
Xhin kemudian mengingat kembali kenangan kehidupan sebelumnya, ingatan indah yang di penuhi dengan kebahagiaan saat dirinya bersama dengan Fanny dulu, hatinya sangat terasa bahagia dan tenang, ingat terus mengalir sampai pada saat dirinya melihat Fanny mati di bunuh oleh Dante, Perlahan hati Xhin terasa sangat sakit dan penuh dengan amarah.
"Di saat aku sudah memiliki kekuatan untuk membalaskan dendam ku, aku akan mencari mu Dante kemanapun itu" ucap Xhin.
"Huuu... Dengan tubuh ini, aku sangat beruntung, dari pada tidak sama sekali" lanjutnya.
Malam itu Xhin begitu menikmati pemandangan indah tersebut, tanpa di sadari, mata Xhin mulai tertutup pelan dan tertidur.
Xhin kemudian terbangun saat Mao Le membangunkannya di pagi hari, Xhin kemudian mandi membersihkan tubuhnya.
Setelah selesai mandi, langsung menuju Pagoda Lotus, setibanya di sana Xhin di sambut oleh Lou Rin yang sedang menunggunya.
"Aku kira kamu tidak akan datang loh" ucap Xhin.
"Aku tidak pernah mengingkari janji yang ku buat" ucap Xhin.
"Apakah kamu sudah menyiapkan bahan-bahan yang akan aku pakai?" Xhin bertanya.
"Aku tidak tahu, kamu juga belum bilang" jawab Lou Rin.
Hehehe..
Xhin terkekeh, karena ia sebelumnya tidak pernah bilang bahan-bahan yang akan dia pakai nantinya.
"Senyuman ini begitu menggoda" batin Lou Rin saat melihat Xhin tertawa.
"Sadar Rin, sadar, kamu tidak mungkin menyukai orang ini kan" batin Lou Rin.
Xhin kemudian menyuruh Lou Rin menyiapkan bahan-bahan untuk membuat Pill.
setelah menyiapkan berbagai macam herbal yang di minta untuk membuat Pill, Xhin lansung menuju lantai 15, Xhin kemudian melakukan meditasi sebentar untuk mengumpulkan energi spirit sebelum membuat Pill.
Setelah di rasanya cukup, Xhin lansung menyalakan tungku dengan menggunakan api roh, Xhin lansung memasukan semua bahan-bahan untuk membuat Pill Liliang.
Dengan tungku yang begitu besar, Bahan-bahan yang masukan Xhin sangat banyak, Xhin kemudian memperbesar api roh di dalam tungku.
__ADS_1
Saat Xhin membuat Pill, semua tetua dan Master Alkemis yang bekerja di Pagoda Lotus datang untuk melihat Xhin saat membuat Pill.
"Dia adalah orang pertama yang aku lihat memasukan begitu banyak bahan sekaligus saat membuat Pill" ucap salah Seorang master Alkemis.
Hampir tiga puluh menit bahan-bahan yang di masukan Xhin telah mencair, Xhin lansung memisahkan kotoran dari esensi, kotoran yang dihasilkan sangat Banyak.
Setelah memisahkan kotoran dari esensi, Xhin lansung membagi esensi dan membentuk Pill dalam jumlah Ribuan, setelah itu Xhin mengeluarkan api emas, api Pink dan api hijau.
Orang-orang yang baru pertama kali melihat Xhin saat membuat Pill begitu tercengang, karena mereka tidak menyangka Xhin memiliki keempat jenis api.
Jikalau mereka mengetahui Xhin memiliki api putih, hitam dan ungu mungkin mereka akan mati tercengang saat melihatnya, cara yang di lakukan Xhin sangat mustahil ditiru oleh orang lain, karena mereka tidak memiliki ketiga jenis api yang Xhin miliki.
Setelah menyempurnakan Pill dengan ketiga jenis api, Xhin lansung memisahkan Pill dengan tingkat khasiat, Xhin lansung mengeluarkan Pill dari tungku, 2000 Pill dengan khasiat 50%, 2000 Pill dengan khasiat 60% dan dua ribu Pill dengan khasiat 70%. mengeluarkan ribuan Pill Liliang tersebut dan di berikan kepada pelayan yang ada.
Sedangkan untuk kotoran dari pembuatan Pill, Xhin mengolahnya menjadi racun yang sangat mematikan dan menyimpannya kedalam puluhan botol lalu dimasukkan ke dalam cincin penyimpanan.
Setelah beristirahat untuk mengembalikan energi spirit, Xhin kembali membuat ribuan Pill Liliang dalam Jumlah yang sangat banyak untuk di jual.
Ratusan ribu Pill Liliang di buat Xhin, Xhin juga membuat Pill pembentukan tubuh yang memiliki khasiat 50% hanya 100 butir, dan 10 butir Pill memiliki khasiat 90%, 8 butir diantaranya di simpan lalu 2 butir di berikan untuk di lelang.
Xhin juga membuat berbagai jenis Pill yang berfungsi untuk membantu Petarung dalam meningkatkan pelatihannya.
Setelah selesai meditasi, Lou Rin datang menghampiri Xhin dan Mao Le.
"Tugas ku telah selesai, ingat bagian ku 40% dan juga aku ada sedikit permintaan dari mu, apakah kamu bisa membantu ku" ucap Xhin.
"Apa pun itu, selama aku mampu maka akan aku lakukan" ucap Lou Rin.
"Aku dan Mao Le ingin masuk ke sakte Serigala Malam, apakah kamu bisa membantu ku" ucap Xhin.
sebenarnya permintaan Xhin untuk memasuki sakte merupakan rencana yang telah dia dan Mao Le susunan untuk pergi ke Pulau Misterius.
"Apakah hanya itu, itu sangat mudah untuk dilakukan, sini ikuti aku ke sakte Serigala Malam" ucap Lou Rin.
Mereka bertiga lansung melesat dengan cepat ke tempat sakte Serigala Malam, sakte Serigala Malam berada tidak jauh dari kota Sui Jea.
__ADS_1
Tidak sampai 30 menit, mereka telah sampai di depan gerbang sakte.
Sakte Serigala malam terletak di kerajaan Jingziao, lebih tepatnya di tengah hutan dekat kota Sui Jea, Sakte serigala malam merupakan salah satu Sakte yang berada di kerajaan Jingziao.
tiap lima tahun sekali murid-murid sakte serigala malam akan mengikuti ujian seleksi bersama dengan tiga sakte lainnya untuk memasuki sakte besar yang berada di luar kerajaan Jingziao.
"Hormat Putri Rin" ucap ke dua murid yang sedang berjaga di depan gerbang.
Mereka bertiga menaiki tangga menuju kediaman Master sakte, tetapi sebelum itu Xhin meminta untuk menyembunyikan identitasnya sebagai seorang Alkemis.
Setelah sampai di tempat kediaman Master sakte, Lou Rin di sambut oleh ayahnya.
"Rin'er ayah sungguh merindukanmu" ucap Lou Fang memeluk anaknya.
"Aku juga ayah, tapi di mana ibu berada, kenapa dari tadi tidak kelihatan" Lou Rin bertanya.
"Sini iku ayah ke taman belakang, ibu mu sedang duduk di sana" ucap Lou Fang.
"Xhin, Mao Le sini ikut aku" ucap Lou Rin.
"Oh iya Rin'er.. kamu dari tadi belum memperkenalkan kedua teman mu" ucap Lou Fang.
"Yang ini namanya Xhin, kalau yang ini Mao Le" Lou Rin memperkenalkan mereka berdua.
"Hormat kami Master sakte" ucap keduanya.
"Ayok kita ke belakang" ucap Lou Fang yang berjalan duluan.
Setelah tiba di taman belakang, terlihat seorang wanita paruh baya yang sedang duduk menikmati secangkir teh di Gazebo.
"Hai Bu" Lou Rin memeluk ibunya dengan bersikap manja.
"Anak ibu lagi datang ya" ucap Lou Hua.
"Ternyata si wanita iblis ini imut juga kalau sedang bersikap manja" batin Xhin.
__ADS_1
"Ayah, aku ingin memasukkan ke dua teman ku untuk berlatih di sakte ini, aku mohon ayah terima mereka ya.." ucap Lou Rin memeluk lengan ayahnya.
Bersambung.