Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Mengikuti Lelang


__ADS_3

Pedang Rebellion menyerap kultivasi beserta energi iblis dari para murid yang berada di tingkat dewa putih tersebut, melihat teman-temannya mati begitu saja dengan sekali tebas, bos dari murid-murid itu lansung gemetar.


"Aku sudah berbaik hati tapi kalian terlalu serakah, terimalah akibat dari perbuatan kalian"


Slaaash!!!


Tubuh bos murid itu juga lansung terpisah menjadi dua bagian, bahkan tercipta sabetan pedang di atas tanah di bawah mayat mereka.


"Kalian bangkitlah"


Ke enam mayat murid-murid sekte Tanah Malam yang baru di bunuh Xhin lansung bangkit, tubuh mereka yang sebenarnya terputus kini tersambung lagi.


"Kamu makhluk rendahan memberi hormat kepada yang Mulia Raja" ucap mereka ber enam.


"To, Ti, Te keluar, So dan Si juga"


Seketika sekelebat bayangan hitam keluar dari tubuh Xhin.


"Menghadap yang Mulia Raja" ucap mereka berempat sambil keluar.


"Aku tugaskan kalian untuk membunuh setiap orang yang memiliki hawa bibit Iblis dan jangan lupa cabut bibit Iblis yang sudah menyatu dengan dantian mereka dan ingat kerjakan di saat malam hari, awas jangan sampai ketahuan, kalau ketahauan kalian jangan sisakan saksi mata" Ucap Xhin memberikan perintah.


"Perintah yang mulia akan kamu laksanakan" ucap kesebelas bayangan hitam itu lalu melesat pergi ke segala penjuru kota.


Setelah itu Xhin kembali ke penginapan Lantera untuk kembali beristirahat, setibanya di sana Xhin lansung memesan makanan dari para pelayan.


Tidak lama kemudian sekitar lima pelayan perempuan masuk ke kamar Xhin sambil membawa tiga baki makanan, di setiap baki terdapat dua piring daging beast monster yang terlihat sangat lezat, tidak lupa juga para pelayan itu membawakan arak yang paling bagus di tempat tersebut.


Setelah selesai membawakan makanan, para pelayan itu lansung keluar meninggalkan Xhin sendirian, karena mereka semua telah keluar Xhin lalu menyantap makanan yang telah di sediakan oleh para pelayan dengan sangat lahap.


Saat sedang makan Xhin merasakan kehadiran para bayangan hitam miliknya telah mendekat, tidak lama kemudian jendela kamarnya tiba-tiba terbuka lalu di susul dengan kemunculan ke sebelas bayangan hitam miliknya itu.


Masing-masing dari ke sebelas bayangan hitam itu meletakan bibit Iblis yang sebesar bola kasti di atas ranjang milik Xhin, setelah meletakkan bibit Iblis bayangan hitam lansung melesat pergi.


Jumlah bibit Iblis yang sudah mereka letakan ada sekitar 30, yang berarti sudah 30 orang yang mereka bunuh.


Bibit Iblis yang mereka bawa juga tidak semuanya memiliki tingkatan yang sama tapi rata-rata yang mereka bawa berada di tingkat dewa alam.


Setelah selesai makan Xhin mengeluarkan weed dan pipe, Xhin kemudian menikmati setiap tarikan yang mengandung asap kenikmatan tiada tara itu.

__ADS_1


Ke esokan harinya dalam kota kiwi kini menjadi heboh akibat kematian banyak orang yang terjadi di berbagai tempat di dalam kota kiwi, kematian orang-orang itu terlihat sangat misterius dan hanya menyisakan aura gelap pada mayat yang terbaring di atas tanah, aura gelap itu juga terlihat sangat asing bagi orang-orang tersebut.


Para prajurit lansung melaporkan hal tersebut ke pada walikota sekaligus jendral Wun Baie, akan tetapi mereka tidak dapat bertemu dengan jendral Wun Baie karena jendral Wun Baie sedang melakukan pelatihan tertutup atau tidak lain sedang memulihkan luka yang dia terima akibat terkena ledakan rune peledak milik Xhin.


***


Kamar VIP Penginapan Lantera.


Xhin kini terbangun dari tidurnya, saat tidur dia dapat merasakan bayangan hitam miliknya keluar masuk kamarnya untuk mengantarkan bibit Iblis yang mereka dapat.


Xhin setelah selesai mandi lansung turun ke lantai bawah, setibanya di lantai bawah Xhin meminta seorang pelayan untuk menemaninya ke rumah lelang pada resepsionis.


Seorang perempuan cantik yang tidak lain pelayan perempuan yang akan menemani Xhin ke rumah lelang kini berjalan ke arah Xhin.


"Tuan, silahkan ikuti aku" ucap perempuan tersebut berjalan ke pintu keluar lalu di ikuti Xhin dari samping.


Pelayanan tersebut langsung mengantarkan Xhin ke rumah lelang yang berada di pusat kota kiwi, sepanjang perjalanan Xhin mendengar obrolan dari para pedagang maupun pejalan kaki mengenai pembunuhan yang terjadi tengah malam tadi.


"Pelayanan, siapa namamu?" Ucap Xhin bertanya.


"Qing Qing tuan" jawab pelayanan tersebut.


"Aku tidak tahu tuan, aku juga baru mendengar informasi ini tadi dan kata teman-temanku pelaku pembunuhan ini pasti berhubungan dengan sekte Tanah Malam, karena salah seorang melihat pelaku menggunakan seragam sekte Tanah Malam, akibatnya Sekte Tanah malam di datangi prajurit kerajaan dewa tanah untuk diperiksa" jawab Qing Qing.


"Baguslah, tampaknya seperti yang aku mau, tapi aku telah memerintahkan mereka tidak meninggalkan saksi mata tapi tidak apa-apa, malahan dengan cara begini kekacauan besar akan tercipta, terus aku bisa dengan mudah memancing ikan besar di air keruh" batin Xhin.


Kini mereka berdua telah tiba di rumah lelang, Qing Qing mendapatkan sebuah ruang VIP buat Xhin dengan mudah karena rumah lelang Lantera dan penginapan Lantera juga merupakan satu kepemilikan.


Lama menunggu pelelangan di mulai, Xhin dapat merasakan kehadiran kuat dari beberapa orang yang datang. Orang-orang yang datang ke pelelangan saat ini dengan tujuan untuk mendapatkan senjata spirit kuno yang beredar kabarnya akan dilelang hari ini.


Para master sekte dari beberapa kerajaan dewa juga turut hadir di pelelangan kali ini, ada juga utusan kerajaan dari beberapa kerajaan dewa kecuali kerajaan Shandian dan kerajaan dewa air karena kedua kerjaan tersebut telah menutup diri dari dunia dewa.


Duaaarrrttt!!


Duaaarrrttt!!


Keadaan ribut di ruang pelelangan seketika menjadi sepi akibat bunyi suara petir yang menggelar di siang bolong, suara petir itu di sertai dengan kemunculan beberapa orang yang terlihat dengan zirah emas, mereka merupakan utusan Kekaisaran Langit, salah satu di antaranya merupakan Pilar Dewa Pelindung Kekaisaran Langit atau di sebut Pilar Langit.


"Hormat Kepada Pilar Langit Lin Yue" ucap semua orang yang berada di dalam ruang pelelangan, tidak terkecuali orang-orang yang berada di ruang VIP, kecuali Xhin yang tidak peduli dengan mereka.

__ADS_1


"Qing'er, siapa orang itu" ucap Xhin bertanya.


"Tuan, mereka merupakan Prajurit Langit, sedangkan orang yang berada paling depan itu merupakan Pilar langit Lin Yue yang sangat terkenal, mereka hanya akan muncul di dunia semi dewa (sebutan bagi tanah dewa, sedangkan kerajaan langit berada di bagian tengah dan memiliki daratan yang terapung atau pulau mengambang di bagian tengah dunia dewa) saat menerima perintah atau terjadi peperangan yang sangat sulit di tangani oleh kerajaan Dewa di dunia bawah" jawab Qing Qing.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2