Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Bertemu Keluarga Kedua Orang Tua Xhin


__ADS_3

Xhin kemudian menunjuk ke arah pintu Dimensi, satu persatu dari mereka berjalan memasuki pintu dimensi yang dibuat oleh Xhin.


Setelah mereka masuk ke pintu dimensi, kini mereka tidak lagi terlihat.


Yang masuk terakhir adalah Xhin dan kedua istri serta anaknya, saat memasuki pintu dimensi mereka semua tiba-tiba muncul di taman belakang istana kerajaan Xiaoqing.


Terlihat pintu dimensi itu tidak hilang atau permanen, Xhin juga membuat sebuah bukit kecil dan terdapat goa untuk menyembunyikan Pintu dimensi ruang tersebut.


"Kakak Xhin, energi spirit disini sangat tebal, pantasan adik Xiao Yuan bisa berada di tingkat Expert di usianya yang terbilang sangat mudah" ucap Long Ju sambil memejamkan matanya.


"Kakak, ayo kita pergi menemui ayah dan ibu" ucap Xiao Yuan.


Mereka semua lalu berjalan masuk ke dalam istana, Long Ju sangat mengagumi kemewahan istana kerajaan Xiaoqing.


Mao Le dan yang lainnya juga tetap mereka bersikap seperti sudah terbiasa dengan hal tersebut, berbeda dengan Zhu Lian dan Zhu Lien yang terbiasa dengan kemewahan istana kerajaan Elf.


Walaupun tidak semewah istana kerajaan Xiaoqing, tetapi Zhu Lian dan Zhu Lien tidak terlalu terkejut dengan apa yang mereka lihat saat ini.


Mereka semua lansung menuju ke ruang tamu, karena Raja Xiao Dong sedang berada di sana.


Setibanya di ruang tamu, Xhin melihat Raja Xiao Dong dan Ratu Hong Yi Min sedang bersama beberapa orang seperti melakukan pertemuan.


"Ayah!"


Seketika raja Xiao Dong menoleh ke arah Xhin.


"Ayah, aku sudah membawa apa yang ayah dan ibu minta" ucap Xhin muncul bersama yang lainnya.


melihat kedatangan Xhin, para pejabat kerajaan lansung minta pamit kepada Raja Xiao Dong dan Ratu Hong Yi Min


Raja Xiao Dong melihat ada dua orang wanita yang sangat cantik berjalan disamping kiri dan kanan Xhin.


Kedua wanita itu sangatlah cantik, yang satunya terlihat perutnya sudah buncit karena sedang hamil, walaupun sedang hamil perempuan itu tetap mempertahankan kecantikannya, malahan dia terlihat sangat imut dengan perutnya yang besar.


Yang satunya lagi terlihat sangat cantik bagaikan Dewi, tetapi memiliki telinga yang berbentuk runcing, Raja Xiao Dong dan Ratu Hong Yi Min langsung menebak perempuan itu adalah istri Xhin yang berasal dari bangsa Elf, dan juga anak yang digendongnya adalah cucu Elf mereka.


"Xhin'er, apakah itu kedua istrimu dan juga itu cucuku" ucap Ratu Hong Yi Min yang berada di samping Raja Xiao Dong.


"Iya ibu" jawab Xhin.


Ratu Hong Yi Min lalu berjalan mendekati Lou Rin dan Zhu Lian.


"Menantuku, selamat datang di rumah dan juga apakah mereka adalah saudara mu yang kamu ceritakan anakku" ucap Ratu Hong Yi Min.

__ADS_1


"Semuanya benar ibu" jawab Xhin lalu memperkenalkan mereka semua.


Setelah selesai berkenalan mereka semua lansung menuju ke taman belakang, karena di sana terdapat gazebo untuk mereka duduk bersantai.


Ratu Hong Yi Min ingin sekali menggendong cucunya itu, tetepi dia masih ragu karena dia berpikir cucunya tidak mau digendongnya.


Akan tetapi Xhin mengerti keinginan ibunya tersebut.


"Zhu'er, ayo pergi ke kakek dan nenek" ucap Xhin berbisik di telinga Xiao Zhu yang runcing.


"Ayah, Aku takut nenek akan marah" jawab Xiao Zhu.


"Tidak zhu'er, nenek malahan akan merasa senang jikalau kamu datang kepada mereka" jawab Xhin.


Mendengar itu Xiao Zhu langsung berjalan ke arah ratu Hong Yi Min dan Raja Xiao Dong.


"Kakek, nenek" panggil Xiao Xhie.


Ratu Hong Yi Min seketika lansung memeluk Xiao Zhu dan menggendongnya.


"Zhu'er, kamu sangat tampan cucuku, kamu sangat mirip dengan kakek sewaktu muda" ucap Raja Xiao Dong.


"Kakek, apakah kakek tahu ayahku sangat hebat dan aku ingin seperti ayah" ucap Xiao Zhu.


"Baik nek, aku akan berlatih dengan keras setelah aku sudah besar" jawab Xiao Zhu.


Ratu Hong Yi Min kemudian memberikan Xiao Zhu kepada Raja Xiao Dong dan berjalan kearah Lou Rin.


"Menantuku, kamu harus makan yang banyak dan jaga selalu kesehatan mu" ucap Ratu Hong Yi Min kepada Lou Rin.


"Baik Bibi" Jawab Lou Rin.


"Jangan panggil aku bibi, tetapi panggil aku ibu mertua atau ibu saja, karena kamu menikah dengan anakku" jawab Ratu Hong Yi Min.


"Baik Bu" jawab Lou Rin lalu tersenyum.


"Kalian juga panggil aku dengan ibu dan anggap saja aku adalah ibu kalian seperti kalian mengangap Xhin sebagai saudara kalian" ucap Ratu Hong Yi Min kepada Mao Le, Long Ju, Wu Jie dan Zhu Lien.


"Iya ibu, terima kasih sudah mau menjadi orang tuaku" jawab Mao Le dengan mata berkaca-kaca.


Xhin hanya tersenyum Melihat itu, begitu juga dengan Long Ju dan yang lainnya


Mereka semua bercerita sampai hari menjelang malam, dari apa yang mereka ceritakan rata-rata yaitu tentang Xhin.

__ADS_1


"Ayah, ib-" Xiao Xhie yang tiba-tiba muncul.


"Kalian, apakah kalian saudara kakakku" Xiao Xhie bertanya saat melihat Suasana tampak sangat ramai.


"Benar Xhie'er, dan mereka berdua adalah kedua kakak iparmu" jawab Xhin.


"Apakah kakak ipar dan kakak ini adalah kembaran?"


"Iya-iya semuanya benar, kakak bertanya banyak amat, apakah kakak tidak" sahut Xiao Yuan sambil melirik ke arah Xhin.


"Yuan, kamu!" Bentak Xiao Xhie.


"Aku kan cuma bercanda kak" balas Xiao Yuan yang ingin melarikan diri tetapi dipegang oleh Xhin.


"Ampun kak.. ampun" Xiao Yuan menjerit kesakitan setelah di cubit oleh Xiao Xhie.


Malam itu mereka semua habiskan dengan berbagai cerita, setelah semuanya bubar kembali ke kamar masing-masing, Mao Le dan yang lainnya juga telah diberikan kamar.


Long Ju tidur sendirian, sedangkan Mao Le tidur bersama Wu Jie karena giliran Wu Jie untuk tidur dengan Mao Le, dan Zhu Lien tidur bersama anaknya Mao Zhu.


Sedangkan Xhin dan kedua istrinya menuju kamarnya, anaknya Xiao Zhu tidur bersama dengan Raja Xiao Dong dan Ratu Hong Yi Min, Xiao Zhu juga tidak keberatan.


Malam itu Xhin melakukannya dengan mereka berdua secara bersamaan, dan itu juga adalah kali pertama bagi mereka.


Xhin melakukannya untuk membantu Lou Rin memperlebar jalan keluar, supaya dia tidak terlalu kesulitan saat melahirkan.


Xhin terbangun di siang hari, saat membuka matanya dia tidak mendapati kedua istrinya.


Xhin lalu memakai pakaiannya, setelah itu Xhin membersihkan wajahnya dengan elemen air.


Xhin lalu keluar dari kamarnya, Xhin lalu menyebarkan kesadarannya ke seluruh kota kerajaan.


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^Bersambung...^^^


__ADS_2