
"Ibu mertua lihat kan Fanny galak amat" ucap Damse
"Menantuku kamu harus berhati-hati jangan sampai membuatnya marah maka kamu akan tidur diluar, sifatnya Fanny seperti ibunya sangat galak kalau sedang marah" ucap ayahnya Fanny.
"Kamu ya berani-beraninya bilang aku galak" ibunya Fanny mencubit suaminya.
Setelah selesai sarapan mereka bersiap-siap untuk pergi ke kediaman keluarga Cullet.
Damse melapisi mereka bertiga dengan aura spiritualnya kemudian berteleportasi ke kediaman keluarga Cullet.
Swuus~~
Semua anggota keluarga Cullet keluar ke halaman karena mendeteksi keberadaan aura yang memasuki kediaman mereka.
"Cucuku kamu telah datang, hai bocah kamu juga datang yaa" ucap Kakek Rolland menyapa
"Salam senior" ucap ayah dan ibu Fanny sambil menundukam kepalanya
"Salam kakek" ucap Fanny dan Damse sambil menundukkan kepalan mereka.
"Masuklah kami sedang mempersiapkan acara pernikahan Damse dan Fanny besok" ucap Kakek Rolland.
Mereka semua bercerita tentang pertempuran di portal tersebut.
"Senior menantuku sangatlah hebat, dia bahkan mengalahkan seorang Primordial Demon" ucap Xu Ling
"Apakah benar yang dikatakan kamu dan Jack tentang keberadaan Primordial Demon" ucap kakek Rolland.
"Benar senior seorang Primordial Demon sangatlah kuat, bahkan aku belum melihatnya tetapi kaki dan tanganku sudah terputus saat berhadapan dengannya pertama kali, untung Damse, Fanny dan Jack datang kalau tidak kami masih berada di dalam Portal tersebut" ucap Xu Ling
"Bagi mana kekuatan seorang Primordial Demon tersebut aku sangat penasaran" ucap Jakob ayahnya Jack
"Apakah paman mau melihat Primordial Demon tersebut" Damse bertanya.
"Iya sih tapi percuma dia telah mati' ucap Jacob.
"Z keluarlah" ucap Damse
Semua orang terkagetkan dengan munculnya bayangan hitam di belakang Damse.
"Z cepat bertransformasi ke mode iblis" perintah Damse
"Baik tuan" Z kemudian bertransformasi dengan muncul sayap dan tanduknya, aura spiritual Z lebih kuat dari sebelumnya karena telah menerima energi Qi yang tak terbatas dari Damse.
"Nak kamu memang hebat bisa membuat Primordial Demon menjadi budak bayanganmu" ucap Alonso anak Kakek Rolland
__ADS_1
"Apakah kalian semua mau melihat pedangku dan bawahanku selain bayangan" ucap Damse
"Mau kak coba kakak tunjukan" ucap Anton ponakan Damse
Pertama Damse mengeluarkan Fury dari kantong jubah miliknya dan meletakan ya di lantai
"Fury membesarkan tetapi jangan terlalu besar" ucap Damse
Fury membesarkan tubuhnya sebesar sebuah truk kontainer Karena aula pertemuan sangat besar jadi tidak masalah bagi Fury dengan ukuran segitu.
"Ternyata kekuatanmu sudah mulai berkembang yaa tukang makan" ucap Jack
"Heheh tuan Jack bisa saja" ucap Fury
"Wow keren sekali peliharaan kak" ucap Anton kagum
"Ada lagi kok" ucap Damse.
"Garuda datanglah" Damse mentelepati raja Garuda.
Tiba-tiba muncul portal Emas di atas lantai, kemudian Raja Garuda keluar dari portal tersebut.
"Hormat kepada yang mulia raja" ucap Raja Garuda.
Semua orang yang berada di tempat itu sangat terkejut dengan keberadaan Garuda yang di ceritakan Jack
"Heheh Garuda ini kuat loh" ucap Damse
"Nak bawahan kamu yang ini mungkin bisa meratakan seisi dunia jikalau kamu perintah, apalagi si Primordial Demon" ucap Alonso
"Menantu aku tidak menyangka kamu menjadikannya bawahanmu, aku kira kamu sudah membunuhnya sewaktu di portal" ucap Xu Ling.
"Ayah mertua aku tertarik dengan Garuda jadi aku memutuskan untuk merekrutnya, tapi ada yang spesial kok" ucap Damse sambil mengeluarkan pedang Rebellion.
Tiba-tiba Aura kematian begitu pekat mencengkeram semua orang ketika Damse mengeluarkan pedang Rebellion, tetapi Damse lansung mengendalikan Aura kematian tersebut.
"Peding ini begitu menakutkan, aku saja susah benafas" ucap Kakek Rolland.
"Kek kakek yang tingkat kultivasinya tinggi saja sudah segitu apalagi aku kek, pedang milik kakak sangat menakutkan" ucap Mei
"Heheh kek itu cuman 10% persen kok aura kematian yang sengaja aku keluarin dari pedang Rebellion" Damse tertawa sambil memegang pedang Rebellion.
"Apaa 10% katamu nak, bagimana jika 100% mungkin kita semua akan mati" ucap Jacob.
"Ayah itu baru pedangnya belum orangnya yang mengeluarkan aura kematian" ucap Jack.
__ADS_1
"Kek pedang Rebellion tidak bisa di pegang selain Damse, pedangnya sangat berat aku saja tidak sanggup membuatnya bergerak" ucap Jack lagi
"Kalian kembalilah kecuali Fury" ucap Damse
Bayangan Primordial Demon masuk kembali ke bayangan Damse sedangkan Garuda kembali ke dunianya.
setelah itu Semua orang kembali sibuk dengan persiapan pernikahan Damse dan Fanny.
Undangan pernikahan telah di sebarkan kepada setiap Fraksi besar dan juga keluarga bangsawan.
***
Keesokan harinya acara pernikahan akan segera berlangsung, semua undangan telah datang tak lama kemudian Kaisar kerajaan Celestial, Kaisar Yun Fei bersama istrinya, Permaisuri Yun Seo Fei dan juga putri kaisar Yun Xue telah datang
Semua orang seketika berlutut saat melihat kedatangan kaisar.
"Hormat kepada yang mulia Kaisar" teriak semua orang.
"Bangkitlah" ucap Kaisar.
"Hormat kepada yang mulia kaisar" ucap kakek Rolland dan ke tiga Fraksi lainnya membungkuk kecuali Fraksi iblis api karena belum datang.
"Terimakasih tetua Cullet dan Tetua lainnya" ucap Kaisar karena kaisar sangat menghormati para tetua Fraksi besar yang menjadi pilar utama kerajaan Celestial.
"Salam kepada Permaisuri dan juga Putri Yun Xue" Hormat para tetua
Semua mata tertuju pada kecantikan putri Yun Xue.
Putri Yun Xue memiliki wajah yang sangat cantik, memiliki rambut warna biru dengan Gaun biru khas bangsawan.
Tak lama kemudian ketua Fraksi iblis api Ling Rhou telah datang bersama dengan anaknya Ling Tian dan beberapa tetua Fraksi lainnya.
"Hormat kepada yang mulia Kaisar bersama ibu suri dan tuan Putri" ucap Ling Rhou bersama anggota Fraksi iblis api lainnya.
Ling Tian sangat menyukai Putri Yun Xue tetapi Putri Yun Xue tidak menyukainya sama sekali.
Ling Tian juga begitu kesal karena Damse akan menikah dengan Fanny, karena Ling Tian dari dulu telah menyukainya, penyebab Fanny selamat dari pemusnahan Fraksi, karena Ling Tian telah meminta kepada ayahnya untuk menyisakan Fanny, karena dia sangat terpesona dengan kecantikan Fanny.
"Ketua Cullet kedatangan saya kemari juga untuk menantang cucu anda, Damse Cullet untuk bertanding, jikalau Damse menang maka dia berhak menikah dengan Xu Fanny tetapi jikalau kalah maka akulah yang akan menikahinya, saya mohon yang mulia kaisar sebagai saksinya" ucap Ling Tian.
Semua orang begitu kaget dengan tantangan yang di ajukan Ling Tian tersebut begitu juga ayahnya.
"Tian'er apa maksudmu" ucap Ling Rhou.
"Ayah aku juga mencintai Fanny, ayah ingat kan permintaan ku waktu itu" ucap Ling Tian
__ADS_1
"Ling Rhou apa maksud putramu, kenapa dia tidak menghargai ku" bentak kakek Rolland.
Bersambung.