
Xhin lansung memisahkan esensi dari kotoran, Xhin kemudian mengeluarkan ketiga jenis api, tetapi api emas seolah bergerak sendiri menyelimuti tubuhnya.
Perlahan seluruh tubuhnya terasa sangat sejuk, tidak ada lagi rasa sakit yang dia rasakan, semua luka dalam yang Xhin derita seketika sembuh
"Ternyata ini fungsi dari api emas yang selama ini tidak ku ketahui" ucap Xhin.
Karena sudah terlanjur membuat Pill, Xhin kemudian memasukan api Emas kedalam tungku.
Setelah api Emas masuk ke dalam tungku, seketika esensi tersebut bercaha sangat terang, karena esensi sangat banyak Xhin kemudian membagi esensi menjadi 100 butir Pill, setelah selesai Xhin lansung mengeluarkan Pill tersebut.
100 itu adalah Pill Zhiyu tingkat 9 atau Pill tingkat langit, Xhin kemudian memasukan kedalam botol yang berisi 10 butir ke satu botol sehingga menjadi 10 botol.
Karena Xhin sudah mengetahui cara untuk menyembuhkan luka dalam maupun luar di tubuhnya kini Xhin kembali melatih tekni Penukaran Nyawa.
Xhin kemudian mengeluarkan gulungan jurus tersebut lalu kembali mempelajarinya, selama satu Minggu penuh Xhin berusaha menggabungkan aura kematian dan energi kehidupan yang dia miliki, akan tetapi selalu gagal karena aura kematian miliknya terlalu besar dari energi kehidupan dan menjadi tidak seimbang yang membuatnya terus gagal untuk menggabungkan Aura kematian dan energi kehidupan.
"Tuan, apakah kamu ingat tentang pohon kehidupan yang berada di dalam kuil" Roh Naga bertanya.
"Iya saya ingat, memangnya kenapa" Xhin bertanya.
"Sebenarnya pohon itu namanya pohon suci, tuan harus bersemedi di bawa pohon kehidupan untuk menyerap energi kehidupan yang dihasilkan dari pohon kehidupan, setelah itu tuan kembali belajar menggabungkan aura kematian dan energi kehidupan" ucap Roh Naga.
"Terima kasih atas sarannya naga" ucap Xhin.
"Tetapi sebelum itu saya sarankan tuan untuk mengambil darah pohon suci tersebut, karena tuan membutuhkan darah pohon suci untuk menempa tubuh tuan" ucap roh naga.
"Baiklah, saya akan melakukannya" jawab Xhin sambil berjalan.
Xhin lansung menuju ke ruangan altar tempat pohon kehidupan berada, setelah itu Xhin mengeluarkan satu botol kosong, Xhin kemudian memotong kulit pohon kehidupan, saat kulit pohon di potong, keluar darah dari pohon kehidupan, darah pohon kehidupan berwarna putih.
Xhin mengisi penuh botol itu, tetapi darah pohon masih terus keluar akhirnya Xhin mengeluarkan beberapa botol kosong lagi.
__ADS_1
Totalnya botol yang terisi sekitar 126 botol dan darah pohon suci tidak lagi menetes.
Xhin kemudian duduk bersila dan melakukan meditasi di bawah pohon suci tersebut.
Hampir lima hari bersemedi, Xhin Sudah menyerap sangat banyak energi kehidupan, jumlah usianya bertambah 80 ribu tahun.
Xhin merasa ia belum cukup menyerap energi kehidupan dari pohon suci, dengan pintari Xhin membuat Array penyerapan menutupi dirinya dan pohon kehidupan, setelah itu Xhin kembali menyerap.
Hari demi hari berganti, kini sudah lima bulan Xhin melakukan penyerapan energi pohon suci, setelah merasa tidak ada lagi energi kehidupan yang diserap, Xhin lansung membuka matanya.
Dia begitu terkejut karena pohon suci telah menghilang, sebenarnya Xhin telah menyerap habis pohon suci dan hanya menyisakan akarnya.
Kini perubahan tubuh Xhin sangat drastis, rambut Xhin yang awalnya berwarna hitam kini berubah menjadi warna Putih, kulit Xhin yang sebelumnya tidak terlalu putih dan sedikit kasar kini menjadi putih seperti salju dan sangat halus bagaikan sutra, wajah Xhin kini sangat tampan, dengan bentuk tubuh Xhin yang six pack membuatnya sangat menggoda setiap mata kaum wanita, jumlah masa hidupnya kini menjadi 100 ribu tahun.
Xhin kemudian kembali berusaha untuk menggabungkan aura kematian dan energi kehidupan, hanya dalam setengah jam dia kini berasil menggabungkan aura kematian dan energi kehidupan di dalam tubuh, Xhin merasakan seolah-olah dia berhak untuk menguasai setiap nyawa makluk hidup atau dia bisa mematikan segala sesuatu yang memiliki kehidupan atau nyawa.
Xhin kembali membuka gulungan jurus penukaran nyawa, dia kembali membaca langkah-langkah yang tertulis, dia berusaha untuk memahami setiap kata yang tertulis.
Tidak lama mencari kini Xhin menemukan beast monster Bison empat tanduk tingkat Expert, Xhin dengan cepat melesat dan muncul di depan beast monster Bison empat tanduk..
GGGOOOAAARRR!!!
Beast monster Bison empat tanduk mengaum untuk mengintimidasi Xhin, tetapi Xhin lalu menatap mata Beast monster Bison empat tanduk tersebut, energi gabung antara energi kehidupan dan kematian sangat mengerikan, beast monster Bison empat tanduk seketika terdiam mematung, matanya seakan sedang memohon untuk tidak disembelih.
"Penukaran nyawa"
Xhin lansung memindahkan jiwa beast monster Bison empat tanduk ke setangkai bunga Ajeran yang berada di tangannya, setelah itu Xhin lansung membakar bunga Ajeran yang berisi jiwa beast monster Bison empat tanduk hingga menjadi abu.
Seketika itu juga tubuh beast monster Bison empat tanduk terjatuh ketanah, jiwa Bison empat tanduk telah musnah begitu saja oleh Xhin.
Padahal beast monster Bison empat tanduk sangat sulit untuk dikalahkan, bahkan satu tandukannya dapat membelah sebuah gunung, jadi banyak beast monster pemangsa tidak ingin mencari gara-gara dengan beast monster yang satu ini.
__ADS_1
"Apakah ini salah satu kekuatan Dewa pencipta atau dewa kematian" ucap Xhin yang sangat senang.
"Kekuatan ini memang luar biasa, tetapi aku hanya akan menggunakannya pada saat yang benar-benar aku sudah di ujung kematian" ucap Xhin.
Xhin kemudian mengambil inti beast monster dan menyimpan tubuh beast monster Bison empat tanduk ke dalam salah satu cincin penyimpanan.
"Aku harus memburu setiap monster yang ada di sini, sebagai latihan." ucap Xhin
Xhin melesat di antara pepohonan, lama mencari Xhin menemukan beast monster badak yang sangat besar, beast monster tersebut memiliki satu cula yang sangat panjang dan satu cula pendek, tetapi cula badak tersebut sangatlah tajam dan sangat keras, beast monster badak berada di tingkat Extreme.
Beast monster badak tidak mengetahui keberadaan Xhin yang sedang mengawasinya, Xhin kemudian melesat dan muncul di samping kepala badak sebelah kiri.
Xhin menggunakan sebuah pedang yang di dapatnya dari dalam kuil kuno untuk menebas leher badak tersebut.
Trang!!
Pedang tersebut patah saat menyentuh kulit badak tersebut.
"Apa tubuhnya sangat keras itu ., bahkan pedang tingkat langit sampai patah" batin Xhin.
Brakkk!
Setelah di tebas, Badak tersebut lansung menabrak tubuh Xhin, akan tetapi Xhin sudah menghilang dan membuat badak itu menabrak pohon besar di belakang Xhin hingga roboh.
Xhin yang menghilang sudah kembali muncul di samping kepala sebelah kanan, dengan menggunakan pedang yang telah pendek Xhin lansung kembali menebas.
"Kegelapan tak berujung"
Slash!
Kepala padak langsung jatuh ke tanah seiring dengan tubuhnya, tak lupa Xhin mengambil inti beast monster dan menyimpan tubuh dan kepala badak tersebut.
__ADS_1