Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Alam Maut Level Pertama II


__ADS_3

Melihat senyuman yang Xhin tunjukkan, mereka semua tiba-tiba menjadi merinding.


"Kalian lebih baik menjauh karena aku tidak akan menahan diri, takutnya kalian akan terluka akibat dampak pertemuanku" lanjutnya.


"Rebellion"


Xhin lansung mengeluarkan pedang Rebellion, setelah pedang Rebellion di keluarkan, Aura kematian juga ikut merembes keluar menutupi tempat tersebut.


"Kalian lebih baik menjauh saja" ucap Xhin yang berjalan kearah gelombang beast monster.


Mendengar itu mereka berempat lansung terbang ke atas langit untuk bersembunyi di balik awan.


Dari atas langit terlihat gelombang beast monster yang datang bagaikan tsunami, mereka berempat kini menjadi lemas seketika, karena yang mereka takutkan yaitu, Xhin tidak akan selamat menghadapi beast monster dengan jumlah sebanyak itu sendirian.


Melihat melihat gelombang beast monster telah mendekat, Xhin lansung mengalirkan api putih menyelimuti pedang Rebellion.


Saat Pedang Xhin diselimuti dengan api putih, tempat tersebut yang tadinya sedikit gelap lansung menjadi terang.


Bahkan pedang Rebellion hampir tidak terlihat, yang terlihat hanyalah cahaya putih yang sangat terang, membentuk sebuah pedang di tangan Xhin.


"Benda apa itu yang berada di tangannya, Kenapa sangat terang" ucap Jixi.


"Tadi aku lihat dia memegang Pedangnya, tapi sekarang aku tidak tahu, mungkin pedangnya yang mengeluarkan cahaya terang itu" jawab Chi Cheng.


Xhin yang sedari tadi telah bersiap, kini dia langsung melancarkan serangannya ke arah ribuan beast monster yang telah mendekat.


"Tebasan bayangan"


Xhin memutarkan tubuhnya, sambil mengayunkan pedangnya membuat tebasan memutar.


Swuus!!!


Swuus!!!


Swuus!!!


Seketika muncul delapan siluet bulan sabit berwarna putih terang melesat Memotong udara, kearah gelombang beast monster.


Slash!!


Slash!!


Slash!!


BOOOMMMM!!!


BOOOOMMM!!!

__ADS_1


BOOOMMMM!!!


Tubuh ratusan beast monster yang berada paling depan lansung terputus dengan sangat rapih, akan tetapi dari siluet bulan sabit tadi lansung tercipta ledakan beruntun yang sangat besar.


Ribuan beast monster mati seketika saat tercipta ledakan-ledakan besar tersebut, tetapi jumlah beast monster yang tersisa masih sangat banyak.


"Serangan macam apa itu, bagimana bisa seorang kultivator tingkat dewa alam bisa membuat ledakan-ledakan besar seperti itu dalam sekali serang" ucap Zui Bo dari balik awan.


"Xhin... Seberapa kuat dirimu sebenarnya" batin Yeu Fan.


Xhin tidak tinggal diam begitu saja setelah melancarkan serangannya tadi, dia langsung melesat ke tengah kabut tebal di tengah ribuan beast monster.


Clatak!


Saat Xhin mendarat di tengah ribuan beast monster, dia lansung memperlambat waktu menjadi 99 kali lebih lambat.


Setelah itu Xhin lansung melesat dengan sangat cepat menebas satu persatu kepala beast monster yang dia lihat.


Slash!!


Slash!!


Satu persatu kepala beast monster mulai berjatuhan, pedang Rebellion terus menyerap kultivasi beast monster yang ditebas oleh Xhin.


Mereka yang berada di balik awan tidak dapat melihat pergerakan Xhin, karena pergerakannya sangat cepat bahkan mata mereka yang merupakan ras dewa saja tidak mampu mengimbangi kecepatan Xhin.


Mereka hanya bisa melihat kepala ratusan beast monster jatuh satu persatu ke tanah tanpa perlawanan yang berat.


Inti beast monster yang Xhin kumpulkan tidak lagi memiliki energi spirit yang banyak, melainkan hanya tinggal 40% yang tersisa karena pedang Rebellion menyerap kultivasi beast monster sangat gila.


Empat jam berlalu, kini Xhin telah membunuh tiga ratus ribu lebih Beast Monster dengan tingkat Kaisar Dewa kebawah.


Kini tingkat pelatihannya telah naik ke Ranah Kaisar Dewa 6, tetapi beast monster belum juga habis di bunuh semuanya dan masih tersisa dua ekor yang berada di tingkat Heavenly Immortal dan sekitar 10 yang berada di tingkat Kaisar Dewa.


Dari kejauhan tercium bauh amis darah dan terlihat tumpukan tubuh beast monster yang menggunung, semua tubuh beast monster yang telah dibunuhnya kini tidak lagi memiliki Inti Beast Monster.


Fhuu... Fhuu.. Fhuu


Xhin kini mulai bernafas terengah-engah, karena dia memilih membunuh beast monster dengan menebas mereka satu persatu.


Kenapa dia memilih membunuh Ribuan Beast Monster satu persatu, karena jika dengan cara yang dia lakukan itu, pedang Rebellion dapat menarik kultivasi beast monster yang dia tebas dan bukan hanya kultivasi tetapi pedang Rebellion juga menyerap jiwa beast monster lalu diberikan kepada Xhin dan dengan cara itu juga dia bisa naik tingkatan dengan sangat cepat.


Bukan hanya tingkat kultivasinya saja yang meningkat, melainkan kekuatan jiwanya juga meningkatkan drastis.


"Tinggal 11 ekor beast monster yang berada di tingkat kaisar dewa, tapi kali ini aku yakin kedua Beast Monster Heavenly Immortal ini tidak tinggal diam. Tadi saja mereka menyerang aku sembunyi-sembunyi yang mengakibatkan banyak juga beast monster yang mati terkena serangan mereka, aku harus menyelesaikannya dengan cepat" batin Xhin.


Xhin langsung menancapkan pedang Rebellion di tanah, setelah itu Xhin langsung melesat dengan sangat cepat kearah salah satu beast monster beruang yang berada di tingkat Kaisar Dewa.

__ADS_1


Beast monster beruang tidak tinggal diam, melainkan menyerang Xhin dengan cakarnya.


Xhin dapat menghindar dari serangan beast monster tersebut dengan sangat mudah, setelah tiba di bawah kepala beast monster beruang, Xhin langsung melesat naik melancarkan serangannya.


"50 ribu sisik Naga aktif"


Seketika lengan kanan Xhin menjadi lebih besar dan tangan kanannya juga dilapisi dengan sisik naga berwarna Emas dan juga diselimuti oleh api Phoenix.


"Mati"


Craaksss!!!


Kepala beast monster beruang lansung terlempar keatas meninggalkan tubuhnya.


Sebenarnya pertarungan Xhin tadi sewaktu melawan ribuan beast monster telah memancing ribuan peserta perlombaan Alam Maut.


Akan tetapi mereka melihat Xhin yang bisa membantai ribuan beast monster dengan sangat mudah, membuat mereka kembali berpikir panjang untuk menyerangnya, jika mereka menyerangnya sama saja dengan memberikan nyawa mereka dengan cuma-cuma.


Setelah membunuh beast monster beruang, Xhin juga tidak lupa mengambil inti beast monster yang akan dipakai untuk menyelesaikan tantangan tahap pertama.


Selesai mengambil inti beast monster beruang, Xhin lalu menyebarkan pandangannya ke sepuluh ekor beast monster tingkat Kaisar Dewa yang tersisa.


Beast monster tingkat Kaisar Dewa delapan diantara yaitu serigala bintang yang dikatakan sebagai salah satu beast monster Kuno.


"Aku harus menyelesaikan ini dengan cepat" batin Xhin.


Xhin langsung melesat ke arah kesepuluh beast monster tingkat Kaisar Dewa yang tersisa, akan tetapi saat dia telah mendekat tiba-tiba muncul seekor beast monster kelabang raksasa yang berada di tingkat Heavenly Immortal menyerang Xhin dengan sangat cepat.


"Cilaka!!" ucap Xhin menyilangkan kedua tangannya untuk menangkis serangan yang dilancarkan oleh beast monster kelabang raksasa.


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^BERSAMBUNG... :)^^^


__ADS_2