny.
"Teknik berpedang ini merupakan teknik yang sangat bagus, aku tidak menyangka bisa menemukannya" batin Damse, sambil meneruskan kegiatannya.
"Damse kamu mau mandi apa pelukan sih" Fanny kembali mencubit perutnya.
"hehehe... ayo Kita mandi" ucap Damse.
Selama mereka berdua mandi bersama, tangan Damse sangat nakal sehingga membuat mereka berdua mandi begitu lama, Selesai mandi Damse lansung menuju tempat santai di lantai tiga.
Damse kembali membuka shop sistem untuk melihat-lihat, setelah mengutak-atik shop sistem, Damse langsung teringat dengan skill alkemis.
"Nana apakah ada teknik untuk menjadi seorang alkemis tingkat surgawi, jikalau ada lansung beli dan gunakan poin sistem untuk mempercepat pemahaman dan beli juga seluruh resep Pill." Ucap Damse dalam hati.
[Baik tuan]
[Membeli Skill alkemis tingkat surgawi]
__ADS_1
[Proses.. 10%... 30%... 70%.. 100%]
Muncul gambaran teknik di pikiran Damse.
[Tuan telah memiliki skill alkemis tingkat surgawi maka dari itu seluruh teknik untuk membuat Pill maupun seluruh teknik pengobat juga telah tuan miliki]
"Nana beli tungku terbaik untuk membuat Pill" ucap Damse dalam hati.
[Selamat tuan telah Membeli tungku Empat raja]
Damse lansung menuju ke Gudang di lantai satu di rumahnya, setelah sampai Damse lansung mengeluarkan tungku untuk mempraktekkan cara untuk meracik Pill.
Damse juga membeli bahan-bahan seperti bunga Lotus api dan ice untuk membuat Pill energi kehidupan selain itu Pill tersebut juga mempunyai fungsi lainnya seperti meningkatkan tingkat kultivasinya tetapi hall tersebut tidak terlalu di butuhkan Damse hanya saja dia menguji kemampuannya.
Damse membentuk api putih di tangannya setelah itu Damse lansung menyalakan tungku Empat raja dengan api putih.
Setelah tungku telah menyalah, Damse mengeluarkan bunga Lotus api dan ice dari inventori sistem, Damse lansung menggerakkan bunga Lotus api dan ice menggunakan energi spiritual untuk memasukkan kedalam tungku tersebut.
Setelah bahan-bahan telah masuk kedalam tungku dan telah mencair, Damse lansung memisahkan esensi dari kotoran, setelah kotoran terpisah dari esensi, esensi kemudian berkumpul menjadi sebuah Pill yang mengeluarkan aura kehidupan yang sangat pekat.
Pill energi kehidupan yang di buat Damse memiliki khasiat 100%, bagi orang lain untuk membuat Pill tersebut sangatlah mustahil, karena membutuhkan keahlian alkemis tingkat surgawi dan juga untuk cara pembuatan dengan kedua bahan yang memiliki elemen berlawanan sangatlah sulit dan akan menimbulkan ledakan yang terjadi.
Damse menahan rasa sakit tersebut, untungnya Damse telah mencapai pemahaman elemen tingkat tinggi dan juga memiliki tubuh yang tidak biasa sehingga rasa sakit tersebut hanyalah hal kecil baginya berbeda dengan tubuh manusia biasa, jikalau itu manusia maka tubuhnya akan meledak di saat itu juga.
Hingga beberapa saat kemudian rasa sakit telah menghilang, tubuh Damse mengeluarkan energi kehidupan begitu besar, sampai-sampai tumbuhan disekitar menjadi lebih subur akibat energi kehidupan yang dikeluarkan.
Bang!!
Terdengar suara ledakan terendam dari dalam tubuh Damse.
[Selamat tuan telah naik tingkatan Ranah Dewa Ashura*2]
[Selamat tuan telah mendapatkan api Emas, Api kebangkitan Phoenix]
[Selamat tuan telah mendapatkan api ungu, api terpanas urutan pertama dari Phoenix api ungu]
[Selamat tuan telah mendapatkan api hijau, api pemulihan jiwa]
__ADS_1
[Selamat tuan telah mendapatkan api Pink, Api nyala kehancuran]
[Selamat elemen ice milik tuan telah berada di tingkatan surgawi]
[Melebur elemen ice, seluruh jenis api dan Petir Surgawi ke jiwa Tuan]
[Proses.. 10%... 50%... 100%...]
[Selamat tuan telah memiliki tiga elemen permanen]
"Dam apa yang terjadi, tadi aku merasakan adanya suatu energi yang begitu besar dari sini" teriak Fanny yang sedang berlari kearah Damse yang sedang berada di dalam gudang.
"Dam kenapa ada tungku sebesar itu dan buat apa tungku itu"
"Itu tadi aku baru belajar buat Pill, untuk menjadi Alkemis kok, jadi itu adalah tungku yang aku gunakan" jawab Damse.
"Oh... Sayang kalau sudah selesai ayok kita makan aku sudah selesai masak" ucap Fanny sembari berjalan meninggalkan Damse.
"Nana kenapa ada api begitu banyak dan juga apakah api ungu lebih panas dari api hitam dan putih"
[Tuan Berdasarkan tingkatan dan jenis api, maka api ungu milik Phoenix api ungu berada di urutan pertama tuan, api ungu adalah api yang tidak bisa di padamkan oleh siapapun hanya bisa dipadamkan oleh penggunanya]
[Api putih yaitu api yang berasal dari inti matahari berada di tingkatan kedua]
[Api hitam yaitu api yang berada di inti neraka di tingkatan ketiga.]
[Api Emas milik Phoenix yaitu api regenerasi tetapi api Emas adalah api suci tuan, berada di tingkatan ke empat]
[Api Pink api nyala kehancuran, berada di tingkatan ke lima]
[Api Hijau api nyala reinkarnasi, berada di tingkatan ke enam]
[Api biru api roh berada di tingkatan ke tujuh]
"Nana kenapa ketiga elemen tersebut melebur kedalam jiwaku"
[Karena tiga elemen milik tuan telah mencapai pemahaman elemen tingkatan tertinggi yaitu tingkat Ilahi, maka dari itu ketiga elemen telah melebur dengan jiwa milik tuan, dan syarat untuk melebur elemen dengan jiwa yaitu harus memiliki tiga elemen atau lebih yang berada di tingkatan ilahi]
__ADS_1
Bersambung.