Dua Kali Reinkarnasi

Dua Kali Reinkarnasi
Bertemu seorang wanita Elf


__ADS_3

hampir lima jam menyerap kini Xhin telah selesai menyerap seluruh inti beas monster, inti beast monster tidak hanya bisa memulihkan energi spiritnya.


Xhin melihat Mao Le yang masih menyerap inti beast monster, seharian menunggu kini Mao Le telah berhasil menyerap semua inti Beast monster Hiena.


kini mereka berdua kembali berjalan menuju tempat tujuan utama mereka yaitu Goa misterius.


mereka berdua berjalan menelusuri sebuah lembah yang ditutupi kabut tebal, saat hendak memasuki lembah, Xhin menyadari adanya bahaya mendekat.


"hati-hati, di depan ada banyak beast monster" ucap Xhin.


mereka berdua berjalan dengan penuh waspada, dengan selalu melihat sekelilingnya Xhin merasakan ada sesuatu yang berjalan di dinding lembah.


krak!


Mao Le menginjak tulang-tulang manusia.


"Xhin, ada banyak tulang-tulang manusia di sini, ada juga cincin penyimpanan di tulang jari tangan" ucap Mao Le.


"ini berkah perjalanan jadi ambil saja" ucap Xhin.


mereka berdua mulai mengumpulkan cincin penyimpanan yang mereka temui.


"Xhin, orang di ini miskin kali, cincin penyimpanan miliknya hanya berisi satu koin perak" ucap Mao Le sambil menunjukan satu buah cincin penyimpanan.


"jangan lengah Mao Le berhati-hatilah, di sini ada banyak beast monster tingkat Spirit Langit yang sedang mengawasi kita" ucap Xhin.


srriiic!!


"Mao Le awas" teriak Xhin.


Mao Le langsung membuang dirinya ke atas tanah.


Slash!


Xhin menebas seekor beast monster kelabang yang sangat besar, setelah kelabang tersebut mati, ratusan beast monster kelabang yang lain berdatangan.


"tebasan ruang"


Slash!


Slash!


Slash!


puluhan beast monster kelabang mati terpotong-potong.


"api nyala kehancuran"


Fhuusss!!


Xhin membanjiri seluruh lembah dengan api Pink, hanya Mao Le saja yang tidak terbakar karena Xhin melindungi Mao Le dengan energi spiritnya.

__ADS_1


"Xhin, jurus mu yang satu ini begitu indah, tetapi sangat mengerikan" ucap Mao Le.


"menggunakan jurus ini saja energi spirit ku terkuras begitu banyak, tetapi tempat ini sudah aman, tidak ada lagi beast monster yang hidup" ucap Xhin.


"ayo kita kumpulkan semua inti Beast monster" ucap Mao Le.


mereka berdua lansung mengumpulkan semua inti Beast monster kelabang raksasa.


mereka berdua terus melanjutkan perjalanan menelusuri dasar lembah, sepanjang jalan mereka selalu menemukan puluhan tulang-tulang manusia, setiap tulang-tulang manusia yang ada pasti memiliki cincin penyimpanan dan cincin penyimpanan yang mereka dapat sekitar ratusan cincin.


lama menelusuri dasar lembah, mereka berdua akhirnya sampai di ujung lembah, mereka lansung berjalan masuk kedalam barisan pepohonan.


keasikan berjalan, Xhin mendengar suara dentingan pedang yang sedang beradu.


"Mao Le, ikuti aku" ucap Xhin yang melesat kearah asal suara dentingan.


sesampainya di sana, mereka berdua bersembunyi di balik semak-semak, terlihat seorang wanita yang sedang bertarung melawan lima orang pria.


tetapi wanita tersebut sangat cantik, dia memiliki kulit yang sangat putih dengan telinga yang berbentuk meruncing.


seorang temannya yang memiliki bentuk tubuh yang sama dengannya sudah terbaring di tanah, entah dia sudah mati atau pingsan mereka tidak mengetahui.


"Xhin, apa yang akan kita lakukan, ke Lima orang itu berada di tingkat Spirit Langit sedangkan aku cuman berada di venerable awal, kalau kamu sih bisa melawan mereka" ucap Mao Le.


"sudah ku tau kamu pasti berbicara begitu, kamu tunggu di sini aku akan membantu perempuan itu" ucap Xhin saat melihat perempuan tersebut sudah terpojok.


"hahaha.. kamu menyerah saja dan temani kita bermain" ucap salah seorang dari kelima pria tersebut.


Xhin lansung melesat dengan sangat cepat kearah kelima orang manusia tersebut.


Slash!


tiba-tiba kepala seorang dari mereka terjatuh ke tanah, keempat temannya lansung panik sambil melihat sekeliling mereka.


"jangan jadi pengecut, sini keluar dan hadapi kami" ucap salah Seorang dari mereka.


Slash!


Xhin kemudian kembali melesat dan menebas mulut orang tersebut sehingga kepala bagian atasnya jatuh menggelinding di atas tanah.


"siapa pun kamu, aku akan membuat menyesal" teriak orang tersebut.


Xhin kembali melesat dengan sangat cepat lalu kembali menebas salah seorang orang yang berteriak tadi.


Slash!


Slash!


Slash!


tubuh orang tersebut dipotong-potong dari kedua kaki, kedua tangan, leher dan tubuhnya di potong-potong.

__ADS_1


perempuan yang sedari tadi melihat pembantaian tersebut lansung terduduk ketakutan, saat meliah lawannya yang begitu hebat mati begitu saja dengan cari tubuh terpotong-potong dan juga dia tidak mengetahui siapa yang melakukannya.


salah satu dari kedua orang manusia yang tersisa hendak melarikan diri, akan tetapi dengan cepat Xhin memotong tubuhnya hingga terbelah dua secara rapi.


Huak...


Mao Le menutup mulutnya dengan tangan saat ingin muntah akibat melihat Xhin memotong tubuh orang-orang tersebut.


"seorang Xhin yang begitu baik hati akan sangat mengerikan terhadap musuh-musuhnya" Batin Mao Le.


Xhin menunjukkan ekspresi yang sangat senang saat sedang membantai orang-orang tersebut.


ekspresi yang di tunjukkan seperti seorang psikopat yang sedang menikmati pembunuh pada korban-korbannya.


"Hai.."


platak!


bruukk!!


Xhin muncul di belakang seorang lelaki yang tersisa kemudian menamparnya hingga terpental jatuh ketanah.


"Ampun tuan tuan, kita berdua sesama manusia kenapa tuan mau membunuh kita, kita hanya ingin mengambil bangsa Elf untuk dijual" ucap orang tersebut.


"aku tidak pernah memandang siapa pun dia, dari ras apa, jikalau orang tersebut membuat suasana hatiku hancur maka aku akan membunuhnya, aku tidak bisa melihat seorang wanita cantik seperti dia di sakiti" ucap Xhin.


seketika wanita Elf tersebut tersenyum dengan wajahnya yang memerah saat mendengar ucapan Xhin.


"apakah kamu mau membunuhnya" ucap Xhin kepada perempuan tersebut.


"terima kasih tuan kamu sudah mau membantuku yang memiliki ras berbeda dengan mu, kamu bahkan tidak segan-segan untuk membunuh mereka" ucap wanita Elf tersebut sambil berjalan kearah seorang pria yang sedang terbaring di atas tanah.


"ampun nona ampun, aku berjanji tidak akan pernah menginjakkan kaki di tempat ini lagi, tolong ampuni aku, aku masih memiliki anak dan istri di rumah" ucap orang tersebut.


"bunuh saja, dia itu berbohong, sejak kapan pria jelek sepertimu mempunyai istri dan anak" ucap Mao Le yang keluar dari semak-semak.


wanita Elf tersebut lansung terkagetkkan kemudian berjalan mundur selangkah.


"tenang saja, dia adalah saudara ku" ucap Xhin.


"baiklah tuan" ucap wanita Elf tersebut.


Slash!


Krooog!!


Krooog!!


tenggorokan pria tersebut lansung di tebas tetapi dia belum mati, dia terus menggelinjang seperti cacing yang sangat kepanasan.


Jreebb!

__ADS_1


Wanita Elf tersebut lansung menusuk jantung orang itu sehingga dia lansung mati di tempat.


__ADS_2