Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Membawakan Kepala Beast Monster Qilin


__ADS_3

Xhin lansung melesat dengan cepat kearah beast monster Qilin tersebut, saat berada di depan beast monster Xhin lansung menyalurkan energi spirit dalam jumlah besar di kepalan tangannya.


Seketika kepalan tangannya dilapisi dengan Petir Merah yang sangat kuat, melihat cahaya petir merah ditangan Xhin, beast monster Qilin seketika terdiam dan tidak bergerak.


"Manusia!!! Akan kubunuh kau!!!"


Booommm!!!


Xhin lansung melakukan uppercut tepat dibawah rahang Qilin api hingga membuat kepalanya pecah begitu saja.


"Hukum Ruang"


Xhin lansung membentuk sebuah kolam menggunakan hukum Ruang untuk menampung darah Qilin api yang terus mengalir keluar dari tubuhnya.


Beberapa menit kemudian darah beast monster Qilin tidak lagi keluar, Xhin langsung memasukkan darah beast monster Qilin kedalam dunia verden dan di dunia Verden Xhin juga membuat kolam untuk menampung darah beast monster Qilin api.


"Tuan, didalam gunung berapi terdapat inti api Qilin, yang baru saja muncul setelah tuan mengalahkan kesembilan Beast Monster Qilin api"


"Baiklah, aku akan masuk" ucap Xhin.


Srruuubbb!!!


Xhin lansung menyelimuti tubuhnya dengan api putih sehingga dia terlihat seperti api itu sendiri, tidak menunggu lama Xhin lansung menukik masuk kedalam lautan lava panas.


Sebenarnya intensitas api putih lebih panas dari lautan lava, Xhin menggunakan api putih untuk masuk ke dalam lautan lava mengakibatkan intensitas lava menjadi semakin panas.


Hampir 60 meter Xhin masuk ke dasar kolam, kini dia melihat ada sebuah kobaran api kecil berwarna merah menyala di dalam lautan lava panas yang juga berwarna merah.


Akan tetapi kobaran api kecil ini sangat terang jika dibandingkan dengan lava itu sendiri, tidak menunggu lama Xhin lansung melesat turun untuk mengambil inti api Qilin tersebut.


"Dapat" Xhin lansung menggenggam ini api Qilin di tangan kanannya.


Xhin lalu melesat keluar dari dalam lautan lava panas tersebut, setelah itu Xhin menuju ke salah satu gunung tinggi untuk menyerap inti Api Qilin.


Dengan meletakan inti api Qilin di telapak tangannya, Xhin lansung memusatkan jiwanya untuk mengikat inti Api Qilin.


Perlahan inti api Qilin memasuki kepala Xhin, beberapa saat kemudian api Qilin telah berhasil di serap oleh Xhin, Xhin langsung membuka matanya, dan dia melihat hari menjelang malam.


Srubb!!


Xhin lansung memunculkan api Merah di tangannya, walaupun api Pink lebih panas dari api merah, akan tetapi kekuatan api merah tidak boleh di remehkan.


"Tidak buruk" ucap Xhin lalu berteleportasi ke tengah kota Hanzixo.

__ADS_1


Xhin tiba di tengah kerumunan orang tanpa sepengetahuan mereka, dengan santai Xhin melangkahkan kakinya menuju ke kediaman walikota Hanzixo.


Sepanjang perjalanan ribuan pasang mata wanita menatap Xhin dengan tatapan yang tidak biasa, mereka seperti baru pertama kali melihat permata di tempat sampah.


Xhin tidak menghiraukan mereka karena dia telah terbiasa mendapatkan tatapan mesum dari perempuan yang melihatnya.


Xhin juga menanyakan letak kediaman walikota kepada para penduduk kota, dan beberapa pedagang.


Setelah tiba di kediaman walikota, Xhin di cegat oleh beberapa penjaga. Setelah mengungkapkan maksud dan tujuannya Xhin lalu di antar ke tempat Putri Yao Yao.


"Tuan Xhin, tuan Puteri Yao Yao berada di sana" ucap prajurit tersebut menunjuk ke arah taman.


Xhin lalu berjalan ke arah taman, terlihat ada tanaman spirit dengan usia 2 tahun dan belum matang untuk dipakai, tetapi Xhin terus melangkah mendekati Putri Yao Yao yang sedang merawat tanamannya yang berada di kebun tersebut.


"Hai... Puteri Yao Yao, apakah kamu masih mengingat janjimu tadi siang" ucap Xhin.


"Kamu... Xhin, aku kira kamu sudah mati" ucap putri Yao Yao saat melihat pemilik suara tersebut.


"Kamu masih ingatkan janjimu tadi?" Ucap Xhin kembali bertanya dengan menaikkan alis kanannya.


"Eh... Apakah janji itu perlu ditepati" jawab putri Yao Yao dengan gugup.


Xhin kemudian melangkah mendekati Putri Yao Yao, saat Xhin lebih mendekat, Putri Yao Yao juga melangkah mundur sampai punggungnya mentok menabrak dinding tembok rumahnya.


"Tuan putri, setiap janji adalah hutang, dan hutang harus dibayar" ucap Xhin yang mendekatkan wajahnya mendekati wajah puteri Yao Yao.


"Apa yang ingin kamu lakukan" ucap Putri Yao Yao yang membalikkan wajahnya.


"Aku hanya ingin mencium kamu sebagai tanda perpisahan, aku sudah selesai membunuh ke sembilan beast monster Qilin jadi tugasku telah selesai, dan aku akan kembali ke tempat asalku" ucap Xhin sambil mengangkat wajahnya putri Yao Yao.


"Apakah kamu ingin pulang, tapi kenapa kam-"


Xhin lansung mencium bibir Putri Yao Yao dengan sangat lembut, Xhin terus ****** bibir atas dan bawah secara bergantian.


Mengetahui putri Yao Yao Hampir kehabisan nafas, Xhin lansung menghentikan kegiatannya.


"Brengsek!! Kamu sudah merenggut ciuman pertamaku" ucap Putri Yao Yao memukul dada Xhin.


"Kamu tenang saja sayang, itu juga ciuman pertamaku" ucap berbohong sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Benarkah? Aku tidak percaya" ucap putri Yao Yao dengan wajah bersemu merah.


"Diam... dan ambil Pill ini, Ingat kamu harus menyerapnya satu persatu dan kamu harus mencapai tingkat Extreme sebelum aku kembali ke sini" ucap Xhin memberikan beberapa botol Pill Liliang tingkat langit.

__ADS_1


"Ini juga ada ribuan inti beast monster yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kultivasi" ucap Xhin memberikan cincin penyimpanan.


"Cincin Apa ini?" Ucap putri Yao Yao bertanya saat melihat cincin penyimpanan.


"Ini cincin penyimpanan, kamu hanya perlu mengalirkan energi spirit ke cincin ini untuk membukanya, begitu juga untuk menyimpan benda-benda lain agar mempermudah kehidupanmu" jelas Xhin.


"Xhin, tapi kapan kamu kembali"


"Entahlah, mungkin beberapa bulan lagi" jawab Xhin berbohong.


"Satu lagi, berikanlah ini kepada ayahmu, katakanlah ini hadiah dari calon menantunya" ucap Xhin lalu mengeluarkan ke sembilan kepala beast monster Qilin.


melihat kepala beast monster Qilin, Puteri Yao Yao menjadi terkejut, dia tidak menyangka Xhin bisa membunuh kesembilan hewan iblis itu tanpa terluka sedikitpun.


Xhin lalu mengeluarkan token giok, setelah itu Xhin membuka dimensi portal untuk kembali ke dunia utama.


"Aku pergi dulu, ingat kamu harus cepat meningkatkan pelatihanmu" ucap Xhin lalu melesat masuk ke Pintu dimensi.


Perlahan Putri Yao Yao melihat pintu dimensi yang Xhin masuki mulai tertutup dan menghilang.


"Walaupun baru bertemu denganmu saja aku sudah sangat mencintaimu, aku berjanji akan meningkatkan tingkat kultivasi ku" ucap Putri Yao Yao sambil menggenggam erat cincin penyimpanan yang Xhin berikan.


****


Di Sakte Pedang Suci.


Xhin muncul di dalam kamarnya, karena perutnya sudah sangat lapar. Xhin lansung pergi menuju kedai yang berada di dalam Sakte pedang suci.


|


|


|


|


|


|


|


|

__ADS_1


|


^^^Bersambung... :)^^^


__ADS_2