Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Mengobati Mantan Pilar Langit


__ADS_3

Mendengar perkataan sesepuh San Tong Xhin seketika tersenyum lebar, "Lihatlah baik-baik cara aku mengobati mu senior dan jangan lupa menjadi pengikutku" ucap Xhin yang diakhiri dengan kemunculan api emas di kedua tangannya.


Srruubbb!!


"Api Emas? dari mana anak ini mendapatkan jenis api yang telah lama hilang ini" batin sesepuh San Tong yang kembali terkejut.


Xhin lansung menyelimuti tubuh sesepuh San Tong dengan api emas, perlahan seluruh jalur meridian sesepuh San Tong kembali diperbaiki, organ dalam yang rusak juga kini telah disembuhkan, racun yang terdapat di sumsum tulang juga telah ditawar.


"Aku tidak menyangka kalau fungsi dari api emas ini dapat menyembuhkan seluruh kerusakan pada tubuhku, tapi luka Dao ku masih belum di sembuhkan" ucap sesepuh San Tong saat Xhin telah menghilangkan api emas yang menyelimuti tubuhnya.


"Baru tahap pertama senior, aku menyembuhkan tubuhmu terlebih dahulu agar tahap ke dua bisa di lakukan, kalau aku lansung menyembuhkan luka Dao mu maka kamu 100% mati saat penyembuhan" ucap Xhin bangkit berdiri.


Dreett!!! Deerrerreett!!!


Xhin lansung menyelimuti tubuhnya dengan petir merah, melihat Xhin menyelimuti tubuhnya dengan petir merah membuat sesepuh itu menelan ludah kasar.


"Anak muda apa..."


Deerretttt!!


Ahhrrkkk!!!


Xhin lansung menyetrum tubuh sesepuh San Tong dengan petir merah dalam jumlah besar, rumput disekitar mereka berdua mulai hangus terbakar sedangkan sesepuh San Tong terus menjerit kesakitan.


"Bertahan senior, tahap kedua yang aku bilang sangat ekstrim ini baru mau di mulai karena cara mengobati luka Dao yaitu dengan memurnikan tubuh dengan Petir ilahi" ucap Xhin yang terus mengalirkan petir dalam jumlah yang semakin besar ke tubuh sesepuh San Tong.


"Benar, luka Dao yang aku alami semakin pulih tetapi tubuhku... Sialan! anak ini apakah mau membunuh ku atau mau mengobati ku, baru saja dia menyembuhkan tubuhku tapi aku merasa seluru pembuluh darahku akan pecah, jantung tua ini tidak mampu menahan petir sialan ini lebih lama lagi, aku merasa saraf otakku akan rusak akibat anak ini" ucap sesepuh San Tong yang terus mengeluh.


*Tiga batang dupa kemudian*


"Anak sialan cepat sedikit aku sudah mau mati ini!!... Arhhhkkk!!!" Teriak sesepuh San Tong yang membuat Wang Saira bergidik takut melihat cara pengobatan tuannya itu.


"Aku mati! aku akan mati..." Terdengar suara sesepuh San Tong yang semakin lemah.


DUUUAAARRRTTT!!!


Bang!!


Bang!!

__ADS_1


Bang!!


Tercipta ledakan besar di tempat tersebut dan disusul oleh rentetan suara ledakan terendam dari dalam tubuh sesepuh San Tong yang menandakan dia naik tingkatan kultivasi.


"Hahah... Terima kasih anak muda, kamu telah menyembuhkan penyakit orang tua ini" terdengar suara dari balik gumpalan kabut asap.


"Sial! tubuhku ini masih terasa keram akibat kelamaan terkena petir sialan itu dan juga... Arhhkk!!! tanganku... hei anak muda! Kamu membuat tangan kananku hancur" kembali terdengar suara sesepuh San Tong yang kembali menjerit kesakitan padahal tadinya tertawa kesenangan.


Terlihat darah yang mengalir keluar dari tubuh sesepuh San Tong mengandung petir Merah yang telah menjadi racun petir merah, jika tidak di tangani maka racun Petir merah akan membunuh kultivator tingkat Heavenly Immortal Emperor sekalipun dalam jangka waktu 5 hari.


"Tenanglah sedikit senior, kamu sangat heboh dari tadi" jawab Xhin karena telinganya sudah tidak tahan lagi mendengar suara jeritan dan keluhan sesepuh San Tong.


Saat gumpalan kabut asap mulai perlahan menipis, Xhin terkejut saat melihat hampir sebagian tubuh sesepuh itu terkena luka bakar sangat parah akibat ledakan petir merah yang terkahir, tangan kanan sesepuh San Tong juga hancur.


"Apa mata mu buta tidak lihat aku begini, aku bakalan kehilangan setengah kekuatan tempurku karena ini" balas sesepuh San Tong.


"Sini aku sembuhkan lagi, hanya akar tua... eh.. tangan tua yang putus saja kamu sangat takut" ucap Xhin yang kembali menyelimuti tubuh sesepuh San Tong dengan api emas.


Sesepuh itu kembali terkejut saat melihat cara kerja api emas yang meregenerasi luka-luka dan tangannya yang hancur.


"Heheh... Kamu sangat hebat anak mudah, untuk janji sebelumnya..." sesepuh San Tong berlutut, sambil menangkupkan kepalan tangannya "orang tua ini bersiap menjadi pengikut mu!" ucap sesepuh itu dengan suara yang terdengar sangat nyaring


"Selain Kaisar Langit Jiang Fuyang, kamu orang pertama yang membuatku berlutut, aku mantan Pilar Langit San Tong atau si Rantai Suci bersumpah demi tahta Kaisar Langit untuk tetap setia dan siap mengikuti tuan Xiao Xhin" ucap sesepuh San Tong melepaskan aura Heavenly Immortal Emperor tahap dua.


Melihat sesepuh San Tong berlutut dan juga mendengar sumpahnya, membuat Xhin tersenyum lebar, dia tidak menyangka bakalan bertemu dengan mantan dewa bergelar, tetapi tubuh Xhin untuk sesaat merasa di tindih oleh beban berat akibat aura Heavenly Immortal Emperor milik Rantai Suci.


"Dengarkan lah baik-baik perkatanku Rantai Suci, tujuan terbesarku adalah untuk memenggal kepala Dante sang raja iblis dan juga memenggal kepala Kaisar Langit atau si Dewa Cahaya, jadi aku tugaskan kamu untuk melatih para pengikut ku untuk menghadapi perang besar yang akan aku ciptakan" ucap Xhin sambil meremas kepalan tangannya.


Mendengar ucapan Xhin barusan membuat sesepuh San Tong melebarkan senyumnya, "aku tidak menyangka tujuan tuan sama dengan tujuanku sebelumnya, harapanku sebelumnya untuk membalaskan dendam Kaisar Langit Jiang Fuyang aku harap tuan dapat mengabulkannya" ucap sesepuh San Tong.


Selesai mengobati mantan Pilar Langit, Xhin, Wang Saira dan Mantan Pilar Langit San Tong lansung menuju ke Kedai Dahaga.


Setibanya di sana Xhin teringat akan hal penting bagi mereka kalau ingin berpergian dengan cepat ke setiap negara dewa, yang dibutuhkan para bawahannya nanti bilia ingin bepergian dengan cepat maka harus ada formasi teleportasi.


Xhin kemudian berjalan ke halaman belakang Kedai Dahaga yang di ikuti oleh semua bawahannya, "tempat ini terlihat cocok" ucap Xhin yang membuat semua orang menjadi bingung.


Xhin lansung membentuk sebuah altar yang berbentuk lingkaran yang cukup menampung sepuluh orang, setelah itu Xhin lansung mengukir rune teleportasi di atas altar tersebut menggunakan pikirannya.


Setelah selesai memasang rune teleportasi di altar, muncul cahaya biru yang menandakan kalau formasi yang dia buat berhasil.

__ADS_1


"Formasi Transisi" ucap sesepuh San Tong yang membuat mereka semua terkejut.


Mereka tidak menyangka kalau formasi Transisi yang sangat penting bisa dibuat oleh tuan mereka.


"Di usia yang masih sangat mudah memiliki penguasaan ilmu formasi yang sudah sangat tinggi, bahkan dewa formasi pun tidak mampu membuat seperti ini" lanjutnya.


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


^^^BERSAMBUNG... ^^^


__ADS_2