Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
3 VS 1


__ADS_3

Xhin yang melihat Master Sakte Tanah illahi melesat ke arahnya dia tidak tinggal diam, Xhin langsung menyelimuti kepalan tangannya dengan energi spirit, kemudian dia juga melesat ke arah master Sakte Tanah illahi.


Baaammm!!!


Kepalan tangan kedua saling membentur menciptakan gelombang kejut yang sangat kuat, akan tetapi Master Sakte Tanah illahi lansung terpental beberapa meter kebelakang dengan tangannya yang terasa kebas.


"Sial! Kenapa tangannya sangat keras" batin master Sakte Tanah Illahi yang mana tangannya tidak berhenti gemetar saat beradu tinju dengan Xhin.


"Master Ye, apakah kamu baik-baik saja?" Ucap Master Sakte Angin Musim Semi saat melihat Master Ye atau Master Sakte Tanah illahi terpental mundur saat beradu tinju dengan Xhin.


"Aku baik-baik saja Master Byuo, tapi anak ini memiliki tingkat pelatihan tubuh tingkat puncak, saat beradu tinju dengannya aku merasa tulang dan otot-otot dia telah berada di tingkat Suci, kita harus berhati-hati dengannya" ucap Master Ye.


"Master Ang! Tampaknya kita harus menyerangnya bersama-sama, kalau tidak kita bakalan dikalahkan oleh dia" ucap Master Ye sambil berdiri.


Master Sakte Pedang Api atau Master Ang lansung mengeluarkan dua pedang kembarnya, kedua pedang miliknya itu memiliki bilah yang cukup lebar tetapi pendek, ujung pedangnya berbentuk melengkung melewati bilah yang terlihat seperti duri kail pancing.


Ditengah bilah pedang yang satu terlihat cahaya yang berwarna merah membara memanjang di tengah bilah pedang, dan Pedang sebelahnya lagi berwarna biru yang tidak lain yaitu api Biru.


Pendekar pedang sekalipun dapat mengetahui kualitas pedang Master Ang berada di tingkat Dewa Menengah.


Master Sakte Angin Musim Semi juga mengeluarkan sebilah pedang yang memiliki bilah pedang yang cukup panjang dan lebar bilah pedangnya mungkin sekitar empat sentimeter, bagian gagang dan batang pedang terlihat seperti salib.


Bukan hanya Master Ang, Pedang Master Byuo yang merupakan Master Sakte Angin Musim Semi juga berada di tingkatkan yang sama.


Sedangkan Master Sakte Tanah illahi atau Master Ye lansung menyelimuti tubuhnya dengan elemen tanah membentuk Armor elemen tanah dan diperkuat oleh energi spirit, Armor elemen tanah milik master Ye dikatakan belum pernah ada yang bisa menembusnya jadi karena itulah dia di kenal dengan julukan Armor Hitam.


"Tampaknya kalian bertiga mulai serius, tapi aku sarankan agar kalian lebih baik menggunakan perubahan Dewa atau aku akan merasa menindas kakek-kakek" ucap Xhin mengejek.


"Sombong!!! Kamu akan menerima akibatnya" ucap Master Ang melesat dengan kearah Xhin dengan kedua pedang kembarnya.


"Untuk melawan kalian bertiga aku tidak perlu menggunakan pedang kesayanganku, cukup yang ini saja" ucap Xhin mengeluarkan sebuah pedang tingkat langit yang tersisa.


Sebelumnya pedang-pedang yang dia dapat di kuil kuno telah di berikan kepada ayahnya di alam manusia dan juga di berikan kepada Mao Le untuk mempersenjatai prajurit kerajaan, maka dari itu hanya tersisa sebilah pedang tingkat langit yang sudah terlihat retakan di beberapa bagian bilah pedang itu.


"Cih... Dengan pedang rapuh seperti itu kamu ingin melawan kami bertiga!! Kamu terlalu meninggikan dirimu anak muda... Terima ini dan matilah!!!" Teriak Master Ang lalu mengayunkan kedua pedangnya secara vertikal di bagian kanan samping kepalanya.

__ADS_1


"Terjangan Pembakar Langit"


Trankkk!!!


Xhin lansung langsung menangkis kedua Pedang kembar milik master Ang dengan pedangnya yang telah di aliri energi spirit dan Aura pedang untuk memperkuat pedang miliknya itu, jika seseorang kultivator telah mencapai puncak pemahaman ilmu berpedang maka dia dapat menggunakan Aura Pedang dan tubuh pedang tanpa wujud atau dia bisa membentuk apapun menjadi pedang.


Aura pedang bisa memperkuat pedang hingga berkali-kali lebih kuat, tetapi aura pedang yang di salurkan tidak boleh melebihi kapasitas yang bisa di tampung oleh sebuah pedang atau benda yang lainnya, jika kelebihan maka pedang atau benda tersebut akan hancur seketika.


"Bagiamana bisa!!" Batin master Ang saat mengetahui serangannya dapat ditahan dengan mudah oleh Xhin yang menggunakan pedang tingkat langit.


Detik berikutnya master Byuo muncul di samping Xhin dengan gerakan menebas yang di arahkan ke bagian leher milik Xhin. Xhin dapat melihat gerakan master Byuo dengan jelas, jadi saat pedang Master Byuo belum sempat mendarat di leher Xhin, dia dengan refleks yang sangat cepat langsung menghilang dari depan Master Byuo.


"Bagimana bisa... Dia juga bisa teleportasi?" Ucap Master Byuo keheranan.


Xhin kemudian muncul tidak jauh dari ketiganya, sejauh ini Xhin tidak serius menghadapi ketiga sesepuh tersebut, karena Xhin sejak awal tidak berniat membunuh ketiganya, tapi dia tidak dapat menjamin kalau ketiganya bakalan pulang dengan kondisi sehat.


"Apakah hanya segitu kemampuan kalian berdua?" Ucap Xhin kepada master Ang dan master Byuo.


"Kamu juga terlihat seperti badut dengan Armor itu" lanjutnya sambil melihat ke arah master Ye.


Tidak menunggu lama dia lansung melesat dengan cepat kearah Xhin, Armor elemen tanah milik master Ye sangatlah berat sehingga pergerakannya menjadi lebih lambat dari sebelumnya.


"Bocah!!! Rasakan tinjuku!!" Teriak Master Ye yang sangat geram setelah di ejek oleh Xhin.


Master Ye mengalir energi spirit dalam jumlah yang sangat besar ke kepalan tangannya yang ditutupi oleh Armor Hitam, kemudian dia menarik lengannya ke belakang.


"Tinju Armor Hitam"


"Baiklah... Aku juga akan menunjukkan betapa mengerikannya tinjuku" ucap Xhin lalu menyimpan pedang miliknya ke dalam cincin penyimpanan dengan sangat cepat.


"70.000 Sisik Naga Aktif"


"Pukulan Pembelah Gunung"


Xhin langsung melancarkan tinjunya untuk beradu dengan master Ye tanpa berpindah dari tempatnya, karena master Ye telah berada di depannya sambil melancarkan tinjunya ke arah Xhin, saat kepalan tangan keduanya hampir berbenturan terlihat bulatan cahaya di tengah tinju mereka berdua, cahaya itu yang tidak lain tercipta akibat bentrokan kedua energi spirit yang sangat besar.

__ADS_1


BAAAAMMM!!!


Tercipta kawah besar di bawah kaki Xhin, ledakan yang tercipta cukup besar dan di sertai dengan ledakan gelombang kejut yang sangat kuat.


Bangunan-bangunan yang berada tidak jauh di tempat itu seketika lansung hancur berantakan, master Ang dan master Byuo dengan refleks menggunakan kedua tangan mereka untuk melindungi wajah mereka.


Krakk!!!


Kraakkk!!!


Terlihat Armor Hitam langsung retak lalu perlahan terlepas dari tubuh master Ye, bukan hanya Armor Hitam yang retak tetapi tulang lengan kanan master Ye juga hancur, darah menyembur di sepanjang tangannya.


Orang-orang yang menyaksikan keduanya bertarung lansung melebarkan mata mereka, bukan hanya mereka yang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat tetapi master Ang dan master Byuo juga begitu tercengang.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2